Masyarakat Daerah Aliran Sungai Menyerap Datangi Kantor Bupati Sekadau

Sekadau, suaraborneo.com – Sejumlah masyarakat yang berada dijalur Daerah Aliran Sungai Menterap mendatangi Kantor Bupati Sekadau untuk menyampaikan aspirasi. Perwakilan masyarakat tersebut berasal dari Desa Boti, Mondi dan Sungai Sambang Kecamatan Sekadau Hulu, Selasa (9/3/2021).

“Kami minta kepada Pemkab Sekadau untuk menertibkan tambang emas tanpa ijin di daerah kami,” ujar Iwan, salah satu warga yang mendatangi kantur bupati Sekadau.

Kedatangan mereka menuntuk penertiban PETI bukan tanpa alasan. Aliran Sungai Menterap yang merupakan anak Sungai Sekadau yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat untuk mandi, cuci pakaian dan sumber air minum warga tercemar limbah beracun mercuri akibat PETI.

“Kami minta para cukong PETI yang nota bene punya modal ditangkap, jangan mengorbankan kami masyarakat,” ujarnya

Menurut keterangan pendemo, Lokasi PETI terdapat di hulu Sungai Menterap yaitu di Kempait, Entimak, Biaban. Bukan hanya disitu, ditempat berbeda juga ada seperti di Meragun, Ensayang serta di Hulu Nanga Mahap.

Perwakilan pendemo meminta Pemkab Sekadau dan Kepolisian segera menertibkan Penambangan Emas Tanpa Ijin yang meresahkan warga.

“Kami sudah meminta untuk ditertibkan, dari tahun 2012, 2020, tapi belum ada tindakan, malah sekarang semakin jadi,” ujar Lagio, salah seorang pengunjuk rasa lainnya. (Ps)

Check Also

Sambut Bulan Ramadhan, Bank Kalsel Hadirkan Obrolan Santai Nan Inspiratif

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Menyambut Ramadan tahun ini, Bank Kalsel mempersembahkan rangkaian kegiatan bertajuk ‘Mozaik Ramadan’. …