Ketua IWO Sekadau Dianiaya, Diduga Pelaku Oknum Bendahara PKB – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-12

Kalbar

Ketua IWO Sekadau Dianiaya, Diduga Pelaku Oknum Bendahara PKB

Published

on

SEKADAU, suaraborneo.com — Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sekadau Antonius Sutarjo dianiaya oleh seseorang yang diduga Oknum Bendahara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sekadau, Selasa (13/7/2021).

Antonius Sutarjo mengatakan dirinya dipukul di salah satu warung kopi yang ada di Kabupaten Sekadau. Dirinya mengalami luka di bagian mulut, dan memar di kepala.

“Saya tidak menyangka dipukul, sebab sebenarnya itu masalah pribadi,” kata Tarjo sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa cerita tersebut berawal dari masalah salah satu berita. Namun, oknum tersebut langsung mencari Tarjo dan memukulnya.

 

“Awalnya saya mengirimkan link salah satu berita secara chat pribadi ke okmun tersebut. Namun, setelah itu, kami saling chat. Dan dia langsung mencari saya dan terjadilah pemukulan di salah satu warung kopi,” jelasnya.

Akhirnya, setelah dirinya dipukul ia langsung membuat laporan di Polres Sekadau.

“Setelah saya di pukul, saya langsung ke polres Sekadau,” tuturnya.

Hingga saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian, dan sudah dilakukan visum terhadap luka memar yang ada di kepala. (sry)

Kalbar

ITB Bandung Kembali Latih Perajin Ketapang Di Tahun 2022, Membuka Jalan untuk Ekspor Produk Industri Kreatif

Published

on

Tim Peneliti ITB yang di Ketuai Dr. Sulistyaningsih ini berencana akan menjadikan Ketapang sebagai tempat Pengembangan Produk Industri Kreatif setiap tahun, Hal tersebut disampaikan pada Pertemuan Tim Peneliti, Ahli, Praktisi, Penyuluh Pertanian dan Perajin Ketapang melalui media Zoom. (Foto: Ist) 

KETAPANG, SuaraBorneo.com – Institut Teknologi Bandung (ITB) berencana akan kembali mendatangi Kabupaten Ketapang di Bulan Juni 2022 mendatang, Pelatihan Pengembangan Produk Industri Kreatif di Ketapang sudah memasuki tahun Kedua,  Dalam rencana Tim Peneliti ITB yang di Ketuai Dr. Sulistyaningsih ini berencana akan menjadikan Ketapang sebagai tempat Pengembangan Produk Industri Kreatif setiap tahun, Hal tersebut disampaikan pada Pertemuan Tim Peneliti, Ahli, Praktisi, Penyuluh Pertanian dan Perajin Ketapang melalui media Zoom Sabtu Sore (21/05/2022).

” Tim Pelatih dari FSRD ITB sudah memiliki rencana jangka panjang untuk menjadikan Ketapang sebagai Kota Binaan, Ketapang dijadikan Tempat Pengembangan Produk Industri Kreatif dengan bahan baku alam yang tersedia, Dan ini Tahun Ke-2 Kami ke Kota Ketapang “ Ujar Dr Tri Sulistyaningsih dalam rapat Persiapan bersama Para Pakar dan Ahli yang akan ikut dalam program ini.

Hadir dalam pertemuan ini Adi Supriadi sebagai Tokoh Asli Ketapang dan Ahli Branding dan Sosial Media Marketing, Yani Suryani, M,Hum sebagai Ahli Budaya dan Humaniora, Dr. Husein Hendriyana, Pakar Desain Produk Industri Kreatif, Evi Fauziah Dosen Muda ITB, Sira dan Muhammad Hafidz Mahasiswa yang turut serta dalam Program ini, Dari Ketapang Dihadiri Muhammad Ilham sebagai Penyuluh Pertanian dan Pembina Para Perajin Area Matan Hilir Selatan dan Bu Ida sebagai Ketua Kelompok Wanita Perajin Sungai Beban.

Dalam kesempatan tersebut, Husen Hendriyana sebagai Nara sumber menjelaskan agar produk Kerajinan Ketapang khususnya dari bahan baku Pandan tidak lagi hanya menyediakan untuk kebutuhan kematian tetapi juga sudah sampai menyediakan anyaman pandan berupa sendal hotel, jika hotel di Ketapang sudah banyak.

“Selain itu, Bahan Baku dari Pandan ini tidak hanya berupa anyaman saja, tetapi bisa dikembangkan menjadi tambang, Tambang yang terbuat dari Pandan ini bisa dilolah lagi menjadi produk jadi, Seperti Kursi salah satunya, kekuatannya kursi dari tambang berbahan baku pandan bisa diduduki dengan berat 110 Kg, artinya sangat kuat, dan ini bisa jadi potensi ekonomi yang bagus untuk Para Perajin Ketapang jika diluar ke luar negeri” Kata Husen menjelaskan.

Sementara itu Ida, Ketua Perajin di Sungai Bemban didampingi Muhammad Ilham Penyuuh Pertanian Desa Sungai Besar menambahkan bahwa bahan baku kerajinan industri kreatif di Sungai Bemban bukan hanya pandan, tetapi juga sabut kelapa, batok kelapa, Nipah, Bemban dll. Potensi Bahan Baku Industri Kreatif di Ketapang sangat berlimpah, tetapi kreativitas perajin masih perlu ditingkatkan lagi melalui pelatihan dan pendampingan para pakar.

“Potensi Di Ketapang banyak yang bisa dikembangkan, hanya saja perlu ada pihak yang bisa membawa Kami untuk bisa menembus pasar lebih luas lagi, bukan hanya ketapang, selain itu harapan Kami tim Pelatih dari Bandung bisa membawa alat-alat kerja yang bisa menjadi contoh Kami buat dalam mengolah bahan baku seperti Pandan, Sabut Kelapa dll “ Terang Ida dengan Semangatnya.

Didalam rapat yang sama, Adi Supriadi yang hadir sebagai Tim Trainer ITB dan juga Ahli Branding dan Sosial Media Marketing STEBI Global Mulia Cikarang menyampaikan bahwa di tahun kedua kedatangan tim ITB bukan lagi Training mengenai Desain Produk dan Branding seperti tahun lalu, Pelatihan tahun kedua ini fokus pada proses dan memperkenalkan teknik twist ropes pada pengolahan tanaman pandan, Selain itu tahun kedua ini Kita akan sampaikan kepada Perajin di Ketapang Peluang Ekspor jika produk kerajinan lebih Kreatif.

“Jika tahun 2021 lalu, Pelatihan Kita seputar Desain Produk dan Wawasan Sosial Media Marketing, Tahun 2022 ini Insyaa Allah tentang Kreatifitas dan Pengembangan Produk serta Potensi Pemasaran Produk Kerajinan di Marketplace, Kita akan kenalkan pasarketapang.com kepada perajin, karena target tahun lalu memang Kita bisa mendirikan marketplace sendiri, nah tahun ini sekaligus sosiasilasi dan cara pemanfaatan marketplace yang sudah ada “ Papar Adi Supriadi kepada Media.

Pria kelahiran Ketapang yang bertekad kuat untuk membawa para ahli ke Ketapang dalam rangka meningkatkan SDM serta pengembangan potensi produk dengan potensi alam di Ketapang ini menambahkan, bahwa melalui Pakar Desain Produk Husen Hendrayana, akan membawa katalog produk contoh dan alat-alat yang bisa dibuat untuk membantu para perajin dalam mempercepat hasil produk kerajinan.
Untuk Pembuatan Katalog Produk-produk anyaman dan tambang dari pandan akan disusun oleh tim PPM dari Kelompok Keahlian Literasi, Media & Budaya FSRD ITB Bandung.

“ Selain Pandan, Kita juga akan melihat apa saja potensi-potensi alam yang bisa kembangkan jadi kerajinan di Ketapang dan berpotensi ekspor ke luar Negeri “ Harap Adi.

Tim Pelatih dari ITB berdasarkan hasil Survey awal melihat bahwa Para Perajin Di Sungai Bemban baru mengenal teknik anyaman saja belum mengenal teknik gulung untuk dijadikan tambang. Dari tambang pandan tersebut telah diteliti oleh Dr Husen Hendriyana, Pakar Desain Produk dan Staff pengajar dari Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Bandung berkolaborasi dengan Peneliti KK LMB FSRD ITB.

Selain itu, Tim Peneliti  dan Pelatih FSRD ITB juga akan melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Ketapang agar memberikan kesempatan kepada para Perajin membuat lapak-lapak khusus para Perajin di daerah Wisata di Ketapang, seperti Pantai Pecal salah satunya yang kabarnya selalu ada pengunjung setiap hari maka sudah saatnya punya tempat penjualan Souvenir Produk Kerajinan Asli Ketapang.

“Terkait Peningkatan Anyaman pandan menjadi Tali Tambang Pandan, jika Perajin Sungai Bemban berhasil maka ini akan menjadi Potensi penghasilan PAD Daerah, potensi ekspornya besar dan banyak Trader luar negeri mencarinya, Semoga Perajin Pandan Ketapang bisa mengikuti jejak Perajin Anyaman Pandan Pangandaran jawa barat untuk bisa sama-sama jadi supplier untuk Ekspor,“ Tutup Tri Sulistyaningsih. [ad/rls]

Continue Reading

Bengkayang

Mantan Kades di Kecamatan Lembah Bawang Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

Published

on

Penahanan Mantan Kades di kecamatan Lembah Bawang dalam mobil Kejari Bengkayang. (Foto: Ist)

 

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Kejaksaan Negeri Bengkayang baru-baru ini, Rabu (18/5) menahan salah satu mantan kepala desa di Bengkayang. Saat melakukan Press release, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkayang, Tommy Adhiyaksahputra yang didampingi Kasi Pidsus Kejari Bengkayang, Adityo Utomo membenarkan penahanan tersebut.

Kepada awak media, Kajari Tommy menyampaikan, bahwa penahanan terhadap tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkayang NOMOR: Print-569/O.1.18/Fd.1/07/2021 tanggal 16 Juli 2017. Dan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkayang NOMOR: PRINT-03/O.1.18/Fd.1/05/2022 tanggal 18 Mei 2022. Tersangka ditahan selama 20 (dua puluh) hari kedepan dengan jenis penahanan Rutan di Rutan Kelas II B Bengkayang.

Kemudian, kata Tommy, selaku Penyidik telah menetapkan tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka NOMOR: 46/O.1.18/Fd.1/05/2022 tanggal 18 Mei 2022 yang berinisial “JS”.

JS merupakan mantan Kepala Desa Janyat, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang periode 2016-2022. JS di tahan dalam proses penyidikan perkara tindak Pidana Korupsi Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa tahun Anggaran 2018 dan tahun Anggaran 2019 yang tidak dapat di pertanggungjawabkan.

“Tim Penyidik telah mengumpulkan barang bukti dan alat bukti berupa Keterangan Saksi-saksi. Laporan Hasil Pemeriksaan tim tkknis dan auditor Inspektorat, yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana sehingga berdasarkan bukti permulaan yang cukup, telah ditetapkan Kepala Desa Janyat Periode 2016-2022 sebagai Tersangka,” ungkap Tommy, Kamis (19/5).

Selanjutnya kata Tommy, Tim Penyidik pada Kejaksaan Negeri Bengkayang melakukan pemeriksaan terhadap Tersangka dan kemudian Tim Penyidik pada Kejaksaan Negeri Bengkayang langsung/telah melakukan Penahanan terhadap Tersangka “JS” – yang saat ini sudah ditahan di Rutan Kelas II B Bengkayang.

“Akibat perbuatan Tersangka “JS” terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp.582.515.100,00 (Lima Ratus Delapan Puluh Dua Juta Lima Ratus Lima Belas Ribu Seratus Rupiah),” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Bengkayang Adityo Utomo menambahkan, penyelidikan kasus terhadap oknum Kades ini berdasarkan laporan dari masyarakat. Dan perbuatan Tersangka melanggar Pasal 2 ayat (1) jo. pasal 18 dan/atau Pasal 3 jo. pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Untuk perkara dugaan penyalahgunaan dana desa di Desa Janyat tahun 2018-2019 ini kita sangkakan dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun, atau seumur hidup,” ucapnya.

Terhadap perkara ini kata Adityo, pihaknya masih melakukan pendalaman apakah ada alat bukti yang menentukan tersangka lainnya. Tapi, kata ia untuk sementara ini, dugaan Korupsi masih mengarah pada mantan kades tersebut.

” Sementara baru satu yang kita tetapkan tersangka. Tapi tidak menutupi kemungkinan ada tersangka-tersangka lain,” pungkasnya. [Rbn]

Continue Reading

Bengkayang

Pemkab Bengkayang Pusatkan Peringatan HARDIKNAS Di Perbatasan

Published

on

Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal Membacakan Sambutan Mendikbud Ri Pada Peringatan HARDIKNAS tahun 2022 di Perbatasan Kecamatan Jagoi BABANG,Kab Bengkayang, Kalbar. (Foto: Ist) 

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Pemerintan Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang mengadakan upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2022 di halaman SDN 06 Sei Take Kec. Jagoi Babang, Rabu (18/5/2022).

Salam upacara HARDIKNAS
Sambutan Menteri Pendidikan Nasional dibacakan Wakil BUPATI Bengkayang mengangkat Tema peringatan Hardiknas, yakni “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar”.

“Hardiknas Bukti kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan,” ungkap Wakil Bupati Bengkayang saat menyampaikan Sambutan Mendikbud Ri

“Namun Di tengah hantaman ombak yang sangat besar, kita terus melautkan kapal besar bernama Merdeka Belajar, yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Hingga tahun ketiga pandemi, Kemendikbudristek terus melakukan berbagai terobosan dalam Merdeka Belajar yang menghasilkan perubahan positif. Capaian tersebut tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru, dan murid di Indonesia, tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia di konferensi tingkat tinggi G20.

Tahun ini kita membuktikan bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia
Pada masa Pandemi Covid-19, Kemendikbudristek menghadirkan Kurikulum Merdeka untuk membantu guru dan murid dalam proses belajar mengajar. Upaya tersebut mampu rnengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini, Kurikulum Merdeka akan diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

“ltu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia akan belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan,”

Upacara HARDIKNAS Tahun 2022, turut di hadiri dari para stakeholder, PORKOPIMDA, PORKOPIMCAM, para seniman dan pelaku budaya, serta unsur perwakilan pelajar baik tingkat SD, SMP dengan mengenakan pakaian adat dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat

kegiatan di selangi dengan memberikan penghargaan kepada para , Pelaksana Tugas. Kepala UPT yang telah selesai melaksanakan pengabdian, Unsur Pengawas dan Guru yang memasuki Purna Tugas dan Tenaga Pendidik yang Berprestasi. [rbn]

Continue Reading

Bengkayang

Bhabinkamtibmas Garda Terdepan Polri Harus Jadi Panutan Di Masyarakat

Published

on

Kapolres Bengkayang AKBP.Arif Agung Winarto Memberikan arahan Kepada Personil Polres Bengkayang yang mengikuti Pelatihan dan pembinaan penguatan Wawasan Kebangsaan. (Foto: Ist) 

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Sejumlah personel Polres Bengkayang Polda Kalbar mengikuti Pembinaan dan Pelatihan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan yang diselenggarakan di Aula Tunggal Panaluan Polres Bengkayang 17 Mei 202.Selasa Lalu

Dalam arahannya, Kapolres Bengkayang AKBP Arif Agung Winarto, SIK mengatakan bahwa Wawasan Kebangsaan adalah salah satu pengetahun penting bagi warga negara indonesia. melalui wawasan ini, warga negara akan memiliki rasa bela negara dan cinta tanah air. wawasan kebangsaan adalah bagian dari pemahaman berwarga negara.

“Salah satu manfaat dari wawasan kebangsaan adalah timbulnya rasa menjiwai semangat bangsa. ini membuat wawasan kebangsaan menjadi salah satu tes dasar dalam merekrut asn. nantinya, peran wawasan kebangsaan adalah untuk mewujudkan pemerintahan yang stabil”, kata Kapolres Bengkayang.

Wawasan Kebangsaan adalah konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Wawasan Kebangsaan adalah adalah cara pandang bangsa indonesia yang telah menegara tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang serba terhubung (melalui interaksi & interrelasi di lingkungan nasional, regional, serta global”, tuturnya.

Sebagian besar yang hadir dalam pelatihan tersebut adalah Bhabinkamtibmas yang nantinya akan membaur dengan masyarakat dan menyampaikan kepada masyarakat tentang nilai-nilai kebangsaan.

“Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan Polri dalam memberikan panutan, karena anda yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jika anda sudah menjadi Bhabinkamtibmas, berarti anda sudah memiliki kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat”, tutup Kapolres Bengkayang. (Rbn)

Continue Reading

Kalbar

Polisi Bersama Warga Perbaiki Lantai Jembatan

Published

on

Polisi turun tangan bantu warga perbaiki jembatan rusak. (Foto: Ist) 

MELAWI, SuaraBorneo.com – Infrastruktur jembatan salah satu urat nadi bagi warga sekitar, guna memperlancar akses Polisi turun tangan membantu warga dengan kegiatan gotong royong bersama salah satunya perbaikan jembatan gantung Desa Nanga Sokan menuju Desa Muara Tanjung, Selasa (17/05/2022).

Perbaikan dilakukan pada bagian lantai jembatan yang telah patah maupun rapuh.

jembatan gantung penghubung Desa Nanga Sokan menuju Desa Muara Tanjung ini merupakan jembatan kayu yang sudah mulai rapuh sehingga perlu diadakan perbaikan ataupun pergantian papan lantai demi keamanan dan kenyamanan warga masyarakat saat melintas.

“Mengingat jembatan ini merupakan akses jalan utama yang biasa digunakan warga, Kita harus melakukan perbaikan demi keamanan dan kenyamanan,” jelas Ipda Suyono.

Dengan gotong royong dan kerjasama dalam setiap kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan rasa dan sikap saling tolong-menolong, sukarela, saling membantu, dan memiliki sifat kekeluargaan, sehingga budaya ini tumbuh dan berkembang tanpa terkikis oleh zaman,” ungkapnya.

“Ini adalah kegiatan yang sangat baik untuk memupuk rasa persaudaraan dan persatuan antar masyarakat. Dan juga merupakan momen yang sangat baik untuk Polsek Sokan dalam mendekatkan diri kepada masyarakat binaannya,” ujarnya.

perbaikan jembatan tersebut guna memberikan ketenangan kepada masyarakat yang melewati jembatan gantung ini sehingga tidak ada lagi perasaan was-was akan keamanan dalam menyeberang.

“Kami berharap kepada Warga Masyarakat untuk dapat sama-sama menjaga kamtibmas dengan aktif serta dapat menginformasikan kepada petugas Kepolisian jika terjadi permasalahan. Apabila menemukan segala bentuk tindak pidana ataupun gangguan kamtibmas, segera menghubungi kantor Polisi atau Polsek terdekat untuk ditindaklanjuti dengan cepat,” tambahnya. (io/Okta)

Continue Reading

Kalbar

Pastikan Aktif dan Berfungsi, Disdikbud Melawi Monitoring Sejumlah Sanggar

Published

on

Disdikbud kabupaten Melawi monitoring ke salah satu sanggar Nsabankg Ngelamai. (Foto: Ist) 

MELAWI, Suaraborneo.com – Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Melawi monitoring sejumlah sanggar seni yang ada di kabupaten Melawi, monitoring guna memastikan sejumlah sanggar berfungsi sehingga kesenian kebudayaan di kabupaten Melawi tetap exsis di tengah badai Pandemi Covid-19, Selasa (10/05/2022).

Dalam perkembangan berbagai aspek dapat mempengaruhi maju mundurnya serta keberhasilan suatu daerah dalam memelihara seni dan budaya tersebut agar tidak hilang di telan zaman salah satunya keberadaan sanggar seni.

Dengan adanya sanggar seni yang tersebar di beberapa Desa di suatu daerah di harapkan semakin banyak generasi penerus bangsa dapat menyalurkan Hobby mereka di bidang seni.

“Khusus di kabupaten Melawi total ada 52 sanggar seni telah terdaftar, namun sebagian ada yang aktif dan tidak aktif. Untuk itu perlu keterlibatan semua pengurus sehingga sanggar seni dapat terus exsis,” Kata Kabid kebudayaan Disdikbud Melawi Hairusiana Rusli.

Sementara itu ketua sanggar seni Nsabangk Ngelamai Johni Anceh menyambut baik adanya monitoring dari pihak pemerintah kabupaten Melawi, menurut Johni perlu adanya pembinaan sehingga sanggar seni di Kabupaten Melawi dapat terus tumbuh dan berkembang melestarikan kesenian yang ada di setiap Daerah.

“Harapan kita tidak hanya di Data saja ,tetapi ada perhatian dari pihak pemerintah, sebab sanggar seni memiliki peran penting setiap kebudayaan yang ada,” harap Johni Ance.

Lanjut Johni di tengah Pandemi covid-19 banyak sanggar Seni ada sebagian telah vakum sebab tidak bisa mengadakan kegiatan keramaian. “Mudahan mudahan ke depan sanggar-sanggar di Melawi bisa aktif kembali”. Tutupnya. [io]

Continue Reading

Kalbar

Coach Addie Siap Bermitra Dengan Pemkab Ketapang dan Seluruh Pemda Wujudkan ASN BerAKHLAK

Published

on

Adi Supriadi MM atau akrab disapa Coach Addie. (Foto: Ist) 

KETAPANG, SuaraBorneo.com – Ketapang, Kalbar – Beberapa daerah di Indonesia sudah mengadakan Pelatihan Internalisasi Core Values ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dan Employer Brandung Bangga Melayani Bangsa di lingkup pekerjaannya.

Adi Supriadi MM atau akrab disapa Coach Addie mengatakan bahwa Pelatihan internalisasi Core Value dan Corporate Culture seperti ini sudah biasa dilakukan pihak swasta khususnya perusahaan-perusahaan Asing seperti Jepang, Amerika dan perusahaan Multi Nasional lainnya.

“Kegiatan ini biasa dilakukan oleh Perusahaan Multinasional, bahkan dilakukan secara berulang setiap tahun dan terutama untuk karyawan baru, Core Values ASN BerAKHLAK dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa adalah langkah maju Pengembangan SDM ASN Di Indonesia, Jangan sampai terhenti dan terus dikembangkan,“ Kata Adi Supriadi dalam cuitannya di Account Twitternya, Ahad, 10 Mei 2022.

Pria  yang berpengalaman kurang lebih 20 Tahun menangani Sumber Daya Manusia (SDM) Perusahaan Multinasional di Jakarta ini lebih lanjut menambahkan bahwa adanya Core Values ini adalah hal yang patut disyukuri, tidak ada kata terlambat dalam memulai, walaupun bagi Negara maju ini sudah dilakukan puluhan tahun lalu.

“Core Values ASN BerAKHLAK ini akan dapat menyeragamkan nilai-nilai yang akan dianut ASN di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Ketapang jika dilakukan secara konsisten,“ Kata Coach Addie.

Pria yang merupakan kelahiran Kabupaten Ketapang dan salah satu alumni ESQ Leadership menjelaskan bahwa ASN BerAKHLAK adalah fondasi dasar yang wajib dibekalkan kepada ASN yang baru masuk menjadi ASN dan penting diulang secara periodik baik ASN yang sudah lama.

“Ini akan menjadikan ASN Happy, Healthy dan Wealhty, dan membangun kesadaran mutlak tujuan menjadi ASN, langkah cerdas pembinaan untuk menurunkan Index Korupsi di Indonesia, ASN akan sehat secara fisik, Emosional, Spritual dan Mental,“ sambungnya.

Selanjutnya, Direktur Eksekutif DPP Asosiasi Praktisi HR Indonesia (ASPHRI) dalam paparannya menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Pemerintah dengan program ini sejalan dengan harapan Oposisi, Jika Jokowi membuat Program ASN BerAKHLAK sedangkan HRS juga membuat Revolusi Akhak.

“Ini langkah penyatuan bangsa yang cerdas baik yang sedang bertugas menjalani amanah sebagai Pengelola Negara dan Opisisi yang selalu mengkritik Kinerja Pemerintah, Kata Kuncinya ada pada Revolusi Mental dan Revolusi Akhlak,” ujarnya.

Dalam Cuitannya, Coach Addie yang biasa berkeliling Jawa mengisi Pelatihan Pengembangan SDM ini  juga membagikan kalimat dari Mark Turner dan David Hulme (1997) yang mengatakan bahwa negara yang mengalami pertumbuhan yang pesat dan sustainable seperti Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Thailand dan Malaysia memiliki organisasi sektor publik yang efektif.

“Artinya, mereka mentrasnformasi organisasi pemerintahnya menjadi organisasi yang berorientasi pelayanan. Sudah Saatnya Indonesia mengikuti Negara Maju lainnya, Tidak ada kata terlambat dalam memulai, tetapi akan lebih terlambat jika tidak segera dimulai,“ ucapnya.

Founder Coach Addie Group ini juga mengatakan bahwa yang disampaikan bahwa Program ini merupalan sebuah transformasi, perubahan era, perubahan jaman dari 1.0 hingga 4.0 dan sebentar lagi adalah era 5.0.

“Untuk menghadapi segala bentuk perubahan kita lihat 100 tahun ke belakang, Arie de Geus meriset tentang negara negara yang mampu bertahan 100 tahun. Tidak lain karena harus memiliki core values dan core purpose, serta Corporate Culture yang Clear yaitu menjaga nilai nilai berAKHLAK dan tujuan sejati yaitu bangga melayani Bangsa,” imbuh Coach Addie

“Transformasi dan Kolaborasi adalah dua kata kunci untuk kemajuan Indonesia, hal ini juga sudah dicontohkan Anies Baswedan dalam membangun Jakarta, Hal utama yang didahulukan Anies adalah SDM nya, ini juga sejalan dengan lagu kebangsaan Kita Indonesia Raya, yang Kita harus bangun pertama kali adalah Bangun Jiwanya baru Bangun Badannya, Membangun Jiwa secara Kualitas manusianya dan membangun Badan secara pembangunan Fisik Insfrastruktur,“ lanjut Pria kelahiran Ketapang, Kalimantan Barat yang berdomisili di Kota Bandung ini.

Coach Addie juga mengajak insan ASN Ketapang Kalimantan Barat khususnya dan ASN seluruh Indonesia untuk mengikuti program pelatihan berbasis membangun ‘jiwa” ini, sehingga terbangun keluarga bahagia sejahatera yang amanah dalam pekerjaan dan hidup bahagia sejahtera tanpa harus mencuri uang negara.

Diharapkan program pelatihan pengembangan SDM berbasis Core Values tidak hanya hanya untuk ASN< tetapi pimpinan tertinggi di setiap daerah bisa mengikutinya, Dasar dari Program ini adalah adanya Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi serta surat edaran Menteri Dalam Negeri diterbitkan dalam upaya menyegerakan implementasi Core Values BerAKHLAK dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa ke seluruh ASN di Indonesia.

“Kita sebagai Pihak Swasta yang sudah lama menangani Pengembangan SDM berbasisi Core Value ini sangat gembira, bahkan terharu karena inilah yang harus segera dilakukan Pemerintah, sebagaimana Perusahaan-Perusahaan Maju seperti Hitachi, Toyota, Astra sudah melakukannya sejak lama, Pada dasarnyua Kita siap mendampingi Pemerintah untuk lahirnya ASN BerAKHLAK ini,“ tutup Adi Supriadi. (AS)

Continue Reading

Kalbar

PT SIP Bagikan 176 Paket Sembako untuk Sekolah dan Warga

Published

on

Pemberian paket Sembako yang diserahkan langsung Humas PT. SIP Marlis, ST. Par kepada Salah satu penerima SMA Negeri 1 Pemuar. (Foto: Ist) 

MELAWI, SuaraBorneo.com – Sebagai perusahaan yang berlokasi dan berdiri di lingkungan masyarakat, sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk menjalankan program CSR.

Kali ini PT. Samboja inti perkasa (SIP) melakukan kegiatan CSR dengan pembagian sembilan bahan pokok (sembako), Jum’at (29/04/2022).

Sebanyak 176 total paket yang di berikan di beberapa titik yaitu, SMA Negeri 1 Pemuar,SMP Negeri 1 Pemuar, SD 1 Pemuar Dan warga Desa Sekitar.

Humas PT. Samboja inti perkasa (SIP) Marlis ST.par berharap sembako yang di berikan dapat bermanfaat.

“Kegiatan bagi sembako ini tidak lepas dari komitmen perusahaan untuk tetap peduli kepada sekolah maupun warga yang bermukim di sekitar Kawasan pabrik. Selain didorong rasa ingin berbagi terhadap sesama,” kata pria yang akrab di sapat Marlis itu.

Lanjut marlis,keinginan perusahaan dapat memberikan bantuan agar program CSR untuk Masyarakat dapat terserap sehingga saling memberikan rasa kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu salah satu penerima Kepala SMA negeri 1 Belimbing Nia Daniati S,Pd. sembako yang di salurkan oleh pihak PT. SIP akan di bagikan kepada guru- guru honorer di lingkungan sekolah

“Kami dari pihak SMA Negeri 1 Belimbing sangat menyambut baik Dan Mengucapkan Terimakasih kepada PT. SIP dengan Pemberian sembako ini, Apalagi menjelang hari raya idul Fitri 1443 Hijriyah,” ucapnya.

Satu di antara Desa yang Menerima Sembako yaitu Desa Pemuar yang di terima oleh perangkat Desa Erpendi juga mengucapkan terimakasih kepada PT. SIP Atas Partisipasi dan kepeduliannya.

“Untuk Desa Pemuar kita Sebagian kita Salurkan Kepada warga yang membutuhkan,” ujar Erpendi.

Tak hanya Sekolah-sekolah Pembagian paket sembako ini Menyasar beberapa Warga Sekitar di pemukiman perusahaan. [io]

Continue Reading

Bengkayang

Dayak Bakati Benua Lumar Dusun Baremada Gelar Ritual Ngahap Paniu

Published

on

Dayak Bakati Benua Lumar Gelar Ritual Adat Ngahap Pinau. (Foto: Ist) 

BENGKAYANG, Suaraborneo com – Masyarakat Sub Suku Dayak Bakati, di Kampung Baremada Binua Lumar, Desa Lamolda, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang mengadakan ritual khusus Ngahap Paniu Lingak di tempat Panyungu (Pantak), pada Jumat (29/4). Ritual Ngahap Paniu sendiri dipercaya oleh masyarakat sekitar sebagai wujud penghormatan wajib dan hanya bisa dilakukan saat mendapat pesanan melalui bisikan roh leluhur.

Salah satu Tokoh Masyarakat setempat, Mardirius Lope menjelaskan, bahwa ritual Ngahap Paniu merupakan giat adat yang sangat sakral yang tidak bisa ditentukan seperti ritual adat lainnya. Dimana kata dia, ritual ini adalah adat penghormatan terhadap roh dan peninggalan leluhur yang berjuang dalam meraih kemenangan di masa lampau (masa ngayau).

“Setelah prosesi ritual di halaman kampung, masyarakat Kampung Baremada berjalan kaki menuju Pantak Sakral. Itu jarak tempuh kurang lebih 2 Kilometer, dengan dipimpin oleh tetua adat,” ucapnya.

Sementara terkait pelaksanaan ritual berdasarkan pesanan atau lewat bisikan roh leluhur yang dibisikkan melalui warga yang tergolong masih keturunan leluhur tersebut. Dia mengungkapkan, bahwa hal itu bisa terjadi melalui mimpi atau roh yang memasuki jiwa siapapun dari masyarakat yang merupakan satu keturunan.

“Pada saat pelaksanaan, beberapa sesajian pendukung ritual adat tariu juga jadi hal yang wajib disuguhkan. Seperti yang utama, diantaranya Tangkin sebagai alat perang mengayau yang merupakan peninggalan nenek moyang,” terangnya.

“Selain itu kita juga meletakkan kepala tengkorak yang merupakan peninggalan hasil mengayau, tayok yang berbahan dasar tepung campur kunyit, telur, bawang, kucai, sungke, cucur, amping sagon, poe salikat, gula madu, sipa, sengkotop, atau biama. Semua harus serba memenuhi angka tujuh,” timpalnya.

Setelah pelaksanaan ritual adat di Pantak selesai dilakukan, lanjutnya, masyarakat diperbolehkan pulang dan seluruh rumah di kampung juga turut dibersihkan dan di cuci menggunakan air tawar. Rumah tersebut nantinya diharapkan memberikan kedamaian dan dipenuhi dijauhkan dari segala sakit penyakit.

“Selain itu masyarakat Dayak Bakati Benua Lumar juga diminta untuk mematuhi pantangan setelah ritual. Yakni tak boleh beraktivitas selama sembilan hari bagi pemilik rumah yang menyelenggarakan adat, dan tujuh hari (tak boleh beraktivitas) bagi warga pendatang atau warga kampung,” ungkapnya.

Lebih jauh, dirinya juga berharap agar ritual adat semacam ini bisa terus dilestarikan secara terus menerus hingga ke generasi penerus, secara estafet. Ini dilakukan sebagai komitmen untuk mempertahankan tradisi adat peninggalan leluhur.

“Ritual ini kita harapkan juga dapat menjadi simbol dan identitas suku dayak, khususnya Dayak Bakati Benua Lumar,” pungkasnya. [RB]

Continue Reading

Umum

Populer