Connect with us
FILE-MASAK-LOGO-SB-5

Jakarta

Dimasa Pandemi, Sandiaga Uno Bersama Fahira Idris Bangkitkan Semangat Pelaku UMKM Di Indonesia

Published

on

JAKARTA, suaraborneo.com – Tak terasa 1,5 tahun lebih masyarakat Indonesia mengalami Pandemi Virus Covid-19, berbagai bidang usaha mengalami dampak dari gejala gangguan virus ini khususnya para pelaku UMKM atau usaha mikro, kecil dan menengah usaha milik perorangan.

Melihat situasi seperti ini tak lepas perhatian dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga S Uno bersama Anggota DPD RI DKI Jakarta, Ibu Fahira Idris untuk membangkitkan semangat para pelaku UMKM di Indonesia dengan menggelar pertemuan secara Virtual (Zoom) bertemakan Bangkitnya UMKM dimasa Pandemi, karena UMKM adalah Ekonomi Kreatif yang kuat”, Kamis (5/8/2021) dimulai pukul 20.00 WIB.

Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya menyampaikan, Yang masih mendominasi dengan hampir 42 persen dari total sumbangsih kontribusi sektor ekonomi kreatif, kuliner ini selama manusia memiliki mulut dan perut pasti butuh makan dan pangan, hulunya pertanian, hilirnya industri kuliner, tahun ini ditetapkan sebagai tahun yang mendorong ekonomi kreatif yang berkelanjutan, kami di Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) merangkul para komunitas untuk mendorong para pelaku usaha ekonomi kreatif khususnya dibidang kuliner dan fashion melakukan inovasi, adaptasi dan koloborasi seperti BANG JAPAR serta ibu Fahira Idris.

“Mudah-mudahan kontribusi UMKM tahun 2021 ditargetkan 62 persen sampai 65 persen 2024, bukan usaha besar yang memberikan kontribusi mayoritas di ekonomi kita justru UMKM, hari ini saya mendapatkan berita bahwa ekonomi tumbuh 7 persen untuk kwartal kedua, Alhamdulillah ditengah pandemi ini tumbuh 7 persen, tapi jangan lengah karena kita baru jadi terkena varian delta, jadi UMKM harus berbenah melakukan kesiapan-kesiapan baru, peraturan-peraturan yang punya kuliner dan para pedagang,” ungkap Bang Sandiaga Uno dalam paparannya.

Dengan digelarnya acara ini walau secara virtual, tak disangka-sangka betapa antusiasnya para pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia hampir berjumlah 1000 orang, dan sebagian keluhan para pelaku, kami kutif dari grup Whatsapp “ZM Bg Sandi & Bu Fahira 2”

“Pak menteri dan bu fahira sya mhon bntuan a krn sya yg terdampak d saat ad wabah suami sya d PHK dan sya hrus berjuang sndri untuk m’biaya kehdupan kluarga sya sndri sya d bidang jasa penjahit dan penghasil sya m’nrun dan sya hmpir putus asa sya mhon bntuan a pk menteri ank sya ad 4 pak menteri sya rahmayani dri aceh besar salam sya bu fahira dan pk menteri agar kiran berkenan membntu sya agar bsa ber produksi kmbli krna  sya berkendala d alat kerja sya pk mesin jahit,” katanya.

Diliat keluhan para pelaku UMKM setelah mengalami masa pendemi Covid-19, terkendalanya produksi dan permodalan.

“Pak menteri dan ibu fahira dari dampak pandemi sekarang ini usaha saya terhenti di bidang budidaya jamur tiram, sedangkan di  kertap kertup crisfy kacang ijo masih jalan namun dari segi penjualan jauh berkurang dari sebelum pandemi, saya mohon kiranya ada bantuan permodalan  untuk memulai lagi budidaya jamur tiram, karena jamur tiram lebih menjanjikan,” pungkas salah satu pelaku UMKM. (ad-sb)

 181 kali dilihat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Umum

Populer