Connect with us
FILE-MASAK-LOGO-SB-5

Kalteng

Bupati Kapuas : Ketika Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati

Published

on

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Akhir-akhir ini kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah kembali melonjak sehingga masuk dalam zona level tiga atau zona orange secara nasional.

Menyikapi hal itu Pemerintah Kabupaten Kapuas yang tergabung dalam Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Kapuas bergerak cepat untuk menanggulangi dan menangani peningkatan kasus dengan melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama unsur Forkopimda Wabup Sekda OPD para camat tokoh agama perwakilan pelaku usaha dan tokoh masyarakat untuk menetapkan langkah-langkah yang diambil guna mengantisipasi lonjakan kasus.

Rakor dipimpin langsung Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat di Aula Bappeda Kapuas Jumat (9/7/2021).

Dalam rakor itupun menghasilkan beberapa kesepakatan bersama dalam mengantisipasi peningkatan kasus di Kabupaten Kapuas.

Adapun Rekomendasi yang dikeluarkan disepakati dalam rakor tersebut yaitu membatasi orang luar masuk ke Kabupaten Kapuas dan menutup ketat masuk termasuk jalan tikus.

Kemudian membatasi orang Kapuas bepergian keluar termasuk perjalanan dinas bagi ASN/tekon.

Menerapkan Work From home sebanyak 75 persen pertemuan tatap muka di pending satgas pro aktif melaksanakan razia atau penertiban termasuk kepada karyawan di PBS dan pertambangan operasional cafe/rumah makan tutup sampai jam 19.00 WIB dengan kapasitas 25 persen serta diberikan tanda peringatan dan take away pemesanan makanan sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Lebih lanjut disampaikan Bupati untuk kegiatan ibadah keagamaan dibatasi dan dihimbau dilakukan dirumah masing-masing begitu pula dengan kegiatan kebudayaan yang dibatasi pelaksanaan kegiatan seminar atau rapat dan pertemuan luring ditutup sementara dan kegiatan resepsi ditutup sementara.

“Pembatasan kegiatan masyarakat ini diberlakukan sampai dengan 18 Juli 2021 dan akan dilakukan evaluasi kembali untuk menentukan langkah yang akan diambil selanjutnya,”terang Bupati Kapuas dua periode itu.

Mantan Kadis PU Provinsi Kalteng itu juga berharap kepada masyarakat Kabupaten Kapuas untuk lapang dada menerima keputusan tersebut dan mendukung penuh keputusan yang diambil.

“Keputusan ini memang tidak menyenangkan mungkin menyakiti hati tetapi niat kami untuk keselamatan masyarakat kita di Kabupaten Kapuas dan keselamatan bersama untuk terhindar dari Covid-19. Dalam hal ini lebih baik kita bersama mencegah daripada mengobati,”ungkap Ben Brahim.

Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti mengatakan akan terus mendukung kebijakan dari Pemerintah Daerah apalagi untuk kepentingan dan keselamatan bersama sebab keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi.

“Kami pastikan akan menjamin untuk keselamatan rakyat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Saat ini masih terus meningkat karenanya kita akan melakukan upaya maksimal,”kata Kapolres. (hmskmf/ujang/ery-SB).

 261 kali dilihat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer