Disdagprinkop Dan UKM : Pangkalan Permainkan Harga Gas Elpiji Akan Ditindak Tegas

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pangkalan ‘nakal ‘permainkan harga tabung gas elpiji melon bersubsidi 3 Kg akan ditindak tegas.

Penegasan ini disampaikan Plt Kadis Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Dan UKM Kabupaten Kapuas Batu Panahan usai Rapat Dengar Pendapat bersama DPRD Asisten II Setda Kapuas DPMPTSP BPS di Kantor DPRD Kapuas Selasa (23/2/2021).

Keadaan seperti ini menjadi kacau. Harga berdasar HET Rp. 22 ribu sementara laporan masyarakat mencapai Rp. 30 ribu.

“Oleh karena itu pihaknya setelah RDP akan melakukan tindak lanjut rapat bersama OPD terkait serta aparat hukum Kejaksaaan dan Keoolisian.

Dikatakan menyusul terjadinya kenaikan harga tabung gas elpiji 3 Kg ini membuat warga merasa keberatan.

Untuk penegasan nantinya dalam hal pengawasan terhadap keberadaan pangkalan adalah surat edaran (SE) Bupati Kapuas sesuai penetapan HET itu.

“Kalau ditemukan pangkalan menjual tak sesuai HET akan ditindak tegas,”tegasnya.

Lebih lanjut mantan Camat Timpah ini menegaskan kepada semua pangkalan jangan permainkan harga elpiji 3 Kg bersubsidi. Pasalnya untuk warga dan usaha mikro berpenghasilan Rp. 1.500.000 juta.

Karenanya pihaknya menghimbau kepada pangkalan tak diperbolehkan menjual ke luar wilayah.

“Melainkan peruntukkannya kepada warga lingkungan RT setempat,”ujarnya. (ujang/ery-SB).

Check Also

Jaga Kondusifitas, Polda Kalteng Razia THM

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo.com – Guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Palangka …