Bersama Istri dan Staf, Gubernur Bedah Rumah Nenek Zaharah Hingga Malam – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

Kaltara

Bersama Istri dan Staf, Gubernur Bedah Rumah Nenek Zaharah Hingga Malam

Published

on

KALTARA, SuaraBorneo.com – Nenek Zaharah (70) seorang wanita paruh baya yang hidup sebatang kara di sebuah gubuk berukuran 2×2 meter menyita perhatian Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum.

Bersama istri Hj. Rachmawati Zainal dan seorang cucu serta sejumlah staf termasuk ajudan yang bermukim di rumah jabatan di Jalan Enggang Tanjung Selor, Gubernur mengunjungi kediaman nenek Zaharah, begitu sapaan akrabnya, yang tinggal di RT 05 Jalan Trans Kaltim Kecamatan Tanjung Palas Hulu, Kabupaten Bulungan, Ahad (8/8/2021).

Rumah yang ditempati nenek Zaharah terbuat dari seng bekas sejak belasan tahun silam. Atap rumahnya pun sudah mulai berlubang dan dinding rumahnya pun sebagian besar hanya tambalan seng bekas dan kain. Sehingga jika hujan turun, gubuk itu basah kuyup termasuk penghuninya.

Mendengar serta melihat langsung kondisi yang memprihatinkan itu, Gubernur bersama rombongan bergerak untuk membedah gubuk tua yang tidak dialiri listrik PLN itu.

“Seluruh tenaga yang ada di rumah jabatan kami kerahkan untuk membantu membongkar dan membedah tempat tinggal ibu Zaharah, agar dia bisa tinggal di tempat yang layak huni,” kata Gubernur.

Pengerjaan bedah rumah yang tak dilengkapi toilet itu mulai dilakukan sekitar pukul 13.00 hingga 20.00 Wita. Rencananya, pengerjaan rumah nenek Zaharah akan dilanjutkan hari ini.

“Kalau ada yang melihat tempat yang tidak layak dihuni oleh warga Kaltara, tolonglah diinformasikan ke kami. Karena saya tidak mau mendengar dan melihat ada warga saya yang tinggal di tempat yang tak layak huni seperti ini,” pinta Gubernur.

Ketika rumah itu hendak dibedah, nenek Zaharah dibopong oleh Gubernur ke rumah tetangga untuk sementara waktu hingga rumahnya selesai dikerjakan.

Di sisi lain, nenek Zaharah tak jarang harus menahan lapar ketika stok berasnya habis. “Suami saya sudah lama meninggal. Dulunya rumah saya ada tapi terbakar,” katanya berbahasa Bulungan.

Setelah itu dirinya memutuskan tinggal sendiri di gubuk tersebut. Untuk memenuhi kebutuhannya, si nenek Zaharah harus mencari sayuran yang tumbuh di antara semak belukar.

Untuk kebutuhan sehari-harinya seperti air mandi harus menggunakan air parit yang keruh. Parit ini pun merupakan tempat buang air besar maupun kecil.

Nenek Zaharah mengaku berasal dari Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat. Bahkan sang nenek juga tidak memiliki identitas berupa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Jadi untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah susah,” ujar salah satu tetangga nenek Zaharah seraya mengatakan rumah si nenek sering dimasukin ular hitam. “Tadi sebelum rombongan ke sini, ada ular hitam di atap rumahnya si nenek,” kata ibu berhijab ini.

Kondisi si nenek juga tidak bisa berjalan jauh. Dikarenakan kaki mengalami sakit hingga berjalan harus menggunakan tongkat kayu. (mndd)

Bagikan ke

Kaltara

Ketua Umum TP-PKK Pusat, Tri Tito Karnavian Tiba di Kaltara

Published

on

Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pusat, Tri Tito Karnavian, beserta rombongan. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – SuaraBorneo.Com Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pusat, Tri Tito Karnavian, beserta rombongan tiba di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), pada Senin (25/9/2023).

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua TP-PKK Kaltara, Hj. Rachmawati Zainal, S.H. Diketahui, agenda PKK Pusat dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) rutin dilaksanakan untuk mendukung program Pemerintah Pusat.

“Kunjungan beliau kali ini adalah yang kedua, tujuan dari kunjungan kerja ini adalah untuk bertemu dengan para kader dan melihat beberapa program yang akan dilaksanakan oleh beberapa Pokja,” ungkap Ketua TP-PKK Kaltara, Rachmawati Zainal.

Kunker PKK Pusat berlangsung mulai tanggal 25 hingga 27 September 2023, dan dipusatkan di Tanjung Selor. Sebelumnya, kunker TP PKK Pusat telah berlangsung di beberapa provinsi, dan yang terakhir setelah Provinsi Kaltara adalah menuju ke Provinsi Papua. Dalam kegiatan kunker PKK Pusat, PKK Kaltara telah berkolaborasi dan melibatkan seluruh kader TP PKK kabupaten/kota di Kaltara.

“Kunker ini lebih kepada temu kader dan lebih kepada pokja 2 dan 4, mengenai kesehatan, stunting, pokja 2 mengenai pendidikan,” ujar Rachmawati.

Sebelum bertolak ke ibu kota Provinsi Kaltara, Rachmawati menjelaskan bahwa Pokja kabupaten/kota sudah berjalan sangat baik di Kaltara, dan melalui kunjungan TP PKK Pusat dapat melihat kegiatan PKK Kaltara yang berlangsung selama ini. (mandudkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Gubernur Kaltara Kucurkan Rp 400 Juta dan 200 Ton Beras, Serta Ikut Membungkus Nasi untuk Korban Banjir Malinau

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum, dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Dr. Yansen, TP., MSi. (Foto/Ist)

MALINAU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum, dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Dr. Yansen, TP., MSi, ikut berbaur bersama tim relawan dalam upaya penanganan bencana banjir di Kabupaten Malinau, Sabtu (23/4/2023).

Terlihat Gubernur yang akrab disapa Zainal Paliwang bahkan turut serta dalam proses pembungkusan nasi yang akan dibagikan kepada warga yang terdampak bencana bersama relawan lainnya.

Diketahui ada beberapa kecamatan yang terkena musibah banjir, antara lain Kecamatan Malinau Kota, Kecamatan Malinau Barat, Kecamatan Malinau Utara, hingga Kecamatan Mentarang.

Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Gubernur Zainal menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Malinau dan Nunukan. Bantuan berupa sembako senilai Rp 400 juta dan beras 100 ton tersebut didistribusikan langsung oleh Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang.

“Ini sudah merupakan situasi yang tanggap darurat yang mana kita selaku pemerintah harus selalu berada di tengah masyarakat,” ujar Gubernur Zainal, Sabtu (23/9/2023).

Sebelumnya pada Jumat (22/9) kemarin Wakil Gubernur Kaltara, Yansen TP sudah terlebih dahulu sudah berada di lokasi banjir di Kabupaten Malinau dan sore ini Gubernur Kaltara pun ikut meninjau lokasi banjir.

Total dana yang dikeluarkan oleh Pemprov untuk bantuan sembako kepada masyarakat yaitu Rp 400 juta. Tak hanya itu, Pemprov Kaltara juga mengirimkan makanan bungkus untuk beberapa daerah yang terdampak.
“Ada saudara kita yang terkena banjir tidak bisa memasak kemudian kita kirim makanan yang sudah jadi ke tempat-tempat yang banjir,” jelasnya.

Di Kabupaten Malinau sendiri hampir semu kecamatan direndam banjir namun, yang paling terdampak yaitu di Malinau Kota dan Malinau Utara. Banjir pada kali ini merupakan banjir terbesar yang pernah terjadi di Kabupaten Malinau hingga menghanyutkan beberapa rumah.

“Sudah tertangani dan gerak cepat seluruh aparat yang ada di sini untuk memberikan bantuan dan untuk rumah yang terbawa arus kita kasih bantuan seperti (kejadian) kebakaran yaitu 1 rumah Rp 10 juta,” pungkasnya. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Zainal Paliwang Cek Pengerjaan Normalisasi Sungai Selor Sambil Bersepeda

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, menghabiskan akhir pekan dengan bersepeda. (Foto/Ist)

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com -Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, menghabiskan akhir pekan dengan bersepeda pada, Sabtu (23/9).

Ia memulai perjalanan dari Sabanar Lama menuju lokasi normalisasi Sungai Selor di Jalan Meranti, Tanjung Selor.

Sekiranya pukul 08.00 Wita, Gubernur Kaltara Zainal Paliwang mulai bersepeda dari Hotel Luminor, Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Sabtu (23/9/2023).

Zainal tampak santai mengendarai sepedanya dengan mengenakan kaos hitam, celana pendek, serta helm sepeda. Ia ditemani oleh sejumlah kepala perangkat daerah Pemprov Kaltara, para Staf Ahli, dan komunitas sepeda.

Saat bersepeda, Zainal beberapa kali turun dari sepeda untuk berbaur dengan warga.
Tak hanya itu, setelah bersepeda selama sekitar 35 menit di kawasan Sabanar Lama-Bulu Perindu, Zainal pun kembali turun dari sepedanya. Kali ini, ia mengecek progres pengerjaan normalisasi Sungai Selor.

Sesuai kondisi di lapangan, progres normalisasi Sungai Selor terus berlanjut. Kegiatan pengerukan ini dilaksanakan oleh Pemprov Kaltara bekerja sama dengan Komando Resort (Korem) 092/Maharajalila.

Saat ini, normalisasi Sungai Selor pada segmen I telah mencapai panjang 3 kilometer dengan lebar rata-rata 30 meter. Sementara pada pengerjaan segmen II, yang menjadi tanggung jawab Pemprov Kaltara melalui DPUPR-Perkim, progresnya telah mencapai panjang 450 meter dengan lebar rata-rata 30 meter.

Zainal mengatakan bahwa normalisasi Sungai Selor ini sebenarnya sudah menjadi angan-angannya sejak dirinya masih menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kaltara.
“Alhamdulillah, normalisasi sungai dapat kita lakukan tahun ini. Tahap pertama pekerjaan diharapkan tuntas pada akhir tahun ini, dan tahap dua akan dilanjutkan pada tahun 2024. Akhir 2024 selesai,” kata Zainal, Gubernur Kaltara.

Zainal menuturkan bahwa dari kawasan Bulu Perindu, dirinya akan bersepeda ke arah Jalan Meranti, kemudian menuju Jembatan Meranti di Tanjung Selor. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Pesan Inspiratif Rachmawati Zainal di Seminar “Beauty Inside and Out’ HUT ke-3 Tribun Kaltara”

Published

on

Hj. Rachmawati Zainal, S.H., Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kaltara. (Foto/Ist)

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com – Kegiatan seminar kecantikan “Beauty Inside and Out” yang diselenggarakan oleh Tribun Kaltara dalam rangka HUT ke-3 Tribun Kaltara berlangsung meriah.

Beauty Inside and Out yang dimulai pukul 14.00 Wita pada, Kamis (21/9/2021) di Hotel Luminor Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, dihadiri langsung oleh Hj. Rachmawati Zainal, S.H., Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kaltara.

Selain Ketua TP-PKK Kaltara, yang juga merupakan istri dari Gubernur Kaltara, seminar ini juga menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain dr. Maharani Ayu Kusumaningrum, yang merupakan Owner Ayysthetic Skin and Laser.
Para narasumber berbagi ilmu dan pengalaman mereka terkait kecantikan secara holistik, baik dari segi luaran maupun dalam.

Peserta seminar, yang terdiri dari kaum perempuan dari berbagai kalangan, tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka merasa terinspirasi oleh materi-materi yang disampaikan oleh para narasumber.

Dalam sambutannya, Rachmawati mengatakan bahwa seminar ini bukan sekadar perbincangan tentang kecantikan fisik, melainkan sebuah platform untuk mendalami keindahan dalam diri serta menggugah semangat kolaborasi.

“Kecantikan sejati tidak hanya terlihat dari penampilan fisik, tetapi juga dari cara kita merawat kebaikan batin,” ucapnya.
Rachmawati menyampaikan apresiasi kepada Tribun Kaltara atas terselenggaranya seminar ini.
Menurutnya, seminar ini merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kerjasama dan persatuan dalam mencapai pembangunan yang Berubah, Maju, dan Sejahtera.

“Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kaltara,” ujar Rachmawati.
Tak lupa, ia juga berterima kasih kepada Tribun Kaltara yang memberikan penghargaan sebagai Tokoh Perempuan Penggerak Pemberdayaan Keluarga. Semoga apresiasi dari Tribun Kaltara menjadi pemicu untuk bisa berbuat dan bekerja lebih keras demi masyarakat Kaltara.

“Selamat Hari Jadi yang ke-3 Tribun Kaltara, semoga tetap menjadi media yang edukatif untuk masyarakat Kaltara,” tutup Rachmawati Zainal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya yakni Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Kasmudi, S.I.K, Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd, Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, Asisten 3 Pemkab Malinau Marson, S.H., M.MP, Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami, serta Ketua Bawaslu Bulungan Dwi Suprapto, S.I.Kom. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Perayaan HUT ke-38 Tingkat SMA Digelar di GOR Tipe A Tarakan

Published

on

Wali Kota Tarakan dr.H. Khairul, M. Kes., hadir di GOR Tipe A Kota Tarakan dalam acara pembukaan turnamen bola voli tingkat SMA/MA/SMK se-Kalimantan Utara. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan dr.H. Khairul, M. Kes., hadir di GOR Tipe A Kota Tarakan dalam acara pembukaan turnamen bola voli tingkat SMA/MA/SMK se-Kalimantan Utara dalam rangka perayaan HUT ke-38 SMA Negeri 2 Tarakan. Perlombaan yang berlangsung dari tanggal 19 hingga 23 September 2023 ini digelar di dua lokasi, yaitu GOR Tipe A Kota Tarakan dan lapangan Medco di Jl. Mulawarman.

Sebanyak 32 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Utara ikut berkompetisi dalam turnamen ini.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tarakan mengapresiasi pencapaian luar biasa SMA Negeri 2 Tarakan dalam berbagai bidang, termasuk akademik, kebudayaan, dan olahraga. Ia juga menyambut baik partisipasi peserta dari seluruh Kalimantan Utara seraya menekankan pentingnya dukungan untuk memajukan dunia olahraga, khususnya bola voli, yang menjadi minat populer di masyarakat.

Wali Kota meyakini bahwa semangat fair play dan sportivitas akan mendominasi kompetisi ini, serta mengingatkan bahwa yang terpenting bukanlah kemenangan atau kekalahan, melainkan pengalaman dan pembelajaran. Bagi para atlet pelajar yang masih muda, masa depan yang cerah masih terbentang lebar, dan prestasi akan datang dengan tekad dan latihan yang gigih.

Dengan turnamen ini, diharapkan Kalimantan Utara akan terus menghasilkan bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama daerah ini dalam ajang olahraga nasional dan internasional. “Selamat bertanding dengan penuh sportivitas,” pesan Wali Kota. (mdhumad).

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Pisah sambut Satgas Pamtas RI-Malaysia oleh Gubernur Kaltara

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang S.H., M.Hum. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang S.H., M.Hum, menjadi inspektur upacara Pelepasan dan Penyambutan Satuan Tugas Satgas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Malaysia (Satgas Pamtas RI-Mly) pada Selasa, (19/9/2023).

Dua batalyon yang telah menyelesaikan tugasnya selama 13 bulan di wilayah perbatasan negara RI-Mly adalah Pamtas Yonarmed 5/Pancagiri dan Yonif 621/Manutung. Mereka akan disusul oleh batalyon berikutnya yang ditugaskan, yaitu Yonarhanud 12/Satria Bhuana Prakarsa dan Yonarhanud 8/Marawaca Bhuana Cakti.

Gubernur Zainal memberikan apresiasi tinggi kepada Satgas Pamtas yang telah menjalankan tugasnya dengan dedikasi penuh. Terbukti, Satgas Pamtas Yonarmed 5/Pancagiri dan Yonif 621/Manutung telah berhasil mencegah pelanggaran hukum di wilayah perbatasan negara, terutama di Kaltara, termasuk berbagai kasus penyelundupan.

“Selama tiga belas bulan, kedua batalyon ini telah bertugas dengan penuh dedikasi dan profesionalisme menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Tidak hanya itu, melalui kegiatan patroli penjagaan dan operasi lainnya, Satgas Pamtas berhasil mencegah pelanggaran hukum di wilayah perbatasan, seperti penyelundupan narkoba, miras, barang ilegal, dan senjata rakitan,” ungkapnya saat menyampaikan amanat.

“Selain itu, Satgas Pamtas telah berkontribusi bagi masyarakat perbatasan dengan melakukan deportasi pelintas batas ilegal dan upaya pencegahan COVID-19 selama delapan bulan,” imbuhnya.
Dengan berakhirnya tugas Yonarmed 5/Pancagiri dan Yonif 621/Manutung, Gubernur Zainal berpesan kepada Satgas Pamtas selanjutnya untuk meneruskan tugas dan tanggung jawab yang telah dirintis oleh Satgas Pamtas sebelumnya.

“Jagalah kedaulatan dan keutuhan NKRI dengan penuh dedikasi dan profesionalisme. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat perbatasan dan jalin kerjasama yang baik dengan berbagai pihak terkait,” pungkasnya.

Turut hadir mengikuti upacara tersebut, Komandan Korem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Ari Estefanus, S.SOS., M.SC., Komandan Lantamal XIII/Tarakan, Laksma TNI Deni Herman, S.T., M.A.P., CHRMP., CFRA., M.TR.OPSLA, dan Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.KES. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Ajak Seluruh Komponen Lestarikan Khazanah Budaya Lokal

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum memastikan pelestarian budaya lokal. (Foto/Ist)

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com –  Gubernur Kalimantan Utara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum memastikan pelestarian budaya lokal di provinsi ke 34 ini terus berjalan. Salah satunya adalah melalui event kebudayaan yang harus digelar secara rutin.

Melalui Komite Indonesia Bersatu, Gubernur berharap dapat menjadi bagian mempromosikan kebudayaan lokal di Kaltara. Di mana Komite Indonesia Bersatu bermottokan siap memelihara dan merawat Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

“Semoga dengan terbentuknya komite ini kita semakin guyub, rukun dan akur. Kemudian organisasi ini sebagai alat perekat dan kesatuan dalam membangun Provinsi Kalimantan Utara, dan sejak awal saya dan Pak Yansen menyampaikan tagline Berubah, Maju dan Sejahtera untuk diwujudkan bersama lintas suku dan budaya,” kata Gubernur saat memimpin rapat persiapan Silaturahmi Komite Indonesia Bersatu, Senin (18/9).

Gubernur menyebutkan Komite Indonesia Bersatu akan menaungi komunitas, paguyuban, etnis dan lembaga serta masyarakat adat yang ada di Kalimantan Utara. Juga dapat memberikan pendapat dan masukan terkait pembinaan budaya dan istiadat kepada pemerintah.

“Melalui penyelenggaraan forum ilmiah yang berhubungan dengan budaya, mengadakan kajian dan penelitian budaya dan sejarah yang ada di Kalimantan Utara,”jelas Gubernur.

Selain itu, melalui Komite Indonesia Bersatu, juga dapat membantu pemerintah dalam menciptakan suasana yang kondusif serta saling menghormati antar sesama. Untuk diketahui pelantikan dan agenda silaturahmi Komite Indonesia Bersatu akan digelar sebelum momentum peringatan hari lahir Kalimantan Utara.

“Tujuan kita adalah mempertahankan budaya yang ada di Kaltara. Sehingga caranya adalah menampilkannya dalam sebuah pertunjukkan atau event. Karena inilah yang harus diwariskan kepada anak cucu kita yang ada di Kalimantan Utara,” tutup Gubernur.

Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Dr. Yansen TP., M.Si., yang juga hadir pada rapat tersebut menyebutkan jauh sebelum Kaltara terbentuk menjadi sebuah provinsi ada tiga suku bangsa utama yang mendiami saat masih berbentuk satu kabupaten induk bernama Bulungan.

“Yaitu Bulungan, Tidung dan Dayak lalu dilanjutkan masuknya berbagai etnis di Kalimantan Utara. Karena itu kebersamaan dan keharmonisan ini harus kita rawat bersama,”kata Wagub Yansen.
Masyarakat Dayak juga dijelaskannya memiliki sub etnis yang banyak di dalamnya. Karena itu, Wagub juga mengajak melalui Komite Indonesia Bersatu dapat menjadi wadah untuk menyatukan ragam budaya yang ada di Kaltara.

“Tujuannya adalah supaya kita membangun masa depan Kalimantan Utara pada posisi yang setara. Sesetaraan dibangun agar sesemua energi positif akan bangkit karena semua orang merasa menjadi bagian di dalamnya,” tuntasnya. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Terus Upayakan Pemerataan Pembangunan

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A. Paliwang dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Dr Yansen TP terus berupaya membangun Wilayah Bumi Benuanta (Kaltara). (Foto/Ist)

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com – Sejak dilantik 15 Februari 2021 lalu, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A. Paliwang dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Dr Yansen TP terus berupaya membangun Wilayah Bumi Benuanta (Kaltara).

Upaya pembangunan itu, kata Gubernur harus dilakukan di mana waktu itu provinsi ke 34 ini harus menghadapi situasi Covid-19. “Alhamdulillah berkat kerjasama yang baik sehingga mampu menekan angka covid-19,” kata Gubernur.

Ia menambahkan, Kaltara yang merupakan provinsi ke 34 yang dimekarkan berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2012 yang disahkan pada 25 Oktober.

Di mana wilayah ini masuk dalam daftar daerah tertinggal sehingga para stakeholder di dalamnya harus mampi menjawab tantangan itu melalui berbagai program pembangunan. Seperti adanya 10 program prioritas guna mencapai sasaran pembangunan di daerah.

10 program prioritas pembangunan yang dicanangkan kini sudah mulai berjalan sesuai dengan visi dan misi pemerintah.

“Sekarang ini ada 10 progress pembangunan kita diantaranya pembangunan PLTA Sungai Kayan dan Mentarang, Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI), Mewujudkan ketahanan pangan, Meningkatkan konektivitas kawasan daerah terpencil, perbatasan dan pedalaman, Membangun Desa Menata Kota,” ujar Gubernur.

Selain itu ada juga peningkatan pembangunan infrastruktur Desa dan Kelurahan di seluruh kabupaten dan kota di Kaltara. Pembangunan ekonomi melalui Verifikasi produk unggulan yang kompetitif. Meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan wajib belajar 16 Tahun.

Pembangunan balai latihan dan perluasan lapangan kerja, memberikan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta memberikan tunjangan perbaikan penghasilan bagi aparat Desa dan RT di Daerah Perbatasan, Pedalaman, serta perkotaan sesuai dengan kemampuan Keuangan Daerah,” bebernya.

Ia juga menerangkan tentang di Provinsi Kaltara terdapat salah satu Proyek Straregis Nasional (PSN) yaitu pembangunan Kawasan Industri Hijau (KIHI) yang akan menjadi kawasan Industri Hijau terbesar di Dunia.

Di mana kawasan yang menjadi pilot project Green Industrial Park di Indonesia akan menghasilkan produk berupa Petrochemical, Electronic Alumine, Steel, New Energy Batteray, Industrial Silicon, Polycrysalline Silicon, Solar Panel.

Proyek Ini di dukung dengan pembangunan PLTA Kayan dan Mentarang yang akan menyuplai energi ke Kawasan Industri sehingga energi yang di gunakan juga benar benar hijau.

Gubernur menceritakan bahwa ada salah satu wilayah Kaltara yaitu Krayan untuk menjangkaunya hanya bisa menggunakan moda transportasi udara dan sudah sejak Indonesia merdeka belum bisa tembus,” ungkapnya.

“Tapi Alhamdulillah kemarin saya kesana menggunakan transportasi darat (Bermotor) dan sekarang sudah tembus,” tambahnya lagi.

Guna menjamin semua pembangunan yang dilakukan tetap berjalan, Gubernur menegaskan Pemprov Kaltara akan terus melakukan monitoring dan evaluasi, serta kerjasama dan sinergi stakeholder yang ada dan kabupaten/kota sehingga terwujudnya Provinsi Kaltara yang Berubah, Maju dan Sejahtera.

“Monitoring dan evaluasi ini kita lakukan di setiap daerah secara terjadwal, yang dipimpin langsung Kepala Daerah, karena pembangunan yang saya dan Wagub usung adalah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota,” tegas Gubernur.

Saat ditanya tentang Aspek Pembangunan non Fisik, Gubernur menjelaskan ada beberapa program yang telah di laksanakan seperti Subsidi Ongkos Angkut (SOA) barang dan Orang untuk meringankan biaya transportasi dan logistik masyarakat ke perbatasan yang penganggarannya sebesar kurang lebih 15,5 Milyar Rupiah dari APBD, trus ada lagi Program Layanan Dokter Terbang Kalimantan Utara (Pro LenteraKU) yaitu Pelayanan Dokter spesialis yang bersifat sambut bola kepada masyarakat – masyarakat di kawasan Perbatasan.

Peningkatan Layanan Dokter terbang meliputi Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Penyakit Mata, Dokter Spesialis Kulit, Dokter Spesialis Anak yang dapat menghemat biaya masyarakat untuk berobat hingga 35.493.410.895. (Mandu)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Wali Kota Tarakan Serahkan Secara Simbolis Bantuan Hibah

Published

on

Wali kota tarakan dr.khairul.M.Kes., pada Senin, 11 September 2023, menyerahkan secara simbolis bantuan hibah. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali kota tarakan dr.khairul.M.Kes., pada Senin, 11 September 2023, menyerahkan secara simbolis bantuan hibah barang kepada kelompok tani di Jalan Pangeran Aji Islandar, Kecamatan Tarakan Utara.

Dalam sambutannya, wali kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tarakan mendapat penghargaan dari Presiden atas kontribusinya dalam penurunan inflasi di Indonesia.

Bantuan yang diserahkan kepada para petani termasuk pupuk, alat pertanian, bibit tanaman, vitamin, dan pestisida untuk membantu meningkatkan hasil pertanian. Selain itu, sebanyak 1500 petani juga akan menerima BPJS Tenaga Kerja secara bertahap, memberikan perlindungan yang lebih baik bagi mereka.

Wali kota juga mencatat pentingnya pemanfaatan lahan terbatas, dengan mendorong penduduk untuk mengolah halaman rumah mereka sendiri untuk bercocok tanam, termasuk hortikultura, guna memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Adapun bantuan yang diberikan berupa pupuk non-subsidi sebanyak 8 ton kepada 5 kelompok tani. Selain itu, 2 unit alat cultivator juga diberikan kepada 2 kelompok tani, serta bantuan dalam pengajekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal kepada dua kelompok tani. Wali Kota berharap bahwa bantuan ini akan memberikan dampak positif bagi pertanian dan kesejahteraan masyarakat Tarakan.(mdd).

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer