Connect with us
FILE-MASAK-LOGO-SB-5

Kaltara

Rapat Bersama DPRD dan Pemprov Bahas RPJMD

Published

on

KALTARA, SuaraBorneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar rapat kerja dengan sejumlah perangkat daerah untuk penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltara 2021 – 2026 dengan rancangan strategis program kegiatan dinas/badan/biro.

Perangkat daerah yang hadir di antaranya, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim); Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP); Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol); Badan Perencanaan Pembangunan Daerah; serta Biro Kesejahteraan Rakyat.

Rapat yang berlangsung di Aula Paripurna Kantor DPRD Kaltara dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris. Dia mengatakan, pembahasan program kerja dengan mitra kerja dewan itu, penting untuk dapat mengakomodir sejumlah pokok pikiran dewan.

“Kita laksanakan rapat terkait RPJMD. Kita rapatnya dengan DPUPR-Perkim Kaltara dan beberapa dinas dan badan yang lain. Kami minta program dari dinas selama 5 tahun ke depan seperti apa. Kemudian kita sinkronkan program mereka dengan pokok pikiran dewan, usulan masyarakat dan apa saja yang menjadi program mereka,” jelasnya, kemarin.

Penyesuaian program kerja dan pokok pikiran dewan itu, lanjutnya, akan dimasukkan dalam RPJMD. Pasalnya, program kerja pemerintah daerah lima tahun ke depan, mengacu pada RPJMD tersebut.

“Ini yang kita akan isi dalam RPJMD. Kemudian disesuaikan dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur 2021-2024,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Lebih jauh dijelaskan, khusus bagi DPUPR-Perkim, sangat berpengaruh terhadap pembangunan di Kaltara. Pasalnya, instansi itu yang menjalankan eksekusi di bidang infrastruktur yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Majunya sebuah daerah dilihat dari kinerja PUPR-Perkim Kaltara. Kami menyarankan, harus ada prioritas pembangunan di daerah perbatasan, terpencil serta wilayah belum terkoneksi dengan jalur transportasi. Ini yang kita dorong untuk menyatukan presepsi. Itu yang dibicarakan,” tuturnya.

Dari sejumlah paparan program yang disampaikan, dewan menyoroti soal pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Termasuk fasilitas gedung pemerintahan yang sampai saat ini belum terpenuhi. “Serta jalan-jalan yang harus ditingkatkan,” tambahnya. (mndd)

 145 kali dilihat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Umum

Populer