Prajurit Yonif 621/Manuntung Bersihkan Kota Pasca Banjir

BARABAI, SuaraBorneo.com – Pasca bencana banjir yang terjadi diwilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang merendam kota Barabai, sehingga menyebabkan korban jiwa, kerugian materil dan kerusakan infrastruktur berupa kerusakan jalan, jembatan dan bangunan serta kerusakan-kerusakan lainnya akibat diterjang banjir beberapa hari yang lalu.

Anggota dari Yonif 621/Manuntung Membantu Pemda melaksanakan pembersihan di Kota Barabai Pasca bencana Banjir, dengan harapan agar aktifitas masyarakat cepat pulih kembali, Batalyon telah mengeluarkan personel kurang lebih sekitar 1 SST yang dipimpin oleh Letda Inf Agus Riyanto, pada Senin (18/01/2021)

Berdasarkan dari BMKG Provinsi Kalsel bahwa Penyebab cuaca ekstrim ini dipicu oleh kondisi dinamika atmosfer diwilayah Kalimantan Selatan yang labil, adanya pergerakan suplai uap air dari pasifik timur ke pasifik barat (La Nina) serta suhu muka laut yang lebih hangat dari normalnya, mengakibatkan aktivitas potensi pembentukan awan hujan diwilayah lndonesia terutama di Kalsel menjadi lebih signifikan

Selain itu juga adanya pusaran angin tertutup (Eddy) disekitar Kalimantan mengakibatkan terbentuknya daerah pertemuan angin (konvergensi) diwilayah laut jawa hingga Kalimantan bagian Selatan dan timur kondisi ini berpotensi memupuk massa uap air dari laut jawa yg menyebabkan terjadinya pertumbuhan awan-awan konveksi yg masif disekitar Kalsel dan secara umum bulan Desember 2020 dan Januari 2021 merupakan puncak musim hujan diwilayah Kalsel.

Selain membantu melaksanakan pembersihan dikota Barabai personel Yonif 621 juga melaksanakan pembersihan pangkalan juga melaksanakan kegiatan sosial lainnya dalam dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir. (*/ad)

Check Also

RS KBJ Nanga Pinoh Bagikan 40 Paket Sembako ke Warga Kurang Mampu

MELAWI, suaraborneo.com – Rumah Sakit Kasih Bunda Jaya (RS KBJ) Nanga Pinoh menggelar bakti sosial …