Finalisasi RPJMD Dikebut, Gubernur Ingin Kegiatan Mengacu pada Money Follow Program – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

Kaltara

Finalisasi RPJMD Dikebut, Gubernur Ingin Kegiatan Mengacu pada Money Follow Program

Published

on

KALTARA, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat finalisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Gubernur menargetkan dalam waktu dekat sudah ada persetujuan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara.

Gubernur mengatakan tidak mau mengulang terus lagu lama, perencanaan dan penganggaran yang tidak rampung, tidak sinkron antara rencana dan implementasi anggaran. Karena itu, Gubernur meminta agar seluruh kepala OPD untuk fokus dalam penyelesaian finalisasi RPJMD.

“Semuanya harus terintegrasi, supaya kita bisa menjalankannya. Saya minta kita semua dapat fokus, agar finalisasinya segera rampung,” jelas Gubernur saat memimpin Rapat Staf di Aula Serbaguna Gedung Gabungan Dinas.10/8/2021

Gubernur meminta agar penyusunan rencana strategis maupun rencana kerja mengacu pada prinsip money follow program. Artinya, program dan kegiatan strategis yang memang menjadi prioritas yang mendapatkan anggaran. Dengan money follows program, belanja tidak lagi dibagi secara merata kepada setiap tugas dan fungsi (money follows function).

“Jangan sebatas label, diberi label money follow program, tapi dalam praktiknya tetap money follows function,” ujar Gubernur.

Hadir dalam rapat tersebut mendampingi, Wakil Gubernur Dr Yansen TP, M.Si, Sekprov Kaltara Dr H Suriansyah beserta seluruh kepala OPD di Lingkup Pemprov Kaltara. Menurutnya, alokasi anggaran oleh masing-masing perangkat daerah harus dicermati secara rinci dan dikaitkan dengan pencapaian sasaran prioritas.

“Bongkar penyakit ego sektoral, cara berpikir yang terkotak-kotak yang akan memperlambat proses. Dan sebaliknya, Bappeda-Litbang juga tidak boleh lagi terperangkap gaya sektoral atau bahkan perpanjangan tangan dari sektoral,” kata Gubernur.

Karena itu, Gubernur menginstruksikan Kepala Bappeda-Litbang Provinsi Kalimantan Utara, Risdianto untuk mengkoordinir sejumlah program yang disusun oleh OPD.

“Saya meminta kepada rekan-rekan di OPD segera menyelesaikannya dengan memfinalisasi rancangan akhir RPJMD ini, dan segera disampaikan dalam bentuk peraturan daerah (Perda),” terang Gubernur. (mndd)

Bagikan ke

Kaltara

Qariah Asal Kaltara Raih Juara 1 di MTQ Pertama Antar Bangsa se-Borneo

Published

on

Qariah asal Kalimantan Utara (Kaltara), Andi Fadilatul Awwaliyah berhasil mendapatkan juara 1 pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pertama Antar Bangsa se-Borneo tahun 2023. (Foto/Ist)

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com – Qariah asal Kalimantan Utara (Kaltara), Andi Fadilatul Awwaliyah berhasil mendapatkan juara 1 pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pertama Antar Bangsa se-Borneo tahun 2023 yang dilaksanakan pada hari Rabu (29/11/2023) di Aula Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Kalimantan Barat.

MTQ tersebut merupakan kali pertama digelar dengan peserta berasal dari 3 negara di pulau Borneo yaitu dari Indonesia yang diikuti oleh seluruh Provinsi di Kalimantan, Malaysia diwakili dari Sabah, Sarawak, dan Labuan, serta Brunei Darussalam.

Diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat, kali ini MTQ mengusung tema “Membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan beragama di Bumi Borneo” dengan cabang lomba Tilawah Al-Qur’an.

Dengan peserta berjumlah 16 orang putra dan putri dari 3 negara yang berdomisili di pulau Borneo, Andi Fadilatul Awwaliyah, Qariah asal Kaltara berhasil menyabet juara 1 Tilawatil Qur’an Putri.

Rombongan Kaltara yang dipimpin oleh Ketua LPTQ Provinsi Kaltara, Datu Iqro Ramadhan, S.Sos, M.Si. berhasil mengantarkan putri asli Kaltara tersebut menuju puncak podium MTQ melawan peserta dari Provinsi lain dan 2 negara tetangga.

Prestasi yang membanggakan ini diharapkan menjadi semangat bagi Qari dan Qariah di bumi Benuanta sehingga pada ajang berikutnya dapat membawa nama harum Kalimantan Utara di event yang lebih besar. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Bangkitkan Potensi Atlet Kaltara 

Published

on

Pemprov Kaltara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar Turnamen Basket Gubernur Cup Tahun 2023. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Untuk mengasah sportifitas dan menumbuhkan bibit unggul olahraga basket di tingkat nasional, Pemprov Kaltara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar Turnamen Basket Gubernur Cup Tahun 2023 di Gedung Olahraga (GOR) Tipe A, Kompleks Sport Center Kota Tarakan, Senin (27/11).

Turnamen ini dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum.
Sebanyak 19 tim yang akan berlaga pada turnamen ini, meliputi 12 tim putra dan 7 tim putri.

“Kita harapkan peserta bisa menjadi tim yang hebat, solid dan tangguh untuk bisa membawa nama baik provinsi Kalimantan Utara,” kata Gubernur.

Gubernur juga mengatakan bahwa pertandingan tersebut merupakan wujud upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk mendapat bibit unggul dalam olahraga khususnya olahraga basket

Dihadapan seluruh peserta, ia memberikan motivasi untuk mencapai kemenangan harus selalu berlatih yang giat, harus kompak dan memiliki stretegi yang jitu untuk memenangi pertandingan.

Menegaskan juga dengan melalui pertandingan olahraga basket terus menerus diyakini dalam even nasional berikutnya Kaltara akan tampil atlet basket.
“Saya minta sportivitas dalam pertandingan, perlihatkan bahwa atlit provinsi Kalimantan Utara mempunyai potensi yang sangat besar,” pungkasnya. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Pemprov Harapkan Penguatan Kebangsaan dapat Memupuk Rasa Nasionalisme

Published

on

Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si berharap penguatan kebangsaan dapat memupuk rasa nasionalisme, khususnya para pemuda Purna Paskibraka Tahun 2022 dan 2023. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si berharap penguatan kebangsaan dapat memupuk rasa nasionalisme, khususnya para pemuda Purna Paskibraka Tahun 2022 dan 2023. Hal ini disampaikannya saat membuka Seminar Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa (IDE BANG KARSA) di Hotel Tarakan.

Hadir pula dalam seminar itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltara, H Iskandar, S.IP., M.Si. Menurutnya, pada era globalisasi saat ini, ketahanan ideologi pancasila menghadapi ujian dan tantangan yang cukup nyata. Yakni dengan masuknya ideologi alternatif ke sendi-sendi bangsa melalui media informasi yang sangat mudah dijangkau, seperti radikalisme, terorisme, dan hedonisme.

“Saya berharap terselenggaranya megiatan ini, rasa nasionalisme yang ada dalam diri kita semua, khususnya para Purna Paskibraka mampu melahirkan sikap bela negara. Serta mendorong kemajuan bangsa yang dimulai dari Kaltara,”kata Datu Iqro.
Datu Iqro juga menjelaskan nilai-nilai Pancasila masih sangat relevan dalam berbagai sektor masyarakat. Sebab, pancasila dijadikan sebagai sumber inspirasi dalam kehidupan berbamgsa dan bernegara secara konsisten.

“Dengan demikian, Pancasila mampu menjadi filter atas berbagai pengaruh negatif fenomena modernitas. Sekaligus mengisi kembali ruang kosong kejiwaan manusia Indonesia dengan nilai keagamaan yang universal, seperti cinta kasih, ketulusan, kejujuran, pengabdian dan pelayanan terhadap sesama,”urainya.

Karena itu, Daru Iqro berpesan agar generasi muda dapat meneruskan nilai-nilai ideologi pancasila agar tidak salah menyerap informasi. Sehingga peran generasi muda menjadi sangat penrig agar tidak terjadi penyebaran berita bohong (hoax).

“Pendidikan Pancasila juga dapat meningkatkan akhlak mulia dan pembangunan karakter bangsa. Sebagai ideologi dan dasar negara, Pancasila mempunyai fungsi sebagai acuan dalam mempersatukan Indonesia,”terangnya.

Seperti diketahui, kaum muda saat ini lebih dikenal Generasi Z. Generasi ini merupakan kelompok masyarakat yang paling dekat dengan teknologi digital. Mereka memiliki kreatifitas dan rasa percaya diri yang lebih besar. Keunggulan tersebut dapat “menyulap” generasi muda menjadi para pembelajar yang mandiri.

Meski begitu, digitalisasi juga memunculkan sejumlah tantangan bagi generasi muda untuk melakukan perubahan bagi bangsa. Setidaknya, Datu Iqro menyebutkan 5 tantangan bagi generasi muda yang harus segera disikapi secara bijak. Yaitu, tantangan dominasi teknologi, tantangan negara emerging market, tantangan globalisasi, tantangan keamanan serta tantangan moral, etika dan agama.

“Oleh karena itu, melalui IDE BANG KARSA, penting bagi kita khususnya jajaran pemerintah di daerah untuk melakukan penanaman dan pengamalan Pancasila bagi masyarakat khususnya melalui para Purna Paskibraka Kaltara. Sebab mereka adalah calon pemimpin di masa yang akan datang,” tuntasnya. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Sekda Provinsi Kaltara Membuka Secara Resmi Konferensi Wilayah III NU Kaltara

Published

on

Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Suriansyah, M.AP membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) III Nahdlatul Ulama (NU). (Foto/Ist)

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com – Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Suriansyah, M.AP membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) III Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Kaltara di Hotel Grand Pangeran Khar Jumat, (24/11).

Sekprov Suriansyah mengungkapkan, konferensi wilayah ini merupakan forum yang sangat penting untuk memperkuat tugas dan fungsi organisasi NU Kaltara, khusus dalam perannya untuk turut serta membangun masyarakat di Kaltara.

“NU merupakan organisasi terbesar di Indonesia, NU memiliki peran penting dalam membangun masyarakat Indonesia termasuk masyarakat kaltara baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, budaya, maupun politik,” ungkapnya.

Karena itu, Sekprov mengajak PWNU Kaltara dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pembangunan masyarakat kaltara.

“Saya berharap konferensi wilayah ini dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para peserta untuk terus berkarya dalam membangun masyarakat di Kaltara,” tutupnya. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Investasi Terealisasi Rp15 Triliun, Modal Asing Mendominasi di Kaltara

Published

on

Provinsi Kalimantan Utara mencatatkan angka realisasi investasi sebesar Rp15 triliun sampai triwulan III 2023, atau sepanjang bulan Januari sampai September 2023. (Foto/Ist)

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com – Provinsi Kalimantan Utara mencatatkan angka realisasi investasi sebesar Rp15 triliun sampai triwulan III 2023, atau sepanjang bulan Januari sampai September 2023. Sektor Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang angka investasi sebesar USD551,87 juta atau setara Rp8,65 triliun (mengacu Kurs Tengah BI 20/11 : Rp15.500). Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) membentuk angka investasi sebesar Rp6,35 triliun.

Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, sektor listrik, gas dan air menyumbang angka PMA tertinggi senilai USD203,42 juta (Rp3,15 triliun) dari 39 proyek yang berjalan.

Kemudian, ada sektor industri kertas dan percetakan yang menyumbang investasi USD166,82 juta (Rp2,58 triliun) dari 3 proyek. Selanjutnya, di peringkat tiga tertinggi ada sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya senilai USD101,62 juta (Rp1,57 triliun) dari 12 proyek.

Di samping itu, PMA yang masuk ke Kaltara ada di sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan senilai USD47,73 juta (Rp739,81 miliar) dari 36 proyek, sektor industri makanan sebesar USD17,13 juta (Rp265,51 miliar) dari 43 proyek, sektor konstruksi sebesar USD8,42 juta (Rp130,51 miliar) dari 18 proyek dan sektor pertambangan sebesar USD3,13 juta (Rp48,51 miliar) dari 12 proyek.

Investasi asing juga masuk pada sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar USD2,13 juta (Rp33,01 miliar) dari 14 proyek, sektor kehutanan sebesar USD841,9 ribu (Rp13,04 miliar) dari 6 proyek, sektor industri kimia dan farmasi sebesar USD483,4 ribu (Rp7,49 miliar) dari 19 proyek, sektor hotel dan restoran sebesar USD36 ribu (Rp558 juta) dari 2 proyek.

Selanjutnya, terjadi realisasi investasi pada sektor perdagangan dan reparasi sebesar USD34,5 ribu (Rp534,75 juta) dari 9 proyek, sektor jasa lainnya sebesar USD24,40 ribu (Rp378,20 juta) dari 7 proyek, sektor industri mesin, elektronik dan kelompoknya sebesar USD7,2 ribu (Rp111,60 juta) dari 3 proyek dan sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar USD6,6 ribu (Rp102 juta) dari 7 proyek.

Beralih ke investasi dalam negeri, realisasi terbesar berasal dari sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan senilai Rp2,52 triliun dari 82 proyek, sektor listrik gas dan air senilai Rp1,67 triliun dari 86 proyek dan sektor pertambangan senilai Rp873,85 miliar dari 103 proyek.

Selanjutnya, PMDN juga masuk pada sektor perdagangan dan reparasi senilai Rp385,76 miliar dari 230 proyek, sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp339,12 miliar dari 23 proyek dan sektor konstruksi sebesar Rp252,63 miliar dari 199 proyek.

Kemudian, investasi PMDN terealisasi pada sektor kehutanan sebesarRp73,93 miliar dari 75 proyek, sektor industri kayu sebesar Rp71,91 miliar dari 12 proyek, sektor jasa lainnya sebesar Rp54,75 miliar dari 174 proyek dan sektor industri makanan sebesar Rp38,56 miliar dari 25 proyek.

Lebih lengkap, investasi juga
berlangsung pada sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp31,33 miliar dari 69 proyek, sektor industri kimia dan farmasi sebesar Rp17,61 miliar dari 6 proyek, sektor hotel dan restoran sebesar Rp4,96 miliar dari 20 proyek dan sektor industri mineral non logam sebesar Rp4,59 miliar dari 3 proyek. Sementara itu, investasi di bawah Rp1 miliar tercatat pada empat sektor lapangan usaha lain dengan total proyek mencapai 36.

Sebelumnya, Penata Kelola Penanaman Modal – Ahli Muda pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalimantan Utara, Rahman Putrayani mengatakan, pertumbuhan realisasi investasi di Kalimantan Utara dalam empat tahun terakhir memang tergolong agresif. Terjadi peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun.

Dia memaparkan, Kaltara pada tahun 2020 catat realisasi investasi sebesar Rp3,2 triliun, meningkat di tahun 2021 jadi Rp5,7 triliun, di tahun 2022 mencapai Rp13,7 triliun.
Kaltara memiliki target investasi sebesar Rp7 triliun pada tahun 2023. (mdd)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Optimis Pelaksanaan Seleksi Berjalan Lancar

Published

on

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara mengawal langsung pelaksanaan Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara mengawal langsung pelaksanaan Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang digelar di UPT Badan Kepegawaian (BKN) Tarakan, Kamis (16/11).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa mengungkapkan ia melihat para peserta telah mempersiapkan diri agar pelaksanaan seleksi berjalan lancar.

Ia juga mengungkapkan kehadirannya ke tempat ujian sebagai upaya memberikan motivasi kepada peserta seleksi. “Saya hadir meninjau pelaksanaan seleksi ini guna melihat bagaimana proses itu berjalan tanpa kendala. Sehingga para peserta juga merasakan kenyamanan,”kata Andi Amriampa saat meninjau peserta.

Terdapat delapan peserta seleksi kompetensi PPPK di Kaltara memilih untuk mengikuti tes di luar wilayah. Enam peserta berasal dari tenaga pendidikan dan dua peserta dari tenaga kesehatan.

Andi Amriampa menjelaskan bahwa para peserta yang memilih tes di luar wilayah karena dapat menghemat biaya.
“Mereka memilih tempat tes yang dekat dengan tempat tinggal atau tempat kerja mereka, sehingga dapat menghemat biaya transportasi dan akomodasi,” kata Andi Amriampa.

Andi Amriampa menambahkan, meskipun peserta memilih tes di luar wilayah, mereka tetap harus memenuhi persyaratan dan mengikuti tata cara pendaftaran yang telah ditetapkan.

“Peserta harus memastikan bahwa mereka telah terdaftar di laman pendaftaran PPPK dan telah memilih lokasi tes yang diinginkan,” jelasnya.
Untuk prosedur sebelum memasuki ruang tes, peserta datang kemudian ke ruang tunggu transit dan menitipkan di loker dan masuk ke registrasi membawa KTP dan kartu peserta.

Setelah registrasi, yang bersangkutan dapat pin dan masuk ke ruang tunggu steril dan 30 menit sebelum sesi dimulai, peserta dimobilisasi ke ruang ujian.

Sebelum masuk ruangan di atas, peserta menjalani body checking dan selanjutnya diperiksa, yang bersangkutan masuk ke ruang ujian.
Untuk diketahui pelaksanaan Seleksi PPPK yang digelar di UPT BKN Tarakan pada Kamis (16/11) sebanyak 2 sesi diikuti oleh 82 peserta. Sedangkan pada hari Jumat (17/11) hanya 1 sesi diikuti 100 peserta.(mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Gubernur Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hun. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hun menekankan pentingnya terus meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini disampaikannya saat menyapa para guru, pengawas dan kepala sekolah se-Kalimantan Utara di Ballroom Swisbell-hotel, Selasa (14/11).

Ia menyampaikan pentingnya kemajuan ilmu pengetahuan dan globalisasi dalam pengembangan dunia pendidikan. Hal itu harus disesuaikan dengan perkembangan zaman yang menuntut kinerja sumber daya pendidikan, seperti kepala sekolah dan pengawas sekolah.

“Guna menyelaraskan diri dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat, Kinerja sumber daya pendidikan harus ditingkatkan, Pendidikan sangat menentukan kualitas generasi muda dan masa depan bangsa,” kata Gubernur dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Peningkatan Kompetensi Pengawas Sekolah Provinsi Kaltara Tahun Ajaran 2023.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara, H. Suriansyah, Para asisten, Staf ahli, Kepala Biro di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Drs. Teguh Henri Sutanto, M.Pd, Perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara, Para kepala sekolah dan pengawas sekolah serta Guru Penggerak se-Kalimantan Utara.

Gubernur berharap kepala sekolah dan pengawas sekolah untuk memberikan yang terbaik dalam upaya meningkatkan mutu, relevansi, dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan di lingkungan sekolah.

Selain itu, Gubernur mengakui bahwa pendidikan menjadi solusi untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
“Pemerintah Provinsi Kaltara memiliki komitmen tinggi dalam mewujudkan visi Kalimantan Utara yang maju, berubah, dan sejahtera. Salah satunya melalui pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, kreatif, inovatif, berakhlak mulia, produktif, dan berdaya saing dengan berbasis pendidikan wajib 16 tahun dan berwawasan kebangsaan,” tambahnya.

Karena itu, Gubernur mendorong kepala sekolah dan pengawas sekolah untuk terus meningkatkan kemampuan profesional. Guna mencapai penyelenggaraan pendidikan yang bermutu, meningkatkan kualitas, dan daya saing menuju sumber daya manusia yang unggul.

“Dengan fokus pada pemenuhan standar nasional dalam pendidikan, kita berharap mencerdaskan kehidupan bangsa demi terwujudnya masyarakat Kalimantan Utara yang sejahtera dan berkeadilan,” pungkasnya.

Gubernur juga mengajak para peserta untuk mengikuti kegiatan ini secara maksimal. Menjadikannya sebagai media komunikasi dan berdiskusi untuk memberikan masukan yang bersifat membangun demi peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Utara.

Ia berharap agar kinerja para kepala sekolah dan pengawas sekolah di masa mendatang dapat lebih baik dengan memaksimalkan pelaksanaan tugas di lapangan. Serta fokus pada pembuatan laporan dan rekomendasi perbaikan dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Muslimat NU Harus Bersinergi dengan Pemprov Kaltara

Published

on

Staf Ahli Bidang Aparatur Pelayanan Publik Ir. Syahrullah Mursalin M.P. (Foto/Ist)

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com – Staf Ahli Bidang Aparatur Pelayanan Publik Ir. Syahrullah Mursalin M.P. menghadiri Pelantikan Pimpinan Wilayah (PW) dan Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Se-Provinsi Kalimantan Utara Masa Bhakti 2023-2028 di Gedung Gadis, Ahad (12/11).

“Selamat kepada ketua PWNU Kalimantan Utara dan para Ketua PCNU Kabupaten dan Kota Se-Kalimantan Utara semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan dapat menjalan tugas dan amanah ini dengan penuh tanggung jawab sesuai AD/ART Organisasi,” ujarnya.

Ia berharap bahwa seluruh anggota Muslimat NU dan organisasi lainnya dapat menjadi contoh bagi organisasi dan kaum perempuan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

“Atas nama Pemprov Kaltara, saya berharap ke depan bersama Pimpinan PWNU dan para Ketua PCNU kabupaten/kota bisa bersama-sama menjaga ketertiban dan kerukunan antar umat, khususnya pada tahun politik, 2024 mendatang,” tutupnya.

Hadir dalam acara Pelantikan, Pimpinan Pusat Muslimat NU Prof. Dr. Yaniah Wardani ,MA Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara Suryanata Al-islami, S.HI.,M.H. Pimpinan Pondok Pesantren Al Khairat Drs. H. S. Muthahar Bin Sholeh Al-Jufri, ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Abdul Djalil Fatah, S.H.,MM., Kapolda Kaltara, Danrem 092 Maharajalila, Forkopimda Provinsi Kalimantan Utara, para tokoh pemuda tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh NU. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Pemprov Kaji 11 Faktor Rencana Penggabungan Berau ke Provinsi Kaltara

Published

on

Tim Akedemisi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan. (Foto/Ist)

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com – Wacana menggaet Kabupaten Berau bergabung bersama Kalimantan Utara (Kaltara) terus dilakukan.

Keseriusan ini terpampang saat sebelumnya Tim Akedemisi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan mengunjungi Bumi Batiwakkal itu guna melakukan survei dan pengambilan data.

Bertempat di Ruang Serbaguna Lt.1 Gedung Gabungan Dinas, Gubernur Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri sekaligus membuka kegiatan Laporan Kajian Studi Kelayakan Penggabungan Kabupaten Berau ke Provinsi Kaltara.

Dasar pelaksanaan kegiatan yang digelar oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda – Litbang) Kaltara ini melihat dari 11 faktor yang akan dikaji.

Diantaranya adalah kependudukan, kemampuan ekonomi, potensi daerah, kemampuan keuangan, sosial budaya, politik, luas daerah, pertahanan, tingkat kesejahteraan, dan faktor lainnya.

“Hasil kajian ini akan memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai dampak, manfaat, serta tantangan yang mungkin dihadapi apabila penggabungan Kabupaten Berau ke Provinsi Kaltara direalisasikan. Ini memiliki makna yang sangat penting dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan,” kata Gubernur, Senin (6/11).

Dikatakan Gubernur, mengenai pengelolaan anggaran yang masih menjadi pertimbangan. Menurutnya, bahwa mengenai anggaran daerah, provinsi tidak akan ikut campur dibagian itu. Bahkan, ia akan mendukung dan membantu optimalisasi anggaran untuk kabupaten yang akan bergabung nantinya.

Disisi lain, ia juga menjelaskan keuntungan jika Berau bergabung ke Kaltara. Hal-hal yang menyangkut administrasi akan lebih efisien apabila dilakukan di Kaltara mengingat jarak tempuh yang relatif singkat.

Diwawancarai usai kegiatan, menurut kajian dari LPPM UBT menunjukan 70 persen masyarakat Berau menginginkan bergabung bersama Kaltara.

“Memang ada satu item yang masih pro-kontra, selanjutnya masalah anggaran. Tadi saya sampaikan kalau masalah anggaran silakan urus, kita tidak otak atik. Yang penting masyarakat Berau bisa mendapat pelayanan yang cepat, prima, dan tidak memakan waktu yang lama mencapai ibu kotanya,” tuntasnya. (mddkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer