UMPR Jalin Kerja Sama Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan 5 Pemkab

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo.com – Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) telah menjalin kerja sama dengan lima pemerintah kabupaten (Pemkab) se-Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kelima Pemkab itu antara lain, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Barat, dan Seruyan. Kerjasa sama dengan Pemkab masing-masing ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar baru-baru ini.

Rektor UMPR Dr Sonedi, kepada awak media, Minggu (4/3/2021), mengatakan, kerja sama dengan Pemkab itu terkait pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi.

“Kerja sama dilakukan pada bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan kapasitas SDM daerah,”terang Sonedi.

Rektor menjelaskan, sinergitas UMPR dengan pemerintah daerah ini bertujuan untuk membantu percepatan pembangunan melalui peningkatan kapasitas SDM Aparatur Sipil Negara (ASN) serta dalam rangka melaksanakan penelitian bersama untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan.

“UMPR juga akan mengirim mahasiswa ke masing-masing kabupaten untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), pemagangan, Praktik Pengalaman Lapangan, Proyek Desa, dan lainnya,” sebut Wakil Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalteng ini.

Sonedi melanjutkan, kerja sama ini merupakan bentuk implementasi program Kampus Merdeka yang telah dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Dengan kegiatan ini mahasiswa akan mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang memadai sehingga memiliki bekal menghadapi dunia kerja setelah lulus dari UMPR nanti,” tandasnya.

Adapun penandatangan nota kesepahaman (MoU) Rektor UMPR dengan Bupati Kotim dalam rangka kerja sama Catur Dharma Perguruan Tinggi ini telah dilaksanakan Senin (29/3/2021) tadi.
Terkait kerja sama ini, Bupati Kotim H Halikinnor mengaku bangga dan berterimakasih kepada UMPR.

“Kita menyambut baik nota kesepakatan dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM, penyelenggaraan kepemerintahan yang baik, kajian, peneitian dan pengabdian kepada masyarakat ini karena sesuai dengan visi dan misi Pak Presiden RI yang ingin kita wujudkan di Kotim,”ujar Bupati. (ujang/ery-SB).

Check Also

Cegah Pemudik, 6 Titik Posko Dipintu Masuk Bengkayang Disiagakan

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Pemerintah Kabupaten Bengkayang mendirikan enam titik Posko untuk mencegah terjadinya Arus mudik yang …