42 Anak Terima Komuni Pertama Di Aryos

NTT, suaraborneo.com – Sebanyak 42 anak menerima komuni pertama pada hari raya tubuh dan darah Kristus, Minggu, 6 Juni 2021 di paroki Santo Arnoldus Janssen dan Joseph Freinademetz ( Aryos ) niki-niki, kecamatan Amanuban Tengah, kabupaten TTS, provinsi NTT.

RD. Yoakim Kronis, pastor paroki tersebut, dalam kotbahnya ketika memimpin perayaan Ekaristi, menandaskan bahwa hari raya tubuh dan darah Kristus yang kita rayakan hari ini merupakan misteri cinta Tuhan yang nyata bagi kita di salib sehingga anak-anak yang menerima tubuh dan darah-Nya (komuni) pertama pada hari ini berarti menerima Yesus dalam hati untuk menikmati kebahagiaan bersama-Nya dalam damai dan sukacita, tandasnya.

Selain itu, dijelaskan, anak-anak yang telah dipersiapkan secara intens oleh para pembina dan orang tua, mau menyatakan kesiapannya untuk menjadi pewarta kasih Allah karena dengan menyambut tubuh dan darah-Nya kita sudah berada dalam persekutuan ilahi, cinta Tuhan yang besar kepada kita sehingga tubuh dan darah-Nya dikurbankan bagi kita umat-Nya.

Tuhan sungguh hadir secara substansial bukan secara simbolis sebagaimana dalam sabda-Ny, Akulah Roti hidup, barang siapa yang makan dan minum akan memperoleh hidup selama-lamanya, sekali lagi saya mengajak kita sekalian untuk meyakini bahwa Tuhan sungguh hadir, jelasnya.

Selanjutnya, kepada orang tua dari 42 anak, RD. Yoakim mengharapkan agar orang tua menjadi teladan atau contoh bagi masing-masing anak karena itu merupakan ilmu yang paling nyata dalam kehidupan. Sedangkan, anak-anak hendaknya selalu memiliki kerinduan menjumpai Allah, harapnya.

Sementara itu, Jakobus Banamtuan, Ketua Dewan Pastoral Paroki tersebut, mengatakan bahwa peristiwa iman yang terjadi hari ini bagi ke 42 anak sebagai persekutuan dengan Kristus walaupun dalam situasi covid-19 namun dengan mematuhi protokol kesehatan dapat diterimakan komuni pertama bagi anak-anak ini.

Dirinya juga menambahkan, tentunya anak-anak merasa senang dan bahagia karena perdana mengalami persekutuan dengan Kristus sehingga diharapkan adanya tuntunan dan bimbingan dari orang tua agar bertumbuh dan berkembang menjadi anak yang baik, tambahnya.

Sedangkan, Gaudentius, mewakili orang tua dari 42 anak, menyampaikan terimakasih kepada para pembina yang telah membimbing anak-anak mereka dan juga menyampaikan permohonan maaf jika ada hal yang kurang berkenan selama proses pembinaan serta memohon dukungan doa agar dapat menuntun anak mereka menjadi warga gereja yang baik, ungkapnya. (Albert Baunsele)

Check Also

Polwan Polda Kalsel Peringati Hari Jadi Polwan Ke-73

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-73 Tahun …

//oagnatch.com/4/4267251
error: Off