Wabup Sanggau Tanam Simbolis 30 Ribu Pohon di Dusun Telogah

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot saat melakukan penanaman 30 ribu pohon secara simbolis kerjasama PT Antam Tbk UBPB Kalbar dengan Pemerintah Desa Idas, Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau. Jumat (11/12/2020).

SANGGAU, SB – Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot melakukan penanaman 30 ribu pohon secara simbolis di Dusun Telogah, Desa Idas, Kecamatan Noyan, yang merupakan kerjasama PT Antam Tbk UBPB Kalbar dengan Pemerintah Desa Idas, Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau. Jumat, (11/12/2020).

Hadir juga, Ketua Komisi II DPRD Sanggau, Yeremias Marsilinus, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Sanggau, H Syafriansh, Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sanggau, Camat Noyan, HC, CSR and GA Manager PT Antam Tbk, Parjono, Pj Kades Idas, perwakilan dari Koramil Noyan, dan undangan lainya.

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengucapkan terimakasih kepada PT Antam yang telah memberikan CSR nya untuk masyarakat di Dusun Telogah, Desa Idas, Kecamatan Noyan.

“Daerah ini (Lokasi penanaman pohon) daerah yang rawan bencana kebakaran. Dengan adanya penanaman pohon ini kita berharap daerah ini bukan lagi daerah kritis, Tapi dijadikan daerah yang memang menjadi daerah yang kedepan untuk dijadikan destinasi wisata buah-buahan,”katanya.

Selain itu, Ontot juga berharap kepada masyarakat dan kepada Camat, Kades agar membentuk kelompok. Karena ini harus dikendali setiap saat supaya pertumbuhan tanaman ini bisa baik.

“Bisa dimonitor mungkin sebulan sekali atau secara berkala lah, Sehingga nanti apa yang kurangnya dan ada yang mati bisa cepat diganti. Misalnya juga didorong dengan pupuk apa supaya lebih cepat tumbuh. Nanti Pak Kades melalui Kepala Dusun Telogah ini dan masyarakat melalui kelompok,”ujarnya.

Jangan sampai, lanjutnya setelah ditanam ini lalu ditinggalkan karena kalau ditinggalkan maka akan percuma juga. “Pertama yang memelihara pohon yang ditanam, kedua menjaga dan memelihara lingkungan ini. Tidak lagi timbul kebakaran, pada waktu-waktu tertentu musim kemarau harus mereka berjaga juga,”ujarnya.

“Kalau dia dijaga kemungkinan kecil terbakar itu tidak mungkin. Ini milik mereka bukan siapa-siapa,”tambahnya.

Sementara itu,HC, CSR and GA Manager PT Antam Tbk, Parjono
menyampaikan bahwa Dusun Telogah, Desa Idas ini merupakan daerah kritis yang memang perlu dilakukan penghijauan.

“Penghijauan ini tentu merupakan salah satu upaya untuk pelestarian alam, pelestarian lingkungan. Disisi lain kami sangat berharap dari kegiatan penanaman pohon penghijauan ini dapat juga memberikan manfaat ekonomi untuk masyarakat,”jelasnya.

Oleh karenanya, Kami tanam pohon buah-buahan, artinya bukan cuman pohonnya melindungi lingkungan, menjaga lingkungan, memberikan oksigen dan sebagainya namun buahnya juga dapat diambil manfaatnya untuk masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan penanaman dilakukan melalui sistem swakelola yang melibatkan masyarakat mulai dari peyediaan hingga penanaman pohon. Adapau jenis pohon yang ditanam adalah karet, jengkol, cempedak, tampui, nyatuk, kedumpai, langsat, mentawa, durian dan gaharu.

Melalui kegiatan ini diharapkan ke depannya lahan di Desa Idas lebih produktif sehingga dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat di Desa Idas.

Pj Kades Idas, Daniel mengucapkan terima kasih kepada PT Antam Tbk karena Desa Idas ini sebagai tuan rumah untuk kegiatan penanaman pohon.

“Saya mohon kepada warga yang telah tanam pohon tersebut supaya benar-benar dipelihara.
Semoga apa yang ditanam hari ini bisa bermanfaat untuk warga Telogah,”ujarnya.  (Bry)

Check Also

Turunkan Stunting, 3 OPD Bentuk Kawasan Rumah Pangan Lestari

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam rangka menurunkan angka stunting di Kabupaten Kapuas, Dinas Ketahanan Pangan …