Bupati : Kebijakan Penyekatan Perbatasan Kalteng-Kalsel Tekan Penyebaran Covid-19

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT menegaskan kebijakan penyekatan perbatasan wilayah Kalteng-Kalsel dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

Karena itulah Kabupaten Kapuas membuat pos penjagaan di Km 12 Anjir Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas Kalteng yang berbatasan dengan Provinsi Kalsel.

“Keluar masuk orang wilayah Kalteng maupun dari Kalsel terus dipantau oleh petugas dan Satgas Covid-19 di pos penjagaan,”jelas Bupati usai pelaksanaan pembagian sembako gratis kerja sama Pemkab dan TP PKK Kabupaten Kapuas
di Kantor Kecamatan Selat Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas Kamis (6/5/2021).

Dikatakan selain ruas jalan trans Kalimantan penyekatan arus mudik menyambut momen Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah juga sampai ke kecamatan melalui pos-pos PPKM.

“Ini memastikan keluar masuk orang-orang. Jadi pentingnya melakukan pemantauan dan pemeriksaan oleh petugas dari tingkat kabupaten hingga kecamatan karena banyaknya jalan tikus yang dilewati warga,”imbuh Ben.

Bupati didampingi Wabup HM Nafiah Ibnor dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ary Egahni SH MH mengharapkan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan terus menerapkan 5 M.

“Ini penting sehingga terhindar dari penyebaran Covid-19,”ujar Bupati Kapuas dua periode yang juga mantan Kadis PU Provinsi Kalteng ini.

Bupati Ben melanjutkan jika sebelumnya Kabupaten Kapuas berada di zona merah kasus Covid-19. Kini sudah zona kuning. “Untuk itu Kapuas terus berupaya menekan laju penyebaran Covid-19,”terangnya.

“Kalau pun terkait pelarangan arus mudik itu berlaku namun masyarakat dan pengendara harus mengantongi surat keterangan rapid test antigen dan kita sudah siapkan petugas kesehatan di pos perbatasan,”imbuhnya.

Meski demikian tambah Bupati terkait kebijakan tersebut bagi yang bersifat darurat seperti diantaranya arus lalu lintas barang sembako dan orang sakit diperbolehkan.

“Harapannya masyarakat tetap menahan diri bangun kesadaran tetap berada di rumah sehingga terhindar dari penyebaran Covid-19,”harap Bupati. (ujang/ery-SB).

Check Also

Sosialisasi Perda Nomor 02 Tahun 2016 Kepemudaan, Anggota DPRD Fraksi Partai PSI Komisi 10, Eneng Malianasari

JAKARTA, suaraborneo.com – Anggota DPRD Fraksi partai PSI Komisi 10, Eneng Malianasari, S. Sos. terus …

//naucaish.net/4/4267251
error: Off