658 PTK Kecamatan Selat Kembali Suntik Vaksin Kedua

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com –  Setelah menjalani vaksin pertama sebanyak 658 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) jenjang TK/Paud, SD, SMP dan SMA/SMK yang bertugas di Kecamatan Selat setelah dua minggu lalu mendapat dosis pertama, kembali disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua di Aula Kantor Bupati Kapuas Sabtu (3/4/2021).

Kepala Bidang P3TM Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dr Tri Setya Utami menambahkan, vaksinasi yang diberikan kepada PTK dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan ketersediaan vaksin ia minta bagi yang belum agar bersabar menunggu giliran.

“Harapan kami kepada Bapak dan Ibu Guru setelah divaksin tetap dan harus seterusnya taat pada protokol kesehatan. Karena vaksinasi ini memerlukan waktu untuk bisa bekerja secara optimal dan juga bukan berarti kebal tidak bisa kena virus sama sekali. Akan tetapi menimbulkan kekebalan dari dalam diri supaya tidak sakit parah,”pinta dokter Tri.

Masih ditempat yang sama, H Suwarno Muriyat saat meninjau pemberian dosis kedua vaksin Covid-19, menyatakan sedikitnya ada 300 PTK dalam wilayah Kecamatan Selat menunggu giliran berikutnya. “Insyaallah setelah menyelesaikan vaksinasi bagi PTK di Kecamatan Selat akan dilakukan pula Kecamatan lainnya dalam wilayah Kabupaten Kapuas,”tuturnya.

Menurut Suwarno berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas ketersediaan vaksin bergantung dari yang diberikan pemerintah Pusat melalui pemerintah Provinsi. “Harapan kami dengan pemberian vaksinasi dosis pertama dan kedua, PTK akan lebih siap menyongsong pembelajaran tatap muka. Paling tidak pada Penilaian Akhir Semester atau Ujian Akhir Sekolah telah dilakukan secara luring (luar jaringan) namun tetap menerapkan protokol kesehatan dan mempedomani delapan daftar periksa,”ujar H Suwarno Muriyat.

Ia menambahkan, berdasarkan SKB yang ditandatangani oleh Mendikbud, Menag, Menkes, dan Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), pada tahun ajaran baru di bulan Juli 2021 nanti diharapkan seluruh satuan pendidikan dapat menyediakan layanan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

“Dalam SKB 4 Menteri dinyatakan pula bahwa vaksinasi terhadap PTK paling lambat Juni 2021,” pungkasnya. (hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Polwan Polda Kalsel Peringati Hari Jadi Polwan Ke-73

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-73 Tahun …

//dooloust.net/4/4267251
error: Off