Iwan Yusmadianto, SE : Kinerja Karutan Kapuas di Evaluasi

 

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Buntut penolakan bahan makanan (Bama) oleh Kepala Rutan Negara Kelas IIB Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat reaksi keras dari masyarakat.

“Kalau begitu kejadiannya, di evaluasi saja kinerja Karutan Kapuas itu,”tegas salah satu tokoh masyarakat Kuala Kapuas, Iwan Yusmadianto, SE kepada wartawan Jum’at (4/6/2021) malam.

Ia pun lantas mempertanyakan, bahwa
sejak putus kontrak tanggal 1 Mei 2021 hingga sekarang siapa yang menyediakan bahan makanan untuk warga binaan.

“Ironis. Kalau pun ada menunya, harus sesuai kontrak kerja,”tandas Iwan sembari menegaskan, pemicunya lantaran pemutusan kontrak dengan rekanan.

Bahkan, mirisnya lagi, imbuh Iwan, warga binaan di Rutan Kelas IIB Kuala Kapuad itu jadi korban.

“Kalau tak bisa mengayomi atau memberikan contoh yang baik, Karutan Kapuas diganti saja,”tandasnya lagi.

Oleh karena itulah, jika persoalan ini tak bisa diselesaikan, kami akan siap-siap melakukan aksi ke Rutan Kapuas.

Sebelumnya, tanggal 3 Juni 2021 pihak rekanan Dennisa Bersaudara Kuala Kapuas telah melayangkan surat somasi ke Rutan Kapuas terkait pemutusan kontrak sepihak oleh Karutan Kapuas.

“Kami kecewa berat, akibat dari pemutusan kontrak pengadaan bahan makanan ini. Padahal, sudah berjalan selama lima bulan,”cetus Kuasa Direktur CV Dennisa Bersaudara Kuala Kapuas, Hady Kusnadie.

Seperti diberitakan sebelumnya, Karutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Toni Aji Priyanto melakukan pemutusan kontrak terkait pengadaan bahan makanan untuk warga binaan di Rutan tersebut sehingga rekanan merasa kecewa dan dirugikan.

Poyek pengadaan bahan makanan tersebut, merupakan program pembinaan penyelenggaraan pemasyarakatan dari Kementerian Hukum Dan HAM untuk Rutan Kapuas TA 2021 terhitung 1 Januari – 31 Desember dengan nilai Rp. 2, 26 milyar. (ujang/ery-SB).

Check Also

Polwan Polda Kalsel Peringati Hari Jadi Polwan Ke-73

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-73 Tahun …

//naucaish.net/4/4267251
error: Off