Anggota DPRD Kalsel Athaillah Hasbi Apresiasi Kinerja Kejari Barabai

BARABAI, suaraborneo.com –
Penegakan hukum di Hulu Sungai Tengah (HST) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Barabai dengan menetapkan 4 (empat) tersangka Pengadaan Tawas di PDAM tTirta Darma Barabai ini merupakan bentuk keseriusan dalam penegakkan hukum di HST. jua hal ini menunjukan semangat yang tinggi untuk mengusut tuntas kasus korupsi ditubuh PDAM oleh Kejaksaan Negeri Barabai, hal ini disampaikan oleh Athailah Hasbi, S.Sos, SH anggota Dewan Provinsi dari Kalsel Dapil IV ini Yang meliputi Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan dan Tapin

“Saya sangat mengapresiasi dan respek pada Aparat Penegak hukum di Barabai, secara kongkrit kinerja Kejaksaan telah membuktikan hasil nyata, dari pengungkapan kasus korupsi ditubuh PDAM Tirta Darma HST yang merugikan keuangan Negara Rp.2 milyar pada tahun anggaran 2018-2019,” ungkapnya.

Sebagaimana Konferensi pers hari Kamis (1/4) berlangsung di Aula kantor Kejari
Kepala Kejaksaan Negeri HST Trimo pada akhirnya menetapkan empat orang tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di tubuh PDAM HST.

“Tersangka (TSK) sebanyak empat orang. Yaitu dua orang dari pegawai atau internal PDAM dan dua orang lagi dari pimpinan CV penyedia,” ungkap Trimo.

Diuraikannya, TSK pertama berinisial SBN yang merupakan direktur PDAM HST periode Tahun 2018-2022.

TSK kedua berinisial KDA yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di PDAM HST.

TSK ketiga berinisial IS menjabat sebagai Direktur CV Karisma Niaga Banjarmasin selaku penyedia barang.

TSK keempat berinisial ANZ merupakan Direktur CV Trans Media Communications Barabai. (hrs-sb)

Check Also

Sambut Bulan Ramadhan, Bank Kalsel Hadirkan Obrolan Santai Nan Inspiratif

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Menyambut Ramadan tahun ini, Bank Kalsel mempersembahkan rangkaian kegiatan bertajuk ‘Mozaik Ramadan’. …