Pemko Banjarbaru Kerjasama dengan Bank Kalsel Bantu Pengobatan Ojol Fahrudin

BANJARBARU, suaraborneo.com –  Beberapa pekan lalu, ratusan anggota ojek online (ojol) turun ke sejumlah titik ruas jalan di Kota Banjarbaru dengan misi galang dana untuk disumbangkan dan membantu rekan sesamanya yakni Fahrudin, warga Kecamatan Landasan Ulin, yang mengalami musibah lakalantas.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru berkerjasama dengan Bank Kalsel Cabang Banjarbaru mengucurkan dana bantuan untuk membantu pengobatan Fahrudin.

Terhimpunnya dana bantuan melalui konsep Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut diserahkan secara langsung oleh Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin bersama Fachriza Nor Asli Kepala Cabang Bank Kalsel kepada pihak keluarga Fahrudin.

“Alhamdulillah, tadi siang saya menyampaikan bantuan CSR dari Bank Kalsel untuk bang Fahrudin melalui istri beliau. Bang Fahrudin merupakan driver ojol yang viral dan saat ini baru sadar setelah dua minggu koma pasca kecelakaan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan beliau bisa kembali sehat seperti sedia kala,” kata Wali Kota Banjarbaru, Aditya.

Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Fachriza, turut mengungkapkan rasa bela sungkawa atas musibah yang menimpa Fahrudin. Ia berharap dana bantuan yang disalurkan setidaknya bisa memudahkan biaya dan kebutuhan Fahrudin selama menjalani masa penyembuhan.

“Bantuan ini bentuk keperdulian Pemko Banjarbaru terhadap warganya lewat dana CSR Bank Kalsel. Mudah-mudahan bantuan ini dapat digunakan dan bermanfaat bagi bapak Fahrudin,” tuturnya.

Tak lupa, Fachriza juga menghimbau agar masyarakat selalu waspada dalam berkendara. Sehingga diharapkan ke depannya dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di Banjarbaru. “Dimana pun dan kapan pun, masyarakat harus berhati-hati saat berkendara di jalan. Tetap patuhi aturan lalu lintas,” pungkasnya. (adv/ad)

Check Also

Cegah Pemudik, 6 Titik Posko Dipintu Masuk Bengkayang Disiagakan

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Pemerintah Kabupaten Bengkayang mendirikan enam titik Posko untuk mencegah terjadinya Arus mudik yang …