270 Juta Orang Tertipu; Menunggu (Hukuman) Seharga Dua Triliun – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-12

Nasional

270 Juta Orang Tertipu; Menunggu (Hukuman) Seharga Dua Triliun

Published

on

Oleh H. Dheni Kurnia

SUARABORNEO.COM – Ini kisah unik yang berindikasi penipuan. Semula menakjubkan, tapi kemudian jadi ranah (dugaan) pembohongan. Bayangkan, 270 juta penduduk Indonesia, termasuk gubernur, danrem dan Kapolda Sumatera Selatan, ikut terkena “prank”. Bahasa kerennya “tertipu” atau sengaja ditipu.

Awalnya, semua orang kagum. Termasuk (mungkin Presiden RI), beberapa menteri kabinet Indonesia Maju, mantan menteri, anggota MPR/DPR-RI dan sejumlah orang yang kagum dengan keluarga Akidi Tio. Mereka memuji-muji setinggi ombak di laut, awan di langit dan setinggi bentuk kepedulian di dunia. Tapi akhirnya, semua jadi gelap dan tak jelas.

Adalah Heriyanti atau sering disapa Ahong, warga Sumatera Selatan. Dia mengaku sudah bicara dengan saudara-saudaranya untuk menyumbangkan warisan ayahnya sebesar 2 triliun rupiah. Meski saudaranya pada cuek, uang itu kemudian diserahkan secara simbolis melalui Kapolda Sumsel, untuk bantuan dana penanggulangan Covid-19 Senin pekan lalu.

Ahong, wanita pendiam itu, merupakan anak ke-7 dari almarhum Akidi Tio yang meninggal 2009 lalu di usia 89 tahun. Akidi adalah pengusaha Tionghoa yang tinggal di Palembang Sumsel. Konon, mereka berasal dari Langsa Kabupaten Aceh Timur dan hijrah ke Palembang beberapa tahun lalu.

Sumbangan ini diserahkan Ahong bersama dokter keluarga mereka di Palembang, Prof. Dr. dr Hardi Darmawan, kepada Kapolda Sumsel disaksikan Gubernur Sumsel Herman Deru dan beberapa anggota Forkompinda lainnya. Wajah Kapolda Sumsel Irjen (Pol) Eko Indra Heri, Gubernur Herman, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus, begitu sumringah hari itu. Karena Rp.2 triliun bukanlah jumlah yang sedikit.

“Alhamdulillah,” kata Kapolda. “Luar biasa,” sambut Gubernur. Masyarakat Sumsel pun, mengelu-elukan keluarga Akidi. Tak hanya di Sumsel, kabar sumbangan ini kemudian merebak ke seluruh Indonesia. Bagai bau parfum impor dan wangi lemang hangat, cerita 2 T ini berkibar dari Sabang sampai Merauke, dari langit sampai dasar bumi.

Nama Almarhum Akidi Tio dan istrinya (juga sudah meninggal) seakan hidup kembali. Marwah keluarga mereka meroket bak Falcon-9 buatan SpaceX. Semua orang memujinya, membicarakannya, bahkan para YouTuber, penulis, wartawan, kolomnis hebat, memburu keluarga Akidi untuk konten mereka.

Halnya mengenai sumbangan yang baru ditulis di atas karton atau sejenisnya, diserahkan melalui Kapolda Sumsel, bukan kepada Gubernur Sumatera Selatan, karena ayah Ahong (Akidi Tio) sudah lama mengenal Kapolda Eko Indra Heri.

Cerita ini, dibenarkan Kapolda Sumsel. Bahkan dia menambah cerita ketika jumpa wartawan, Akidi Tio sudah dikenalnya saat bertugas di Aceh beberapa tahun silam. Jadi keluarga Akidi mempercayakan kepadanya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Sumsel.

“Kita akan atur nanti penyalurannya. Sekalian kita bentuk tim untuk pengawasannya,” sebut kapolda.

Cerita kemudian menjadi gelap, setelah seminggu lebih uang 2 T tersebut tak kunjung cair, tak juga masuk rekening Kapolda Sumsel. Akibatnya, Ahong pun “diundang” ke kantor polisi, termasuk sang Profesor Hardi Dermawan. Semula mereka akan dijadikan tersangka karena ngeprank. Tapi belakangan, beredar kabar mereka hanya dimintai keterangan.

Pasalnya, ada yang menyebut sumbangan Rp.2 triliun itu, masih ada di Bank Singapura.
Uang itu hasil usaha Akidi Tio dengan partner bisnis di Singapura dan Hongkong. Mereka juga dikatakan punya aset gedung-gedung di Negeri Singa itu. Jumlahnya cukup mengejutkan. Sekitar 11 triliun rupiah.

Melalui kisah yang berkembang, Ahong alias Heryanti sudah berusaha mencairkan, tetapi tak berhasil. Bahkan untuk mengurus semua itu, Ahong terhutang sebesar Rp.3 miliar kepada rekannya.

Menurut kabar angin, dari anak-anak Akidi Tio yang masih hidup, hanya Ahong yang terus nyinyir mengurus pencairan dana peninggalan ayahnya. Saudaranya yang lain malah sudah nyerah. Terakhir, merasa dana itu segera akan keluar, Ahong menghubungi Profesor Hardi dan Kapolda Sumsel.

Berita ini, bahkan bisa menyaingi kesuksesan Grysia Polii dan Apriyani Rahayu yang memenangkan Emas di Olimpiade Tokyo Jepang, untuk cabang bulu tangkis beregu Puteri. Prestasi anak bangsa di kancah internasional ini, bergalau dengan berita tak masuk-masuknya uang 2T itu ke rekening Eko Indra Heri, pemeriksaan terhadap Ahong dan sang guru besar.

Nasi memang belum jadi bubur. Kalaupun toh nanti jadi bubur, tinggal menambah ricisan ayam atau gula enau, karena masih nikmat juga dimakan. Artinya, kasus ini kemudian berkembang jadi jutaan versi. Ada versi polisi, ada versi masyarakat, versi penjabat, dan adapula versi dangdut; Makin di goyang makin asik, bahkan ada yang sampai teler mengulasnya.

Hanya saja, menurut seorang wartawan, rekan saya di Malaysia; “Alamak. Hebat you di Indonesia. Bisa dapat berita dengan mudah. You tak perlu kemane-mane.” Saya pun lalu menjawab dengan tertawa besar. Hahaha.

Rupanya, tak hanya (diduga) 270 juta orang Indonesia yang menggunjingkan kasus Ahong dengan pejabat pemerintah ini. Media-media di Malaysia pun, kata sahabat saya itu, juga menulis kisah Ahong di halaman satu media mereka. Mungkin juga media di Singapura atau Filipina, Brunai Darussalam. Entahlah.

Judulnya, tak ada satupun yang membela Heriyanti atau Ahong. Mereka menyebut kasus ini mulai dari “Penipuan Bodoh” sampai “Wang Gelapkan Mata Pejabat”.

Kisah ini, kata media Malaysia, seibarat Nabi Adam memakan buah quldi. Dirayu iblis, Adam lalu memakannya, tapi tersangkut di tenggorokan. Lalu Adam dihukum Allah SWT dengan diturunkan ke Bumi.

Di Palembang, sejauh ini memang belum ada hukuman untuk Ahong. Juga untuk kapolda dan gubernur Sumsel serta orang-orang yang menjadikan kisah ini sebagai “peristiwa nasional”. Ahong baru berstatus tersangka. Perlu dicari kebenarannya. Mana tahu uang 2 T itu memang ada. Manatau Ahong memang anak dermawan yang suka bagi-bagi uang untuk orang sakit dan teraniaya. Manatau Akidi Tio memang punya uang Rp.11 triliun di Bank Singapura dan Hongkong. Manatau kisah ini berakhir dengan saling peluk dan saling memaafkan. Mana tahu atau tempe. Hehehe!

Yang jelas menurut Prof Hardi ketika diperiksa Polda Sumsel, jika uang itu memang tidak ada, Ahong memang harus minta maaf kepada masyarakat Indonesia. Meski Polda Sumsel terlanjur bikin siaran pers dan Gubernur Herman Deru menyebut tindakan bantuan ini luar bisa, semuanya memang harus ada proses. Ada hitung-hitungan hukum untuk penyelesaiannya.

Karena kasus seperti ini bukan pertama kali di Indonesia. Sejak dulu kisah prank yang menasional seperti ini, beberapa kali terjadi. Misalnya, seorang Menteri Agama yang bermimpi bahwa Indonesia punya harta karun triliunan rupiah di Prasasti Batutulis, yang bisa melunasi hutang luar negeri Indonesia.

Atau pula kisah tukang becak yang mengaku Raja dan seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) yang mengaku Ratu dari Pedalaman Jambi bisa menyelesaikan kasus-kasus di Papua. Pun, kisah seorang dermawan yang akan membantu 3.000 rumah bagi korban gempa di tanah air. Termasuk cerita lelang motor listrik seharga 2 miliar rupiah lebih, yang semuanya hanyalah prank atau hoaks belaka.

Begitulah! Kita memang belum bisa memastikan akhir dari cerita Heriyanti atau Ahong ini. Karena semuanya masih terselimut kabut misteri. Yang pasti, banyak orang, banyak pejabat negara yang “terlibat” di sana.

Yang bisa kita lakukan saat ini, tentulah “menunggu”, seperti judul lagi Ridho Rhoma. Menunggu akhir kisah prank berdurasi 2 triliun rupiah, sebagaimana bait lagu Ridho di bawah ini;

Sekian lama aku menunggu
Untuk kedatanganmu
Bukankah engkau telah berjanji
Kita jumpa di sini
Datanglah, kedatanganmu kutunggu
Telah lama, telah lama ‘ku menunggu.

Dheni Kurnia; Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Riau dan Ketua DKP Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau.

Jakarta

Jalankan Arahan Presiden, Mendag Lutfi Bahas Pemulihan Ekonomi Kawasan Bersama Negara-Negara ASEAN

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menghadiri kegiatan Indonesia Ministers Meeting with the United States Business Leaders di Washington D.C, Amerika Serikat, Kamis (12/5/2022). (Foto: Kemendag)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi terbang ke Washington DC untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN–Amerika Serikat (AS) 11–13 Mei 2022 di AS.

Selama KTT, Mendag Lutfi melaksanakan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan sejumlah negara ASEAN membahas agenda pemulihan ekonomi kawasan akibat pandemi Covid-19.

Dalam keterangan tertulis Kementerian Perdagangan, Minggu (15/5/2022), Presiden Joko Widodo di KTT Khusus ASEAN–AS juga didampingi Menteri Luar Negeri Retno L. Marsudi dan Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani. Di depan para pemimpin negara ASEAN dan AS, Jumat (13/5/2022), kata Mendag Lutfi, Presiden Joko Widodo menyerukan penghentian perang di Ukraina sekarang juga.

“Bapak Presiden memandang perang di Ukraina telah menciptakan tragedi kemanusiaan dan memperburuk perekonomian dunia. Kenaikan harga pangan, energi dan inflasi telah terjadi, sangat memperberat perekonomian dan memperlambat tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs di negara berkembang dan kurang berkembang,” tegas Mendag Lutfi.

Dikatakan Mendag Lutfi, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa saat ini dunia sedang mengalami masalah baru yang tidak ringan. Setelah diserang pandemi Covid-19 yang kini berangsur mulai membaik, dunia dikejutkan oleh masalah perang Rusia–Ukraina. Ditegaskan Mendag Lutfi, Pesiden Joko Widodo menentang terjadinya peperangan ini.

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi mendampingi Presiden RI, Joko Widodo pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-Amerika Serikat di Washington D.C, Amerika Serikat, Jumat (13/5/2022). (Foto: Kemendag)

“Presiden Joko Widodo menegaskan seharusnya dunia segera pulih dari pandemi Covid-19, namun dunia menghadapi masalah baru, perang di Ukraina. Saat dunia membutuhkan kerja sama dan kolaborasi, justru rivalitas dan konfrontasi makin menajam. Saat dunia membutuhkan multilateralisme yang makin kokoh justru unilateralisme yang makin mengemuka,” kata Mendag Lutfi, menyampaikan pernyataan Presiden.

“Penekanannya adalah pada besarnya pengaruh AS, Eropa dalam menghentikan perang di Ukraina. Sekali lagi perang, bukan memenangkan perang di Ukraina,” tegas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi menuturkan Presiden Jokowi menegaskan bahwa perang tidak akan menguntungkan siapa pun. “Bapak Presiden menegaskan bahwa setiap negara, setiap pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menciptakan enabling environment agar perang dapat dihentikan dan perdamaian dapat terwujud,” ujarnya.

Saat ini, kondisi pertumbuhan ekonomi dunia cukup memadai. Dana Moneter Internasional atau IMF menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi dimuncul dan berkembang di Asia sebesar 0,5 persen pada 2022 dan 0,2 persen pada 2023. Bank Dunia juga memprediksi pertumbuhan ekonomi beberapa negara ASEAN hanya 1,2 persen.

“Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa kenaikan 10 persen harga minyak dunia akan berdampak pada menurunnya pendapatan nasional beberapa negara ASEAN sebesar 0,7 persen dan kenaikan harga gandum juga akan mengakibatkan peningkatan kemiskinan sebesar 1 persen di sebagian negara ASEAN,” tutur Mendag Lutfi.

Selama ini, ASEAN telah membangun arsitektur keamanan yang inklusif, mengedepankan paradigma kolaborasi, mendorong kebiasaan habit of dialogue dan rule based prder. Spirit tersebut juga didorong agar bisa dilaksanakan di negara-negara Indo-Pasifik melalui ASEAN Outlook on the Indo-Pasifik.

Ditegaskan Mendag Luthfi, Presiden Jokowi menyambut baik inisiatif Amerika Serikat melalui Indo-Kerangka Ekonomi Pasifik (IPEF).

“Presiden berharap sinergi antara IPEF dengan prioritas kerjasama di AOIP (ASEAN Outlook on the Indo-Pacific),” kata Mendag Luthfi.

Dikatakan Mendag Luthfi, Presiden Joko Widodo berencana melakukan Indo-Infrastructure Forum saat Indonesia menjadi Ketua ASEAN tahun depan. “Bapak Presiden berharap partisipasi Amerika Serikat dalam forum tersebut,” tutur Mendag Lutfi.

Sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo, Mendag Lutfi menggelar ASEAN Economic Ministers (AEM) Special Meeting di Bali pada 17–18 Mei 2022 mendatang. [adv/ad]

Continue Reading

Internasional

Indonesia Targetkan Naik Kelas Jadi Negara Maju, Mendag Lutfi: ASEAN Harus Kompak Respon Perkembangan Ekonomi Dunia

Published

on

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi ketika melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Kamboja, Pan Sorasak di Washington D.C, Amerika Serikat, Kamis (12/5/2022). (Foto: Kemendag)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Pada hari kedua Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) khusus ASEAN-Amerika Serikat, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan bahwa penguatan ASEAN merupakan kunci dari pertumbuhan ekonomi kawasan.

Penegasan disampaikan Mendag Lutfi usai pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Kamboja Pan Sorasak dan Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia Dato’ Seri Mohamed Azmin Ali.

Pertemuan bilateral dilaksanakan dihari kedua KTT khusus ASEAN-Amerika Serikat yang berlangsung 11-13 Mei 2022.

Dalam keterangan tertulis Kementerian Perdagangan, Sabtu (14/5/2022), menyebutkan pertemuan bilateral juga membahas rangkaian Pertemuan Spesial ASEAN Economic Ministers (AEM) yang akan dilaksanakan pada 17—18 Mei 2022 mendatang di Bali, Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Mendag Lutfi juga membahas kondisi ekonomi global saat ini, antara lain terkait peningkatan proteksionisme era modern, peningkatan inflasi pascakonflik Rusia-Ukraina yang memicu krisis energi dan inflasi harga dunia, serta peningkatan ketidakpercayaan dunia terhadap sistem perdagangan multilateral yang telah memberikan dampak negatif bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan.

Selain itu, dibahas juga berbagai agenda yang ditawarkan oleh negara-negara ekonomi besar seperti Indo-Pacific Economic Forum (IPEF) oleh Amerika Serikat, European Union Indo-Pasific Strategy oleh Uni Eropa, Belt Road Initiatives (BRI) oleh Tiongkok, serta kebijakan seperti EU Green Deal dan UK Environmental Act (Due Diligence on Forest Risk Commodities).

Mendag Lutfi menekankan, rantai pasok di ASEAN akan sangat terganggu di masa mendatang apabila ASEAN tidak segera merespon berbagai perkembangan situasi ekonomi dunia yang terjadi dewasa ini.

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi ketika melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia, Dato’ Seri Mohamed Azmin Ali di Washington D.C, Amerika Serikat, Kamis (12/5/2022). (Foto: Kemendag)

“ASEAN perlu segera mengambil aksi nyata untuk memperkuat posisi sentralitas ASEAN melalui berbagai inisiatif berbasis proyek dan merevitalisasi ASEAN sebagai basis produksi dalam penguatan rantai pasok ekonomi di kawasan,” tegas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi memandang penguatan ekonomi harus berasal dari dalam ASEAN. ASEAN memiliki berbagai dalam isiatif bersama yang perlu direvitalisasi seperti proyek pupuk Aceh ASEAN, proyek Urea ASEAN di Malaysia, proyek fabrikasi tembaga ASEAN di Filipina, proyek abu soda garam batu di Thailand, serta proyek vaksin ASEAN di Singapura.

“Untuk itu, ASEAN perlu meningkatkan proyek-proyek serupa di masa mendatang sehingga dapat memperkuat ketangguhan ASEAN terhadap berbagai agenda atau kebijakan negara lain yang dapat mengganggu rantai pasok di kawasan,” ungkap Mendeg Lutfi.

Pandangan singkat Mendag Lutfi mendapat tanggapan positif dari Menteri Sorasak dan Menteri Azmin yang juga berpandangan sama.
Menteri Sorasak, selaku ketua AEM tahun ini akan mendukung pelaksanaan AEM Special Meeting yang akan dilaksanakan di Bali dan akan mengupayakan terbentuknya kesepakatan yang lebih konkrit dari seluruh Menteri Ekonomi ASEAN dalam merespon perkembangan ekonomi global saat ini.

Pada hari yang sama, Mendag Lutfi juga menghadiri kegiatan Indonesia Ministers Meeting with Pemimpin Bisnis Amerika Serikat yang diinisiasi Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Pertemuan ini menghadirkan 12 pimpinan perusahaan-perusahaan besar AmerikaSerikat antara lain Microsoft, Cargill, P&G, Johnson&Johnson, Chevron, Exxonmobil, dan C4V.

Pada pertemuan ini, Mendag Lutfi menyampaikan, Indonesia menargetkan keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah melalui pelipattigaan produk domestik bruto (GDP) per kapita dari USD 4,000 menjadi sekitar USD 12,500 pada periode 2038—2040. Dalam mencapai target ini, peningkatan investasi infrastruktur secara masif menjadi kunci utama Pemerintah Indonesia. Untuk menunjang pencapaian tersebut, Indonesia mendukung keterbukaan akses pasar perdagangan internasional.

“Peningkatan investasi diharapkan dapat mendukung tujuan besar Pemerintah Indonesia untuk keluar dari status negara dengan pendapatan menengah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara umum,” tutup Mendag Luthfi. [adv/ad]

Continue Reading

Jakarta

Bertemu Duta Besar USTR, Mendag: Dorong Kerja Sama Ekonomi Digital ASEAN-AS Untuk Pemberdayaan UMKM

Published

on

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan dengan Ambassador United States Trade Representative (USTR), Katherine Tai di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (11/5/2022). (Foto: Kemendag)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan elemen ekonomi digital menjadi isu sangat signifikan dalam menavigasi pemulihan arus perdagangan di kawasan. Namun, platform lintas batas ini memiliki tantangan tersendiri yang dapat memberikan tekanan cukup kuat bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam rilis yang diterima dari Kementerian Perdagangan, Jumat (13/5/2022), Mendag Lutfi menjelaskan tantangan tersebut mengingat dinamika perdagangan internasional yang kontraproduktif dengan pertumbuhan ekonomi dalam dua tahun terakhir. Misalnya, pandemi Covid-19, distorsi terhadap rantai pasok global dan regional, eskalasi konflik Rusia dan Ukraina, hingga melemahnya kepercayaan dunia terhadap sistem perdagangan multilateral.

Persoalan mendasar tersebut disampaikan Mendag Lutfi saat melakukan pertemuan bilateral dengan Duta Besar United States Trade Representative (USTR) Katherine Tai di Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu (11/5/2022).

Kerja sama ekonomi digital ASEAN-Amerika Serikat menjadi salah satu isu penting yang dibicarakan dalam kerangka pembahasan isu ekonomi bilateral, regional, dan multilateral.

Pertemuan dilakukan di sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-Amerika Serikat pada Rabu (11/5/2022) hingga hari ini, Jumat (13/5/2022).

“Untuk itu, perlu kerja sama seluruh negara dalam menghentikan upaya-upaya kapitalisme modern yang saat ini berkembang di platform digital,” tegas Mendag Lutfi.

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi Pertemuan pada pertemuan dengan Ambassador United States Trade Representative (USTR), Katherine Tai, di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (11/5/2022) membahas isu-isu perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat serta mencari solusi dari perdagangan global. Selain itu, dibahas pula Proposal AS mengenai Indo-Pacific Economic Framework (IPEF). (Foto: Kemendag)

Pada pertemuan tersebut, Mendag Lutfi juga menyampaikan rencana pelaksanaan Pertemuan Khusus ASEAN Economic Ministers (AEM) pada 18 Mei 2022 di Bali.

Sementera Duta Besar Katherine Tai menyampaikan, program Amerika Serikat dalam pembangunan ekonomi di kawasan Indo-Pasifik dan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki pengaruh cukup signifikan di kawasan Asia Tenggara.

Menurutnya, agenda Pemerintah Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik adalah melalui perwujudan Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) yang memiliki fleksibilitas dan terdiri atas empat pilar utama yang saling terkait. Keempat pilar tersebut yaitu Fair and Resilient Trade, Supply Chain Resilience, Infrastructure, Clean Energy dan Decarbonization; dan Tax and Anti-Corruption.

Lebih lanjut, Duta Besar Katherine Tai menitikberatkan penjelasan IPEF pada pilar Fair and Resilient Trade yang mencakup penyusunan prinsip-prinsip, aturan, standar, kolaborasi terkait ekonomi digital yang dewasa ini menimbulkan tantangan serta oportunitas tersendiri.

Duta Besar Katherine Tai menegaskan, Pemerintah AS berupaya membangun suatu keterikatan yang didukung oleh sektor bisnis di kawasan melalui pembangunan ekonomi yang semakin tangguh, berkelanjutan, memberikan lebih banyak insentif bagi dunia usaha, dan meningkatkan inklusifitas namun bukan sesuatu yang dipandang sebagai kebijakan anti Tiongkok.

“IPEF bukan kerangka kerja sama perdagangan tradisional dan memerlukan keterikatan yang lebih erat dalam menciptakan inovasi kerja sama perdagangan baru dengan negara atau ekonomi baru. Amerika Serikat sangat terbuka dalam mengembangkan sesuatu yang inovatif dan berbeda yang mungkin akan memiliki elemen-elemen perjanjian perdagangan sebagai platform untuk melanjutkan kolaborasi,” jelas Duta Besar Katherine Tai.

Pada pertemuan dibahas juga beberapa isu yang menjadi perhatian Indonesia dan Amerika Serikat.

Isu tersebut di antaranya tentang rokok keretek, WTO, dan beberapa isu bilateral seperti Generalized System of Preferences (GSP), Intellectual Property Right (IPR), serta komitmen dalam kesepakatan Indonesia-Amerika Serikat. Pada pertemuan, kedua perwakilan akan mengupayakan pertemuan bilateral lanjutan di sela Pertemuan Asia Pacific Economic Cooperation Ministers Responsible for Trade APEC-MRT atau Pertemuan the Twelfth WTO Ministerial Conference (MC-12) mendatang. [adv/rls]

Continue Reading

Nasional

Sinergi dengan Satgas Pangan dan Bea Cukai, Kemendag Gagalkan Ekspor Minyak Goreng ke Timor Leste

Published

on

Kementerian Perdagangan bersama Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan dan Satgas Pangan berhasil menggagalkan ekspor minyak goreng ke Timor Leste di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (12/5/2022). (Foto: Kemendag)

SURABAYA, SuaraBorneo.com – Komitmen menjaga kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng ditunjukkan pemerintah. Melalui sinergi dengan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan dan Satgas Pangan, Kementerian Perdagangan berhasil menggagalkan ekspor minyak goreng ke Timor Leste.

Sedikitnya, delapan kontainer dengan volume 81 ribu liter minyak goreng berhasil disita di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Eksportir mencoba mengelabui petugas dengan tidak mencantumkan minyak goreng dalam dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga yang juga Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Veri Anggrijono menegaskan keberhasilan ini berkat koordinasi dan sinergi antarlembaga pemerintah dalam menjalankan perintah Presiden RI Joko Widodo.

“Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangan dan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan akan menindak tegas setiap pelanggaran ketentuan peraturan-undangan,” ujar VeriVeri,  Kamis (12/5/2022).

Kemendag juga akan terus berkomitmen meningkatkan sinergi dan kerja sama antarlembaga dalam hal pengawasan dan penegakan hukum di bidang perdagangan.

Sedikitnya 8 kontainer dengan volume 8 ribu liter minyak goreng berhasil disita di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Eksportir mengelabui dengan tidak mencantumkan minyak goreng dalam dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kepolisian RI, Kejaksaan, dan Ditjen Bea Cukai dalam melakukan penegakan hukum di bidang perdagangan.
Kegiatan hari ini merupakan implementasi dari MoU antara Kementerian Perdagangan, Polri, dan Ditjen Bea Cukai dalam meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum di bidang perdagangan,” pungkas Veri.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein, dan Used Cooking Oil, minyak goreng telah ditetapkan sebagai barang yang dilarang untuk diekspor sejak 28 April 2022.

Pelaku usaha yang melanggar ketentuan tersebut diancam dengan sanksi sebagaimana diatur Pasal 112 Ayat (1) jo Pasal 51 Ayat(1) Undang-undang Nomor 7Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Direktur Tertib Niaga Kemendag Sihard Hardjopan Pohan menyatakan kontainer berisi minyak goreng yang diduga akan diekspor secara ilegal tersebut telah diamankan petugas.

“Pelaku usaha yang melanggar ekspor minyak goreng bisa sanksi pidana paling lamalima tahun dan/atau denda paling banyak Rp5 miliar,” imbuh Sihard Hardjopan. [adc/rls]

Continue Reading

Jakarta

Anies Ke Lampung Anies Di Sanjung, Adi Supriadi : Calon Presiden yang Tak Terbendung

Published

on

Anies, Ke Yogyakarta disambut Meriah dan membahana, Saat Ultah ke 53 Karangan bunga berdatangan banyak sekali. (Foto: Ist)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Anies Lagi, Lagi-Lagi Anies, Ke Yogyakarta disambut Meriah dan membahana, Saat Ultah ke 53 Karangan bunga berdatangan banyak sekali, Saat ke Lampung lagi-lagi Anies di Sanjung.

Mungkin Bakal Calon Presiden lain yang nama-namanya disebut seperti Ganjar, Ridwan Kamil, Puan Maharani, Muhaimin melakukan hal yang sama tetapi sambutan rakyat tidak semeriah dan seantusias Anies saat mengunjungi daerah.

Hal ini disampaikan Adi Supriadi, Analis dan Pengamat Masalah Sosial Politik dan Keagamaan kepada Media, Selasa (10/5/2022)

Pria yang juga Influencer dan Penggiat Media Sosial ini menilai Anies bak gula yang dikerubuni semut

“Anies itu antitesa Jokowi, Dua Periode Jokowi membuat tipe seperti Jokowi membuat jenuh bangsa ini, muncul Anies yang berbeda dari Ridwan Kamil, Ganjar Puan yang masih mirip gayanya seperti Jokowi, Anies berbeda dari nama-nama tokoh yang lain “ Kata Adi Supriadi.

Selain Milad Anies yang Ke-53 mendaapat sambutan luar biasa beberapa hari ini, waktu berkunjung ke Lampung pun Anies Baswedan di Teriaki Presiden oleh Masyakarat Lampung.

Di Lampung, Anies Baswedan menerima gela kehormatan oleh Pemerintah Daerah dan Penyeimbang Adat Marga Empat (Marga Pak) Kabupaten Tulangbawang Barat pada Minggu, 8 Mei 2022 yang lalu.

Adi Supriadi, Analis dan Pengamat Masalah Sosial Politik dan Keagamaan

Adi Supriadi melihat Kharisma Anies Anies Baswedan dengan menggunakan baju adat lampung, lengkap dengan sarung khas lampung dankopan serta menaiki kereta kencana Burung Garuda terlihat luar biasa.

“Kharisma seorang Presiden sangat terlihat, dan ini Anies tunjukan saat datang ke Yogyakarta, Bandung dan meriahnya Sholat Ied di Jakarta Internasional Stadium Pada Hari Raya Idul Fitri yang lalu, Sangat Komplit, hal ini tetap luar biasa ditengah-tengah lawan politik terus mencari kesalahan Anies dengan berbagai cara, Tetap tenang tetap cool, ini adalah khas Anies “ Ujar Adi Supriadi.

Faktanya, Anies datang ke Bandung, Yogyakarta, Lampung bahkan di DKI Jakarta pun tetap mendapatkan teriakan Histeris dari Rakyat dengan Teriakan “Anies Presiden “
Saat ini lawan Politik Anies menurut Adi Supriadi sudah hampir kehabisan cara, setelah baru-baru ini mereka menyerang Anies dengan Politik Identitas karena Sholat Ied di Jakarta Internasional Stadium dapat terpatahkan ketika Anies membolehkan semua Agama apapun melakukan kegiatan disana, Kemudian ada lagi yang mencoba manjatuhkan Anies dengan membahas bahwa yang membangun JIS bukan Anies, Ada juga yang memprovokasi Presiden setelah Anies tidak menjabat Gubernur lagi, Jakarta Internasional Stadium diganti menjadi Jokowi Internasional Stadium

“Segala cara lawan Politik Anies mencoba menjatuhkan citra Anies Baswedan, Anies tetap tidak terbendung untuk maju menjadi Bakal Calon Presiden 2024 mendatang,“ Kata Adi Supriadi. [ad/rls]

Continue Reading

Jakarta

Halal Bihalal KPK Dengan Media Pasca Libur Lebaran Idul Fitri 1443 H

Published

on

Ketua KPK RI, Firli Bahuri bersama awak media. (Foto: Ist) 

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Komisi Pemberantasan Korupsi pada Selasa , 10 Mei 2022, memulai kerja pasca libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 H dengan menggelar HBH di Gedung KPK RI, bersemangat kembali suci diri dan tetap anti korupsi, serta berbudaya memaafkan antar sesama insan.

Spiritualitas yang terlatih selama bulan Suci Ramadhan sangat baik untuk digunakan seluruh insan KPK sebagai sumber energi mempersiapkan agenda-agenda kerja mendatang, termasuk jelang evaluasi kinerja semester satu tahun 2022.

Sejumlah prestasi harus dipertahankan, beberapa catatan perbaikan harus dituntaskan, dan pencapaian baru harus secara simultan diciptakan.

Saya menyampaikan apresiasi untuk seluruh Insan KPK atas penghargaan yang diterima, dan dilanjutkan dengan arahan persiapan agenda sebagai berikut :

1. Bahwa seluruh unit KPK telah menyampaikan Laporan Capaian Kerja (LCK) dan Laporan Nilai Kinerja Organisasi (LNKO) Triwulan 1 Tahun 2022 tepat pada waktunya.
2. Bahwa KPK telah mendapatkan penghargaan nomor urut lima dengan kategori tertinggi yaitu sangat baik sebagai lembaga negara dengan pagu kecil dibawah 2,5 Triliun atas kinerja anggaran dengan bobot nilai kinerja anggaran (NKA) sebesar 95,82. Bobot nilai tersebut ialah hasil gabungan 60% nilai eka smart dengan poin 96,67 dan 40% nilai IKPA poin 94,55.
3. Bahwa KPK mendapatkan kategori “BB” dalam capaian indeks reformasi birokrasi pada tahun 2021 dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
4. Bahwa ada dua hasil penilaian perbaikan yang harus dilakukan KPK adalah indeks ASN profesional dan indeks kualitas pengelolaan pengadaan barang dan jasa.
5. Bahwa komponen hasil opini BPK, nilai sakip, indeks persepsi kualitas pelayanan publik (IPKP), indeks persepsi anti korupsi (IPAK) dan survei internal organisasi dengan hasil cukup baik bagi KPK.
6. Bahwa KPK memperoleh nilai A dengan poin 83,34, sebagai lembaga negara dengan hasil evaluasi atas tingkat akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan tahun 2021. Telah terjadi peningkatan poin 1,20 dari perolehan nilai tahun sebelumnya yaitu 82,14 kategori A.
7. Bahwa pada program pembinaan mental pegawai dan meningkatkan ketaqwaan insan KPK pada Tuhan Yang Maha esa, KORPRI KPK telah menggelar berbagai kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi seluruh elemen.
8. Bahwa KPK segera akan merampungkan proses rekruitmen dan seleksi calon pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan KPK yang sudah dimulai sejak Maret 2022.
9. Bahwa Panitia Seleksi telah menyerahkan hasil 11 Jabatan Tinggi Madya dan Pratama, masing-masing jabatan telah dinyatakan lulus dan memenuhi syarat sebanyak 3 orang calon yang segera akan dipilih dan dilantik.
10. Bahwa KPK akan melanjutkan keikutsertaan dalam agenda G20. Pada bulan Juli 2022 KPK berperan dalam pertemuan G20 sebagai Kelompok Kerja Anti Korupsi putaran kedua di Bali dan putaran ketiga pada September 2022 di Australia.

11. Pada tahun 2022 kpk melaksanakan Survey Penilaian Integritas yg merupakan program yg dimandatkan dalam RPJMN 2019-2024. SPI utk memlngukur resiko korupsi di KL dan Pemda. Dengan SPI kita akan mengetahui daerah dan wilayah rawan korupsi. SPI juga sebagai instrumen prmgukuran efektifitas dan efisiensi IPAK dan MCP. Sebagaimana kita ketahui bahwa Kpk sdh memiliki program IPAK ( indek prilaku anti korupsi ) dan MCP ( monitor centre for prevention).

Foto bersama dengan Ketua KPK RI, Firli Bahuri. (Foto: Ist)

Selanjutnya SAYA ingin menyampaikan bahwa KPK akan terus melaksanakan Trisula Pemberantasan Korupsi pada bidang pencegahan, pendidikan dan penindakan secara proporsional, tepat sasaran dan profesional.

Sebagai upaya pemberantasan nanti pada tanggal 18 Mei 2022, KPK akan menggunakan Trisula Pemberantasan Korupsi untuk menyelenggarakan program Pendidikan Politik Cerdas dan Berintegritas menyasar 20 partai politik sebagai peserta pemilu dan penyelenggara pemilu yaitu KPU dan Bawaslu. Trisula Pemberantasan Korupsi akan juga digunakan KPK dalam rangkaian persiapan penyambutan perhelatan pesta demokrasi melalui pendidikan anti korupsi bagi Pejabat Pelaksana Tugas kepala daerah ( gub, bupati dan walikota) yang akan di lantik pemerintah di 272 Daerah terdiri dari 247 Bupati/Walikota dan 25 Gubernur.T

Trisula Pemberantasan Korupsi akan digunakan pada agenda Pendidikan Politik Cerdas dan Berintegritas untuk mendorong terciptanya era politik baru dengan sistem yang anti korupsi dan berbudaya anti mahar politik dari kader untuk partai dan sebaliknya. Mohon doa seluruh masyarakat agar program pencegahan dan pendidikan yang terukur, akan memdorong kita pada era politik baru yang sesuai harapan rakyat Indonesia. Sejatinya fungsi penindakan akan tetap dilaksanakan pada para pelanggar karena Korupsi belum akan hilang sama sekali sampai 100 persen sehingga perlu dilakukan penindakan.

Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan ucapan Hari Raya Idul Fitri bagi seluruh rekan2 wartawan jurnalis media cetak maupun elektronik dan seluruh insan KPK, “melalui forum ini kita sama-sama saling memaafkan, saya pribadi dan keluarga, empat pimpinan lainnya, serta pejabat struktural menyampaikan permohonan maaf apabila terjadi kesalahan dan kekhilafan selama mendampingi rekan-rekan semua. Dengan Semangat idul fitri mari kita kembali suci dan brrsihkan negeri dari praktik praktik korupsi. Kita kembali suci. Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin.”

Saya juga berharap Budaya kerja yang terbuka dan harmonis antara kpk dengan media bisa terus tumbuh dan kembang serta menjadi bagian dari interaksi keseharian seluruh insan, sehingga tidak ada beban kerja yang membebani kesehatan mental seluruh rekan2 wartawan dan segenap insan kpk.

Sebelum mengakhiri sambutan, marilah kita semua tetap menjaga kualitas kebahagiaan dan kesehatan, sehingga dalam bertugas bisa memberikan kinerja terbaik dalam pemberantasan korupsi.

Kemarin pagi senin 9 Mei 2022 jam 08:00 kami segenap jajaran Pimpinan dan pegawai KPK menyelenggarakan kegiatan rutin sambil ber halalbihalal. Nampak teman teman terus bersemangat bekerja setelah libur panjang.

Pekerjaan Pemberantasan korupsi tidak pernah lelah, terus berkarya utk rakyat bangsa dan negara. Mengabdi padamu Negeri Membebaskan NKRI dari korupsi. Mohon doa rekan2 dan para sahabat semua.

Salam sehat semuanya, mudah-mudahan hari libur anda memampukan Anda mengambil sedikit waktu untuk beristirahat dan merenungkan hari hari yang lalu dan yang akan datang.

*Berbahagialah bukan hanya karena segala sesuatunya baik, tetapi karena kamu masih mampu melihat hal baik dari segala sesuatu yang ada.*

*Berbahagialah bukan karena anda Sehat, tapi Bahagia itu akan membuat Anda menjadi Sehat*

*_Ketika kehidupan memberimu seratus alasan untuk menangis. Tunjukkanlah bahwa kamu punya seribu alasan untuk bahagia._*

*Salam FBI = Firli Bahuri untuk Indonesia*

[ad/rls]

Continue Reading

Nasional

Membumikan Budaya Antikorupsi Melalui Pendidikan

Published

on

Ketua KPK RI, Firli Bahuri. (Foto: Ist) 

Oleh : Firli Bahuri

Beberapa hari yang lalu, kita merayakan Hari Pendidikan Nasional, sebuah momen penting, salah satu hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, sejatinya tiap tahunnya selalu diperingati.

Perayaan Hardiknas seharusnya bukan sekedar seremoni, juga bukan sekedar untuk mengenang jasa pahlawan pendidikan dimasa lalu, tapi seyogyanya makna dan esensi atas pengorbanan besar para pahlawan bagi bangsa dan negara inilah yang harus dikapitalisasi menjadi nilai dan spirit perjuangan generasi saat ini.

Tidak sedikit tauladan dan nilai – nilai yang menjadi legacy dari kehidupan pahlawan pendidikan yang dapat kita gali, dari tekad kuat serta kerelaan luar biasa saat berjibaku membabat habis benih kebodohan yang disemai kaum penjajah pada ladang pemikiran bangsa Indonesia kala itu.

Kita semua sependapat bahwasanya
Ki Hadjar Dewantara telah memberikan banyak tauladan akan pentingnya pendidikan bagi kehidupan dan kemajuan bangsa ini.

Tokoh sekaligus Pahlawan Pendidikan kita, Ki Hadjar Dewantara berpesan, _”Tak ada hukuman yang lebih menyedihkan dari terpenjara kebodohan.”_

Kebodohan adalah pangkal kemiskinan yang sangat erat kaitannya dengan kemaksiatan atau kebatilan. Hanya pendidikanlah, hal-hal buruk tersebut dapat diberantas tuntas sampai ke akar-akarnya.

Tidak dapat dipungkiri, tauladan yang diberikan Ki Hadjar Dewantara beserta pahlawan pendidikan lainnya, yang telah mengubah sudut pandang bangsa Indonesia untuk menyongsong masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa dengan pendidikan.

Karenanya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak dari awal memandang pendidikan sebagai elemen yang sangat penting untuk mengakselerasi segenap daya upaya pemberantasan korupsi di NKRI.

Pendidikan adalah jantung serta urat nadi dalam membangun pondasi dasar pembentukan karakter serta integritas anak-anak bangsa, sehingga memiliki _ruh_ serta kepribadian Antikorupsi dalam dirinya.

Atas dasar itulah, KPK mengedepankan pendidikan sebagai salah satu _”national interest”_ dalam  road map pemberantasan pemberantasan korupsi 2022 – 2045. Dimana pada tahun 2045 mendatang akan menjadi tahun penting karena tahun tersebut Indonesia akan menjadi 5 kekuatan ekonomi dunia, dengan syarat Indonesia harus bersih dari korupsi.

Bahkan dalam Rencana Strategi Pemberantasan korupsi KPK tahun 2019 – 2024 menempatkan pendidikan sebagai strategi pertama dari trisula pemberantasan korupsi. Pendidikan menjadi salah satu hal yang fundamental disamping pencegahan dan penindakan yang merupakan _core bussiness_ KPK.

Oleh karenanya, melalui dan menggunakan jejaring pendidikan formal hingga non formal, mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Peguruan Tinggi, KPK telah memasukan unsur serta nilai-nilai pendidikan Antikorupsi kepada segenap anak-anak bangsa di republik ini. Pendekatan ini bertujuan membentuk paradigma baru dalam memandang korupsi bukanlah hal biasa, terbiasa, apalagi dianggap sebagai budaya atau warisan kultur bangsa.

Melalui strategi pendidikan kita ingin membangun budaya dan peradaban bangsa Indonesia yaitu Budaya dan peradaban Antikorupsi.

Internalisasi unsur serta nilai-nilai Antikorupsi kedalam setiap jenjang pendidikan di Indonesia, Insya Allah akan membentuk _mindset_ dan _budaya Antikorupsi_ yang lambat laun menjadi peradaban generasi penerus bangsa. Selayaknya, semua pemangku kepentingan di negeri ini, tidak hanya KPK berharap, budaya Antikorupsi secepatnya membumi di bumi pertiwi.

Jika melihat perjalanan republik ini dari masa kemasa, pendidikan jelas menjadi satu senjata yang paling ampuh yang bisa kita gunakan untuk mengubah dunia _(Education is the most powerful weapon which you can use to change the world)_ , dimana bangsa kita yang awalnya terbelakang karena kebodohan, kini menjadi bangsa superior yang cerdas dimata dunia, seiring dengan meningkatnya kualitas pendidikan rakyat Indonesia.

Napak Tilas Menggapai Bintang

Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi kisah hidup saya yang berubah karena pendidikan. Sebagai bungsu dari 6 bersaudara yang berasal dari keluarga miskin di pelosok dusun Sumatera Selatan. Sebagai anak dari keluarga miskin, yang menjadi spirit dan motivasi terbesar dalam hidup saya yaitu petuah orang tua, terutama ibu, tentang pentingnya pendidikan untuk mengubah keadaan khususnya kondisi ekonomi keluarga yang sangat sulit saat itu.

Dengan segala keterbatasan ekonomi keluarga, apalagi usai ditinggal wafat ayah saat usia saya baru menginjak 5 tahun. Dari tangan Ibu lah saya mendapatkan pendidikan kehidupan yang begitu mempengaruhi hidup saya, lalu dengan itu pula saya menguatkan tekad dan diri untuk terus sekolah setinggi-tingginya agar nasib dapat berubah.

Proses pendidikan yang saya lalui teramat berat bahkan terasa perih. Di kala teman SD berangkat diantar orang tua atau saudaranya dengan sepeda, saya harus berjalan kaki “nyeker” pergi dan pulang ke sekolah sejauh 16 KM setiap hari. Jangankan memiliki sepatu, sandal saja tidak punya.

Untuk bayar SPP saja bukan dengan uang, melainkan “barter” buah kelapa atau durian. Beruntung Kepala Sekolah memahami betul kondisi kehidupan saya, yang menerima kelapa atau durian, bahkan ikan hasil tangkapan sendiri sebagai pengganti uang SPP.

Semasa SMA, saya ikut kakak mengontrak di dekat SMA 3 Palembang, saya ingat betul, setiap pulang sekolah bersama kakak, kami mencari ikan di rawa untuk di tukar dengan pisang serta beras ketan.

Oleh kakak, beras ketan dan pisang tadi diolah menjadi pepes ketan. Selanjutnya saya yang menjualnya ke warung-kewarung atau “ngider” dari kampung ke kampung. Dari hasil berjualan pepes ketan, kami gunakan untuk membayar uang sekolah.

Untuk membeli peralatan dan keperluan sekolah lainnya, saya bekerja sebagai pembantu rumah tangga, tukang cuci mobil, atau menjual spidol yang saya beli di Pasar Cinde, lalu saya jual kembali dengan sedikit keuntungan di Taman Ria Palembang.

Usia tamat SMA, kondisi perekonomian kami belum berubah, karenanya saya tidak memiliki uang untuk melanjutkan jenjang pendidikan di Universitas. Jadi saya mendaftarkan diri ikut sekolah yang dibiayai negara yakni Akabri. Itupun 3 kali mendaftar, 3 kali nya gagal.

Tiga kali gagal tes Akabri tidak membuat saya patah arang. Berbekal tekad yang kuat, saya memutuskan untuk tes sekolah Bintara. Berkat do’a Ibu dan ketekunan, saya akhirnya lulus menjadi anggota polisi berpangkat Sersan.

Meski sudah bekerja, petuah ibu tentang pentingnya pendidikan tidak pernah saya lupakan, sehingga saya putuskan untuk kembali mengikuti tes Akabri untuk yang keempat dan kelima kalinya, namun tatap saja gagal. Barulah kesempatan yang ke-6, pada tahun 1987 saya bisa dierima sebagai Capratar ( Calon prajurit Taruna).

Alhamdulillah, tes untuk keenam kalinya ini, saya dinyatakan lulus dan mengikuti pendidikan sebagai seorang perwira polisi, perlahan namun pasti menggapai bintang, dan akhirnya kini diberikan mandat untuk berkarya kepada bangsa dan negara, mengabdi untuk ibu pertiwi membebaskan dan membersihkan NKRI dari praktik-praktik Korupsi.

Apa yang saya alami, adalah contoh nyata bahwasanya pendidikan menjadi begitu amat penting, mengingat pendidikan sebagai satu upaya mewujudkan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa, dimana dengan bangsa yang cerdas, maka akan membawa kesejahteraan umum bagi segenap rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote.

Dengan semua catatan itu, marilah kita berani untuk mengatakan bahwa pendidikan adalah yang terpenting dalam mencapai cita – cita peradaban nasional sebuah bangsa dan negara yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, yaitu memajukan kesejahteraan umum dan yang mencerdaskan kehidupan bangsa serta ikut serta di dalam perdamaian dunia yang berdasarkan kepada perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Sekali lagi, saya ingin ingatkan sembari memotivasi segenap anak bangsa, bahwasanya masa depan bangsa ini tidak ditentukan saat dia terlahir, namun dengan pendidikan serta semangat belajar, berjuang, bekerja keras, Insya Allah masa depan NKRI akan semakin baik.

Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional, mari tanamkan selalu nilai-nilai Antikorupsi dalam setiap jenjang pendidikan di republik ini, agar cita-cita merdeka dari pengaruh laten korupsi, dapat segera kita raih dan wujudkan Indonesia zero kejahatan korupsi. [ad/rls]

Penulis adalah Ketua Komisi Pemberantasan Korups (KPK) RI.

Continue Reading

Nasional

Cegah Korupsi dengan Menjaga Integritas

Published

on

Ketua KPK RI, Firli Bahuri. (Foto: Ist) 

Oleh: Firli Bahuri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menggelar sosialisasi pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2022 bersama Kementerian/Lembaga, Pemerintah Pusat dan Daerah (K/L/PD), Rabu (27/4). Kegiatan yang berlangsung secara virtual, turut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, dan Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tumpak Haposan.

SPI merupakan alternatif pengukuran yang digunakan KPK sebagai upaya untuk memetakan risiko korupsi dan pencapaian upaya pencegahan korupsi yang dilakukan oleh setiap K/L/PD. SPI diharapkan dapat menjaga integritas kebangsaan dalam mencegah dan memberantas korupsi.

SPI merupakan sebuah amanat dari rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN). Oleh karena itu, KPK terus menyempurnakan sistem SPI agar lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya.

SPI juga merupakan alat yang digunakan untuk melakukan deteksi dini potensi terjadinya korupsi, dimana SPI dapat digunakan untuk mengukur sampai sejauh mana seseorang sadar untuk tidak melakukan korupsi, bahkan dapat mengukur sejauh mana sistem bekerja secara efektif mencegah terjadinya korupsi. Karena korupsi terjadi disebabkan oleh sistem yang lemah, sistem yang buruk dan sistem yang gagal.

Dari pengukuran SPI tahun 2021, setidaknya diketahui 5 area rawan terjadinya korupsi, yakni penyalahgunaan fasilitas kantor, jual-beli jabatan, gratifikasi, suap, dan trading in influence.

Pada tahun 2021, KPK telah melaksanakan pengukuran SPI pada K/L/PD di Indonesia. Berdasarkan pengukuran tersebut, diperoleh skor indeks integritas nasional mencapai 72,4 atau berhasil melewati target RPJMN 2020-2024 dengan skor 70.

Dari hasil pengukuran SPI 2021 tersebut, KPK menaruh harapan agar K/L/PD dapat menindaklanjuti rekomendasi perbaikan sistem antikorupsi yang telah direkomendasikan.

Karenanya semua elemen bangsa harus bahu membahu dan menjadikan korupsi sebagai musuh bersama (common enemy). Karena korupsi selain merusak sendi- sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, korupsi juga merusak sistem perekonomian. Akibatnya, kita semakin jauh dari tujuan bernegara yaitu mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Pada akhirnya kita gagal mewujudkan negara.

Indikator itu dapat dilihat dari layanan publik masih buruk, tingkat kesehatan rendah, pendidikan yang tidak terjamin, tingkat pendapat masyarakat yang masih memprihatinkan, dan banyak lagi indikator negara makmur yang belum bisa
dicapai. Dengan kata lain, harapan untuk mewujudkan Indonesia sebagaimana negeri impian pun, bak jauh panggang dari api.

*Perbaikan Sistem*

Dari temuan dan kajian yang dilakukan oleh KPK, ternyata banyak sistem di Indonesia yang justru membuka celah terjadinya tindak pidana korupsi. Misalnya, prosedur pelayanan publik menjadi rumit, sehingga memicu terjadinya penyuapan. Tidak saja yang berkaitan dengan pelayanan publik, tetapi juga perizinan, dan pengadaan barang dan jasa juga masih akrab dengan praktik praktik korupsi.

Kesemua itu, baik karena sistemnya lemah, buruk, maupun sistemnya gagal bahkan yang lebih menjadi keprihatinan kita semua karena masih ada sistem yang ramah membuka celah peluang dengan praktik – praktik korupsi. Inilah juga yang dikenal korupsi karena desain atau corruption by design. segera harus dilakukan perbaikan. Karena sistem yang baik, bisa menutup celah dan peluang atau setidaknya meminimalisasi terjadinya tindak pidana korupsi.

KPK pun sudah banyak melakukan upaya perbaikan sistem. Dari berbagai kajian yang dilakukan, KPK memberikan rekomendasi kepada kementerian, lembaga terkait dan pemerintah daerah untuk melakukan langkah – langkah perbaikan, yang harus diikuti dengan penataan layanan publik melalui koordinasi dengan instansi yang berwenang untuk melaksanakan pemberantasan korupsi dan instansi yang melaksanakan tugas pelayanan publik. Kpk pun meminta laporan sistem pencegahan korupsi, serta mendorong transparansi dalam tata kelolah keuangan dan pemerintahan sesuai dengan prinsip prinsip good goverment and clean governance.

Dalam hal mendorong transparansi penyelenggara negara, KPK menggunakan pendekatan berupa pelaporan laporan harta kekayaan pemeyelenggara negara (LHKPN) dan pelaporangratifikasi. Untuk LHKPN, setiap penyelenggara negara wajib melaporkan harta kekayaan kepada KPK. Sedangkan untuk gratifikasi, kpk juga menggalakan pelaporan gratifikasi online atau E-Gol. penerima wajib melaporkan kepada KPK dalam jangka waktu 30 hari sejak diterimanya gratifikasi atau pegawai negeri bersangkutan dianggap menerima suap.

Diharapkan korupsi yang disebabkan oleh sistem yang lemah, buruk, bahkan gagal, dapat dicegah atas ikhtiar segenap elemen bangsa dalam menjalankan berbagai rekomendasi yang telah disampaikn oleh KPK. Kita terus bekerja untuk tindakan – tindakan pencegahan supaya korupsi tidak terjadi. Pencegahan menjadi penting, pendidikan masyarakat merupakan hal fundamental. Begitu juga penindakan terus kita lakukan karena korupsi belum hilang hingga 100 %. Kita berkomitmen untuk membersihkan dan membebaskan Negeri dari Korupsi. [ad/rls]

Penulis adalah Ketua KPK RI.

Continue Reading

Nasional

Priamanaya Group Dan JMSI Lahat Bagikan 2.794 Paket SembakoPriamanaya Group Dan JMSI Lahat Bagikan 2.794 Paket Sembako

Published

on

Ramadhan 1443 H, Priamanaya Group kembali menggelar Safari Ramadhan. (Foto: Ist) 

LAHAT, SuaraBorneo.com – Menyambut datangnya bulan Ramadhan 1443 H, Priamanaya Group kembali menggelar Safari Ramadhan.

Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, Priamanaya Group akan mengunjungi masjid-masjid di sekitar ring satu Perusahaan, memberikan bantuan sembako untuk Lansia dan anak Yatim.

Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin Perusahaan yang berlangsung sepanjang bulan Ramadan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Safari Ramadhan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antara Perusahaan dengan masyarakat di sekitar Perusahaan.

Pada Ramadhan kali ini, Priamanaya Group telah memberikan sebanyak 2794 bingkisan, dan areannya adalah Patratani site (Desa Patratani, Pulau Kabal, Desa kayu Ara Batu, Desa Bakung, Desa Talang Taling, Desa Mulia Abadi, Desa Harapan Mulya), Lahat site (Desa Kebur, Desa Telatang, Desa Payo, Desa Tanjung Telang, Desa Keban, Desa Senabing, Desa Karangrejo, Desa Muara Maung, Desa Sukamarga, Desa Ulak Lebar, Desa Padang Lengkuas) dan Panti Asuhan di Kabupaten Lahat.

Dalam penyelenggaraan Safari Ramadan pada Kamis (28/04/2021) dilaksanakan di Masjid At Taqwa, Desa Senabing, Kec Lahat. Pemberian secara langsung sembako bagi Anak Yatim dan Lansia di Program ini diawali dengan tausiah dari ustadz setempat dan ditutup dengan buka puasa bersama dan solat magrib berjamaah lalu dilakukan pula pemberian sembako bagi anak Yatim dan Lansia.

Kehadiran Priamanaya Group selalu disambut hangat oleh para jamaah masjid setempat. Silaturrahim ini secara tidak langsung memperkuat persatuan dan kebersamaan antara masyarakat dengan perusahaan.

Persatuan dan kebersamaan itu akan terjalin kuat apabila masing-masing pihak merasa saling membutuhkan dan saling melengkapi untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama.

Agung Dwi Anggoro selaku Manager CSR & Eksternal Relations Priamanaya Group mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyambung dan mempererat tali silaturahim antara Priamanaya Group dengan masyarakat ring satu.

“Kami ingin meningkatkan silaturahim dan kebersamaan yang lebih baik lagi dengan masyarakat desa ring 1 perusahaan, karena pada dasarnya Priamanaya Group maju dan berkembang juga tidak lepas dari dukungan masyarakat,” kata Agung.

Kemudian Agung menambahkan untuk bantuan yang diberikan tidak semata-mata sebagai tanggung jawab sosial Perusahaan, namun juga sebagai wujud terima kasih Priamanaya Group kepada masyarakat ring satu perusahaan.

Yang merupakan sebagai tetangga Perusahaan terdekat yang selama ini telah ikut menciptakan suasana kondusif sehingga operasional Perusahaan dapat berjalan dengan baik.

“Jangan dilihat dari nilainya, tapi dari kebersamaannya. Kami ingin manajemen dapat melihat dan merasakan langsung kehidupan masyarakat di sekitar Perusahaan. Salah satu cara agar semua dapat berbaur ya dengan acara buka puasa bersama,” lanjut Agung.

Dalam kegiatan Safari Ramadhan ini, Agung juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar pada hari ini dan di masa yang akan datang, Priamanaya Group dapat beroperasi dengan baik dan lancar sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar lagi kepada masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar Perusahaan.

Kepala Desa Senabing, Yudi Syahri mengucapkan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan oleh Priamanaya Group kepada warga Senabing. Yudi menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Priamanaya Group.

Yudi berharap Priamanaya Group senantiasa memperhatikan masyarakat di sekitar Perusahaan, khususnya warga Desa Senabing.

Abira (Warga Desa Senabing, penerima bantuan) mengucapkan rasa terima kasih kepada Priamanaya Group.

“Terima kasih kepada Priamanaya Group, semoga Priamanaya Group semakin sukses dan dapat berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. [ad/rls]

Continue Reading

Umum

Populer