Ketua DPRD Kaltara Hearing Bersama KSBSI, PT Intrca Wood

KALTARA, SuaraBorneo.com – DPRD Provinsi Kalimantan Utara mengadakan Public Hearing/kegiatan rapat dengar pendapat bersama Federasi Buruh KSBSI, PT. Intraca Wood MPG Tarakan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi Prov. Kaltara.

Rapat Dengar Pendapat ini di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Prov. Kaltara Norhayati Andris didampingi Ketua Komisi IV Ahmad Djufrie, S.E., M.M serta turut hadir anggota DPRD Albertus Stefanus Marianus, Markus Sakke, Ruslan dan Marli Kamis.

Maksud dari DPRD Provinsi Kalimantan Utara mengadakan pertemuan ini agar mendapatkan solusi dari persoalan yang dialami oleh karyawan PT. Intraca Wood MFG Tarakan.

Ada beberapa poin yang di sampaikan oleh perwakilan dari Buruh/ karyawan dari PT. Intraca Wood MPG dalam pertemuan ini yaitu, mengenai upah yang belum dibayar periode Mei 2021, Iuran BPJS Ketenagakerjaan belum dibayarkan oleh perusahaan selama 9 bulan, Pesangon karyawan meninggal dunia belum dibayarkan kepada ahli warisnya, dan usia pensiun belum dipenuhi.

Ketua Komisi IV Ahmad Djufrie berharap dari pihak perusahaan PT. Intraca Wood MPG Tarakan yang dimana dalam pertemuan ini diwakili oleh Bapak Hariyanto dan Ibu Bertha segera merespon dan membayarkan hak-hak karyawan yang selama ini belum belum dibayarkan dan iuran BPJS segera disetor ke BPJS Ketenagakerjaan, agar segera di proses oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Pada kesempatan ini, pihak BPJS Ketenagakerjaan juga menyatakan masih menunggu dari pihak perusahaan untuk menyetor Iuran BPJS Ketenagakerjaan karyawan perusahan kepada mereka, agar BPJS Ketenagakerjaan nya para karyawan dapat diaktifkan kembali.

Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris menambahkan sangat menyayangkan dari pihak perusahan yang lamban memberikan hak karyawan terutama dalam membayarkan santunan kepada anak dari karyawan yang meninggal pada bencana alam tanah longsor pada bulan September tahun 2021 di Juata Permai.

“Saya berharap pihak PT. Intraca Wood MPG Tarakan segera memberikan santunan kepada ahli waris dari kedua orangtua yang merupakan karyawan dari perusahaan yang meninggal saat bencana tanah longsor bulan September tahun lalu.” Ungkapnya.

Dari pihak perusahaan mengatakan akan berusaha mengatasi semua persoalan ini, perlahan-lahan akan membayarkan hak-hak karyawan dan siap menerima segala masukan dan menerima ketika karyawan ingin bertemu atau berdiskusi bersama.

Anggota DPRD sekaligus Ketua Komisi III Albertus Stefanus Marianus berharap masukan yang sudah disampaikan dalam pertemuan ini segera ditindaklanjuti oleh perusahaan dan semoga tidak ada lagi hal-hal seperti ini yang terjadi kedepannya.

Menutup pertemuan ini, Ketua DPRD Kaltara menyatakan DPRD Kaltara akan siap terus mengawal permasalahan yang dialami oleh para karyawan perusahaan PT. Intraca Wood MPG Tarakan dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dalam pertemuan ini untuk bersama-sama mencarikan solusi dalam persoalan yang dihadapi oleh para karyawan.(mnd)

Check Also

Danrem 101/Ant : Jabatan Merupakan Amanah, Harus Dipertanggungjawabkan

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Banjarmasin. Penyerahan dan Penerimaan jabatan memiliki makna penting dan strategis, karena terkait …

//usounoul.com/4/4267251
error: Off