Pengusaha Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun Khusus Tanggulangi Pandemi Covid-19 – SuaraBorneo.com
Connect with us

Nasional

Pengusaha Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun Khusus Tanggulangi Pandemi Covid-19

Published

on

Catatan Ilham Bintang

Orang Indonesia itu paling susah. Apalagi kalau susah benaran. Bangsa yang sangat terkenal pelupa, tetapi sekali kritis, kritis sekali.
Sejak kemarin petang ramai diulas sosok pengusaha Akidi Tio. Keluarga almarhum pengusaha tajir itu menyumbang 2 Trilyun rupiah untuk warga kota Palembang, Sumatera Selatan. Sumbangan itu ditujukan khusus untuk penanggulanganpandemi virus Covid19.

Nominal sumbangan bikin mata siapapun terbelalak. Dalam kalkulasi pengusaha Peter F Gontha, jumlah itu setara dengan 130 juta dollar Amerika. ” Luar biasa”, puji mantan Duta Besar RI di Polandia itu. “Mungkin baru terjadi pertama kali di dunia. Orang- orang terkaya dunia seperti Jeff Bezos (amazon), Elon Musk (Tesla) Bill Gates (Microsoft), Warren Buffet pun belum pernah melakukan (menyumbang uang) sebesar itu, kecuali melalui Yayasan untuk kepentingan Pajak.
Jadi ini sesuatu yang sangat unik, terjadi hanya di Indonesia atau kata orang hanya di +62.
Kita memang bangsa unik, semoga Keluarga Almarhum Akidi Tio di berikan Berkah oleh Yang Maha Kuasa, “ tulis pelopor TV Swasta di Tanah Air itu di laman Facebooknya.
“ Pengusaha apa yah Akidi Tio, kok tidak pernah melihat namanya dideretan 50 pembayar pajak terbesar di Indonesia?,” sambung Peter lagi.

Siapa Akidi Tio? Sampai tadi pagi ini, saya belum berhasil mendapatkan sumber valid yang mengenal riwayat pengusaha itu. Dalam siaran pers yang beredar, yang menjadi sumber pemberitaan media pers, informasinya seragam : sangat terbatas. Ada menyebut mendiang adalah pengusaha beberapa bidang usaha, tetapi rasanya memang belum klop atau meyakinkan dibandingkan dengan jumlah sumbangannya yang amat wuih. Semalam, saya mengontak aktor Anwar Fuady. Wong Palembang,yang terkenal punya pergaulan luas di masyarakat, khususnya di kampung empek-empek itu.
Dia juga tidak mengenal Akidi Tio. Ini aneh. Baru sekali ini ada orang kaya ” Wongkito” luput dari pengetahuannya.
Padahal, Anwar yang pernah maju sebagai Capres dalam Konvensi Golkar untuk Pilpres 2004, sekian tahun menjadi ” buku pintar” segala hal menyangkut Palembang atau Sumatera Selatan pada umumnya.

Sosok almarhum Akidi yang ditulis oleh media sekelas Kompas pun hanya sedikit menggambarkan sosok pengusaha asal Langsa, Aceh Timur itu.

” Mendiang mempunyai tujuh orang anak, enam di antaranya tinggal di Jakarta dan satu di Palembang. Semua anaknya pengusaha. Mendiang pernah berpesan kepada anaknya jika sukses dalam bidang usaha apapun agar membantu orang miskin. Almarhum sendiri pengusaha di bidang perbesian dan kontainer,”kata Prof dr Hardi Darmawan yang telah 48 tahun menjadi dokter keluarga Akidi, seperti dikutip Kompas.com. Kemarin,
Dr Hardi ikut dalam penyerahan bantuan Rp 2 T di Mapolda Sumsel.
Hardi mengutarakan, bantuan itu bukan kali pertama diberikan oleh keluarga Akidi. Selama pandemi Covid-19 berlangsung keluarga almarhum selalu membantu warga yang terdampak.
Penyerahan sumbangan Akidi Tio berlangsung di Gedung Promoter Polda Sumsel Lantai 3 Jl. Jend. Sudirman KMP, Senin (26/7) siang. Dihadiri
Gubernur Sumsel H. Herman Deru, SH., MM, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM dan Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, S.I.P. S.Sos. Acara yang juga disaksikan oleh perwakilan seluruh pemuka agama berlangsung singkat, hanya sekitar setengah jam. Gubernur Sumsel Herman Deru dalam sambutannya menyatakan sangat terharu kepada kebaikan keluarga Akidi Tio. Dia berharap kebaikan untuk menolong sesama yang membutuhkan menjadi contoh teladan bagi seluruh masyarakat.

//Terbelah dua lagi //

Sekejap saja cerita sumbangan 2 T itu viral, membuat nama keluarga Akidi Tio terkenal. Jadi bahan pembicaraan luas masyarakat. Seperti biasa, di negeri + 62, masyarakat pun kembali terbelah. Ada yang percaya versus kelompok yang sebaliknya. Yang memicu pertama tentu karena nominal sumbangan. Siapa Akidi Tio, memang setengah mati melacaknya di google atau wikipedia. Nama – nama anaknya pun yang disebutkan semua sukses sebagai pengusaha, tidak tercantum dalam berita. Andai dapat satu nama saja, mungkin bisa dilacak. Inilah kelemahan wartawan di lapangan, tidak sampai detil menggali bahan. Itu yang menjadi argumen pihak yang tidak percaya. Mereka sampai mengulas kesulitan tehnis pencairan dana sebesar itu di bank. Mustahil bisa dicairkan di masa sekarang.
Yang percaya, menjadikan berita itu ” mesiu” baru untuk “menggugat ” para pengusaha tajir kita yang tidak pernah kedengangan melakukan hal sama. Terutama pengusaha Kadin, yang amat dekat dengan Istana. Yang selama ini mengerjakan proyek raksasa pemerintah yang sumber dananya dari APBN. Menurut pandangan yang percaya, mestinya pengusaha- pengusaha dekat istana itu lebih peduli kepada rakyat yang sedang kesusahan. Saatnya sekarang mereka membantu Presiden Jokowi.
Saya sendiri terpengaruh pihak yang tidak percaya. Sekurangnya, ragu. Saya malah merasa bersalah, tanpa memeriksa siaran pers lebih dulu,langsung meminta wartawan media saya menyiarkan berita Akidi Tio. Maksudnya, supaya berita berisi kebaikan itu menggugah para dermawan lainnya.

// Muhammad Nuh//

Sampai tengah malam saya gagal mencari tahu siapa mendiang Akidi Tio. Sudah menghubungi ke pelbagai sumber tapi tak berhasil . Saya memang sudah putus asa ketika Anwar Fuady yang paling saya andalkan, tidak mengenal Akidi Tio. Menjelang tidur ingatan malah melayang ke sosok Muhammad Nuh. Warga Jambi itu pernah bikin geger tahun lalu dalam urusan sumbangan untuk atasi pandemi Covid19
Masih ingat kisah Muhammad Nuh yang ikut lelang motor listrik Gesits milik Presiden Jokowi?
Yup. Yang memenangkan lelang dI “Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo” 17 Mei 2020. Acara itu untuk menggalang dana penanggulangan Covid19.
Muhammad Nuh yang tinggal di kampung Manggis, Jambi, diumumkan oleh host konser sebagai penawar lelang tertinggi, yaitu Rp. 2.550 juta untuk sepeda motor Gezit, sumbangan Presiden.
Ternyata panitia konser salah “ loket”.
Muhammad Nuh bukanlah pengusaha tambang seperti yang diidentifikasi oleh host acara.

Pekerjaan Nuh hanya buruh lepas harian yang justru bagian yang terkena imbas pandemi. Dia malah tidak bisa bekerja lagi, dan mengingat status pekerjaannya, Nuh termasuk rakyat yang layak menerima bansos.

Dari ceritanya, Nuh mengaku seperti itu. Justru merasa menang kuis dan berhak atas uang senilai Rp.2.550 juta. Dia mengira acara lelang itu kuis
Jokowi. Pasti acara bagi-bagi hadiah buat rakyat. Seperti lazimnya kalau Presiden RI bagi-bagi sepeda atau traktor. Dia pun langsung menelpon host lelang. Di sini terjadinya kesalahpahaman.

Begitu sadar keliru, Muhammad Nuh langsung mematikan telpon. Semalaman dia bersembunyi karena takut dicari polisi. ( Baca artikel “Hidup Muhammad Nuh” oleh Ilham Bintang,17 Mei 2020).

Akidi Tio jelas bukan Muhammad Nuh. Keluarga almarhum Akidi Tio menyampaikan sumbangannya dalam acara resmi. Sumbangannya secara simbolik diterima Kapolda Sumsel yang kebetulan mengenal secara pribadi keluarga mendiang. Sedangkan Muhammad Nuh produk salah paham semata, ikut lelangnya secara virtual pula.
Banyak unsur yang membedakan Nuh dengan Akidi. Seperti pengakuannya tadi, Nuh mengira acara lelang yang digagas Ketua MPR-RI, Bambang Soesatyo, acara Kuis. Nuh berpatokan pada nalarnya sendiri . Begitu dia dengar di layar televisi hadiah motor dari Presiden Jokowi, langsung terharu. Kuat melekat dibenaknya: ini pasti bagi- bagi hadiah lagi. Kasihan.
Kembali ke Akidi Tio. Ai lap yu pul, Pak. Terima kasih kepada seluruh keluarga. Semoga kebaikan keluarga besar Akidi Tio bermanfaat besar bagi masyarakat Palembang. Sedangkan penyumbang dibalas berlipat oleh Tuhan Yang Maha Kaya.*

Bagikan ke

Kalsel

Afif Karateka Kebanggaan Banua Raih Medali di University Games 2024

Published

on

Muhammad Afif Lubis yang meraih medali perak dalam ajang Asean University Games 2024 di Surabaya. (Foto/Adpim)

SURABAYA, SuaraBorneo.com – Kabar gembira datang dari karateka Banua, Muhammad Afif Lubis yang meraih medali perak dalam ajang Asean University Games 2024 di Surabaya pada Kamis (4/7).

Medali perak itu langsung diserahkan oleh Rektor Unisma, Prof Maskuri kepada Muhammad Afif Lubis, atlet Forki Kalsel yang masuk ajang lomba karate di kelas 75Kg.

Keberhasilan Afif Lubis ini tak lepas atas kerja keras dan dukungan dari Ketua Umum Ferderasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin, serta seorang mentor Kepala Seksi Bidang Pembinaan Prestasi (Kasi Binpres) Forki Kalsel, Anton Arisandi dengan sejumlah pelatih dan Official Pelatda Ambulung.

“Terimaksih kepada jajaran pengurus FORKI Kalsel, terkhusus kepada Ketum Forki Kalsel Paman Birin dan seluruh pelatih serta Official Ambulung. Wasit juri kalsel yang sudah membawa atlet Kalsel dari proses POMNAS hingga ke pencapaian puncak Asean University Gemes 2024,” ungkap Afif dengan senang.

ASEAN University Games (AUG) 2024 diikuti oleh 11 negara di Asia Tenggara dihadiri tak kurang dari 5.000 atlet mahasiswa.

Dan memperlombakan sebanyak 21 cabang olahraga yang meliputi futsal, petanque, bola voli, tenis, renang, sport climbing, 3X3 bola basket, judo, bola tangan, wushu, bridge, catur, atletik, bola basket, badminton, panahan, voli pantai, sepak takraw, taekwondo, pencak silat, dan karate.

Sementara itu, Kasi Binpres Forki Kalsel, Anton Arisandi menyampaikan sosok Afif, seorang atlet karateka asal Kalsel yang berjuang meniti karirnya sejak di lokal, nasional hingga internasional.

“Alhamdulillah, Afif di kelas 75 Kg Putra sudah menyumbangkan mendali perak untuk Indonesia tercinta. Besok masih ada 2 mendali lagi yang akan di perebutkan atlet kalsel untuk Indonesia, salam bergerak,” ungkapnya.

Sebagaimana dukungan Paman Birin selama ini, Anton berharap keberhasilan Afif ini menjadi motivasi karateka-katateka muda Banua untuk bisa berprestasi ke tingkat nasional maupun internasional.

“Sekali lagi, terimakasih Paman Birin atas dukungan selama ini kepada karateka Banua.Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi karateka muda lainnya,” pungkas Anton.

Sebagai informasi, Indonesia mengirimkan sebanyak 392 atlet mahasiswa yang berasal dari 140 perguruan tinggi di seluruh Indonesia berpartisipasi dalam AUG 2024. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Nasional

BNPB : Musim Kemarau Waspadai Potensi Bencana Kekeringan dan Karhutla

Published

on

Kepala BNPB Letjend TNI Suharyanto (Foto: Dokumentasi BNPB)

YOGYAKARTA, SuaraBorneo.com – Selama musim kemarau tahun 2023 lalu telah memicu rentetan bencana, yang berdampak bagi kehidupan masyarakat. Maka, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menekankan pentingnya membangun kewaspadaan.

“Pemerintah daerah harus mulai fokus melakukan mitigasi, pencegahan hingga kesiapsiagaan,” kata Kepala BNPB Letjend TNI Suharyanto melalui pesan tertulis, Minggu (23/6/2024).

Jika tidak ada upaya mitigasi, maka musim kemarau bisa memicu sejumlah bencana. Antara lain kekeringan, krisis air bersih, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), juga kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terjadi di beberapa wilayah di Tanah Air.

Menurut catatan lembaganya pada 2023 lalu, sebanyak 16 TPA mengalami kebakaran yang cukup besar. “Dan yang terbesar adalah TPA Sarimukti di Bandung Barat, serta TPA Suwung di Bali,” katanya.

Merujuk prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Suharyanto mengatakan bahwa kemarau tahun ini diperkirakan tidak akan sekering kemarau tahun lalu. Meski demikian, hal itu bukan berarti tidak akan ada kemarau panjang.

“Di 2024 ini mungkin tidak sepanas di tahun lalu. Tapi bukan berarti di sini tidak ada kemarau panjang,” ucapnya. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalsel

Gubernur Kalsel Kukuhkan Kepengurusan KBB Provinsi Sulawesi Tengah Periode 2024-2027

Published

on

Presiden Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, H.Sahbirin Noor atau Paman Birin mengukuhkan 27 orang Pengurus Wilayah Kerukunan Bubuhan Banjar (PW-KBB) Sulawesi Tengah Periode 2023-2027. (Foto/Adpim)

PALU, SuaraBorneo.com – Presiden Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia, H.Sahbirin Noor atau Paman Birin mengukuhkan 27 orang Pengurus Wilayah Kerukunan Bubuhan Banjar (PW-KBB) Sulawesi Tengah Periode 2023-2027 di Sriti Convention Hall, Palu pada Sabtu (22/6/2024).

Sejumlah urang Banjar asal Sulteng tampak bersusun di depan panggung. Mereka menggunakan baju kain sasirangan khas Banjar, serta ikat kepala memakai laung Banjar berwarna kuning.

Siang itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KBB Sa’Dunia, Taufik Arbain membacakan surat keputusan Pengurus Pusat Kerukunan Bubuhan Banjar Sa’Dunia tentang kesempurnaan susunan pengurus KBB Provinsi Sulawesi Tengah.

“Menetapkan susunan pengurus pertama dalam masa bakti 2023-2027. Sebagaimana sistem organisasi harus menaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) ditetapkan di Banjarmasin, 14 April 2024,” terang Taufik Arbain, Datuk Cendikia Hikmadiraja Kesultanan Banjar itu.

Dalam surat tertanda bahwa Presiden KBB Sa’Dunia H Sahbirin Noor dan Sekjen KBB Sa’Dunia Taufik Arbain menandatangani surat keputusan tentang kepengurusan pertama yang diresmikan untuk KBB Provinsi Sulteng.

“Sebelum bubuhan pian dikukuhkan dan dilantik. Ulun ingin bertanya bubuhan pian berataan, apakah bersedia dilantik sebagai pengurus KBB Provinsi Sulteng Periode 2023-2027, serta mematuhi AD-ART. Dan bersediakah bubuhan pian untuk menyumbang tenaga secara materil maupun moril, demi kemajuan KBB Provinsi Sulteng,” ucap Paman Birin, tegas.

Pengurus KBB Sulteng serempak menyebut bersedia dihadapan forum. Paman Birin meyakini bahwa pengurus baru PW KBB Sulteng dapat meningkatkan keorganisasiannya ke depan.

“Dengan mengucapkan rasa syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-Nya, maka pada tanggal 22 Juni 2024. Ulun sebagai Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus Presiden KBB Sa’Dunia, resmi melantik bubuhan pian sabarataan bahwasanya percaya akan menjalankan amanah dan tugasnya masing-masing,” ungkap Paman Birin.

Sementara itu, dalam pengukuhan itu juga menghadirkan Da’i/penceramah Fikri Haikal Hasan, putra sulung KH Zainuddin MZ.

Ustaz Fikri Haikal Hasan MZ memberikan ceramah singkat selepas pengukuhan PW KBB Sulteng. Dalam tausiyahnya, ia mengutip kalimat Paman Birin bahwasanya urang Banjar itu perantauan.

“Di mana bumi berpijak, di situ langit dijunjung. Itulah urang Banjar di perantauan, termasuk yang ada di Palu, Sulawesi Tengah ini. Artinya, dia akan berusaha dan berkontribusi dengan segala cara ditempat ia tinggal sekarang,” jelasnya.

Fikri MZ menyebut, urang-urang Banjar itu dikenal kuat sebagai warga yang agamis. Bahkan, dirinya mengaku didikan dari perguruan ayahnya Zainuddin MZ dari Kalsel yakni KH Idham Khalid.

“Saya itu mengingat Banjar terkait ulamanya, guru ayah saya diasuh langsung oleh Allah Yarham Alm. KH Idham Khalid. Bahkan kita berada di mana pun kalo ketemu urang Banjar, seperti dianggap rumahnya sendiri. Karena ada kedekatan secara emosional,” ujarnya.

Fikri MZ merasa dengan urang Banjar itu sudah tidak asing, secara budaya dan kulturnya kental dengan agama. Negeri akhirat adalah negeri utama, menurutnya perintah Allah dalam al-quran sangat dijalankan oleh urang Banjar.

“Prinsipnya urang Banjar itu menjunjung tinggi agamanya, begana di mana pun bahkan di pelosok daerah. Mereka sangat taat agama, serta dianggap ulet, bekerja keras dan memiliki kepribadian jujur,” tutupnya. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Business

IM3 Freedom Internet Kini Lebih Spesial dengan Kuota Harian, Simpel Kuota dan Banyak Pilihan untuk Pelanggan

Published

on

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3, menghadirkan keunggulan spesial dalam paket Freedom Internet dengan kuota harian. (Foto/Iklan)

MAKASSAR, SuaraBorneo.com – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3, menghadirkan keunggulan spesial dalam paket Freedom Internet dengan kuota harian yang dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan pelanggan. Paket Freedom Internet menjawab tingginya permintaan masyarakat terhadap kebutuhan komunikasi digital dengan jaringan yang luas dan stabil serta dengan harga yang tetap terjangkau, Rabu (19/6/2024).

Paket Freedom Internet merupakan paket internet yang simpel dengan kuota utama yang berlaku selama 24 jam penuh sehingga unggul dalam berikan pengalaman berinternet. Paket ini juga terasa spesial karena Freedom Internet menawarkan kuota harian baru yaitu 3,5 GB yang berlaku untuk 5 hari, 7 GB untuk 7 hari, dan 15GB untuk 7 hari. Untuk wilayah tertentu, pelanggan juga akan mendapatkan bonus kuota ekstra hingga 4 GB. Dengan lebih banyak pilihan paket, Freedom Internet Kuota Harian ini bisa diandalkan untuk selalu nyambung dengan sinyal IM3 dan memenuhi kebutuhan internetan sehari-hari yang bebas khawatir seperti video streaming, video call, akses berbagai video konten di media sosial dan masih banyak lagi.

EVP Head of Circle Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua (Kalisumapa) Indosat Ooredoo Hutchison, Swandi Tjia, menyampaikan, “Paket Freedom Internet dengan kuota harian memiliki peminat yang cukup tinggi karena keunggulannya dalam menjawab kebutuhan komunikasi digital para pelanggan IM3 yang lebih fleksibel. Untuk itu, kami kembali hadirkan paket Freedom Internet yang simpel tapi spesial dengan lebih banyak pilihan kuota yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Melalui paket Freedom Internet ini, kami berharap untuk terus mendekatkan IM3 agar semakin mudah diakses dan terjangkau oleh lebih banyak pengguna. Kami meyakini dengan tersedianya layanan kuota internet yang lebih beragam, akan mewujudkan lebih banyak peluang tanpa batas untuk masyarakat”.

Untuk mendukung pengalaman digital yang mengesankan, IM3 di wilayah Kalisumapa didukung oleh perluasan jaringan yang telah meningkat 5%. Jaringan ini juga didukung oleh 9.249 BTS yang dapat mencakup 72,4% dari total populasi di wilayah tersebut.

Paket Freedom Internet semakin spesial dengan menawarkan simplicity dalam berbagai macam paket internet mulai dari paket harian sampai mingguan dengan 100% kuota utama. Pelanggan bisa mendapatkan Freedom Internet di modern retail seperti minimarket terdekat dan marketplace. Selain itu, Freedom Internet bisa didapatkan di mitra outlet IM3 di seluruh Indonesia, IM3 Official WhatsApp, dan aplikasi myIM3. Untuk mengetahui info lebih lanjut silakan kunjungi website im3.id/freedominternet.

Bagikan ke
Continue Reading

Jakarta

Ombudsman RI Selamatkan Kerugian Masyarakat di Sektor Perekonomian Hingga Rp 68,7 Miliar

Published

on

Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika. (Foto/Ist)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Pada kurun waktu 1 Januari hingga 5 Juni 2024, Ombudsman RI dalam hal ini Keasistenan Utama III berhasil menyelamatkan kerugian masyarakat pada pelayanan publik khususnya sektor perekonomian I mencapai Rp 68,7 miliar.

Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika menjelaskan, valuasi kerugian masyarakat dihitung berdasarkan nilai kerugian materiil pada setiap laporan masyarakat. Realisasi penyelamatan kerugian masyarakat dihitung berdasarkan nilai kerugian materiil pada laporan masyarakat yang telah ditutup dan telah memperoleh penyelesaian permasalahan.

“Setiap ada pelapor yang melaporkan, saya selalu tanya berapa nilai kerugiannya. Potensi kerugian adalah apa yang diklaim oleh masyarakat menjadi kerugiannya, sedangkan realisasi penyelamatan kerugian adalah nilai pengembalian yang Pelapor dapatkan karena aduannya terselesaikan,” terang Yeka dalam Media Briefing di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan pada Jumat (14/6/2024).

Dirinya menyebut, sejak 2021 hingga 5 Juni 2024, potensi penyelamatan kerugian masyarakat atas aduan pelayanan publik di sektor Perekonomian I mencapai Rp 485,4 miliar. Namun, total realisasi penyelamatan kerugian masyarakat atas aduan tersebut mencapai Rp 398,9 miliar atau sekitar 82,19% dari total potensi penyelamatan.

Sedangkan jumlah penanganan laporan masyarakat yang diregister mulai 2021 hingga Juni 2024 oleh Keasistenan Utama III sebanyak 242 laporan, dengan rincian 133 (46.7%) laporan telah diselesaikan dan 109 (53.3%) laporan dalam tahap penanganan. Substansi laporan terbanyak di sektor Perekonomian I adalah terkait bidang perbankan, perasuransian dan jaminan (124 aduan); perdagangan, industri, dan logistik (75 aduan); pertanian dan pangan (19); pengadaan barang dan jasa (16 aduan); dan perpajakan, kepabeanan dan percukaian (8 aduan).

Sedangkan lima instansi paling banyak dilaporkan pada substansi perekonomian I yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian dan PT Perikanan Indonesia.

Tahun ini, Tindakan Korektif yang disampaikan Ombudsman RI dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) telah dilaksanakan oleh terlapor dalam hal ini Bappebti. Ombudsman RI telah melakukan penyelesaian 15 laporan masyarakat tentang maladministrasi pada Bappebti dalam penanganan pengaduan nasabah perdagangan berjangka komoditi.

Bentuk pelaksanaan Tindakan Korektifnya adalah adanya mekanisme koordinasi antara Bappebti, Korwas PPNS Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung RI dalam hal proses penyidikan. Kemudian juga ada penerapan Pasal 156 ayat (2) PP Nomor 49 Tahun 2014 yang dapat memberikan deterrent effect kepada pialang berjangka. Selain itu, telah dilaksanakan proses perbaikan mekanisme penyelesaian perselisihan nasabah di bidang perdagangan berjangka komoditi.

“Ombudsman mengapresiasi instansi baik kementerian maupun lembaga yang telah menjalankan Tindakan Korektif dari Ombudsman RI. Hal ini merupakan langkah perbaikan kualitas pelayanan publik. Bagi yang belum melaksanakan Tindakan Korektif, Ombudsman terus berupaya mengingatkan karena ujungnya adalah untuk masyarakat penerima layanan,” terang Yeka.

Sedangkan, Kementerian Pertanian belum sepenuhnya menjalankan Tindakan Korektif dalam hasil Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS) tentang Maladministrasi dalam layanan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dan pelaksanaan wajib tanam bawang putih. Yeka menyebutkan, Menteri Pertanian belum melakukan pelimpahan kewenangan kebijakan ketersediaan dan keamanan pangan komoditas bawang putih kepada Badan Pangan Nasional. Kemudian, Direktur Jenderal Hortikultura belum melakukan upaya perbaikan perihal pemusatan kebijakan terkait pengelolaan, pelaksanaan wajib tanam, dan produksi bawang putih pada Direktorat yang memiliki tugas peningkatan produksi bawang putih.

Selanjutnya, Keasistenan Utama III akan memfokuskan pada 6 isu yakni systemic review layanan tata kelola industri kelapa sawit, pengawasan penyaluran bantuan pangan, penyaluran LPG bersubsidi, layanan Bea dan Cukai, pupuk bersubsidi dan layanan BP Tapera.

“Terkait pengawasan BP Tapera, Ombudsman akan mendorong kejelasan produk layanan, kepastian jaminan keamanan tabungan dan manfaat kepesertaan, perbaikan regulasi agar tidak memberatkan masyarakat dengan rumusan kepesertaan yang terukur,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Daerah Wilayah III Kementerian PPN/Bappenas, Andi Setyo Pambudi dalam kesempatan yang sama mengatakan peran Ombudsman RI sebagai lembaga memberi pengaruh memiliki tantangan tersendiri dibandingkan dengan lembaga lain yang memiliki fungsi memberikan sanksi. Upaya yang dilakukan Ombudsman selama ini dalam pengawasan pelayanan publik dan pencegahaan maladministrasi diharapkan terus memberikan dampak dalam hal perbaikan layanan publik. “Ombudsman memastikan negara hadir dalam konteks pembangunan,” ujarnya. Peran media massa juga sangat penting dalam misi Ombudsman RI untuk menjadi lembaga pemberi pengaruh pada pengawasan pelayanan publik. [ad/ril]

Bagikan ke
Continue Reading

Kalsel

Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Kapolri, Dukung Pengembangan Tertib Lalulintas di Banua

Published

on

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor menerima penghargaan dan apresiasi dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. (Foto/Adpim)

YOGYAKARTA, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin menerima penghargaan dan apresiasi dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo terkait Pengembangan Implementasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik.

Penyerahan penghargaan yang diterima Gubernur Paman Birin melalui Sekretaris Daerah Roy Rizali Anwar di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center pada, Rabu (12/6).

Penghargaan Anugerah Pengembangan ETLE yang diserahkan dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis Fungsi Lantas (Rakernis) Tahun 2024 itu turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Menteri Perhubungan, Kakorlantas Polri, serta jajaran Ditlantas Polda se-Indonesia.

Selain Pemprov Kalsel yang diterima Gubernur Paman Birin, ada Pemda/daerah penerima penghargaan lainnya adalah Pemprov DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, Riau, Pemkot Medan, Pemkab Karawang, dan Kota Waringin Timur.

Rakernis 2024 ini mengusung tema: “Polantas Presisi Hadir Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan dalam Rangka Terwujudnya Indonesia Emas.”

Apresiasi yang diberikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo ini tak lepas dari dukungan penuh Gubernur Paman Birin atas pengembangan dan pengadaan Pemprov berupa perangkat ETLE statis 3 buah, kemudian untuk Kota Banjarmasin 1 perangkat, Kabupaten Tapin 1 perangkat ETLE, Kabupaten Banjar 1 perangkat serta Kabupaten HSS sebanyak 1 perangkat ETLE statis.

“Alhamdulillah. Kita sampaikan rasa syukur atas apresiasi Bapak Kapolri kepada Gubernur Paman Birin,” kata Roy.

Apresiasi ini, terang Roy akan memotivasi Pemprov Kalsel untuk terus mendukung pengembangan kelancaran lalulintas di seluruh kabupaten/kota se-Kalsel.

“Sebagaimana komitmen Bapak Gubernur Paman Birin, kita terus mendorong ketertiban berlalulintas, aman, lancar serta tertib di Banua,” terang Roy.

Disamping itu, sebagai langkah kongkret terwujudnya ETLE, pada tahun 2023 atas arahan Paman Birin, Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK bersama pimpinan 13 DPRD Kabupaten/Kota, mengundang BPKAD dan Dishub Pemkab/Kota serta Ditlantas Polda dan Satlantas Polres utk melaksanakan pengembangan ETLE di daerah masing-masing daerah mendukung tertib berlalu lintas di Kalsel. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Nasional

Hadiri HUT APKASI, Bupati dan Wabup Sergai Puji Kesiapan Trenggalek sebagai Tuan Rumah

Published

on

Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati (Wabup) Sergai H. Adlin Tambunan menghadiri rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-24. (Foto/Ist)

TRENGGALEK, SuaraBorneo.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati (Wabup) Sergai H. Adlin Tambunan menghadiri rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-24 yang dilaksanakan di Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur, Jumat (7/6/2024). Acara tersebut berlangsung dengan meriah di area Tebing Kepuh dan dihadiri oleh pejabat dari berbagai daerah dari seluruh Indonesia.

Bupati Sergai dalam kesempatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan APKASI 2024. Darma Wijaya menyebut, dirinya terkesan dengan bagaimana Kabupaten Trenggalek mampu memanfaatkan perbukitan dan mengubahnya menjadi tempat yang indah dengan pencahayaan yang baik untuk mendukung pelaksanaan acara.

Salah satu hal yang juga menarik perhatiannya dari pelaksanaan APKASI 2024 ini adalah komitmen terhadap konsep Eco Green di mana seluruh kebutuhan listrik untuk rangkaian kegiatan hari ini bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata. Hal ini menunjukkan keseriusan panitia dalam mendukung penggunaan energi ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Saya sangat mengapresiasi kreativitas Trenggalek dalam menyelenggarakan HUT APKASI 2024 ini. Tempat ini benar-benar disulap menjadi lokasi yang indah dengan efek pencahayaan yang memukau. Selain itu, saya mendengar bahwa seluruh listrik yang digunakan di sini bersumber dari PLTA, yang tentu saja sangat ramah lingkungan,” kata Bupati Darma Wijaya.

Bupati yang dikenal akrab dengan panggilan Bang Wiwik ini juga menambahkan bahwa Sergai dapat belajar banyak dari pelaksanaan acara ini.

“Kita harus belajar bagaimana mengelola dan menggali potensi yang ada di Sergai. Potensi-potensi tersebut dapat kita kembangkan untuk mewujudkan Sergai yang Maju Terus,” tambahnya.

Wabup Adlin Tambunan juga turut memberikan komentarnya mengenai acara tersebut. Ia menilai suasana yang tercipta sangat bagus, tata panggungnya diatur dengan baik, dan dirinya pun menikmati makanan yang disajikan.

Selain itu, dirinya dan Bupati Sergai pada kesempatan ini juga menyatakan memberikan dukungan penuh kepada Ananda Dwi Putri Sinaga yang berkompetisi di Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2024.

“Hal ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Sergai dalam mendukung generasi muda yang berprestasi,” terangnya.

Adlin Tambunan menilai, kehadiran para pemimpin daerah ini dalam forum APKASI diharapkan dapat menciptakan hubungan antar kabupaten yang semakin erat dan dapat saling berbagi pengalaman serta inovasi untuk kemajuan bersama.

“Acara HUT APKASI ke-24 di Trenggalek menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar Pemkab di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Sebelumnya pembukaan acara HUT APKASI dilakukan oleh Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin. Dalam sambutannya, Bupati Nur Arifin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya HUT APKASI 2024 di Trenggalek. Ia menyampaikan kebanggaannya karena Kabupaten Trenggalek dipilih sebagai tuan rumah untuk acara nasional yang bergengsi ini. “Ini adalah kehormatan besar bagi kami. Terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah hadir di Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.

Ikut hadir pada acara ini di antaranya Ketua TP-PKK Kabupaten Sergai Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Ny. Hj. Aini Zetara Adlin Tambunan, para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala OPD. (NR/MCS)

Bagikan ke
Continue Reading

Nasional

PTB Dukung Pemulihan Perekonomian Nasional Di Sektor Transportasi

Published

on

Ketua Umum Paguyuban Travel Batang (PTB) Jawa Tengah bersyukur atas penyelenggaraan Pemilu 2024 yang aman dan damai. (Foto/Ist)

BATANG, SuaraBorneo.com – Ketua Umum Paguyuban Travel Batang (PTB) Jawa Tengah bersyukur atas penyelenggaraan Pemilu 2024 yang aman dan damai dan mendukung keputusan KPU yang telah menetapkan Prabowo-Gibran sebagai pemenang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029.

“Penyelenggaraan Pemilu 2024 adalah hajat nasional yang telah berlangsung dengan aman dan damai, untuk itu kami mendukung pasangan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden yang sah. ” kata Ketua Paguyuban Travel Batang, Robin saat jumpa pers dengan awak media disela acara Selapanan Paguyuban Travel Batang, Selasa (21/5/2024).

Masih adanya perbedaan pandangan dan ketidakpuasan terhadap hasil tersebut merupakan suatu proses demokrasi, namun demikian perlu diwaspadai beredarnya informasi atau berita hoax serta ujaran kebencian yang dapat menyesatkan masyarakat.

“Kami juga menyadari masih ada ketidakpuasan masyarakat terhadap hasil Pemilu sehingga kami menghimbau untuk mewaspadai beredarnya informasi atau berita hoax, ujaran kebencian, segala bentuk kekerasan dan intoleransi untuk menghindari konflik sosial bermasyarakat dan memecah persatuan bangsa,” lanjutnya.

“Selain itu kami juga menjunjung komitmen untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan menolak segala bentuk kekerasan, anarkisme dan intoleransi serta mendukung pemulihan perekonomian nasional melalui sektor transportasi,” tekad Rodin.

Terkait dengan banyaknya peristiwa kecelakaan yang melibatkan angkutan travel Rodin selaku Ketua Paguyuban Travel Batang mengajak kepada seluruh pengusaha dan pengemudi angkutan travel untuk mematuhi aturan pemerintah terkait usaha di bidang transportasi serta mengutamakan keselamatan, kenyamanan dan keamanan demi keberlangsungan usaha angkutan travel yang semakin diminati masyarakat. Harapan kami kepada pemerintah yang akan datang agar memberikan perlindungan dan kemudahan dalam hal perijinan usaha yang kami geluti,” pungkas Rodin. (Azis)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Inginkan Adanya Kereta Api di Kalsel

Published

on

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Bali. (Foto/Humas DPRD Kalsel)

DENPASAR, SuaraBorneo.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan selatan (Kalsel) yang membidangi pembangunan dan infrastruktur melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Bali di Denpasar pada hari Rabu (08/05) siang.

Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, H. Gusti Abidinsyah, S.Sos., M.M. sekaligus pimpinan rombongan mengatakan bahwa fokus dari kunjungan kerja ini adalah untuk mempelajari bagaimana Provinsi Bali mengelola angkutan perkotaan.

“Bali mempunyai skup yang memang tingkat kepadatannya lumayan tinggi, di mana angkutan sewa khususnya yang lebih besar 74,7% dan ini adalah upaya Bali luar biasa untuk bagaimana menghadapi angkutan ini,” ujar H. Gusti Abidinsyah, S.Sos., M.M.

Oleh karena itu, belajar dari Provinsi bali ini sudah membuat perencanaan-perencanaan bagaimana menanggulangi masalah kemacetan angkutan sewa khusus, Kalsel ujar H. Gusti Abidinsyah, S.Sos., M.M. ke depan akan menjadi gerbang IKN, akan mencoba menerapkan integritas di Bali ini untuk dikaji lagi untuk dipelajari.

“Karenanya ada beberapa hal yang mendorong kita, yaitu masalah perencanaan kereta api. Jadi di Bali juga akan membuat jalur kereta api yang sinergi ke seluruh kabupaten/kota dan kita pun Alhamdulillah nanti akan membuat rancangan kereta api, mudah-mudahan pendanaan dari pusat bisa cepat keluar,” pungkasnya.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Nyoman Suryanata selaku penerima rombongan kunjungan kerja Komisi III DPRD Provinsi Kalsel mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kedatangan para perwakilan rakyat Kalsel ini.

“Sekali lagi tentunya berterima kasih Bali dijadikan tempat studi mudah-mudahan apa yang kami sudah lakukan di Bali bisa mensupport ke depannya bagaimana Kalsel bisa jauh lebih bagus mungkin dari segi penataan transportasinya,” tambah I Nyoman Suryanata.

Selain itu juga I Nyoman Suryanata berharap kendala-kendala yang ada di Bali ini bisa menjadi pembelajaran sehingga permasalahan ini tidak sampai menjadi masalah di Kalsel. Tentu solusi yang juga dihadirkan seperti mendorong penggunaan kendaraan listrik bisa diterapkan di Kalsel. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer