Connect with us
FILE-MASAK-LOGO-SB-5

Kalsel

TMMD Ke-111, Membelah Gunung, Membangun Negeri

Published

on

KALSEL, suaraborneo.com – TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemda dan Komponen Bangsa lainnya, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat dan desa dengan membangun dan merehab sarana dan prasarana wilayah dan fasilitas sosial/umum.

Kegiatan TMMD ke 111 Desa Tanjung Kec. Bajuin Kab. Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan resmi dibuka oleh Bupati Kab. Tala yang dihadiri oleh Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah bersama dengan unsur Forkopimda Kab. Tapin dan juga para tokoh agama serta tokoh masyarakat, yang dilaksanakan pada Selasa (15/6/2021) bertempat di Gedung Balairung Tuntung Pandang Pelaihari.

Desa Tanjung merupakan salah satu desa yang berada di Kec. Bajuin Kabupaten Tanah Laut , desa ini merupakan desa yang tertinggal diantara desa-desa lain yang ada di Kabupaten Tanah Laut, Desa ini yang jauh dari pusat keramaian, merupakan daerah yang terpencil dengan kondisi geografis yang bervariasi.

Jarak dari ibu kota provinsi Kalsel kota Banjarmasin sekitar 90 Km dengan menempuh jarak sekitar kurang lebih 3 jam. Pelaksanaan TMMD ke 111 Kodim 1009/Tanah Laut dilaksanakan mulai tanggal 15 Juni sampai dengan tanggal 14 Juli 2021.

Desa Tanjung merupakan salah satu desa yang masuk Kec. Bajuin Kab. Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan, mempunyai luas wilayah 196,30 Km², jumlah penduduk 4,092 jiwa terdiri dari laki-laki 2,114 jiwa perempuan 1,978 jiwa, penduduk mayoritas suku Jawa berjumlah 2.196 jiwa dan suku Banjar 1.965 Jiwa. Mata pencaharian masyarakat mayoritas sebagai petani. Latar belakang pendidikan SD 20%, SMA 30 %, PT 10 %.

Secara Geografi luas wilayah desa Tanjung terbagi dalam 6 dusun dan 25 RT dengan batas wilayah sebelah utara desa Tebing Siring, sebelah selatan berbatasan dengan desa Kiram, sebelah timur rangkaian Gunung Meratus dan untuk sebelah barat berbatasan dengan desa Bajuin.

Adapun sasaran TMMD ke 111 yang dilaksanakan Kodim 1009/Tanah Laut adalah sasaran fisik dan non fisik, untuk sasaran fisik berupa pembuatan jalan sepanjang 7.200 meter dengan lebar 6 meter sebagai jalan pendekat yang menghubungkan dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanah Laut dengan Kabupaten Banjar, Jalan yang semula merupakan jalan setapak dan akan dibuka menjadi jalan yang dapat dilalui kendaraan roda 4.

Sasaran fisik lainnya pembuatan 12 jembatan box culvert, bedah rumah tidak layak huni, rehab mushola dan rehap TK Al Quran.

Tidak berhenti disitu terdapat juga bedah 1 buah rumah milik masyarakat setempat agar memenuhi syarat kesehatan dengan ukuran 6mx7m atas usulan masyarakat dan juga pemerintah daerah, yakni milik ibu Arbaiyah, umur 82 tahun.

Sedangkan untuk sasaran non fisik penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian, penyuluhan perikanan, penyuluhan kehutanan, sosialisasi penanggulangan bencana alam, Posyandu, Posbindu, Stunting, Sosialisasi Penyuluhan Narkoba, Perpustakaan Keliling, penyuluhan KB kesehatan dan sosialisasi rekrutmen TNI serta kegiatan Bakti Sosial berupa pengobatan gratis, donor darah, pelayanan KB, sunatan masal dan bazar.

Jika dilihat dari aspek out put kegiatan sasaran fisik TMMD ke 111 Kodim 1009/Tanah Laut bidang perekonomian mempunyai tujuan guna untuk mempermudah distribusi hasil pertanian, meningkatkan kesejahteraan (memangkas biaya produksi)

Bidang Pendidikan memberi kesempatan untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Bidang Kesehatan menciptakan lingkungan yang sehat menuju kepada produktivitas kerja.

Secara Kualitas Hidup meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan YME dengan keleluasaan beribadah.

Sementara itu untuk sasaran non fisik mempunyai tujuan untuk menumbuhkn kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 termasuk dalam pelaksanaan vaksinasi, menyadarkan masyarakat akan bahaya dan aktif dalam upaya tangkal radikalisme.

Dapat meningkatkan produksi pertanian dengan memanfaatkan teknologi tepat guna, memperbesar peluang tingkat kelulusan dalam proses rekrutmen TNI, menyadarkan masyarakat akan peranannya dalam pencegahan dan penanggulangan Bencal serta menyadarkan masyarakat akan bahaya dan aktif dalam upaya tangkal radikalisme.

Danrem 101/Antasari menyampaikan bahwa program TMMD ini tercipta akselerasi kecepatan pembangunan daerah, selain itu membuka daerah-daerah yang terisolir yang sekian lama tidak tersentuh, tentunya jalan yang dipilih merupakan hasil musyawarah dari masyarakat karena inti pelaksanaan TMMD Bottom Up keinginan dari rakyat ke bawah yang diakomodasi disampaikan ke atas dirapatkan, diputuskan dan sekarang kita laksanakan”sebutnya

Lebih lanjut “dengan adanya jalan tembus ini Insya Allah nilai tambah yang akan diperoleh masyarakat semakin banyak terutama untuk memangkas waktu untuk perjalanan dan nantinya menjadi jalur khusus yang menghubungkan berbagai wilayah yaitu Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Banjar”

“Selain itu jalan ini merupakan jalan aternatif apabila dikaitkan dengan pertahanan keamanan apabila terjadi bencana alam maupun gangguan dari pihak luar” pungkasnya

Pelaksanaan TMMD ke-111 Kodim 1009/Tanah Laut hingga hari ke + 15 tanggal 30 Juni 2021 sasaran fisik pembuatan badan jalan 7.200 meter mencapai 59 %, pemasangan box culver mencapai 65 %, Rehab TK Al Qur’an mencapai 64 %, Rehab rumah tidak layak huni 63 % dan rehab Masjid mencapai 66 %, dengan melibatkan personel nyata dilapangan TNI AD 117 orang, TNI AL 3 orang, TNI AU 2 orang, Polri 12 orang, Pemda 16 orang dan masyarakat sekitar 50 orang. (rls/ad)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banjarbaru

Dorong Kemajuan Ekonomi Kalsel, Angkasa Pura I Dukung Ekspor Produk Perikanan

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – Manajemen Angkasa Pura I bersinergi dengan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Banjarmasin dan BPBAT Mandiangin dengan pelepasliaran benih ikan dan pelepasan ekspor produk perikanan hari Sabtu pagi (23/10) di kawasan Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor.

Sebanyak 20.000 ekor bibit ikan patin dan 10.000 ekor bibit ikan papuyu pagi ini telah dilepasliarkan di area Embung Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor dengan dihadiri oleh General Manager Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor beserta stakeholder terkait. Benih-benih ikan tersebut diharapkan mampu meneruskan _life cycle_ jenis ikan yang populer di Banua ini.

BKIPM Banjarmasin mencatat total sebanyak 71,84 ton dengan nilai komoditi 427.242 USD telah dilakukan selama periode 19-25 Oktober 2021. Sejumlah komoditi yang diekspor antara lain _frozen shrimp_ dan _live crab_ dengan negara tujuan Jepang, Hongkong, China, dan Taiwan.

“Kami selaku pengelola bandar udara mendukung penuh ekspor produk perikanan untuk meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan. Kami juga mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan BKIPM Banjarmasin atas pengecekan dan pengujian untuk menjamin kesehatan ikan dan mutu hasil perikanan, pihak maskapai, dan regulated agent sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik agar produk perikanan terkirim tepat waktu dalam kondisi yang masih segar”, terang Dony Subardono, General Manager Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor.

Pada kesempatan ini, pengiriman sebanyak 1.483 ekor _live crab_ secara simbolis dilepas oleh General Manager Banda Udara Internasional Syamsudin Noor dan Kepala BKIPM Banjarmasin. Ekspor untuk _live crab_ tersebut ditujukan ke China dengan prosedur pengiriman yang diawasi sehingga produk terkirim dan sampai dalam kondisi segar.

“Momentum yang bertepatan dengan HUT ke-22 Kementerian Kelautan dan Perikanan ini kami harap dapat menjadi awal yang baik untuk memajukan komoditi maritim Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan”, imbuh Dony. (ad-sb)

Continue Reading

Banjarmasin

Masyarakat Antusias Ikuti Vaksinasi Di Pos TNI AL Trisakti

Published

on

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Guna percepatan Herd Immunity dan pemerataan Vaksinasi, baik dosis pertama dan ke-2 dilapisan masyarakat terus digencarkan oleh Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin dengan mengerahkan kemampuan dan memanfaatkan sarana yang dimiliki.

Seperti kita ketahui bersama bahwa penyebaran pandemi Covid-19 di Wilayah Kalimantan Selatan belum berakhir, walaupun jumlah pasien penderitanya sudah mulai berkurang.

kali ini, Serbuan Vaksinasi Maritim yang ke- 49 digelar kembali oleh Lanal Banjarmasin bertempat di Pos TNI AL Trisakti yang terletak di Jln. Barito Hilir Kec. Banjarmasin Barat dengan menggunakan Vaksin jenis Sinovac, yang melibatkan Nakes sekaligus sebagai Tim Vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dan Dinkes Kota Banjarmasin sebanyak 15 personel.

Peserta Vaksinasi massal dosis pertama dan ke-2 yang diikuti oleh masyarakat umum, tidak terkecuali masyarakat maritim (pesisir) dan para pelajar berjumlah 199 orang dan berhasil divaksinasi semuanya dengan aman dan sehat tanpa ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

Dari awal digelarnya kegiatan Serbuan Vaksinasi Maritim di beberapa tempat,
guna menghentikan dan penanggulangan Wabah Covid-19, Lanal Banjarmasin sudah berhasil dan sukses memvaksinasi 17.239 orang (1.723 Vial)

Saat meninjau, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla mengatakan, dengan digelarnya Vaksinasi massal ini merupakan bentuk keperdulian yang tinggi serta partisipasi TNI AL dalam mensukseskan program pemerintah sebagai upaya menekan laju penyebaran Wabah Covid-19, khususnya di Wilayah Kalsel.

Pemerataan Vaksinasi dilingkungan masyarakat memang perlu digencarkan untuk menciptan Herd Immunity (Kekebalan Kelompok) yang kokoh untuk menangkal masuknya virus, meskipun sudah bervaksin tetap harus perhatikan protokol kesehatan yang ketat.

“Kita semua berharap, agar musim Pandemi ini cepat berakhir, agar masyarakat bisa beradaptasi dalam tatanan kehidupan yang baru dan normal serta pemulihan putaran ekonomi nasional berjalan stabil seperti semula,” jelas Danlanal. (ad-sb)

Continue Reading

Hulu Sungai Selatan

Bupati HSS Apresiasi Pelaksanaan Vaksinasi Kedua Difasilitasi BIN

Published

on

KANDANGAN, suaraborneo.com – Upaya vaksinasi Covid-19 terus dilakukan pemerintah agar Indonesia dapat mencapai kekebalan komunitas guna mengatasi pandemi Covid-19.

Diantaranya meningkatkan keikutsertaan masyarakat untuk divaksin. Maka dilaksanakan vaksinasi tahap kedua door to door oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Drs. H. Achmad Fikry M.AP didampingi Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad, S. AP, M. A meninjau langsung program vaksinasi tahap kedua Covid-19 untuk masyarakat secara door to door yang difasilitasi oleh BIN di Kantor Kelurahan Jambu Hilir, Kamis (21/10/2021).

Turut berhadir dalam kegiatan tersebut Camat Kandangan Lothvie Rahmanie, SSTP, M.Si dan Kepala Dinas Kesehatan HSS dr Siti Zainab.

Pada peninjauan ini, Bupati HSS menyemangati masyarakat yang akan divaksin.

Bupati Drs. H. Achmad Fikry, M. AP juga mengucapkan terimakasih kepada BIN Pusat dan BIN Daerah Hulu Sungai Selatan yang telah menggelar vaksinasi secara massal. Sehingga masyarakat yang belum mendapat vaksin bisa mendapatkan.

“Berdasarkan data sebanyak 179.527 sasaran saat ini sudah terealisasi sebanyak 57.478 sasaran atau sekitar 32.02% dari target sasaran di Kab. HSS”, ucap Bupati dalam arahannya

Bupati sangat mengapresiasi penyelenggaraan program vaksinasi secara pintu ke pintu yang dinilai dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Ini wujud sinergisitas BIN dengan Pemerintah dalam upaya penanggulangan COVID-19. Hal ini tentu sangat membantu percepatan realisasi cakupan target sasaran di Kab. HSS,” tuturnya. (ari-hss)

Continue Reading

Hulu Sungai Selatan

Sekda HSS Pimpin Rapat Usulan Beri TPP Khusus Dokter

Published

on

KANDANGAN, suaraborneo.com – Sekretaris Daerah Kab. HSS Drs. H. Muhammad Noor, M.AP memimpim rapat tentang usulan penambahan jenis pemberian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) khusus Dokter. Bertempat di Aula Rakat Mufakat Setda Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kamis (21/10/2021).

Turut berhadir pada rapat hari ini Direktur RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan dr. Hj. Rasyidah, M.Kes beserta jajaran, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab. HSS Drs. Efran, M.AP, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Drs. H. Nanang, FMN, M.Si, Inspektur Daerah Kab. HSS Ir. Rusmajaya, MT, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia H. Zulkifli, S.Sos, M.AP dan perwakilan Bappelitbangda Kab. HSS.

Pada rapat ini dr. Hj. Rasyidah mengusulkan TPP khusus untuk Dokter di Lingkungan Pemerintahan Kab. HSS. Saat ini untuk pendidikan dokter terdiri dari beberapa jenjang, yaitu dokter umum, dokter spesialis dokter konsultan non sub spesialis dan dokter konsultan sub spesialis. Untuk pendidikan dokter konsultan non sub spesialis juga merupakan pendidikan formal tetapi belum terakomodir, sehingga dinilai perlu adanya peraturan yang telah diakomodir perihal tata cara tugas belajar dan ijin belajar dokter yang bersangkutan.

dr. Hj. Rasyidah menyampaikan keinginan pihaknya agar dibuatkan satu peraturan/kebijakan dari Kabupaten sehingga RSUD dapat membantu para dokter perihal izin belajar atau tugas belajar.

“Bagaimana caranya agar kita bisa membantu mereka dan tidak melewati jalur yang mungkin melanggar aturan PAN/RB.” ungkapnya.

Beliau juga menjelaskan pihaknya akan selektif, dalam kata lain tidak semua dokter yang sekolah akan mendapatkan rekomendasi. Karena hal ini berjalan sesuai dengan kebutuhan Rumah Sakit, minimal ada 4 besar dan 2 penunjang saja yang akan diberikan fasilitasi. (ari-hss)

Continue Reading

Hulu Sungai Selatan

Jelang Harjad Ke-71 HSS, Dinas Ketahanan Pangan Gelar Pangan Murah

Published

on

KANDANGAN, suaraborneo.com – Guna mendongkrak daya beli masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengadakan Gebyar Gelar Pangan Murah Toko Tani Indonesia (TTI) yang bertempat di Desa Taniran Kubah, Kecamatan Angkinang, Kamis (21/10/2021)

Gebyar Gelar Pangan Murah Toko Tani Indonesia ini digelar di 11 kecamatan. Yang berlangsung dari tanggal 21 Oktober s.d 25 November mendatang pada pukul 09.00 – 11.00 WITA.

Terdapat beragam produk pangan yang ditawarkan pada gebyar kali ini, diantaranya beras, minyak, telur, gula, kecap, bawang merah, bawang putih, sirup serta minyak goreng.

Masyarakat Desa Taniran Kubah tampak antusias menyambut adanya Gebyar Gelar Pangan Murah Toko Tani Indonesia ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. H. Akhmad Mawardi menyampaikan Gebyar Gelar Pangan Murah Toko Tani Indonesia ini diadakan dalam rangka menyambut Hari Jadi. (Harjad) ke-71 Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Beliau mengungkapkan jarak antara rumah dan pasar yang cukup jauh serta dampak COVID-19 yang banyak dirasakan oleh masyarakat membuat pendapatan masyarakat kian menurun, sementara kebutuhan di masa seperti ini justru terus meningkat, sehingga dengan adanya Gebyar Gelar Pangan Murah Toko Tani Indonesia ini dapat membantu perekonomian serta kebutuhan masyarakat.

“Masyarakat tidak tersentuh dengan pasar kadang ada yang berdomisili jauh dari pasar karena pastinya harga pangan seperti gula dan sayur-sayuran dinilai tinggi daripada harga yang semestinya. Untuk itu kami berharap dengan gelaran pangan murah ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucapnya

Sementara itu, Camat Angkinang Sabilarrasyad, S.Sos sangat berterimakasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Kab. HSS dan menyambut baik dengan terlaksananya kegiatan Gebyar Gelar Pangan Murah Toko Tani Indonesia ini, apalagi bahan pangan yang dijual dalam gelaran ini dijual dengan harga yang relatif murah dibanding harga pasar.

“Kami sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan Gebyar Gelar Pangan Murah ini yang sangat mendukung dan membantu masyarakat kami yang ada di Desa Taniran Kubah karena ditempat ini sangat jauh dari pasar jadi jangkauan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari cukup jauh,” tuturnya saat wawancara. (ari-hss)

Continue Reading

Hulu Sungai Selatan

Bupati Dan Wabup HSS Hadiri Zoom Meeting Bersama Presiden Jokowi Vaksinasi Bergerak Serentak se Provinsi Kalsel

Published

on

KANDANGAN, suaraborneo.com – Bupati HSS Drs. H. Achmad Fikry M.AP bersama Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad S.AP M.A ikuti Zoom Meeting bersama Presiden RI.

Turut Hadir Dandim 1003 HSS Letnan Kolonel Inf Nurliwedie Nurdin Kanan, S.M, Kapolres HSS AKBP Sugeng Prianto, S.I.K M.H, dan juga Kepala Kejari HSS Agus Rujito S.H M.H.

Zoom Meeting bersama Presiden RI ini dilaksanakan dalam rangka peninjauan kegiatan Vaksinasi Bergerak yang dilaksanakan serentak se Provinsi Kalsel.

Pemkab. HSS sendiri turut melaksanakan kegiatan Vaksinasi Bergerak di Mesjid Al – Abrar Desa Gambah Luar Kandangan serta di 6 tempat lainnya yang mana ditargetkan total ada sebanyak 2.437 dosis Vaksin yang diberikan bagi masyarakat, Kamis (21/10).

Pelaksanaan vaksinasi bergerak di Mesjid Al – Abrar sendiri terlihat antusias masyarakat sangat tinggi dan ditargerkan ada 435 dosis vaksin yang diberikan bagi masyarakat.

Bupati HSS mengatakan untuk status Hulu Sungai Selatan sekarang berada di PPKM level 3, hal itu terjadi bukan karena jumlah pasien Covid-19 yang dirawat melainkan jumlah masyarakat yang sudah menerima vaksinasi covid- 19 belum mencapai 50 %.

“kalau kita ingin menjadikan HSS PPKM level 2 berarti minimal 50% masyarakat HSS harus di vaksin dan sampai saat ini masyarakat kita yang sudah menerima vaksin Cuma sekitar 32%”, ucap Bupati HSS.

Lebih lanjut dikatakan kedepan pihaknya akan bekerja sama dengan majelis-majelis zikir guna mendata anggota anggotanya yang masih belum divaksin.

“Kedepan kita akan lebih dekatkan lagi vaksinasi, sehingga status kita akan kembali turun dalam waktu dekat dan target 70 % vaksinasi diakhir tahun dapat tercapai”, kata Bupati HSS.

Bupati HSS menambahkan pihaknya terus mengupayakan dalam hal ketersediaan vaksin dan akan terus berkoordinasi meminta drop vaksin dari provinsi. (ari-hss)

Continue Reading

Banjarmasin

Akhirnya! Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Sei Alalak

Published

on

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Presiden Joko Widodo meresmikan Jembatan Sei Alalak dalam kunjungan kerjanya di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Kamis, 21 Oktober 2021. Jembatan tersebut telah dinanti oleh masyarakat Kalimantan Selatan karena fungsinya yang sangat strategis.

“Alhamdulillah Jembatan Sei Alalak telah rampung dan hari ini kita resmikan sehingga segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Saya mendengar bahwa masyarakat sudah tidak sabar lagi menunggu peresmian jembatan ini,” ujar Presiden di lokasi peresmian.

Jembatan Sei Alalak memiliki fungsi yang sangat penting sebagai sebagai jalur utama akses Kota Banjarmasin dengan berbagai wilayah di Kalimantan Selatan dan di Kalimantan Tengah. “Sekaligus juga mengatasi kemacetan setelah jalan lingkar selatan rusak hancur diterjang oleh banjir,” imbuhnya.

Jembatan Sei Alalak yang memiliki panjang 850 meter dan lebar 20 meter ini dibangun dengan dana Rp278 miliar. Jembatan dengan jenis _cable stayed_ tersebut juga dibangun dengan menggunakan teknologi tinggi.

“Dibangun dengan teknologi tinggi dan tahan gempa, diperkirakan mampu bertahan insyaallah sampai 100 tahun,” ungkap Presiden.

Kepala Negara berharap bahwa kehadiran jembatan tersebut akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan, memperlancar arus transportasi antardaerah, dan mengefisienkan biaya-biaya logistik. Selain itu, diharapkan juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah sekitarnya, serta menciptakan sentra-sentra ekonomi baru.

“Saya sedikit berpesan agar setelah diresmikan, jembatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangkitkan dan memajukan kegiatan-kegiatan produktif di masyarakat sehingga dampaknya bisa betul-betul dirasakan oleh rakyat kita,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara peresmian antara lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, dan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.

Continue Reading

Banjarmasin

Dukung Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi, Bank Kalsel Jadi Sponsor Utama South Kalimantan Travel Mart 2021

Published

on

Dir Operasional Bank Kalsel, Ahmad Fatrya Putra Saat Menerima Kunjungan ASPPI Kalsel

BANJARMASIN, suaraborneo.com – South Kalimantan Travel Mart (SUKA TM) 2021 merupakan wadah yang mempertemukan pengelola wisata yang disebut seller dengan agen wisata yang disebut buyer. Direncanakan perhelatan yang mendatangkan agen wisata mulai Aceh hingga kawasan Indonesia Timur ini, berlangsung mulai hari ini, tanggal 21 Oktober hingga 24 Oktober 2021.

Event berskala nasional yang digeber Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan dan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kalimantan Selatan ini turut didukung Bank Kalsel sebagai sponsor utama. Terlebih event ini menjadi salah satu poin penunjang kampanye pariwisata Kalimantan Selatan, Visit Kalsel 2022.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno sangat mengapresiasi kegiatan kepariwisataan dimana aktivitasnya merupakan perpaduan leisure dan business.

“Secara pribadi, kami sangat mendukung kegiatan South Kalimantan Travel Mart 2021 dalam upaya mendorong pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif. Selamat mengikuti kegiatan bagus ini, sukses selalu!,” kata Sandiaga saat berkunjung ke Kalsel beberapa saat lalu.

Mutia Amana Nastiti selaku Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Kalsel menjelaskan selain untuk meningkatkan kerjasama di bidang pariwisata dan sektor ekonomi
lainnya, kegiatan ini juga sebagai upaya membangkitkan pariwisata Indonesia dan Kalsel, serta membantu pemerintah mendorong percepatan pemulihan perekenomian nasional dan ekonomi
kreatif lainnya.

“Alhamdulillah, mulai hari ini seluruh peserta telah tiba di Kalsel. Mereka merupakan para buyer atau agen wisata yang ingin melihat langsung potensi – potensi wisata Kalsel. Ini merupakan
kolaborasi Dinas Pariwisata Kalsel dan ASPPI Kalsel didukung penuh oleh Bank Kalsel dan asosiasi lainnya, dalam rangka mempromosikan pariwisata Kalsel. Selamat datang dan bergabung di South Kalimantan Travel Mart 2021,” ucap Mutia.

Direktur Operasional Bank Kalsel, Ahmad Fatrya Putra menilai program dan visi yang tertuang dalam SUKA TM ini senada dengan upaya Bank Kalsel mendorong percepatan pemulihan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Sebelum pandemi, sektor pariwisata telah berkontribusi
besar terhadap perekonomian dan penyerapan tenaga kerja.

“Bank Kalsel memiliki misi membantu pemerintah dalam pembangunan ekonomi baik di kawasan regional maupun nasional yang senada dengan visi event ini. Hal tersebut menjadi latar belakang kami untuk mendukung penuh penyelenggaraan event ini. Kami berharap setelah acara ini, pariwisata Kalsel mulai menggeliat dan bangkit kembali sehingga berdampak positif bagi
perkenomian daerah,” ungkap Fatrya.

Bank Kalsel sendiri menyatakan kesiapannya untuk menjadi partner diskusi bagi para pelaku parawisata untuk sama – sama membangkitkan pariwisata dan memulihkan sektor ekonomi dengan sub sektor ekonomi kreatifnya.

“Bahkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyebutkan bahwa sektor pariwisata memberikan kontribusi positif bagi Produk Domestik Bruto (PDB) kita. Event ini kami nilai bisa menjadi trigger kebangkitan sektor pariwisata, Insya Allah dukungan Bank Kalsel selalu berkesinambungan,” pungkas Fatrya. (adv/ad)

Continue Reading

Banjarmasin

Seremonial Kedatangan Jokowi Ke Kalsel, Pelajar SD Rela Antri Berjam-Jam Vaksinasi

Published

on

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka kunjungan kerja. Kepala Negara bersama rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pukul 07.30 WIB melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Tiba di Pangkalan TNI AU Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, agenda dilakukan Presiden menuju Kabupaten Tanah Bumbu meresmikan pabrik biodiesel.

Setelah meresmikan pabrik biodiesel, Presiden Jokowi akan menuju kota Banjarmasin meninjau vaksinasi yang digelar di halaman RSUD Dr H Moch Ansari Saleh, melibatkan pelajar SD se Kota Banjarmasin, Mahasiswa dan masyarakat umum.

Salah satu pelajar SDN Sungai Andai 1 Kota Banjarmasin, Andra Wiryawan rela antri berjam-jam, mulai kehadiran pukul 08.00 WITA baru selesai pukul 11.30 WITA, Kamis (21/10/2021).

“Terpaksa ikut antri berjam-jam karena di agendakan pihak sekolah untuk ikut serta serimonial vaksinasi meramaikan kedatangan Presiden Jokowi, untung sudah sempat sarapan pagi, mudahan kuat aja anak-anak,” ungkap orang tua Andra yang ikut serta mendampingi.

Agenda selanjutkan sebelum kembali ke Jakarta, Jokowi meninjau sekaligus meresmikan Jembatan Sei Alalak yang ada di berbatasan antara Kita Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Informasi yang turut mendampingi Presiden Jokowi kunjungan ke Provinsi Kalimantan Selatan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M Tonny Harjono, serta Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo. (ad-sb)

Continue Reading

Populer