Masa Pandemi Covid-19, Tata Cara Ibadah Ramadan Dan Idul Fitri Disepakati

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam Rangka menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Kementrian Agama Nomor 03 tahun 2021 sekaligus menindaklanjuti hasil rapat Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kapuas untuk menghadapi pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadhan 1442 H/2021 M yang nantinya akan dilaksanakannya ibadah-ibadah yang mengumpulkan orang banyak, seperti sholat tarawih maupun kegiatan ibadah lainnya.

Dimana Kabupaten Kapuas khususnya di Kecamatan Selat masih dalam masa Pandemi Covid-19.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kecamatan Selat melakukan Rapat Koordinasi yang dipimpin secara langsung oleh Camat Selat Slamet Riyadi, SE, MA untuk mendukung pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadhan tersebut sekaligus upaya pencegahan penyebaran penyakit akibat Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), bertempat di Aula Kantor Kecamatan Selat, Rabu (7/4/2021).

Turut hadir dalam Kegiatan tersebut Ketua FKUB Kabupaten Kapuas KH Muchtar Ruslan, Kepala Kemenag Kabupaten Kapuas, Unsur Forkopimda Kecamatan Selat, Para Lurah dan Kades Sekecamatan Selat dan Pengurus Masjid serta Majelis Ta’lim yang berada di Kecamatan Selat.

Camat Selat mengatakan bahwa dalam Rapat Koordinasi tersebut akan dibuat surat kesepakatan bersama yang dimana surat tersebut berisi rambu-rambu atau langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadan. Sehingga ibadah tetap bisa terlaksana dan Kabupaten Kapuas khususnya di Kecamatan Selat tetap terhindar dari covid-19 tersebut.

“Saya berharap dengan adanya rambu-rambu ini kegiatan masyarakat bisa berjalan semua dan ibadah tetap lancar karena Prokes tetap dijalankan semua sehingga masyarakat tetap nyaman dan kita tetap sehat semua,”harap Slamet Riyadi.

Kepala Kemenag Kabupaten Kapuas dalam sambutannya mengatakan bahwa semangat ibadah lebih ditingkatkan dan semangat utuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 juga ditingkatkan dan berharap agar ibadah Ramadan di tahun ini bisa berjalan dan covid-19 bisa berhenti.

“Semoga dengan adanya surat kesepakatan, pelaksanaan Ramadhan 1442 H ini kita semua dapat beribadah dengan tenang, lebih tentram yang di mana Ramadan tahun lalu kita merasa di takut-takuti oleh adanya virus covid-19 ini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Kapuas KH Muchtar Ruslan menerangkan dalam surat kesepakatan bersama tersebut bahwa pelaksanaan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H/2021 M di masa pandemi covid-19 diantaranya sahur dan buka bersama dilakukan di rumah masing-masing, tetapi buka bersama bisa dilaksanakan apabila dilakukan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan.

Kemudian untuk pengurus Masjid/musholla dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah Shalat Fardu lima waktu, Tarawih, Witir, Tadarus Al-Qur’an, iktikaf dan peringatan Nuzulul Qur’an dengan dilakukan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan.

“Pengurus dan pengelola masjid /musholla wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan Prokes dan mengumumkan kepada seluruh jama’ah,”jelas KH Muchtar Ruslan.

Selanjutnya untuk shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M dapat dilaksanakan di Masjid atau di lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan apabila terjadi peningkatan atau penambahan kasus covid-19 di Kecamatan Selat, maka akan memperhatikan dan mengikuti kebijakan tim satgas penanganan covid-19 Kabupaten Kapuas. (hmskmf/ujang/ery-SB)

Check Also

RS KBJ Nanga Pinoh Bagikan 40 Paket Sembako ke Warga Kurang Mampu

MELAWI, suaraborneo.com – Rumah Sakit Kasih Bunda Jaya (RS KBJ) Nanga Pinoh menggelar bakti sosial …