Dinkes Tangani Korban Keracunan Massal Lamunti

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Usai berbuka puasa bersama di Mushola Miftahul Jannah di Desa Lamunti Kecamatan Mantangai, belasan warga sekitar diduga keracunan makanan. Akibat peristiwa tersebut sebanyak 13 warga dibawa ke Puskesmas Lamunti untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dan 2 orang diinfus dirumah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kapuas dr Tri Setya Utami menjelaskan berdasarkan kunjungan Tim Dinkes ke lokasi tersebut, diketahui awalnya dari makanan untuk buka puasa di Desa Lamunti yang seperti biasanya disediakan makanan dengan digilir diantara warga. Dimana selama ini aman, namun saat tanggal 20 April kemarin ada timbul keracunan.

“Kira-kira sekitar pukul 22.00 WIB setelah makan makanan buka puasa, mulai ada warga yang bergejala seperti mual, muntah, nyeri perut, diare dan pusing, sehingga warga yang sakit segera dibawa ke Puskesmas Lamunti untuk dirawat,” jelas dr Tri saat dihubungi, Kamis (22/4/2021).

Kemudian lanjutnya, pada tanggal 21 April 2020 beberapa pasien sudah mulai membaik dan berangsur-angsur sudah bisa pulang dari Puskesmas Lamunti.

dr Tri menambahkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Kesehatan sudah melaksanakan langkah-langkah seperti membantu menyerahkan obat-obatan, membantu pelayanan kesehatan. “Juga melakukan penyelidikan epidemiologi serta mengambil sampel makanan untuk mengirim ke laboratorium rujukan guna menindak lanjuti peristiwa keracunan tersebut,”ucapnya.

Selain dari Dinas Kesehatan, bantuan juga datang dari Dinas Sosial yang meminjamkan 10 tempat tidur lipat untuk antisipasi jika ada tambahan pasien yang datang. (hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

DKI Jakarta Alami Lonjakan Covid-19, Anies Baswedan Peringatkan Agar Tidak Ada Kerumunan Di Wilayahnya

JAKARTA, suaraborneo.com – DKI Jakarta mengalami lonjakan kasus virus Corona (COVID-19). Gubernur Anies Baswedan memperingatkan …

//oagnatch.com/4/4267251
error: Off