Connect with us
FILE-MASAK-LOGO-SB-5

Banjarbaru

Panglima TNI Dan Kapolri Kunjungi Kalsel

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – Dalam agendanya, Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo., M.Si, melaksanakan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan pada Kamis, (05/08/2021).

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri ke Kalimantan Selatan disambut oleh Pj. Gubernur Kalsel, Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danrindam VI/Mulawarman, Danlanud Syamsudin Noor, dan Dandim 1006/Banjar di VIP Rom Bandar Udara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan.

Kunker tersebut dalam rangka pertemuan atau rapat dengan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Provinsi Kalsel, Kota Banjarmasin, dan Kota Banjarbaru, serta melaksanakan tracing melalui aplikasi Silacak dan InaRISK.

Aplikasi Silacak adalah program penguatan tracing dalam penanganan pandemi covid-19, sedangkan InaRISK adalah aplikasi yang bertujuan untuk mendeteksi penyebaran covid-19 dan menyusun strategi pelaksanaan program, kebijakan, serta kegiatan untuk mengurangi risiko bencana Virus Corona.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Panglima TNI dan Kapolri bersama rombongan melaksanakan kunjungan singkat di Kalimantan Selatan, dengan agenda kegiatan tatap muka kepada Forkopimda Provinsi Kalsel, Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru di Auditorium DR. K.H. Idam Chalid Banjarbaru, dilanjutkan pengecekan dan penggunaan aplikasi Silacak dan InaRISK kepada Kepala Puskesmas, Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Kelurahan.

Panglima TNI dalam pengarahannya mengatakan “Beberapa hari lalu kita melaksanakan rapat terbatas terkait penanganan covid-19, kita berupaya menekan laju penularan Covid-19, pada bulan Mei 2021 kita dikagetkan dengan varian baru Delta yang lebih hebat dari virus dari Wuhan, saat ini trend laju penularan di Indonesia masih terus berjalan dan kasus Covid-19 wilayah Banjarmasin berada di Level 4” ucapnya

Kepada Bapak Gubernur dan Bapak Walikota, kemarin saya sudah melaksanakan pelatihan tracer dan segera kita lihat implementasi di lapangan, setiap petugas tracer harus memberi laporan kepada aplikasi Silacak dan InaRISK, harapan saya pelaksanaan tracer di setiap Puskesmas dapat berjalan dengan baik, kerjasama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas.

“Oleh sebab itu tugas untuk menekan laju penularan harus kita laksanakan, setiap kasus konfirmasi harus dilaksanakan entry test dengan rapid antigen atau PCR, kalau OTG maka dilaksanakan isolasi selama 10 hari, setelah itu dilaksanakan test dengan Antigen atau PCR, sedangkan bergejala maka dilaksanakan isoter selama 14 hari, setelah itu test Antigen atau PCR. Kemudian terkait kontak erat, harus ada strategi komunikasi yang baik untuk bisa membujuk masyarakat yang tanpa gejala untuk karantina, kalau hasilnya reaktif maka dilaksanakan isoter dan pelaksanaan karantina harus benar-benar dipahami dan apabila ada permasalahan harus dapat diatasi oleh Babinsa dan Babinkamtibmas” sebutnya

Lebih lanjut “Harus tersedia paket obat untuk masyarakat yang sedang melaksanakan perawatan, mekanisme inilah harus kita lakukan untuk bisa menekan penularan. Kedatangan saya kesini ini mengajak untuk menekan kasus konfirmasi Covid-19 dengan tracing kontak erat, solusinya kasus konfirmasi masuk karantina/isoman dan isoter, kemudian setelah melaksanakan tracing kontak erat adalah dengan program vaksinasi. Namun kita juga menitip pesan bahwa kita harus memulai kebiasaan baru dengan menggunakan masker, apabila sudah merasa tidak enak badan laksanakan isoman, Isoman itu tanpa perintah dan kesadaran”

“Kita harus terus-menerus sampaikan kepada masyarakat, kita harus bisa berdampingan dengan Covid-19, namun kita tidak terkena Covid-19 dengan kebiasaan baru memakai masker dan apabila kurang enak badan, laksanakan isoman, petugas di lapangan, Babinsa dan Babinkamtimbas hanya bertugas input data aplikasi Silacak dan InaRISK dan Covid 19 adalah ancaman global yang harus kita lawan bersama.” Pungkasnya

Sedangkan Kapolri dalam pengarahannya mengatakan “Harapan kita peningkatan vaksinasi bisa benar-benar terwujud, yang perlu saya ingatkan kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah tolong diawasi terkait penanganan masalah kesehatan dan pandemi Covid-19, penurunan level perlu kerja keras, tetap harus diingatkan tetap memakai masker dan menghindari kerumunan, walaupun sedang dalam PPKM, harapan kita pertumbuhan ekonomi tetap bisa positif” ucapnya

“Kalau kepatuhan tidak muncul dari kesadaran akan berdampak terhadap masalah potensi meningkatnya Covid-19. Perketat pengawasan protokol kesehatan, cek juga stok obat kita, koordinasi dengan kementerian kesehatan, terkait ketersediaan oksigen, kita juga akan bantu dari pusat, atur distribusi dengan baik”.

“Terkait pembatasan yang ada, ada masyarakat terdampak, tolong bantu distribusi bantuan agar bisa sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Dari penyerapan anggaran yang ada, perlu ada pendampingan, apa yang dibutuhkan masyarakat bisa tersalurkan dan selalu bekerjasama, kalau ada masalah, sampaikan ke komando atas untuk dipecahkan bersama. Tetap layani masyarakat yang membutuhkan vaksinasi dan terus sinergi dan solid sehingga bisa menangani pandemi Covid-19 dengan baik dan bisa kita lalui dengan baik”, pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI dan Kapolri memberikan bantuan oksigen konsentrat kepada Walikota Banjarmasin dan Walikota Banjarbaru.

Usai melaksanakan rangkaian kegiatan di Kalsel, Panglima TNI dan Kapolri kemudian melalui VIP Room Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru untuk melanjutkan agendanya menuju Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. (*/ad)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banjarbaru

Dorong Kemajuan Ekonomi Kalsel, Angkasa Pura I Dukung Ekspor Produk Perikanan

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – Manajemen Angkasa Pura I bersinergi dengan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Banjarmasin dan BPBAT Mandiangin dengan pelepasliaran benih ikan dan pelepasan ekspor produk perikanan hari Sabtu pagi (23/10) di kawasan Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor.

Sebanyak 20.000 ekor bibit ikan patin dan 10.000 ekor bibit ikan papuyu pagi ini telah dilepasliarkan di area Embung Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor dengan dihadiri oleh General Manager Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor beserta stakeholder terkait. Benih-benih ikan tersebut diharapkan mampu meneruskan _life cycle_ jenis ikan yang populer di Banua ini.

BKIPM Banjarmasin mencatat total sebanyak 71,84 ton dengan nilai komoditi 427.242 USD telah dilakukan selama periode 19-25 Oktober 2021. Sejumlah komoditi yang diekspor antara lain _frozen shrimp_ dan _live crab_ dengan negara tujuan Jepang, Hongkong, China, dan Taiwan.

“Kami selaku pengelola bandar udara mendukung penuh ekspor produk perikanan untuk meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan. Kami juga mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan BKIPM Banjarmasin atas pengecekan dan pengujian untuk menjamin kesehatan ikan dan mutu hasil perikanan, pihak maskapai, dan regulated agent sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik agar produk perikanan terkirim tepat waktu dalam kondisi yang masih segar”, terang Dony Subardono, General Manager Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor.

Pada kesempatan ini, pengiriman sebanyak 1.483 ekor _live crab_ secara simbolis dilepas oleh General Manager Banda Udara Internasional Syamsudin Noor dan Kepala BKIPM Banjarmasin. Ekspor untuk _live crab_ tersebut ditujukan ke China dengan prosedur pengiriman yang diawasi sehingga produk terkirim dan sampai dalam kondisi segar.

“Momentum yang bertepatan dengan HUT ke-22 Kementerian Kelautan dan Perikanan ini kami harap dapat menjadi awal yang baik untuk memajukan komoditi maritim Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan”, imbuh Dony. (ad-sb)

Continue Reading

Banjarbaru

Target 1.000 Dosis, Bank Kalsel Bersama OJK Gelar Vaksinasi Massal di Banjarbaru

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – Setelah sebelumnya dilaksanakan di Martapura dan Barabai, kembali Bank Kalsel bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghelat kegiatan vaksinasi massal Covid – 19 di Kota Banjarbaru. Kegiatan ini diadakan di Gedung Olahraga (GOR) Rudy Resnawan yang menargetkan vaksinasi sebanyak 1.000 orang (16/10).

Vaksin yang disediakan yaitu jenis Sinovac dengan sasaran masyarakat rentan, masyarakat umum lainnya dan anak usia 12 – 17 tahun yang berdomisili di Kota Banjarbaru. Hal ini bertujuan
mendukung percepatan vaksinasi sebagaimana program Pemerintah Pusat maupun Daerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Walikota Banjarbaru, Wartono; Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza; Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemda OJK
Regional IX Kalimantan, Insan Hasani; Head of Supporting Group Bank Kalsel, Mitra Damayanti dan Kepala Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Fachriza Nor Asli.

Warga Banjarbaru terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi tersebut. Hal ini dibuktikan dengan terlampauinya target vaksinasi sebanyak 1.090 dosis. Kegiatan vaksinasi ini juga
telah mematuhi protokol kesehatan dimana para pegawai Bank Kalsel Kantor Cabang Banjarbaru ikut berpartisipasi mengarahkan peserta untuk tetap menjaga jarak dan memakai masker selama proses pelaksanaan kegiatan.

Sembari memantau pelaksanaan vaksinasi, Wartono menyampaikan apresiasinya kepada OJK dan Bank Kalsel atas suksesnya kegiatan vaksinasi ini yang telah memberikan perlindungan tubuh kepada warga Banjarbaru.

“Terima kasih kepada OJK Regional IX Kalimantan dan Bank Kalsel atas dilaksanakannya kegiatan vaksinasi massal Covid–19 pada hari ini. Kami apresiasi atas kerjasama dari segenap pihak sehingga pelaksanaan dapat berjalan lancar, prokes tetap dilaksanakan dan tertib di tengah antusiasme warga Banjarbaru yang sangat tinggi,” ujar Wartono.

Insan Hasani yang hadir mewakili OJK selaku koordinator kegiatan vaksinasi massal ini menyampaikan rasa terima kasih atas koordinasi yang baik antara Bank Kalsel dengan Dinkes Kota Banjarbaru dan berharap vaksinasi ini dapat menciptakan kekebalan kelompok.

“Semoga kegiatan vaksinasi hari ini dapat mempercepat tercapainya kekebalan kelompok, sehingga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Kalsel khususnya Banjarbaru,” ucap Insan.

Lebih lanjut, Head of Supporting Group Bank Kalsel Mitra Damayanti, menyampaikan bahwa Bank Kalsel siap berkontribusi dalam mendukung percepatan vaksinasi kepada masyarakat untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

OJK bersama Bank Kalsel menyelenggarakan vaksinasi ini bertujuan memberikan vaksin yang
tepat sasaran hingga diharapkan perlindungan tubuh dapat dirasakan secara merata oleh warga di Kota Banjarbaru. Bank Kalsel senantiasa siap menjadi bagian percepatan vaksinasi Covid-19 di daerah. Semoga setelah vaksinasi hari ini, warga Banjarbaru terhindar dari penyebaran Covid–19.”
pungkas Mitra. (adv/ad)

Continue Reading

Banjarbaru

KMHDI Banjarbaru Menyayangkan Ketidak Hadiran Wakil Walikota Dalam Pembukaan TOT

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – Pelaksanaan Pembukaan Training Of Trainer (TOT) Regional Kalimantan di aula gawi sabarataan pemerintah kota Banjarbaru dengan mengusung tema “Menggerakan daya kritis, mendorong generasi muda menjadi trainer muda professional”. Jumat (15/10/21).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh DPR-RI H.Dr. Muhammad Rifqinizami Karsayuda, SH, LLM , Lembaga Hindu Provinsi, Walikota Banjarbaru yang diwakili Staf Ahli serta dihadiri lebih dari 50 kader KMHDI se-Kalimantan.
Kadek Aditya Aditya Prayoga, ketua PC KMHDI Banjarbaru yang kerap disapa Adit mengatakan “trainer KMHDI bukan hanya sekedar sebagai pelatih, tapi harus mampu memahami tanggungjawabnya sebagai ujung tombak kaderisasi KMHDI yang menentukan masa depan organisasi. Trainer yang baik adalah mereka yang terus mampu berinovasi untuk meksimalkan pelaksanaan kaderisari di seluruh tingkatan organisasi sihingga lahirlah kader-kader kritis.

Dalam penyampaiannya Adit juga sangat menyayangkan atas ketidak hadiran wakil walikota Banjarbaru Bapak Wartono, S.E yang sebelumnya telah terkonfirmasi untuk mewakili walikota untuk membuka acara pembukaan TOT Regional Kalimantan, namun pada kenyatannya wakil walikota mendisposisikan kepada staf ahli yang berhadir untuk menyampaikan sambutan dan membuka kegiatan.

Bimas Hindu Provinsi Kalimantan Selatan Drs. Marcedes, MM menyampaikan dalam sambutannya sangat mengasprisiasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan KMHDI selama ini di Kalimantan Selatan, ia berpesan agar “KMHDI terus bergerak menjadi motor penggerak penguatan moderisasi beragama di Kalimantan Selatan”.

Di tempat yang sama
I Wayan Darmawan selaku sekretaris Jenderal PP KMHDI dalam sambutannya mengatakan ”kader KMHDI harus siap bersaing ditengah perubahan besar-besaran yang terjadi dalam tatanan kehidupan baik social, ekonomi, politik dan budaya. oleh sebab itu, kader KMHDI harus mampu beradaptasi dan berinovasi untuk menjawab tantangan jaman. Dengan Pendidikan dan pelatihan yang disiapkan, KMHDI menjadi tumpuan harapan masa depan Hindu dan Indonesia untuk melahirkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Darmawan juga menyampaikan sedikit menyayangkan karena tidak berhadirnya wakil wali kota banjarbaru untuk membuka kegiatan yang sebelumnya sudah terkonfirmasi untuk berhadir di tempat.

Wali Kota Banjar Baru yang diwakilkan oleh Staf Ahli yang hadir membacakan sambutan Wali Kota sekaligus membuka acara beliau berpesan “Kita sangat senang karena Banjarbaru menjadi tuan rumah kegiatan KMHDI Regional Kalimantan dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan KMHDI sebagai organisasi pemuda untuk ikut membantu meningkatkan kualitas SDM di Banjar baru, semoga TOT yang dilaksanakan di banjarbaru dapat melahirkan Tranier yang berkualitas untuk ikut membangun Banjarbaru yang lebih baik” tutupnya. (hrs/sb)

Continue Reading

Banjarbaru

Angkasa Pura I Kucurkan Dana Untuk Kemajuan UMK Kalsel

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – Manajemen Angkasa Pura I menyalurkan dana bergulir untuk UMK (Usaha Mikro Kecil) Kalimantan Selatan pada Kamis (14/10) di Kantor Administrasi Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor.

“Kami antusias dengan mendukung kemajuan UMK dari Kalimantan Selatan dengan menyalurkan program pendanaan UMK kepada total 26 mitra binaan senilai Rp 965.000.000,00 pada kesempatan ini. Kami harap melalui dana bergulir ini dapat membantu UKM di Kalimantan Selatan untuk mengembangkan usahanya”, terang General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Dony Subardono.

Program pendanaan UMK atau sebelumnya disebut program kemitraan yang sudah berjalan 29 tahun berturut-turut ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Angkasa Pura I. Program ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, membantu pertumbuhan ekonomi, distribusi pendapatan yang adil, dan mengurangi tingkat pengangguran.

“Penyaluran kali ini didominasi oleh para petani karet yang berlokasi di Mataraman, Kabupaten Banjar. Potensi-potensi dari Bumi Lambung Mangkurat ini layak untuk diberikan dukungan, agar pelaku UMK semakin sukses dan maju”, imbuh Dony.

Pelaku UMK Kalimantan Selatan dapat mendaftarkan diri dalam program pendanaan UMK Angkasa Pura I melalui website syamsudinnoor-airport.co.id atau menghubungi tim Corporate Social Responsibility dari unit Stakeholder Relation melalui nomor telepon 0821-5960-3967. (ad-sb)

Continue Reading

Banjarbaru

Pappri Banjarbaru Silaturahmi Dengan Owner Hotel Efa, The Breeze Park

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – Acara silaturahmi DPC PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia) kota Banjarbaru dengan Ir.H.Martinus owner Efa hotel, The Breeze, Waterpark & cafe, di Efa Hotel, Selasa malam (12/10/21).

Rangkaian acara ditandai dengan penyerahan SK DPD PAPPRI Kalsel dari Ahmad Syamsuri Barak kepada Ir Martinus sebagai bagian dari Dewan penasehat DPC PAPPRI kota Banjarbaru.

Sebelum acara berlangsung terlebih dahulu menampilkan suguhan Band All Star Pappri Banjarbaru lengkap dengan sederet artis penyanyinya, memberikan surprise berupa ucapan dan doa sukuran atas hari kelahiran Haji Martinus dengan lantunan lagu selamat ulang tahun yang di populerkan Jambrut.

Acara dilanjut dengan makan malam bersama sambil menyaksikan penampilan Band PAPPRI All Star Banjarbaru di gawangi Badriansyah keboardiz yang malang melintang di balintika musik hingga ke pulau Kalimantan, juga sebagai penggiring audisi KDI dan Lida zona kalimantan Pemetek Gitar Haris Fadilah instruktur Adinda Musik School, Yozan Asnawi jebolan ISI Jogyakarta owner/instruktur Dewa Musik, Aryo pada Bass dan Adit penabuh drum, kedua musisi muda sangat berbakat dan berkarakter.

Sederet artis penyanyi kenamaan meramaikan panggung khususnya di Banua: Susi Aswara, Mely Fazarina, Denise, Reina Noviy dan Luna Maya serta Mba Sih langgam jawa.

Dalam jalinan silaturahim ini Haji Martinus memberi kepercayaan pada DPC.PAPPRI kota Banjarbaru untuk mengelola dan mengatur bidang entertainment di lingkungan Hotel, Waterpark dan Cafe miliknya yang berlokasi di lingkar utara Banjarbaru.

Selain itu ia menawarkan, mendukung kepada anggota PAPPRI Banjarbaru yang ingin berusaha bidang kuliner pada rencana pusat kuliner yg rencana di bangun bersamaan dengan hotel dikota idaman ini.

“Terima kasih dari DPC PAPPRI Banjarbaru atas kepercayaan dan support Haji Martinus kepada organisasi insan seni ini. Hikmah dari silaturahim yang membawa jalinan kemitraan,” ucap Syamsuri Barak. (hrs-sb)

Continue Reading

Banjarbaru

Angkasa Pura I Sepakati Kerjasama Dengan Kejaksaan Tinggi Kalsel

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – PT Angkasa Pura I (Persero) kembali sepakati kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Bertempat di Emerald Ballroom, Mercure Hotel Banjarmasin, telah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang penanganan permasalahan hukum bidang perdata dan tata usaha negara antara PT Angkasa Pura I (Persero) dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik. Tidak hanya mitra kami, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan juga merupakan saksi perjalanan Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor dari waktu ke waktu”, tutur Dony Subardono, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Dalam dua tahun terakhir tercatat Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan telah memberikan bantuan tim Jaksa Pengacara Negara untuk mewakili PT Angkasa Pura I (Persero) dalam penanganan perkara perdata yang diajukan oleh masyarakat terkait pengadaan tanah dalam Proyek Pengembangan Bandar Udara Syamsudin Noor – Banjarmasin, mulai dari gugatan di pengadilan negeri hingga proses kasasi di Mahkamah Agung.

Pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan juga memberikan pendapat hukum dari tim Jaksa Pengacara Negara perihal jalan lingkungan masyarakat yang terdampak Proyek Pengembangan Bandar Udara Syamsudin Noor.

“Kami berharap kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini dapat berlanjut pada periode-periode berikutnya”, tutup Dony. (ad-sb)

Continue Reading

Banjarbaru

Danrem 101/Ant Bersama GMC+ Bina Komunitas Melalui Komsos

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com –  Komandan Korem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah mengadakan kegiatan Komsos (Komunikasi sosial) dengan GMC+ (General Manager Community) melalui kegiatan latihan menembak senapan dan pistol, serta lempar pisau dan kapak, di Lapangan Tembak Alex Suparman Yonif 623/Bhakti Wira Utama, Sabtu (9/10/2021).

Kegiatan dimulai dengan prakata oleh Kasi Ter Korem 101/Antasari, Letkol Kav Dicky Armunantho Mulkan, S.I.P., M.I.K “Kegiatan menembak harus tetap memperhatikan faktor keamanan dan hari ini kita harus ceria. Kegiatan ini dilaksanakan dengan konsep berbeda untuk mendapatkan suasana baru dan memperkenalkan Yonif 623/BWU,” jelasnya.

H. Suriansyah Ahmad selaku Ketua GMC+ dalam sambutannnya mengatakan, “Masih dalam suasana HUT ke-76 TNI, kami ucapkan Dirgahayu TNI, semoga semakin solid dan akan terus bersama-sama dengan rakyat. Kami semua sangat bangga bisa melihat secara langsung aktivitas TNI di Yonif 623/BWU. Kami senang diberi kesempatan secara langsung memegang senjata senapan dan pistol serta menaiki Panser Anoa,” ujarnya.

“GMC+ singkatan dari General Manager Community adalah organisasi yang berdiri 27 Agustus 2008 dengan tujuan silaturahmi antar jajaran General Manager BUMN dan Swasta di wilayah Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Danrem 101/Antasari mengungkapkan, “Kehadiran Korem 101/Antasari diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat, dan saat ini bisa berkolaborasi dengan organisasi GMC+ untuk kemajuan Kalimantan Selatan. Saat ini kita kenalkan kehidupan tentara pada anggota GMC+ yaitu menembak senapan dan pistol, serta lempar pisau dan kapak untuk tetap menjalin silaturahmi. Kita juga ucapkan terimakasih atas penampilan drum band oleh FKPPI Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

“Harapannya melalui kegiatan ini dapat terjalin kerjasama yang erat  dalam  memajukan Banua yang kita cintai dan mampu memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan demi tegaknnya NKRI,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan penampilan drum band oleh FKPPI Kalimantan Selatan di Lapangan Tembak Alex Suparman, ramah tamah dan peletakkan batu pertama oleh Danrem 101/Antasari, Kasrem 101/Antasari, Danyonif 623/BWU, Bapak Rudi Siswantoro, dan H. Suriansyah Ahmad untuk pembangunan Ruang Makan Wiratama Yonif 623/BWU.

Selain Ketua GMC+ dan jajaran, turut hadir dalam komsos ini jajaran Kasi Korem 101/Antasari, Dandim 1007/Banjarmasin, Dandim 1006/Banjar, Dandim 1009/Tanah Laut, Dandim 1005/Batola, Danyonif 623/BWU, dan Jajaran Dan/Ka Balak Aju Kodam VI/Mulawarman Wilayah Korem 101/Antasari, dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 101 PD VI/Mulawarman. (ad-sb)

Continue Reading

Banjarbaru

Bakal Pimpinan Daerah KMHDI Kalsel Kembali Gelar Sosialisasi

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – Setelah beberapa minggu yang lalu Bakal Pimpinan Daerah KMHDI Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar sosialisasi dengan kader-kader dari Pimpinan Cabang KMHDI Banjarmasin dan Banjarbaru kini Bakal Pimpinan Daerah KMHDI Kalimantan Selatan kembali lakukan sosialisasi kepada lembaga-lembaga Hindu yang ada di Kalimantan Selatan.

Lembaga-lembaga Hindu tersebut terdiri dari Pembimbing Masyarakat Hindu (Pembimas), Parisadha Hinda Dharma Indonesia (PHDI), Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), dan Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor).

Dalam sosialisasi itu pun yang menghadiri dari lembaga-lembaga itu pun langsung dari ketua dari setiap lembaga yang sangat mengapresiasi dan mendukung kehadiran Bakal Pimpinan Daerah KMHDI Kalimantan Selatan.

Tujuan Sosialisasi itu pun tetap sama yaitu menyampaikan gambaran umum mengenai Bakal Pimpinan Daerah KMHDI Kalimantan Selatan itu seperti apa, tujuan di bentuk, serta arah geraknya nanti.

I Ketut Gunawan selaku koordinator tim khusus pembentukan Bakal Pimpinan Daerah KMHDI Kalimantan Selatan mengatakan tujuan pembentuan Bakal Pimpinan Daerah ini karena di Kalimantan Selatan sendiri ada dua Pimpinan Cabang yaitu di Kota Banjarmasin dan Banjarbaru. Dengan terbentuknya Pimpinan Daerah ini nanti yang di harapkan kedepannya agar arah geraknya itu lebih luas serta lebih berdampak lebih luas untuk umat Hindu yang ada disekitar kita khususnya di Kalimantan Selatan. ”Sama-sama kita ketahui jika hanya ada dua Pimpinan Cabang tetapi ada di luar daerah yang membutuhkan kedua Pimpinan Cabang ini tidak mempunyai power atas itu karena berada di luar jangkauan dari kedua Pimpinan Cabang, siapa bisa tetapi agak susah untuk menjangkau daerah di luar dari kedua Pimpinan Cabang itu. Dari situlah kami dari Pimpinan Cabang Banjarmasin dan Banjarbaru itu inisiatif untuk membentuk yang namanya Pimpinan Daerah agar kita menyentuh yang ada di luar kota” tuturnya.

“Program kerja program kerja ataupun langkah-langkah kami ke depan itu memang lebih fokus kepada pengabdian kepada umat Hindu karena ini merupakan pemikiran kader-kader juga terkait dengan masih banyak daerah-daerah lain yang perlu di perhatikan dan di bantu, ini juga yang melatarbelakangi menjadi esensi atau menjadi eksistensi bahwa mahasiswa arahnya menjadi pelopor agar terciptanya peningkatan SDM Hindu yang berkualitas” tambahnya.

Dalam kesempatan ini pun lembaga-lembaga Hindu yang ada di Kaliamantan Selatan menyampaikan masukan dan pandangannya mengenai Bakal Pimpinan Daerah KMHDI ini. Dari lembaga-lembaga pun sangat mendukung dan antusias dengan adanya Bakal Pimpinan Daerah KMHDI nantinya. Karena lembaga-lemabaga pun sangat merasa dengan adanya dua Pimpinan Cabang yaitu di Banjarmasin dan Banjarbaru itu pun sangat bermamfaat dan sangat membantu lembaga-lembaga sebagai eksekutor di lapangan untuk membantu umat.

“Sebagai bentuk dukungan saya, saya pun menghadiri sosialisasi online ini langsung dari kantor BIMAS Hindu yang mana itu merupakan langkah awal saya untuk nantinya akan mendukung dan terus bersinergi bersama KMHDI untuk kebermamfaatan umat kita khusunya di Kalimantan Selatan” tutur Marcedes selaku Pembimas Hindu

Dalam kesempatan lain I Ketut Artika selaku ketua PHDI Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan pada suaraborneo.com, sudah seharusnya Kalimantan Selatan mempunyai Pimpinan Daerah karena KMHDI ini sudah berdiri sejak 3 September tahun 1993 jadi umurnya sudah menginjak 28 tahun yang mana sudah memasuki usai dewasa sekali jika dilihat dari usia manusia dan juga sudah banyak Pimpinan Daerah yang ada di Indonesia ini yang sudah terbentuk itu artinya Kalimantan Selatan tidak kalah pentingnya walaupun di tahun 2021 ini baru mau membentuk Pimpinan Daerah. “Ketika Pimpinan Daerah Kalimantan Selatan terbentuk otomatis perlu dukungan-dukungan dari masyarakat, dukungan dari agama dan lembaga keagamaan dari pemerintah sehingga kita harus sering komunikasi juga”. Sabtu (09/10).

“Yang pertama Pimpinan Daerah harus dibuat, setelah jadi harus belajar organisasi sebagaimana sistem kemasyarakatan atau anggaran dasar anggaran rumah tangga yang sudah ada dari pusat itu perlu dipelajari kemudian selalu berkoordinasi dan untuk program-program barangkali bisa dibicarakan dan bisa menyesuaikan dengan program kerja dari Pimpinan Pusat itu dan diterjemahkan ke dalam program kerja daerah” tambah Nyoman Suarniki selaku ketua WHDI Provinsi Kalimantan Selatan.

I Made Bagia selaku ketua Puskor Provinsi Kalimantan Selatan juga mengatakan dukungannya dan agar bisa memperbanyak cabang agar di setiap kabupaten atau kota segera di bentuk Pimpinan Cabang untuk mempermudah Pimpinan Daerah nantinya jika sudah terbentuk “jadi alangkah bagusnya Pimpinan Daerah yang mau dibentuk ini berkonsultasi dulu dengan Pimpinan Pusat kira-kira langkah-langkah apa yang perlu ditempuh untuk bisa segera mungkin untuk pembentukan Pimpinan Daerah Provinsi di suatu organisasi adalah yang diharapkan serta lakukan lebih banyak komunikasi dengan tokoh-tokoh Hindu untuk penggemblengan” tutupnya. (hrs-sb)

Continue Reading

Banjarbaru

Aditya: TKA/TPA, Pembelajaran dan Pendidikan Budi Pekerti Akhlak Yang Baik

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, meresmikan Gedung TKA/Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Sullamurridwan Unit 092, berdiri megah diantara permukiman padat penduduk di Jalan Kertak Baru, RT 22 RW 08 Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Jum’at (08/09).

Sebelum peresmian, kedatangan Wali Kota Banjarbaru bersama rombongan sangat antusias masyatakat dengan suguhan tarian Sinoman Hadrah dan tarian Mayang Terurai dari para santri TPA Sullamurridwan.

Aditya Mufti Ariffin, dalam sambutannya, dengan berdirinya gedung TPA cukup megah ini merupakan wujud nyata dari kegotongroyongan dan kebersamaan warga setempat, untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi warga lainnya.

“Semoga peresmian ini menjadi penyemangat baru bagi saudara-saudara dalam upaya membentuk dan membina karakter islami generasi penerus kita, terutama dalam memberikan pembelajaran dan pendidikan budi pekerti dan akhlak yang baik,” kata Aditya.

Ditambahkan Aditya, pendidikan terhadap anak-anak sangat diperhatikan dalam Islam. Karena islam memandang bahwa setiap anak dilahirkan dengan membawa fitrah dan potensi yang dikembangkan melalui pendidikan.

Sebelum peresmian, kedatangan Wali Kota Banjarbaru bersama rombongan disambut tarian Sinoman Hadrah dan tarian Mayang Terurai dari para santri TPA Sullamurridwan.

Sementara Ketua Yayasan Tangga Menuju Keridhaan, KH Kastalani menuturkan, sebelum ada gedung baru, para Santri melaksanakan kegiatan mengaji di Langgar Sullamurridwan selama 20 tahun. Untuk dapat membangun gedung ini dibutuhkan lembaga resmi berbadan hukum, sehingga terbentuklah yayasan ini dengan berbadan hukum pada tahun 2016.

“Yayasan ini membina sekitar 60 anak yatim, diberi santunan setiap hari Jumat,” jelasnya.

Terimakasih, Alhamdulillah wasyukurillah momentum yang sangat baik .Pada hari ini Jum’at Mubarak tanggal 8 Oktober 2021Masehi bertepatan dengan tanggal 1 Rabiul Awal 1443 Hijriyah.TKA Sullamul Ridwan Kertakbaru Kelurahan Cempaka Kecamatan Cempaka telah diresmikan oleh Walikota Banjarbaru H.M.Aditya Mufti Ariffin,SH.MH.

“Semoga kualitas dan kuantitas anak didiknya semakin meningkat, sehingga tumbuh menjadi tunas bangsa yang cerdas,sholeh/sholehah bermentalkan relegius islami.” Kata Fajeri Syamsi tokoh masyarakat Kelurahan Cempaka seusai menyambut dan mendampingi Walikota Aditya.

Hadir dalam peresmian ini, Kepala BPKAD, Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kominfo, Dirut RSDI, Camat Cempaka, Lurah Cempaka, Kapolsek Cempaka, dihadiri oleh Kepala SKPD Kota Banjarbaru, Camat Cempaka, Ka Polsek Banjarbaru Timur, Sekretaris Camat Cempaka, Lurah Cempaka, Pemuka Agama dan Tokoh Masyarakat di lingkungan TKA Sullamul Ridwan Kertak Baru serta tamu undangan lainnya. (hrs-sb)

Continue Reading

Populer