War On Drugs, Kapolda Kalteng : Tidak Ada Ruang Penyalahguna Narkoba

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo.com – Genderang perang terhadap penyalahguna narkotika turut dilakukan Polda Kalteng. Dalam hal ini Kapolda Kalteng menegaskan mendukung penuh program War on Drugs yang kini dicanangkan oleh BNN Provinsi Kalteng.

Sinergi dalam pengungkapan tindak pidana narkoba akan terus ditingkatkan guna mencapai Kalimantan Tengah Bersinar (Bersih dari narkoba).

“Saya pastikan tidak ada ruang untuk para pengedar maupun penyalahguna narkoba di Kalimantan Tengah. Kita bersatu padu mendukung War on Drugs,”tegas Dedi Prasetyo, Rabu (3/3/2021) pagi.

Selain bersama-sama memberantas peredaran narkoba dalam War on Drugs, Kapolda menerangkan akan turut melakukan rehabilitasi dan pembentukan Kampung Tangguh Isen Mulang Bebas Narkoba di Komplek Ponton sebagai role model.

Program tersebut akan dilakukan bersama-sama BNNP Kalteng dan pemerintah Kota Palangka Raya untuk memberdayakan masyarakat di wilayah tersebut yang kerap disebut sebagai kampung narkoba.

“Kita akan memberdayakan UMKM masyarakat di sana. Sehingga pola pikir mereka dapat berubah dan tidak menggantungkan diri terhadap narkoba untuk mencari uang,” jelasnya.

Dukungan terhadap War On Drugs turut dilakukan Polda Kalteng dengan menggelar Gowes War on Drugs yang berlangsung, kemaren.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo bersama Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Edy Swasono bersama-sama mengelilingi Kota7 Palangka Raya untuk menyosialisasikan War On Drugs sambil berbagi sembako. (ujang/ery-SB).

Check Also

Aksi Solidaritas untuk Nurhadi: Jurnalis Balikpapan-Banjarmasin Pasang Pita Putih

BALIKPAPAN, suaraborneo.com – Aksi solidaritas untuk Jurnalis Tempo, Nurhadi, yang mengalami kekerasan oleh aparat, kembali …