Wabup Buka Sosialisasi PUSPA Kabupaten Melawi Tahun 2021

MELAWI, suaraborneo.com – Wakil Bupati (Wabup) Melawi, Drs. Kluisen membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Melawi 2021, Kamis (29/04/2021) di Hotel Rajawali Nanga Pinoh. Hadir pada kegiatan tersebut Ketua PKK Kabupaten Melawi, Ketua GOW Kabupaten Melawi serta para tamu undangan dari OPD, serta organisasi – organisasi masyarakat di kabupaten Melawi.

Kepala Dinas PP, KB, P3A Kabupaten Melawi, yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid Pengendalian Penduduk, KB, dan Keluarga Sejahtera, Dra. Minarsih dalam laporannya mengatakan kegiatan Sosialisasi Partisipasi Publik untuk kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Melawi 2021 tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk merespon semakin luasnya peristiwa kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak.

Menurutnya, kegiatan Sosialisasi yang diadakan oleh Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk kesejahteraan Perempuan dan Anak) memperkenalkan program unggulan Three ends untuk menggalang dukungan lembaga masyarakat dengan membangun sinergi antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta berbagai lapisan masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen partisipasi publik yakni organisasi profesi, organisasi keagamaan, oraganisasi masyarakat, akademis, dunia usaha dan media.

Puspa sebagai wadah tempat berkumpulnya dalam rangka ikut berpartisipasi menyelesaikan masalah terkait dengan kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak, perdagangan orang dan kesenjangan ekonomi pada perempuan diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan bagi perempuan dan anak yang ada di Kabupaten Melawi.

“Harapan kami dengan adanya forum ini, akan mempercepat pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sehingga semua korban dapat ditangani secara profesional” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Melawi, Drs. Kluisen dalam sambutannya mengapresiasi baik kegiatan tersebut, dimana menurutnya partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dari kebijakan dan strategi pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Saya berharap forum PUSPA dapat bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan sampai pada tahap evaluasi” ungkapnya.

Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya sinergitas yang juga harus dilakukan antara pemerintah pusat dan daerah dengan lembaga – lembaga masyarakat. Dengan demikian menurutnya, dengan semakin banyak unsur yang terlibat dalam penuntasan isu – isu terkait perempuan dan anak maka program dan kegiatan PPPA dapat dilakukan secara efektif dan efisien serta dapat dirasakan manfaatnya.

Menutup sambutannya Drs. Kluisen menghimbau dengan potensi dan semangat yang dimiliki lembaga masyarakat khususnya forum PUSPA diharapkan dapat mempercepat terwujudnya kondisi perempuan dan anak yang sejahtera, mandiri dan berkualitas khususnya di Kabupaten Melawi.

“Pesan saya tetaplah saling bersinergi dengan ihklas, transparan, tidak saling menyalahkan dan saling berbagi untuk mencari solusi terkait permasalahan perempuan dan anak, khususnya di Kabupaten Melawi” pesannya. (Tho)

Check Also

Polwan Polda Kalsel Peringati Hari Jadi Polwan Ke-73

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-73 Tahun …

//soaheeme.net/4/4267251
error: Off