Gubernur Kaltara Terima Kunjungan Serikat Pekerja Buruh Dan Ketenagakerjaan

KALTARA, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang berdiskusi dengan perwakilan serikat pekerja Kaltara mengenai Undang-Undang Cipta Kerja di Ruang Kerjanya, Rabu (7/4/2021).

Serikat pekerja ini berasal dari beberapa kelompok. Yakni Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Federeasi Serikat Pekerja Perkayuan dan Perhutanan Indonesia (FSP Kahutindo) Kaltara.

Pada pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, Zainal yang didampingi oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Armin Mustafa bertukar pikiran dengan serikat pekerja.

Seperti masalah pengawasan terhadap pekerja yang mengais rejeki di perusahaan-perusahan, sosialisasi UU Cipta Kerja, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), dan peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei mendatang.

Terkait pengawasan pekerja dan perusahaan, Ketua DPC Kahutindo Kaltara Rudi mengatakan perusahaan yang beroperasi di Bumi Benuanta setidaknya memiliki kantor-kantor cabang di Tanjung Selor.

“Supaya pemantauan terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltara ini bisa efektif. Dengan harapan setiap persoalan yang timbul bisa segera direspon baik oleh pihak perusahaan tersebut,” kata Rudi seraya mengungkapkan persoalan yang dialami pekerja perusahaan swasta selama ini masih sulit untuk diselesaikan.

Hal ini dimaksudkan agar kegiatan berupa pelatihan dan keterampilan bagi pekerja dan buruh yang terhimpun dalam beberapa kelompok serikat dapat ditingkatkan.

Mereka juga mengharapkan mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan maupun kesehatan bagi para pekerja maupun buruh yang bisa difasilitasi para pekerja swasta dan buruh, sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Menanggapi sharing diskusi bersama para pekerja dan buruh tersebut, Gubernur Zainal pada prinsipnya merespon baik. (md)

Check Also

MA Menangkan Gugatan Pemprov Kaltara atas PT Inhutani II sebesar 35 M

KALTARA, SuaraBorneo.com – Pelanggaran ekspolitasi hutan, oleh anak perusahaan PT Inhutani II Unit Semamu Kab …