Connect with us
FILE-MASAK-LOGO-SB-5

Nusa Tenggara Timur

Camat KiE Tinjau Lokasi Situs Tunbes

Published

on

NTT, suaraborneo.com – Situs bersejarah yang ada di kabupaten Timor Tengah Selatan, provinsi Nusa Tenggara Timur seperti Tunbes, Boti dan lain-lain perlu dipelihara dan dijaga kelestariannya.

Camat KiE, kabupaten TTS, Lodovikus Kause, saat memimpin pertemuan keluarga Nuban dan Keluarga Nubatonis di dalam ruang kantor desa Fatukusi, kamis, (15/7/2021) mengatakan, saya menyampaikan terima kasih karena telah menghargai surat undangan kami dan hadir di ruangan ini.

Sesuai undangan kami, hari ini kita bertemu disini karena ada laporan dari keluarga nubatonis kepada pak bupati bahwa ada penebangan pohon oleh keluarga nuban di situs tunbes sehingga saya ditelpon pak bupati untuk segera melihat langsung lokasi tersebut kemudian melaporkan hasilnya kepada pak bupati.

Saya bersama pak sekcam dan pak kasi pem datang kesini namun sebelum ke lokasi kita adakan pertemuan di ruangan ini, jelasnya.

Sementara, Alexander Nuban, mengatakan bahwa kami sebagai pihak terlapor hadir disini untuk mendengar saja mengenai laporan keluarga nubatonis, sudah lapor kalau merusak kenapa tidak hadir untuk tunjukkan kerusakkan yang mereka maksudkan.

Lanjut Alexander Nuban, apakah ini sudah memenuhi quorum untuk melakukan pemeriksaan lokasi? Keluarga nubatonis tak satu orang pun yang hadir, namun pak camat mengatakan bahwa tanpa kehadiran keluarga nubatonis juga tidak apa-apa karena ini sudah memenuhi quorum dan ini juga atas permintaan pak bupati sehingga harus dilaksanakan, kami juga harus laporkan hasilnya kepada pak bupati sehingga Alexander Nuban dengan tegas meminta agar dicatat dalam notulen hari ini sehingga laporan kepada pak bupati jelas, pintanya.

Selain itu, dijelaskan, saat dirinya bertemu dengan pak nomleni di soe, dirinya diminta agar melakukan pembersihan lokasi sehingga nanti pak bupati dan rombongan datang untuk lihat lokasi tidak ada yang menghambat perjalanannya, tidak ada penebangan pohon seperti yang dilaporkan, ini dibuat atas permintaan pak bupati melalui pak nomleni yang ada di bagian pemerintahan, tambahnya.

Sedangkan, Fred Benu, penjabat kepala desa Fatukusi juga menjelaskan bahwa kami sebagai pemerintah desa tidak memihak kepada keluarga nuban atau nubatonis sehingga saya minta kepada keluarga nuban agar tidak mencurigai kami yang tidak-tidak, bapak Alex Nuban ini juga dosen saya di undana sehingga sekali lagi jangan mencurigai saya, tidak mungkin saya selaku penjabat desa ini tapi jual desa yang saya jabat.

Selain itu, pada sabtu, (10/7) saya selaku kepala desa ditelpon dari keluarga nubatonis dan meminta kami pemerintah desa menghentikan aktivitas yang dilakukan keluarga nuban di situs tunbes namun saya minta agar datang lapor ke kami baru ditindak lanjuti. Lanjutnya, saya juga diminta untuk hp diaktifkan 24 jam karena akan ada telpon dari jakarta jelas Pjs. Desa Fatukusi ini.

Setelah melakukan peninjauan lokasi situs tunbes, camat KiE, mengatakan bahwa kami akan menyusun laporan untuk dilaporkan, sekitar hari senin laporan dimasukkan kepada pak bupati dengan tembusannya.selain itu, kami akan copy surat undangan kami dan juga copian surat dari keluarga nuban yang sudah pernah diajukan untuk dibawa sebagai laporan kepada pak bupati, jeasnya.

Camat KiE, saat dimintai tanggapannya mengenai hasil dari pemeriksaan lokasi, dikatakan bahwa itu rahasia. (ABs)

 188 kali dilihat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Umum

Populer