Connect with us
FILE-MASAK-LOGO-SB-5

Banjarbaru

Wujud Penghormatan Dan Penghargaan, Pemko Banjarbaru Dirikan Baliho Van Der Pijl

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – Harapan Wali Kota Banjarbaru, H.M. Aditya Mufti Ariffin, SH, MH yang ingin ada penanda di area makam D.A.W. van der Pijl, kini direalisasikan. Tulis Khairil Anwar di akun fb, Selasa (6/6).

Setelah sebelumnya, lanjut Khairil, dipasang papan nama di tepi Jalan Ahmad Yani Km 29, persis di depan Komplek Pemakaman CTN Pulau Beruang, kini Pemerintah Kota Banjarbaru memasang baliho besar yang berisi sejumlah foto dan tulisan biografi Bapak Pembangunan Kota Banjarbaru tersebut.

“Ini merupakan wujud penghormatan, penghargaan, serta terima kasih kita sebagai warga Banjarbaru, atas jasa beliau yang sangat luar biasa,” ungkap Wali Kota Banjarbaru, H.M. Aditya Mufti Ariffin, SH, MH.

Ditambahkan Wali Kota yang akrab disapa Ovie tersebut, selama ini, banyak yang tak mengetahui detail tentang D.A.W. van der Pijl. Bahkan, selama berpuluh tahun sejak tokoh tersebut berpulang, banyak pula masyarakat yang tak mengetahui dimana posisi makamnya.

“Bahkan bisa jadi, ada yang mengetahui van der Pijl hanya sebagai nama taman. Padahal, beliau memiliki jasa yang sangat besar dalam pembangunan Kota Banjarbaru ini,” ujarnya.

Wali Kota yang mengusung tagline Banjarbaru JUARA tersebut berharap, adanya penanda dan dipasangnya baliho berisi foto dan biografi van der Pijl di sekitar lokasi pemakaman tersebut, warga masyarakat menjadi tahu letak posisi makam tokoh tersebut. “Kami rasa, hal ini sangat penting. Terutama lagi bagi generasi kita saat ini,” tandasnya.

Sementara itu, pemasangan papan nama dan baliho van der Pijl di area Taman Makam CTN Pulau Beruang ini disambut hangat oleh pengelola makam. Termasuk pula warga yang biasa berjualan bunga di sekitar makam.

“Jadi banyak yang tahu, dan banyak yang ziarah ke makam beliau. Banyak yang mampir. Sebelum dipasang penanda ini, orang-orang tidak tahu ada makam beliau di situ. Padahal beliau dimakamkan di sini sejak 1974. Sudah hampir 50 tahun,” ujar Rokhim, salah satu penjaga di Taman Pemakaman CTN Pulau Beruang, Jalan A Yani Km 29, Guntung Payung tersebut.

“Kami berterima kasih, karena pemerintahan Pak Aditya dan Pak Wartono saat ini telah memberikan perhatian,” timpalnya. (hrs-sb)

 184 kali dilihat

Populer