Dialog Pagi TVRI, Kasubbid PID: Korban VCS Banyak Kaum Hawa

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo.com – Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol K. Eko Saputro, S.H., M.H diwakili Kepala Sub Bidang Pengelola Informasi dan Dokumentasi (Kasubbid PID) AKBP Siti Fauziah menjadi narasumber Dialog TVRI, Rabu (19/5/2021) pagi.

Dialog dengan tema Bijak Bermedia Sosial tersebut dipandu presenter Fevri Ibin dan Novita C. Wijaya secara live dari studio TVRI Kalteng Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya.

“Media sosial adalah ruang publik, oleh karena itu dalam menggunakannya harus bijak dan harus memperhatikan norma agama serta norma kesusilaan,”kata Siti saat diwawancarai.

Ada empat hal yang dilarang di media sosial, lanjutnya, yaitu mengunggah hoaks, pornografi, ujaran kebencian dan menyinggung SARA atau disingkat Stop HPUS.

“Ketika menemukan warganet yang tidak bijak bermedia sosial, kami lakukan pembinaan dan ketika ada warganet yang berseteru di media sosial kami lakukan mediasi agar mereka akur kembali,”bebernya.

Disamping itu, Siti mengimbau kepada warganet agar tidak melakukan VCS atau video call seks karena bisa direkam dan dijadikan alat pemerasan.

“Sudah puluhan kasus yang kami tangani terkait VCS ini, korbannya rata-rata kaum hawa, yang bermula dari kenalan di facebook. Korban tidak menyadari bahwa akun tersebut adalah akun fake atau palsu,”pungkasnya. (ujang/ery-SB).

Check Also

Sosialisasi Perda Nomor 02 Tahun 2016 Kepemudaan, Anggota DPRD Fraksi Partai PSI Komisi 10, Eneng Malianasari

JAKARTA, suaraborneo.com – Anggota DPRD Fraksi partai PSI Komisi 10, Eneng Malianasari, S. Sos. terus …

//phaurtuh.net/4/4267251
error: Off