Disdukcapil Kapuas, Sekolah Diminta Perhatikan Akta Kelahiran Dan KIA

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam rangka upaya percepatan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kapuas laksanakan sosialisasi percepatan Kepemilikan KIA di Lingkungan Sekolah Dasar Kecamatan Kapuas Timur, belum lama ini.

Kegiatan sosialisasi ini dikoordinator oleh Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan (PDIP) Hamsiah, SE yang didampingi oleh Kepala Seksi Kerjasama Septiana, S.Hut, Kepala Seksi Inovasi Pelayanan Siti Rubiah Hayati, SH, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Tenria Bustanty, S.Kom, Kepala Seksi Pemanfaatan Data Kependudukan Suryantinah, S.Pi.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Kantor UPTD Kecamatan Kapuas Timur ini mendapat sambutan yang baik dari Ketua Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Kapuas Timur Eddy Surianto, S.Pd yang didampingi oleh Pengawas SD Ruskian Hariadi, S.Pd.,MA dan Pengawas TK Murniatie, S.Pd beserta staff.

Eddy menyatakan senang menerima kegiatan sosialisasi yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kapuas ini dan menghimbau kepada Pengawas, Kepala Sekolah maupun kepada Guru Pengajar agar dapat segera memperhatikan kelengkapan dokumen anak murid seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran maupun KIA, juga agar memperhatikan setiap penulisan nama di Data Depodik dengan data yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kapuas.

“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan sosialisasi seperti ini, dapat membantu kami dalam mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak-anak murid kami, karena seperti yang diketahui bersama belum semua anak murid sudah mempunyai KIA ini,”ucap Eddy.

Hamsiah yang juga selaku Narasumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kapuas menjelaskan maksud sosialisasi ini adalah untuk mempercepat cakupan kepemilikan KIA di lingkungan sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Kapuas Timur.

“Mengacu pada Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak, Permendagri tentang Kartu Identitas Anak adalah upaya Pemerintah untuk memenuhi kewajibannya dalam memberikan identitas kependudukan kepada seluruh penduduk warga negara Indonesia yang berlaku secara nasional sebagai upaya perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara,” jelasnya.

Kartu Identitas Anak sendiri diperuntukan bagi anak berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang tidak memiliki identitas penduduk yang berlaku secara nasional dan terintegrasi dengan Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan.

Adapun persyaratan untuk memperoleh KIA adalah fotocopy Kartu Keluarga serta Pas foto bagi anak yang berumur 5 tahun keatas, bagi anak yang berumur dibawah 5 tahun cukup dengan melampirkan Kartu Keluarga dengan catatan, bahwa anak tersebut sudah memiliki Akta Kelahiran. Bagi anak yang belum memiliki Akta Kelahiran wajib membuat Akta Kelahiran.

“Untuk mengurus dan mendapatkan dokumen kependudukan ini semua gratis tanpa ada pungutan biaya, sehingga diharapkan kepada bapak/ ibu pengawas, kepala sekolah maupun guru-guru pengajar yang ada di lingkungan sekolah dasar Kecamatan Kapuas Timur, agar membantu maupun memfasilitasi anak-anak muridnya yang belum memiliki dokumen kependudukan yang lengkap,” pungkasnya. (Dukcapil/hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Polwan Polda Kalsel Peringati Hari Jadi Polwan Ke-73

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-73 Tahun …

//dooloust.net/4/4267251
error: Off