<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>www.suaraborneo.com</title>
	<atom:link href="http://suaraborneo.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suaraborneo.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 May 2013 10:12:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Studi: Marijuana Bisa Bantu Kontrol Gula Darah</title>
		<link>http://suaraborneo.com/?p=7482</link>
		<comments>http://suaraborneo.com/?p=7482#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 10:12:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[rubrik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraborneo.com/?p=7482</guid>
		<description><![CDATA[Marijuana atau ganja telah digunakan selama berabad-abad untuk mengurangi rasa sakit, membuat perasaan nyaman dan meningkatkan nafsu makan. Sebuah studi baru mendapati bahwa herbal tersebut juga memiliki efek positif pada tingkat gula darah, menunjukkan ganja dapat membantu dalam mengendalikan diabetes. Sejumlah periset menganalisis data yang dikumpulkan dari kurang lebih 4.600 pasien yang mengisi kuesioner tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/9F2B57D8-7289-4042-889D-1429A45E8C6E_w640_r1_s_cx0_cy2_cw0.jpg"><img src="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/9F2B57D8-7289-4042-889D-1429A45E8C6E_w640_r1_s_cx0_cy2_cw0-150x150.jpg" alt="" title="9F2B57D8-7289-4042-889D-1429A45E8C6E_w640_r1_s_cx0_cy2_cw0" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-7483" /></a>Marijuana atau ganja telah digunakan selama berabad-abad untuk mengurangi rasa sakit, membuat perasaan nyaman dan meningkatkan nafsu makan. Sebuah studi baru mendapati bahwa herbal tersebut juga memiliki efek positif pada tingkat gula darah, menunjukkan ganja dapat membantu dalam mengendalikan diabetes.</p>
<p>Sejumlah periset menganalisis data yang dikumpulkan dari kurang lebih 4.600 pasien yang mengisi kuesioner tentang penggunaan obat dan memberikan sampel darah. Hampir separuhnya tidak pernah menggunakan ganja, sekitar 2.000 orang lainnya pernah menggunakannya di masa lampau dan selebihnya adalah pengguna ganja saat ini.</p>
<p>Peserta yang dilaporkan menggunakan ganja pada bulan sebelumnya ternyata tingkat insulinnya terendah dan tingkat kolesterol &#8216;bermanfaatnya&#8217; tertinggi – keduanya adalah indikator berisiko rendah bagi diabetes dan penyakit jantung.</p>
<p>Studi ini juga mendapati lingkar pinggang pengguna ganja cenderung lebih kecil. Lingkar pinggang yang besar, biasanya diasosiasikan dengan obesitas, yang dikaitkan dengan resiko diabetes.</p>
<p>Meskipun pemerintah Amerika melarang ganja pada tahun 1937, penggunaan sosialnya terus berlanjut, dengan perkiraan 17,4 juta warga Amerika melaporkan penggunaan ganja secara rutin atau sesekali. Dua negara bagian baru-baru ini mengesahkan ganja untuk rekreasi, dan hampir separuh negara bagian dan District of Columbia telah melegalisir atau atau tidak mempidanakan penggunaan ganja untuk pengobatan medis yaitu bagi pasien yang menderita glaucoma, efek kemoterapi atau HIV / AIDS.</p>
<p>Studi baru ini, yang muncul dalam jurnal kedokteran The American Journal of Medicine, menyoroti perlunya riset lebih banyak mengenai efek jangka pendek dan jangka panjang penggunaan ganja dalam berbagai situasi klinis./voa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraborneo.com/?feed=rss2&#038;p=7482</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Terus cari Korban yang Terperangkap di Tambang Freeport</title>
		<link>http://suaraborneo.com/?p=7479</link>
		<comments>http://suaraborneo.com/?p=7479#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 10:10:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Lipsus]]></category>
		<category><![CDATA[tambang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraborneo.com/?p=7479</guid>
		<description><![CDATA[Tim SAR melakukan penggalian untuk hari keempat Jumat untuk mencapai 23 pekerja yang terperangkap dalam terowongan yang amblas di pertambangan emas dan tembaga milik Amerika di Indonesia. PT Freeport Indonesia, operator pertambangan Grasberg di Provinsi Papua, mengatakan, tim SAR telah berhasil membuat dua jalur untuk peralatan berat yang akan ikut mempercepat upaya penyelamatan. Terowongan itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/8FD6B7C5-C69A-4470-B6D5-5DFD0A4E4F6F_w640_r1_s.jpg"><img src="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/8FD6B7C5-C69A-4470-B6D5-5DFD0A4E4F6F_w640_r1_s-150x150.jpg" alt="" title="8FD6B7C5-C69A-4470-B6D5-5DFD0A4E4F6F_w640_r1_s" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-7480" /></a>Tim SAR melakukan penggalian untuk hari keempat Jumat untuk mencapai 23 pekerja yang terperangkap dalam terowongan yang amblas di pertambangan emas dan tembaga milik Amerika di Indonesia.</p>
<p>PT Freeport Indonesia, operator pertambangan Grasberg di Provinsi Papua, mengatakan, tim SAR telah berhasil membuat dua jalur untuk peralatan berat yang akan ikut mempercepat upaya penyelamatan.</p>
<p>Terowongan itu amblas hari Selasa ketika 38 pekerja sedang menjalani pelatihan keselamatan di ruang kelas di terowongan itu. Sepuluh pekerja telah diselamatkan dan lima mayat telah ditemukan sejak itu.</p>
<p>Lebih dari 20.000 orang bekerja di tambang di provinsi Papua yang merupakan salah satu cadangan emas dan tembaga terbesar di dunia. Pertambangan itu adalah milik Phoenix, perusahaan Freeport-McMoRan Copper &#038; Gold berbasis di Arizona.</p>
<p>Gubernur Papua Lukas Enembe mengunjungi tempat kejadian hari Jumat dan memperkirakan bahwa tim SAR mungkin perlu dua sampai tiga hari untuk mencapai ruang kelas itu.</p>
<p>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memerintahkan Freeport dan instansi pemerintah terkait untuk mengintensifkan upaya penyelamatan dan untuk menyelidiki secara tuntas kecelakaan itu. /voa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraborneo.com/?feed=rss2&#038;p=7479</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Massa Kembali Serang Masjid Ahmadiyah</title>
		<link>http://suaraborneo.com/?p=7476</link>
		<comments>http://suaraborneo.com/?p=7476#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 10:09:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[berita utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraborneo.com/?p=7476</guid>
		<description><![CDATA[Kekerasan terhadap warga Ahmadiyah kembali terjadi. Ratusan orang warga merusak masjid Jemaat Ahmadiyah Baitul Salam di Desa Gempolan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung Jawa Timur pada Kamis malam. Mubaligh (juru dakwah) Ahmadiyah wilayah Jawa Timur Fazal kepada VOA menjelaskan kekerasan dipicu oleh tidak tercapainya kesepakatan antara para tokoh setempat dengan jemaat Ahmadiyah seputar aktivitas beribadah jemaat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/670A1471-4F5A-435C-BDF1-E6F0F58896A3_w640_r1_s.jpg"><img src="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/670A1471-4F5A-435C-BDF1-E6F0F58896A3_w640_r1_s-150x150.jpg" alt="" title="670A1471-4F5A-435C-BDF1-E6F0F58896A3_w640_r1_s" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-7477" /></a>Kekerasan terhadap warga Ahmadiyah kembali terjadi. Ratusan orang warga merusak masjid Jemaat Ahmadiyah Baitul Salam di Desa Gempolan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung Jawa Timur pada Kamis malam.</p>
<p>Mubaligh (juru dakwah) Ahmadiyah wilayah Jawa Timur Fazal kepada VOA menjelaskan kekerasan dipicu oleh tidak tercapainya kesepakatan antara para tokoh setempat dengan jemaat Ahmadiyah seputar aktivitas beribadah jemaat Ahmadiyah. Para tokoh yang yang hadir dalam pertemuan itu menurut Fazal meminta agar jemaat Ahmadiyah menghentikan aktifitas ibadah mereka.</p>
<p>Fazal menambahkan, akibat perusakan itu, Sebagian besar kaca jendela dan pintu depan bangunan masjid pecah berantakan. Namun demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.</p>
<p>“Pertemuan itu, penuh dengan ceramah yang memprovokasi. Yang hadir dalam pertemuan itu ada polisi, tentara, dan tokoh masyarakat setempat. Saat masyarakat datang ke masjid sambil melempari dengan batu, polisi sempat menahan aksi pengrusakan mereka. Ada sebagian kaca-kaca yang pecah karena polisi cepat mencegah. Kalau korban jiwa tidak ada sama sekali, hanya bangunan,” ungkap Fazal.</p>
<p>Kejadian ini menurut Fazal telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Aktifitas ibadah di masjid Baitul Salam menurut Fazal sekarang masih belum berlangsung, karena dijaga ketat oleh aparat polisi. Fazal mengaku heran dengan kejadian ini, karena baru kali ini warga Ahmadiyah Tulunggagung mendapatkan aksi kekerasan.</p>
<p>Peneliti Setara Institute, Ismail Hasan, kepada VOA menjelaskan, kekerasan terhadap warga Ahmadiyah dari tahun ke tahun terus meningkat. Khususnya setelah peristiwa Cikeusik 6 Februari 2011. Sementara itu, negara dalam beberapa kasus bersikap tidak netral.</p>
<p>&#8220;Pada 2008 mengalami penurunan angka kekerasan (terhadap jemaat Ahmadiyah), tapi setelah peristiwa Cikeusik Pandeglang Banten yang menewaskan 3 orang jemaat Ahmadiyah, justru eskalasinya semakin meningkat.  Bahkan spectrum kekerasannya sudah tidak melulu menyasar pada tempat-tempat mereka tetapi juga pada property dan hak-hak yang lain, seperti hak anak, pelayanan hidup dan hak atas hidup. Negara memang tidak netral. Dalam beberapa bulan terakhir misalnya peristiwa di Bekasi dan Tasikmalaya,  organ-organ negara bahkan mendesak dan menyatakan secara terbuka agar Presiden membubarkan kelompok Ahmadiyah.  Ini kan bukti ketidaknetralan mereka. Ditambah dengan antara pemerintah pusat dan daerah yang saling melempar tanggung jawab,&#8221; kata Ismail Hasan.</p>
<p>Mubaligh Ahmadiyah wilayah Jawa Timur Fazal kepada VOA berharap pemerintah dalam hal ini polisi mampu memberikan perlindungan bagi warga Ahmadiyah dalam menjalankan keyakinannya.</p>
<p>Presiden Terima Penghargaan Toleransi Beragama</p>
<p>Sementara itu pada 30 Mei mendatang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima penghargaan “World Statesman” (Negarawan Dunia) dari The Appeal of Conscience Foundation, sebuah lembaga yang mempromosikan kebebasan beragama dan hak asasi manusia di New York, Amerika Serikat. Presiden Yudhoyono dinilai telah berjasa dalam mengupayakan kehidupan toleransi beragama di Indonesia.</p>
<p>Beberapa kalangan melakukan protes atas hal ini, namun Staf Khusus Presiden bidang Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, hal itu adalah bagian dari dinamika demokrasi.</p>
<p>“Itu sesuatu bagian dari demokrasi ya. Sesuatu yang kita lihat sebagai suatu proses penyampaian ekspresi secara lebih bebas. Dari sisi Pemerintah kita melihatnya pertama ini adalah organisasi yang independen yang tidak mengafiliasi dengan kepentingan apapun,&#8221; kata Teuku Faizasyah.</p>
<p>Sementara itu, peneliti Setara Institute, Ismail Hasan berpendapat, ada baiknya Presiden menolak penghargaan itu, karena masih banyaknya persoalan intoleransi di Indonesia.</p>
<p>“Akan lebih terhormat jika Presiden mengatakan ‘Kami tidak layak mendapat penghargaan ini, karena masih banyak persoalan, tapi tetap menghargai apresiasi dari dunia internasional.’ Saya kira itu sangat baik. Mungkin akan jadi tertawaan dunia internasional, karena PBB jelas-jelas dalam UPR (Universal Periodic Review) tahun lalu merekomendasikan 19 rekomendasi kepada pemerintahan Indonesia untuk segera ditindaklanjuti, dan satupun belum ada yang ditindaklanjuti oleh pemerintah,&#8221; papar Ismail Hasan. /voa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraborneo.com/?feed=rss2&#038;p=7476</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Implan Radio Transmitter untuk Kandidat Pelepasliaran Nyaru Menteng</title>
		<link>http://suaraborneo.com/?p=7472</link>
		<comments>http://suaraborneo.com/?p=7472#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 13:03:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[kalteng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraborneo.com/?p=7472</guid>
		<description><![CDATA[Menemukan, mengikuti dan mengamati orangutan di habitatnya, bukan perkara mudah. Kera besar yang pintar ini kerap mengecoh para pengamat, bergerak gesit tanpa suara, dan bersembunyi dalam lindungan lebat kanopi hutan. Sebagian besar dari mereka tak nyaman lagi melihat manusia. Dan ini pertanda baik. Artinya, mereka semakin liar dan semakin berperilaku layaknya orangutan sejati. Meski begitu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/52-300x198.jpg"><img src="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/52-300x198-150x150.jpg" alt="" title="52-300x198" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-7473" /></a>Menemukan, mengikuti dan mengamati orangutan di habitatnya, bukan perkara mudah. Kera besar yang pintar ini kerap mengecoh para pengamat, bergerak gesit tanpa suara, dan bersembunyi dalam lindungan lebat kanopi hutan. Sebagian besar dari mereka tak nyaman lagi melihat manusia. Dan ini pertanda baik. Artinya, mereka semakin liar dan semakin berperilaku layaknya orangutan sejati.</p>
<p>Meski begitu, pengamatan (monitoring) adalah kegiatan penting dalam rangkaian proses reintroduksi orangutan. Melalui monitoring kami bisa mengevaluasi tingkat kesuksesan program rehabilitasi yang kami berikan kepada para orangutan sebelum dilepasliarkan. Jika ada kekurangan, kami dapat memperbaikinya untuk pelepasliaran berikutnya.</p>
<p>Karena itulah setiap orangutan kandidat pelepasliaran wajib diimplan sebuah alat mungil sebelum dilepasliarkan. Alat ini disebut radio transmitter. Alat inilah yang akan membantu kami mendeteksi sinyal para orangutan ketika mereka sudah dilepasliarkan di hutan, sehingga mereka lebih mudah ditemukan, diikuti dan diamati.</p>
<p>Akhir April lalu, ketika rekan-rekan di Samboja Lestari, Kalimantan Timur sedang sibuk melepasliarkan tiga orangutannya di Hutan Kehje Sewen, Tim Medis Nyaru Menteng juga sibuk. Mereka mempersiapkan para orangutan kandidat pelepasliaran yang akan dilepasliarkan sepanjang tahun 2013 ini. Selama empat hari berturut-turut, mereka melakukan operasi kecil dan mengimplan radio transmitter di bawah jaringan kulit pada tengkuk setiap orangutan.</p>
<p>Mongky dan Bento, dua orangutan kandidat pelepasliaran, menjalani implan radio transmitter pada 22 April yang dilakukan oleh drh. Maryos V. Tandang. Esok harinya, giliran Slamet dan Monmon yang diimplan oleh drh. Meryl Yemima. Menyusul Lona dan Nielsen yang dipasangi radio transmitter oleh drh. Agus Fahroni pada 24 April. Sisanya, Nopi, Zona dan Shelli diimplan pada 25 April oleh drh. Riani Anggun Mumpuni.</p>
<p>Pemasangan radio transmitter ini harus dilakukan minimal dua bulan sebelum hari pelepasliaran. Setelah terpasang, selama dua bulan tersebut Tim Medis melakukan pemeriksaan secara rutin untuk memastikan luka bekas operasi telah benar-benar sembuh dan alat pemantau ini berfungsi dengan baik.</p>
<p>Selamat Kepada Para Kandidat!</p>
<p>Para kandidat ini tidak sembarangan dipilih. Ada sederet kriteria yang harus dipenuhi. Yang pertama adalah umur. Bagi orangutan rehabilitan (orangutan yang diselamatkan pada usia yang sangat muda dan/atau pernah dipelihara manusia), umurnya harus lebih dari 7 tahun sebelum dilepasliarkan. Sedangkan bagi orangutan semi-liar, mereka harus berusia lebih dari 5 tahun.</p>
<p>Mereka juga harus lulus tes kesehatan dan dinyatakan bebas dari berbagai penyakit berbahaya. Ada juga tes genetik untuk memastikan bahwa mereka memang orangutan asal Kalimantan Tengah, yaitu dari sub-spesies Pongo pygmaeus wurmbii.</p>
<p>Tentunya kemampuan mereka pun menentukan kesiapan pelepasliaran. Mereka sudah harus bisa membuat sarang, memilih pakan alami, hidup di pepohonan (arboreal) dan dapat mengidentifikasi bahaya – baik bahaya alami seperti predator dan bencana alam, maupun gangguan manusia.</p>
<p>Bagi para kandidat 2013, proses panjang rehabilitasi sudah mencapai tahap akhir. Kini mereka menunggu di Kandang Karantina Nyaru Menteng untuk mendapatkan giliran dilepasliarkan di hutan, sambil memulihkan luka bekas operasi pemasangan radio transmitter. Semoga kegiatan pelepasliaran sepanjang tahun 2013 ini berjalan lancar dan aman. Dan selamat bagi para orangutan kandidat pelepasliaran!</p>
<p>Teks: Monterado Fridman, Koordinator Komunikasi dan Edukasi Nyaru Menteng<br />
Foto: Indrayana, Staf Enrichment dan Fotografer Nyaru Menteng</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraborneo.com/?feed=rss2&#038;p=7472</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Candice Glover Pemenang American Idol 2013</title>
		<link>http://suaraborneo.com/?p=7469</link>
		<comments>http://suaraborneo.com/?p=7469#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 12:59:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraborneo.com/?p=7469</guid>
		<description><![CDATA[LOS ANGELES — Candice Glover, seorang penyanyi soul dari pedesaan negara bagian South Carolina, terpilih menjadi “American Idol”, Kamis malam (16/5) waktu setempat dan menjadi penyanyi perempuan pertama yang memenangkan kompetisi menyanyi tersebut sejak 2007. Setelah tiga kali mencoba peruntungannya dalam tiga musim kompetisi, Glover yang berusia 23 tahun itu akhirnya menjadi juara mengalahkan penyanyi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/58B4D902-53E1-4CD0-87F6-842F2C2B80E0_w640_r1_s_cx0_cy6_cw0.jpg"><img src="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/58B4D902-53E1-4CD0-87F6-842F2C2B80E0_w640_r1_s_cx0_cy6_cw0-150x150.jpg" alt="" title="58B4D902-53E1-4CD0-87F6-842F2C2B80E0_w640_r1_s_cx0_cy6_cw0" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-7470" /></a>LOS ANGELES — Candice Glover, seorang penyanyi soul dari pedesaan negara bagian South Carolina, terpilih menjadi “American Idol”, Kamis malam (16/5) waktu setempat dan menjadi penyanyi perempuan pertama yang memenangkan kompetisi menyanyi tersebut sejak 2007.</p>
<p>Setelah tiga kali mencoba peruntungannya dalam tiga musim kompetisi, Glover yang berusia 23 tahun itu akhirnya menjadi juara mengalahkan penyanyi country Kree Harison, 22, dari Woodville, Texas.</p>
<p>Setelah diumumkan sebagai pemenang, Glovery yang berurai air mata menyanyikan lagu kemenangan berjudul &#8220;I Am Beautiful.&#8221;</p>
<p>Glover menjadi penyanyi perempuan dan non-kulit putih pertama yang memenangkan kompetisi itu sejak Jordin Sparks pada 2007. Para pemenang sebelumnya &#8212; Phillip Phillips, Scotty McCreery, Lee DeWyze, Kris Allen dan David Cook — semuanya penyanyi kulit putih sekaligus pemain gitar, atau disebut WGWG – “White Guys with Guitars.”</p>
<p>Selain pengukuhan Glover, acara final Kamis malam juga sebagai pesta perpisahan bagi Randy Jackson, juri asli terakhir yang mengumumkan pengunduran dirinya minggu lalu untuk fokus pada bisnis rekaman dan peluang lain.</p>
<p>Jackson telah menjadi juri selama 12 musim. Ia pertama kali muncul bersama dengan produser Simon Cowell dan Paula Abdul setelah kompetisi tersebut diluncurkan pada 2002, dan menjadi terkenal dengan ucapannya “yo, dawg.”</p>
<p>Acara final American Idol 2013 yang berlangsung dua jam dimeriahkan oleh Jennifer Hudson, Psy, Frankie Valli, Emeli Sande, Jessie J, Aretha Franklin dan mantan juri Jennifer Lopez. Juri saat ini, Keith Urban dan Mariah Carey, serta Jackson yang bermain bass, juga tampil di panggung. (AP/Reuters)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraborneo.com/?feed=rss2&#038;p=7469</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Taiwan Teratas dalam Daftar Restoran Asia Terbaik</title>
		<link>http://suaraborneo.com/?p=7466</link>
		<comments>http://suaraborneo.com/?p=7466#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 12:56:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lipsus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraborneo.com/?p=7466</guid>
		<description><![CDATA[TOKYO — Restoran Din Tai Fung di Taipei, Taiwan, yang terkenal dengan dumpling atau pangsitnya, dipilih menjadi restoran terbaik di Asia, berdasarkan survei baru dari situs makanan di AS yang hasilnya diumumkan Kamis (16/5). Din Tai Fung ada dalam tempat teratas dalam daftar “101 Restoran Terbaik di Asia” dalam The Daily Meal, yang melakukan jajak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/F90EE454-A439-4782-9BB4-0A84BFE12F06_w640_r1_s_cx0_cy4_cw0.jpg"><img src="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/F90EE454-A439-4782-9BB4-0A84BFE12F06_w640_r1_s_cx0_cy4_cw0-150x150.jpg" alt="" title="F90EE454-A439-4782-9BB4-0A84BFE12F06_w640_r1_s_cx0_cy4_cw0" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-7467" /></a>TOKYO — Restoran Din Tai Fung di Taipei, Taiwan, yang terkenal dengan dumpling atau pangsitnya, dipilih menjadi restoran terbaik di Asia, berdasarkan survei baru dari situs makanan di AS yang hasilnya diumumkan Kamis (16/5).</p>
<p>Din Tai Fung ada dalam tempat teratas dalam daftar “101 Restoran Terbaik di Asia” dalam The Daily Meal, yang melakukan jajak pendapat serupa di Amerika Serikat dan Eropa.</p>
<p>“Pada akhirnya kami memilih tempat yang dikenal melakukan satu hal dengan sempurna,” ujar Colman Andrews, kepala editorial The Daily Meal, dengan menambahkan bahwa mereka sadar pemilihan restoran tersebut, yang telah menjadi jaringan internasional, akan menjadi hal yang kontroversial.</p>
<p>Setengah dari 10 restoran terbaik ada di Beijing, dengan Duck de Chine – dikenal dengan bebek Pekingnya – ada di tempat kedua, dan Green T. House ada di tempat ketiga.</p>
<p>&#8220;Shanghai memiliki reputasi baik sebagai kota restoran selama beberapa waktu, karena makanan regional dan adanya koki-koki Barat ternama sejak awal. Namun Beijing jelas mengejar ketertinggalan mereka,” ujar Andrews.</p>
<p>Kritikus makanan, penulis dan warga asing yang lama tinggal di Asia, merupakan di antara mereka yang memilih daftar restoran tersebut, yang disusun selama enam bulan, dengan pertimbangan makanan, gaya, harga dan reputasi keseluruhan.</p>
<p>Tempat keempat sampai kesepuluh diisi restoran-restoran sebagai berikut: Temple Restaurant di Beijing; Capital M, restoran Australia dekat Tiananmen Square; Varq di New Delhi; Dali Court di Beijing; Lung King Heen di Hong Kong; Michel Bras TOYA di Hong Kong; dan Japon di Hokkaido, Jepang.</p>
<p>Tiga restoran Indonesia masuk ke dalam daftar ini, yaitu Mozaic di Bali (peringkat 64), Restoran Padang Garuda di Jl. Hayam Wuruk, Jakarta (79) dan Baan Aarya di Bintan.</p>
<p>Termasuk dalam daftar ini juga adalah restoran-restoran di Kamboja, Makau, Korea Selatan, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand dan Vietnam. (Reuters/Elaine Lies)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraborneo.com/?feed=rss2&#038;p=7466</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Papua Jadi Tersangka Karena Miliki BBM, Kayu Ilegal</title>
		<link>http://suaraborneo.com/?p=7463</link>
		<comments>http://suaraborneo.com/?p=7463#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 12:54:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[berita utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraborneo.com/?p=7463</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA — Kepolisian Daerah Papua menetapkan Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Labora Sitorus, anggota Kepolisian Resort Raja Ampat, Papua Barat, yang memiliki rekening mencurigakan berisi transaksi keuangan hingga Rp 1,5 triliun, sebagai tersangka untuk dugaan kejahatan penebangan liar dan kepemilikan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 1 juta liter. Direktur Reserse Ekonomi Khusus Kepolisian Republik Indonesia, Brigjen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/45576905-EAC4-434A-8674-EC14D03F5760_w640_r1_s.jpg"><img src="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/45576905-EAC4-434A-8674-EC14D03F5760_w640_r1_s-150x150.jpg" alt="" title="45576905-EAC4-434A-8674-EC14D03F5760_w640_r1_s" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-7464" /></a>JAKARTA — Kepolisian Daerah Papua menetapkan Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Labora Sitorus, anggota Kepolisian Resort Raja Ampat, Papua Barat, yang memiliki rekening mencurigakan berisi transaksi keuangan hingga Rp 1,5 triliun, sebagai tersangka untuk dugaan kejahatan penebangan liar dan kepemilikan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 1 juta liter.</p>
<p>Direktur Reserse Ekonomi Khusus Kepolisian Republik Indonesia, Brigjen Pol. Arief Sulistyanto di Jakarta, Kamis (16/5), mengatakan Polda Papua saat ini tengah melakukan penyidikan terhadap Sitorus dengan sangkaan pelanggaran Undang-Undang No. 41/1999 mengenai kehutanan atas dugaan kejahatan penebangan kayu liar, dan pelanggaran Undang-Undang No. 2/2001 mengenai minyak dan gas.</p>
<p>“(Kami sedang) melakukan penyidikan mendalam terhadap tindak pidana kehutanan dan tindak pidana perminyakan. Ini adalah kejahatan asal atau predicate crime yang menghasilkan dana hasil kejahatan yang kemudian ditransaksikan di dalam kegiatan bisnis mereka, mengalir ke beberapa rekening terakhir ke rekening saudara LS ini. Tengah ditelusuri seluruh transaksi untuk membuktikan adanya tindak pidana pencucian uang,” ujar Arief.</p>
<p>Pada Rabu (15/5), tim gabungan Direktorat Kriminal Khusus dan tim Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Papua menyita aset-aset milik Aiptu Labora. Di antara aset-aset yang disita adalah tiga kapal pengangkut BBM serta tempat pengolahan kayu termasuk ribuan kubik kayu olahan.</p>
<p>Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, Komisaris Besar Pol. Setyo Budi Setyanto mengatakan tersangka tidak memilki izin niaga, izin transportasi dan penampungan BBM. Sedangkan untuk kepemilikan 115 kontainer berisi kayu yang disita di Tanjung Perak, Surabaya, saat ini sedang diselidiki apakah kayu berasal dari perambahan hutan dan BBM dari hasil transaksi kapal tanker di tengah laut, ujar Setyo.</p>
<p>Nama Labora Sitorus muncul setelah Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebutkan bahwa ia memiliki transaksi perbankan mencapai Rp 1,5 trilyun. Sementara di dalam rekening yang bersangkutan tercatat ada simpanan uang Rp 900 miliar.</p>
<p>Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar I Gede Sumerta menjelaskan jumlah itu didapat dari akumulasi transaksi perbankan sejak 2007 hingga 2012.</p>
<p>“Itu sebenarnya bukan rekening gendut tapi akumulasi transaksi yang dia lakukan selama lima sampai tujuh tahun itu. Misalnya satu kali transaksi itu bisa ratusan juta rupiah. Nah kalo dihitung selama satu tahun bisa mencapai milyaran rupiah. Apalagi usahanya kayu dan BBM,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Agus Rianto menegaskan Mabes Polri menjamin akan memberikan sanksi tegas terhadap aparat yang melanggar hukum.</p>
<p>“Saat ini proses itu masih berjalan. Kita sama-sama menghormati proses itu. Yakinlah, bahwa apabila ada anggota Polri yang tidak melaksanakan ketentuan yang berlaku atau melanggar hukum, pasti ada sanksi tegas,” ujarnya.</p>
<p>Terkait kasus ini, anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Didi Irawadi Syamsuddin kepada VOA menegaskan Polisi harus serius dalam penanganan kasus ini hingga tuntas, karena tentunya melibatkan pihak-pihak lain.</p>
<p>“Saya kira ini benar-benar mengagetkan kita semua. Oleh karenanya harus ada langkah yang serius dari polisi untuk mengusut tuntas kasus ini. Ini sungguh banyak misteri dan kejanggalan yang saya yakin ini tidak hanya berhenti pada Labora Sitorus saja,” ujarnya./voa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraborneo.com/?feed=rss2&#038;p=7463</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aktris Angelina Jolie Lakukan Mastektomi Ganda</title>
		<link>http://suaraborneo.com/?p=7459</link>
		<comments>http://suaraborneo.com/?p=7459#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 12:55:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraborneo.com/?p=7459</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan di harian New York Times hari Selasa (14/5), Angelina Jolie mengatakan ia memutuskan untuk melakukan prosedur itu setelah mengetahui bahwa ia membawa sebuah gen yang meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker rahim. Jolie mengatakan beberapa prosedur pembedahan yang dilakukan mulai bulan Februari dan berakhir akhir April, menurunkan resikonya terkena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/885989AC-4724-4222-8161-88C8773D5FE0_w640_r1_s.jpg"><img src="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/885989AC-4724-4222-8161-88C8773D5FE0_w640_r1_s-150x150.jpg" alt="" title="885989AC-4724-4222-8161-88C8773D5FE0_w640_r1_s" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-7460" /></a>Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan di harian New York Times hari Selasa (14/5), Angelina Jolie mengatakan ia memutuskan untuk melakukan prosedur itu setelah mengetahui bahwa ia membawa sebuah gen yang meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker rahim.</p>
<p>Jolie mengatakan beberapa prosedur pembedahan yang dilakukan mulai bulan Februari dan berakhir akhir April, menurunkan resikonya terkena kanker dari 87 persen menjadi 5 persen.</p>
<p>Angelina Jolie mengatakan kematian ibunya, aktris Marcheline Bertrand, akibat kanker pada tahun 2007 pada usia 56 tahun, juga berperan dalam keputusannya untuk menjalani mastektomi ganda.</p>
<p>Selain menjadi aktris, Angelina Jolie juga dikenal sebagai duta khusus PBB./voa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraborneo.com/?feed=rss2&#038;p=7459</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polda Papua Selidiki Rekening Rp 1,5T Milik Bintara Polisi</title>
		<link>http://suaraborneo.com/?p=7456</link>
		<comments>http://suaraborneo.com/?p=7456#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 12:49:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[berita utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraborneo.com/?p=7456</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA — Kepolisian Daerah Papua menindaklanjuti temuan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait rekening tidak wajar alias rekening gendut berisi sekitar Rp 1,5 triliun milik Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Labora Sitorus, anggota Kepolisian Resort Sorong Papua. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Brigjen Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu (15/5) menjelaskan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/34FB0213-E93D-4CBF-B4D0-20F030216186_w640_r1_s_cx0_cy11_cw0.jpg"><img src="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/34FB0213-E93D-4CBF-B4D0-20F030216186_w640_r1_s_cx0_cy11_cw0-150x150.jpg" alt="" title="34FB0213-E93D-4CBF-B4D0-20F030216186_w640_r1_s_cx0_cy11_cw0" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-7457" /></a>JAKARTA — Kepolisian Daerah Papua menindaklanjuti temuan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait rekening tidak wajar alias rekening gendut berisi sekitar Rp 1,5 triliun milik Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Labora Sitorus, anggota Kepolisian Resort Sorong Papua.</p>
<p>Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Brigjen Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu (15/5) menjelaskan, penyelidikan kasus ini difokuskan pada alur transaksi apakah terkait dengan tindak pidana.</p>
<p>“Kalau terkait dengan rekening seorang bintara Polri di Papua, proses penyelidikan dan penyidikannya sedang dilakukan oleh penyidik Polda Papua. Jadi penyidik serse Polda Papua tengah berupa menyelidiki apakah dari transaksi-transaksi yang dilakukan yang bersangkutan terkait dengan perbuatan melanggar hukum atau tindak pidana,” ujarnya.</p>
<p>Boy menegaskan, jika dari hasil pemeriksaan ternyata yang bersangkutan melanggar akan dikenakan sanksi hukum.</p>
<p>“Kalau nanti ditemukan terkait ada pelanggaran hukum ya bisa kena sanksi hukum. Nanti kita liat dari aspek-aspek pelanggaran masalah disiplin atau kode etik profesi atau yang terkait pidana,” ujarnya.</p>
<p>Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane kepada VOA mengatakan, jumlah rekening milik Aiptu Labora Sitorus sangat mengherankan, mengingat yang bersangkutan hanyalah seorang  bintara polisi. Namun menurut Neta, bila dilihat dari perkaranya, polisi pemilik harta melimpah sebenarnya bukan lagi rahasia umum. Neta menegaskan kasus ini harus ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).</p>
<p>“Saya kira ini puncak gunung es, masih banyak polisi-polisi yang mempunyai kekayaan luar biasa dibanding gajinya,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Neta, di Papua sendiri ini adalah kasus kedua. Pada 2010 PPATK menemukan adanya transaksi Rp 2 miliar yang masuk ke rekening seorang anggota polisi dan diduga anggota polisi ini mempunyai rekening ratusan miliar rupiah, ujarnya.</p>
<p>“Kemudian Polda Papua menyelidiki kasus ini dan naik ke persidangan, namun yang bersangkutan divonis bebas. Sebab itu dengan munculnya kasus yang sekarang, kita berharap jangan polisi lagi yang menangani. Kapolri harus mengajak KPK untuk mengusut kasus ini. Karena kalo polisi tidak serius menanganinya,” ujar Neta.</p>
<p>Ia menambahkan, Sitorus bisa mengumpulkan harta hingga ratusan miliar itu sudah tentu berasal dari cara-cara ilegal. IPW menurut Neta melihat ada kontrol yang lemah terhadap polisi-polisi di daerah yang cenderung menjalankan bisnis ilegal.</p>
<p>“Polisi-polisi di daerah itu lebih kaya dibanding yang di pusat. Kenapa? Karena di daerah ini kontrolnya lemah. Sementara di daerah ada potensi pertambangan, perkebunan, hutan, yang bisa mereka mainkan. Apakah mereka menjadi backing ataupun mereka bisnis illegal di sana. Ini mainan oknum per oknum. Tapi bisa saja oknum itu berkolusi dengan atasannya. Jadi tidak mungkin main sendiri. Kalau main sendiri tentunya sudah dipindah dari situ,” ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, berdasarkan laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Sitorus dinyatakan memiliki transaksi keuangan melalui rekening mencapai Rp 1,5 triliun. Transaksi terhitung sejak 2007 hingga 2012. </p>
<p>Polda Papua sebelumnya menyebutkan, Sitorus diduga terlibat kasus penyelundupan kayu dan bahan bakar minyak di Papua. Ia juga disebut-sebut memiliki bisnis karaoke. /voa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraborneo.com/?feed=rss2&#038;p=7456</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemerintah RI Perpanjang Moratorium Penebangan Hutan</title>
		<link>http://suaraborneo.com/?p=7453</link>
		<comments>http://suaraborneo.com/?p=7453#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 12:47:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[Lipsus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraborneo.com/?p=7453</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA — Pemerintah Indonesia memperpanjang moratorium hutan alam dan lahan gambut selama dua tahun, yang ditetapkan lewat Instruksi Presiden No. 6/2013 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut. Penundaan pemberian izin ini diberlakukan di hutan konservasi, hutan lindung dan hutan produksi serta area penggunaan lain sebagaimana tercantum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/ACC8EC84-6340-437B-84D8-9ADEC9677BBC_w640_r1_s_cx0_cy5_cw0.jpg"><img src="http://suaraborneo.com/wp-content/uploads/2013/05/ACC8EC84-6340-437B-84D8-9ADEC9677BBC_w640_r1_s_cx0_cy5_cw0-150x150.jpg" alt="" title="ACC8EC84-6340-437B-84D8-9ADEC9677BBC_w640_r1_s_cx0_cy5_cw0" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-7454" /></a>JAKARTA — Pemerintah Indonesia memperpanjang moratorium hutan alam dan lahan gambut selama dua tahun, yang ditetapkan lewat Instruksi Presiden No. 6/2013 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut.</p>
<p>Penundaan pemberian izin ini  diberlakukan di hutan konservasi, hutan lindung dan hutan produksi serta area penggunaan lain sebagaimana tercantum dalam Peta Indikatif Penundaan Izin Baru.</p>
<p>Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan kepada VOA mengatakan kebijakan moratorium dilanjutkan untuk terus memperbaiki tata kelola di sektor kehutanan.</p>
<p>Kebijakan moratorium sebelumnya yang juga  diterapkan selama dua tahun, kata Zulkifli, telah memberi manfaat dalam mencegah kerusakan hutan yang makin parah karena pemanfaatan komersial.</p>
<p>Dia menjelaskan saat ini deforestasi (penebangan hutan) hanya sekitar 450 ribu hektar per tahun, padahal pada 2001 hingga 2003, laju deforestasi mencapai 3,5 juta hektar pertahun seiring diterapkannya otonomi daerah.</p>
<p>“Pada 1998, deforestasinya dua juta hektar pertahun. Pada 2001, 2002, 2003 itu 3,5 juta hektar per tahun. Sekarang tinggal 450 ribu hektar per tahun, jadi jelas sangat signifikan hasilnya. Kami berpendapat moratorium itu bagus, banyak manfaatnya maka kita perpanjang,” ujarnya.</p>
<p>Juru kampanye hutan pada organisasi lingkungan hidup Greenpeace Indonesia Yuyun Indradi mengatakan pihaknya menyambut baik perpanjangan kebijakan moratorium ini. Meskipun itu kabar baik, kata Yuyun, Greenpeace menyayangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak melakukan penguatan dalam perpanjangan moratorium tersebut.</p>
<p>Yuyun menambahkan pelaksanaan moratorium ini seharusnya tidak berdasarkan waktu tetapi berdasarkan indikator capaian sehingga seluruh carut marut dan pesoalan mendasar di sektor kehutanan bisa terselesaikan termasuk konflik sosial terkait hutan yang masih banyak terjadi.</p>
<p>“Hal-hal yang sebetulnya ingin kita lihat dalam moratorium yang baru ini, yang sayangnya tidak terpenuhi adalah misalnya mempertanyakan bagaimana dengan hutan primer yang berada di dalam kawasan konsesi. Bagaimana dengan kondisi atau status hutan sekunder yang seharusnya perlu dilindungi karena itu merupakan bagian dari hutan alam yang tersisa yang perlu diselamatkan,” ujarnya.</p>
<p>Greenpeace Indonesia, ujar Yuyun, mendesak pemerintah meninjau<br />
konsesi yang ada, meningkatkan transparansi bagaimana lisensi diberikan, membangun basis data yang kredibel untuk lahan rendah karbon dan melakukan tata ruang yang jelas dan perencanaan penggunaan lahan.</p>
<p>Greenpeace juga meminta pemerintah Norwegia untuk membantu Indonesia mengurangi emisi dari deforestasi dan mendorong moratorium untuk diperkuat dan bukan sekedar diperpanjang.</p>
<p>Pemerintah Norwegia  pernah  memberikan dana  US$1 miliar untuk membantu Indonesia mengurangi emisi dari deforestasi, ujar Yuyun.</p>
<p>“Dalam hal ini juga mendesak pemerintah Norwegia untuk pro aktif melihat bagaimana uang itu digunakan. Apakah memberi manfaat juga kepada masyarakat Indonesia atau tidak dan memberi manfaat terhadap keselamatan hutan atau usaha-usaha penyelamatan hutan atau tidak,” ujarnya.</p>
<p>“Nah itu yang sebenarnya yang menjadi tekanan kami mengapa kita meminta pemerintah Norwegia bertindak lebih proaktif terhadap pelaksanaan moratorium dan pelaksanaan letter of intent yang disepakati dua negara.” /voa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraborneo.com/?feed=rss2&#038;p=7453</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
