20 Tahun Perkembangan TK Al-Qur’an di Banjarbaru

Ustadz Saifuddin Amir MA

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Seiring dengan Hari Jadi Kota Banjarbaru yang ke 22 Kemaren, tepat nya pada 20 April yang lalu, sejak itu pula BKPRMI Kota Banjarbaru yang membina tumbuh kembangnya TK Al Qur an di Banjarbaru menjadi Mandiri atau memisahkan diri dari Kabupaten Banjar.

Perkembangan TK Al Qur an di Banjarbaru dalam pembelajarannya menggunakan Metode Iqra karya dari KH As’ad Humam tidak terlepas dari tangan dingin seorang sosok yang Humanis dan Humoris, seorang pria yang sangat Familiar di kalangan para Ustadz di Banjarbaru, seorang tokoh muda berasal dari Lianganggang yaitu Ustadz Saifuddin Amir MA.

Ustadz Saifuddin Amir MA, sebagai tokoh yang berpengaruh dalam perkembangan TK Al Qur an di Banjarbaru mengatakan, “Perkembangan TK Al Qur an dibawah naungan BKPRMI sampai sekarang memgalami peningkatan yang signifikann, baik dari jumlah ustadz dan ustadzah nya, para santriwan dan santriwati dan Unit atau tempat belajarnya.”

Ustadz Saifuddin Amir MA yang sehari harinya bekerja Sebagai Dosen di STAI AL FALAH menambah kan , “dari tahun 2000 sejak berpisah dengan kab. Banjar ,waktu itu jumlah Ustadz dan Ustadzah yang di bina BKPRMI hanya 300 an orang saja, dan santriwandan santriwati yang belajar hanya sekitar 460 orang dari 46 Unit.”

Perkembangan Sekarang sudah jauh meningkat, jumlah Unit sudah mencapai 165 buah, Ustadz dan Ustadzah 1350 Orang, dengan santriwan dan santriwati yang dibina14.850 orang.s

Dalam catatan Buku induk Santri yang khatam dan ikut Wisuda Akbar Santriwan dan Santriwati sampai tahun 2020 tidqk kurang dari 6000 santri, kata Saifuddin.

Ustadz Saifuddin Amir MA yang juga Da’i ini (Penceramah) , di akhir pernyataannya menyampaikan tentang prestasi yang dicapai santriwan dan santriwati yang di bina LPP TK/TP Al Qur an BKPRMI Kota Banjarbaru.

“Prestasi yang pernah dicapai santri utusan kota Banjarbaru mampu bersaing ditingkat Nasional ketika Fastival Anak Sholeh Indonesia (FASI) diantaranya Santriwati atas nama Naura juara satu mewarna, Santriwan atas nama Bintang juara satu menggambar Tingakt Nasional tahun 2008, kemudian tahun 2011 santri Banjarbaru juara Nasional Tartil, atas nama santri Muhammad Riduan. Kemudian tahun 2017 pada FASI tingkat Propinsi Kalimantan Selatan, Kafilah FASI kota Banjarbaru meraih peringkat tertinggi dalam sejarah ke ikut sertakan di FASI, yiatu peringkat 2 setelah Banjarmasin, sehingga tahun 2017 banyak santri utusan kota Banjarbaru menjadi utusan Propinsi Kalimantan Selatan, bahkan menjadi juara Tingkat Nasional baik juara satu,dua,tiga dan harapan.”

Sebagai penutup, Ustad Saifuddin Amir MA yang telah mengabdi di BKPRMI lebih 20 Tahun (Sejak masih bergabung dengan BKPRMI Kab. Banjar) menyampaikan harapannya , “Prestasi yang telah dicapai sampai hari ini, harapnya terus dapat di tingkatkan, walaupun estafet kepengurusan saat ini telah berganti dari dirinya (Saifuddin), ia berharap kepada yang menggantikannya sebagai Direktur Daerah LPP TK/TP Al Qur’an BKPRMI tetap dapat terus mengembangkan TK Al Qur an, baik dari segi kualitas dan kuantitas.

Muhammad Ikhsan S.Ag, Selaku Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Banjarbaru, Mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan setinggi tingginya kepada Ustadz Saifuddin Amir MA yang telah mendedikasikan hampir separo hidupnya mengabdi di BKPRMI. (ikhsan/SB)

Check Also

Polwan Polda Kalsel Peringati Hari Jadi Polwan Ke-73

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-73 Tahun …

//stawhoph.com/4/4267251
error: Off