Demo Tolak Mutasi Bupati Penajam Paser Utara Ricuh | www.suaraborneo.com

Demo Tolak Mutasi Bupati Penajam Paser Utara Ricuh

Penajam (SB-5/7)Ribuan massa yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil dan tenaga honorer di dukung beberapa ormas kembali berdemo menolak mutasi terhadap 81 pejabat eselon dua, tiga dan kepala dinas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur berunjung ricuh. Ribuan massa mencoba menerobos masuk mengejar Bupati Penajam.
Aksi ribuan massa yang terdiri dari PNS dan honorer ini tadinya berawal damai, massa hanya meminta jawaban Bupati Penajam Paser Utara terhadap tuntutan mereka pada aksi demo yang dilakukan hari Senin lalu. Massa menuntut kepada Bupati Penajam Paser Utara untuk membatalkan mutasi yang dilakukan pada tanggal 27 Juni lalu, karena dinilai cacat hukum dan mutasi tersebut dilakukan masih dalam tahapan Pilkada.
Bupati Penajam Paser Utara Andi Harahap langsung menemui pendemo dan meminta kepada pendemo untuk membuat dua kelompok massa. Yaitu massa yang terdiri dari PNS dan honorer dan massa yang terdiri dari warga Penajam.
“Saya mau kalian membuat dua kelompok, mana yang kelompok PNS dan mana warga, saya tidak mau ada yang memanfaatkan ini untuk kepentingan pribadi tapi mengatasnamakan kepentingan masyarakat, kalau mengatasnamakan masyarakat saya berdiri paling depan, “ tegas Andi Harahap Bupati Penajam Paser Utara.
Massa pendemo menolak permintaan bupati untuk membentuk dua kelompok tersebut. Pada saat itulah Kepala Dinas Perhubungan Darat dan Pariwisata Pemkab Penajam Drs. Alimuddin, salah satu pejabat yang dimutasi menjadi staf ahli di Pemkab Penajam muncul dihadapan Bupati. Kehadiran Kepala Dinas Perhubungan tersebut sontak membuat Bupati Penajam emosi. Bupati Penajam sempat menghardik Alimudin, “ Kamu siapa!”
Massa pendemo yang melihat atasan mereka dimarahin Bupati langsung emosi dan mencoba menyerang Bupati Penajam. Untunglah Satpol PP dan aparat kepolisian dari Polresta PPU lanngsung mengamankan Bupati Penajam ke dalam kantor Bupati. Massa mencoba menerebos barikade yang dibuat Satpol tersebut, namun gagal.
Melihat aksi yang mengarah anarkis, Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata langsung menenangkan massanya. Alimuddin meminta massanya untuk segera membubarkan diri. Ratusan massa yang kecewa terhadap sikap bupati kembali berunjuk rasa dengan membakar ban bekas di halaman kantor Bupati Penajam Paser Utara. Aksi demo ini menemui jalan buntu.
Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata Pemkab Penajam Drs.Alimudin mengatakan, “ Saya diuntungkan dengan mutasi ini, namun yang saya sayangkan mutasi ini dilakukan masih dalam tahapan pilkada, dalam aturan jelas mutasi tidak bisa dilakukan dalam masa pilkada. “ tegas Drs. Alimudin.
“ Terhadap kejadian ini, terpaksa kita akan menempuh jalur hukum, kita akan melakukan gugatan ke PTUN,” kata Drs. Alimudin (har).

One comment

  1. Helena
    #1

    Terima Kasih Sudah membantu publikasi tentang Demo Mutasi Penajam. Semoga ini bisa membuka mata PNS dan Tenaga Honorer lainnya agar jangan diam saja melihat adanya sistem Pemerintahan yang salah.

Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>