Dit Intelkam Polda Kalsel Sosialisasi Paham Radikalisme

Pengasuh Ponpes Nurul Wathan, Syaiful Fatrani (tengah) didampingi ustad fahmi (kiri) dan Panit V Subdit Politik Dit Intelkam Polda Kalsel IPDA Rudini, S. AP Beserta Jajaran Bersilaturrahmi Ke PonpesN NurulWathan di Desa Sepakat Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Direktorat Intelkam Polda Kalsel kembali bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Wathan di Desa Sepakat Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sekaligus mensosialisasikan bahayanya paham radikalisme dan bahaya informasi hoaks yang sering dimunculkan di media sosial baik lewat grup grup watshaap, facebook,instagram dan lain lain.

“Alhamdulillah kami jadi bagian sosialisasi kali ini yaitu bahaya paham radikalisme dan informasi hoaks,” Ujar
pengasuh ponpes Nurul Wathan, Syaiful Fatrani didampingi ustad fahmi Kepada suaraborneo.com Kamis (25/03)

Kami selaku pengasuh pondok pesantren sepakat bahwa dalam Islam paham radikalisme, menyebarkan kabar bohong dan menyesatkan, profokasi, mencaci, mengumbar kejelekan orang lain tidak sesuai dengan ajaran agama, oleh karena itu pihaknya meapresiasi jajaran Direktorat Intelkam Polda Kalsel mengedukasi masyarakat kita dan merangkul para ulama untuk bersama sama menjaga kesejukan, kerukunan, kedamaian

Panit V Subdit Politik Dit Intelkam Polda Kalsel IPDA Rudini, S. AP (kanan) menyerahkan bantuan untuk Ponpes

“Kita sebagai orang taat beragama dan cinta tanah air harus menghindari paham radikal ini dan jangan sampai jadi menjadi pelaku penyebar hoaks,” tanbahnya

Senada Kapolda Kalsel melalui Panit V Subdit Politik Dit Intelkam Polda Kalsel IPDA Rudini, S. AP menghimbau agar kita bisa saling mengharagai dan menghormati antar sesama, apalagi Provinsi Kalsel akan menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) artinya peran serta semua pihak untuk menjaga kedamaian mutlak harus dilakukan

Panit V Subdit Politik Dit Intelkam Polda Kalsel IPDA Rudini, S. AP Beserta Jajaran Bersilaturrahmi Ke Ponpes
Nurul Wathan di Desa Sepakat Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)

“Jadilah rakyat yang cerdas, tolak paham radikal dan jangan jadi penyebar kabar bohong di medsos,” harap pria ramah ini

Lanjut Rudini, pihak kepolisian adalah mitra masyarakat, jadi pihaknya akan terus mengedukasi siapa saja mengenai paham radikal dan menyebarkan informasi hoaks. (*/ad)

Check Also

Sambut Bulan Ramadhan, Bank Kalsel Hadirkan Obrolan Santai Nan Inspiratif

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Menyambut Ramadan tahun ini, Bank Kalsel mempersembahkan rangkaian kegiatan bertajuk ‘Mozaik Ramadan’. …