Patroli Prokes Ketat, TNL AL-Lanal Banjarmasin Bersinergi Gelar Pendisiplinan PPKM – SuaraBorneo.com
Connect with us

Banjarmasin

Patroli Prokes Ketat, TNL AL-Lanal Banjarmasin Bersinergi Gelar Pendisiplinan PPKM

Published

on

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Dalam rangka mendukung kegiatan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat sebagai upaya memutus mata rantai, menekan dan meminimalisir angka peningkatan Covid-19 serta mencegah sepenuhnya penyebaran penularan Corona Virus Disease (Covid-19) di Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin kembali menerjunkan 11 Prajuritnya yang terbagi di dua tempat yaitu 7 Prajurit di area Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin dan 4 Prajurit yang bertugas di POS TNI AL Kab. Kapuas – Kalimantan Tengah, 11 Prajurit tersebut tergabung sebagai Tim Terpadu Posko PPKM, Jum’at (13/8/2021).

Tim Terpadu Posko PPKM di area Pelabuhan Trisaksi tersebut merupakan Personel gabungan dari unsur TNI AL, AD, Polri, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Pelindo III Banjarmasin dan Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) yang bertugas untuk melaksanakan pengamanan, penyekatan, pengawasan dan pengendalian terhadap perjalanan orang dalam negeri maupun luar negeri yang menggunakan sarana Transportasi Laut.

Selain itu juga melakukan pemeriksaan dan pengecekan rutin terhadap setiap kendaraan dan para penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan kapal, diantaranya harus membawa surat keterangan sudah di suntik Vaksinasi, hasil Swab Polymerace Chain Reaction (PCR) atau rapid tes Antigen resmi dari instansi kesehatan yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan.

Sedangkan, Tim Terpadu Posko PPKM di Kab. Kapuas merupakan Personel gabungan dari unsur TNI AL, AD, Polri, Satpol-PP, Damkar, Dishub dan BPBD bertugas melaksanakan patroli Protokol Kesehatan yang ketat dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar selalu mematuhi Program Pemerintah dalam rangka menuntaskan percepatan dan penanganan Wabah Covid-19.

Adapun tempat yang dijadikan sebagai sasaran patroli Prokes yaitu ditempat yang memicu kerumunan massa antara lain di pasar, rumah makan, lokasi wisata dll.

Hal dasar tersebut sesuai dengan Perbup Kapuas No. 46 Tahun 2020 yaitu tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan serta pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) dan adanya surat edaran dari Bupati Kapuas No. 360/280 SATGAS-COVID/KPS 2021 yaitu tentang Pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta instruksi Bupati Kapuas Nomor 360/338/SATGAS-COVID/KPS.2021 terkait PPKM Level – 4.

Terpisah, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M. Tr. Hanla menegaskan tujuan pelaksanaan PPKM ini guna memastikan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat bagi pengguna Transportasi Laut sesuai dengan standar penanganan percepatan Wabah Covid-19, salah satunya dengan cara membatasi kapasitas para pengunjung di area Pelabuhan dan melaksanakan tahapan Vaksinasi guna dapat kekebalan imunitas supaya terhindar dari penularan Virus.

Di musim Pandemi ini, TNI AL Lanal Banjarmasin akan siap bersinergi dengan instansi lainnya untuk mendukung dan mensukseskan apa yang menjadi Program Pemerintah dalam memerangi Wabah Covid-19 di tanah air.

“Kepada seluruh Prajurit Pos TNI AL yang bertugas di Wilayah Kalsel dan Kalteng agar selalu mendukung, menjaga solidaritas, bersinergi dalam membantu program Pemerintah Daerah dan bisa dijadikan contoh yang baik oleh masyarakat,” pungkas Danlanal. (*/ad)

Bagikan ke

Banjarmasin

Peduli Sosial, Bank Kalsel Melalui Pj Bupati Tala Serahkan CSR dan UPZ 

Published

on

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin melalui Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman kepada 4 (empat) penerima CSR Bank Kalsel dan 10 penerima UPZ Bank Kalsel. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai bentuk kepedulian sosial dan berbagi terhadap sesama dan menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Bank Kalsel melalui Corporate Social Responsibility (CSR) menyerahkan bantuan untuk Pembangunan Gazebo Pondok Pesantren Nurul Muhibbin, 2 (dua) perangkat komputer untuk RSUD KH. Mansyur Kintab Haryono Ikasubag Tata Usaha, Bantuan 1 (satu) ekor sapi untuk Kaum Masjid Almanar Pelaihari dan untuk Kegiatan Lomba BPK se’Kabupaten Tanah Laut.

Sedangkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyerahkan bantuan untuk 10 kaum masjid yang ada di Kabupaten Tanah Laut dengan total sebesar Rp5 juta rupiah.

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin melalui Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman kepada 4 (empat) penerima CSR Bank Kalsel dan 10 penerima UPZ Bank Kalsel bertempat di Kantor Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Jalan Kemakmuran No. 1 Pelaihari. Turut mendampingi Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah dan Kepala Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Andhy Andriyawan, Rabu (12/6).

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan bahwa Bank Kalsel terus dukung dan bersinergi bersama Pemkab TALA dalam Pembangunan dan perekonomian khususnya di Kabupaten Tanah laut.

“Pemkab TALA merupakan pemegang saham dalam hal ini Pj. Bupati TALA yang telah mendukung pemenuhan modal inti tercapai sekarang, sehingga Bank Kalsel mengembalikan hasilnya dalam bentuk deviden dan CSR untuk daerah yang akan dibagikan ke Masyarakat Kabupaten TALA” ungkap Fachrudin.

Dilain kesempatan, Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman mengucapkan apreasiasi dan terima kasih kepada Bank Kalsel atas dukungan selama ini kepada Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kabupaten Tanah Laut, walaupun bagian dari struktur organisasi, tetapi Bank Kalsel merupakan mitra kerja yang selalu berkontribusi baik dalam Pembangunan dan perekonomian di Kabupaten Tanah Laut.

“Terima Kasih atas kerja sama yang sudah terjalin selama ini bersama-sama pemerintah daerah dalam mendukung baik dari segi sosial maupun hal lainnya seperti penyaluran CSR dan UPZ. Bank Kalsel sebagai bank daerah yang dimana modal yang disetor dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut setiap tahunnya Kembali ke Kabupaten tanah laut baik berupa deviden dan CSR Bank Kalsel,” ucap Syamsir.

Sementara itu, salah satu perwakilan penerima bantuan kaum masjid, Ahmad Fauzan Anshari mengungkapkan rasa Syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui Bank Kalsel atas bantuan yang telah diberikan hari ini.

“Alhamdulillah, kami dapat bantuan yang diterima hari ini dari Bank Kalsel dan Pemkab melalui Pj. Bupati Tanah Laut. Berharap kedepannya terus berkelanjutan untuk bisa memenuhi kebutuhan lainnya untuk keluarga,” pungkas Ahmad. [adv/nrl]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Seminar Nasional dan Rapat Kerja FKDK BPDSI Wilayah Tengah, Penguatan BPD Terus Dikronkritkan Melalui Peran Komisaris

Published

on

Kegiatan Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI) Wilayah Tengah hari kedua. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kegiatan Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI) Wilayah Tengah hari kedua berlangsung Sabtu (8/6/2024) di Galaxy Hotel Banjarmasin.

Pada rangkaian kegiatan hari kedua ini digelar Seminar Nasional & Rapat Kerja FKDK BPDSI Wilayah Tengah Tahun 2024 dengan tema “Implementasi POJK Nomor 17 Tahun 2023 (Studi Kasus Terkini)”, kegiatan ini dihadiri oleh 5 Bank dari Wilayah Tengah yaitu Bank DKI, Bank Jateng, Bank Kalbar, Bank Kalteng, Bank Kaltimtara, dan 3 Bank dari Wilayah Timur yaitu Bank Maluku Malut, Bank NTB Syariah, dan Bank SulutGo.

Seminar nasional tersebut menghadirkan nara sumber dari perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengupas lebih dalam topik terkait POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.

Dalam sambutannya, Komisaris Utama Independen Bank Kalsel sekaligus Plt. Koordinator FKDK BPDSI Wilayah Tengah, Hatmansyah berharap melalui kegiatan ini bisa menjadi wadah yang optimal untuk mengeksplorasi secara tuntas tantangan dan permasalahan yang terkait dengan implementasi POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.

Akhir-akhir ini berkembang beragam isu dan permasalahan dalam implementasi dari regulasi ini yang penting untuk didudukkan secara proporsional. Selama berjalannya diskusi yang hangat antara nara sumber dan Dewan Komisaris beserta Komite Dewan Komisaris BPD Seluruh Indonesia terungkap berbagai hal krusial yang disajikan dalam telaah-telaahan kritis sehingga semakin menambah pemahaman akan esensi POJK tersebut.

“Kami berharap dengan dilaksanakannya kegiatan seminar nasional ini akan memantapkan kapabilitas para Komisaris untuk menjalankan fungsinya memberikan masukan dan ide segar bagi kemajuan bisnis BPD, di samping itu pula para Dewan Komisaris BPD Seluruh Indonesia mampu menyikapi dengan tepat permasalahan di tempat masing-masing,” tegasnya.

Tidak berbeda, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menyambut baik terlaksananya kegiatan Seminar Nasional & Rapat Kerja FKDK BPDSI Wilayah Tengah kali ini di Kota Banjarmasin pada 7-9 Juni 2024.

“Kami sangat mendukung kegiatan kali ini, karena tidak hanya dapat mendorong hadirnya pemikiran baru yang dapat memberikan kontribusi bagi BPD di wilayah tengah, tapi juga mampu mendorong akselerasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Banua melalui kehadiran berbagai delegasi dari berbagai daerah di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Ketua Umum Forum Komunikasi Dewan Komisaris BPD-SI yang juga Komisaris Utama Bank Kalbar Irjen Pol (P) Drs. H. Didi Haryono, SH., MH menegaskan, jika dilihat secara aset dan digabung seluruh Indonesia, maka aset BPD se-Indonesia sudah menembus angka Rp.910,9 Triliun. Hal ini jika di rangking maka merupakan aset perbankan terbesar kelima dan bersaing dengan perbankan dari Himbara lainnya.

“Karena itulah melihat nilai aset yang sudah besar ini, tentunya dirasa perlu bagi para Komisaris BPD untuk dapat terus berbenah diri agar dapat melakukan pengawasan yang lebih baik untuk memastikan terciptanya bisnis BPD yang semakin profesional dan sesuai dengan perkembangan zaman,” bebernya.

Dilain pihak, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel Agus Dianoor juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan Seminar Nasional & Rapat Kerja FKDK BPDSI Wilayah Tengah hari ini. Diharapkannya melalui kegiatan kali ini BPD dapat semakin memperkuat perannya dalam mendorong geliat ekonomi yang semakin baik, khususnya untuk penguatan ekonomi mikro dan UMKM di masing-masing daerah.

“Kami berharap BPD juga terus konsisten dalam melakukan sinergi bersama Pemerintah Daerah setempat, ini penting agar kita bersama-sama mendorong hadirnya iklim ekonomi yang semakin baik ke depannya,” harapnya. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Kenalkan Budaya Kalsel kepada Anggota FKDK BPDSI Wilayah Tengah di Acara Welcome Dinner

Published

on

Acara Welcome Dinner Bersama seluruh Dewan Komisaris dan Komite Dewan Komisaris acara Seminar Nasional dan Rapat kerja Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Acara Welcome Dinner Bersama seluruh Dewan Komisaris dan Komite Dewan Komisaris merupakan salah satu rangkaian agenda yang telah disiapkan Bank Kalsel sebagai tuan rumah acara Seminar Nasional dan Rapat kerja Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) yang dilaksanakan pada tanggal 7-9 Juni 2024.

Sebelum terselenggaranya welcome dinner, Bank Kalsel melakukan penyambutan seluruh tamu undangan yang datang ke Banjarmasin di Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru dengan tarian Dayak serta pengalungan bunga selamat datang dari Nanang Galuh Banjar. Welcome Dinner yang digelar, Jum’at 7 Juni 2024 malam lalu di Mahligai Pancasila tepat pada hari pertama kedatangan para tamu.

Bank Kalsel memperkenalkan budaya daerah Kalimantan Selatan seperti Tarian khas daerah banjar,.kesenian madihin, hidangan.aneka kuliner lokal hingga pameran berbagai produk unggulan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pemutaran video destinasi wisata unggulan seperti Pasar Terapung, sebagai upaya menarik minat seluruh peserta FKDK BPDSI Wilayah Tengah yang hadir untuk nanti mengunjunginya, selanjutnya salah satu agenda yang telah diselenggarakan adalah Ladies Program yakni acara khusus untuk istri-istri Dewan Komisaris BPD yang turut hadir ke Banjarmasin dengan salah satu agendanya yaitu berkunjung ke Dekranasda Provinsi Kalsel dimana telah dipersiapkan pameran UMKM dan Fashion Show Sasirangan.

Selain dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Komite Dewan Komisaris Bank Kalsel, Bank DKI, Bank Jateng, Bank Kalbar, Bank Kalteng, Bank Kaltimtara, Bank Maluku Malut, Bank NTB Syariah, dan Bank SulutGo turut berhadir juga Direksi Bank Kalsel, Perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel, Agus Dianoor, Kepala OJK Provinsi Kalsel, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel serta Seluruh Kepala Divisi Bank Kalsel, Senin (10/6).

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin merasa bersyukur Bank Kalsel bisa ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Forum Komunikasi Dewan Komisaris BPDSI Wilayah Tengah.

“Sebagai tuan rumah kami siap memberikan penyambutan yang terbaik, sehingga para peserta dapat merasa nyaman dan berkesan hadir di Provinsi Kalsel, khususnya di Kota Banjarmasin,” ucap Fachrudin.

Sementara itu, Komisaris Utama Independen Bank Kalsel sekaligus Plt Koodinator FKDK BPDSI Wilayah Tengah, Hatmansyah mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi tempat untuk saling bertukar ide, program dan pengalaman seluruh anggota FKDK BPDSI Wilayah Tengah demi kemajuan BPD kedepannya.

“Alhamdulillah, Bank Kalsel tahun ini dipercaya sebagai tuan rumah acara Seminar Nasional dan Rapat Kerja FKDK BPDSI Wilayah Tengah, kami ucapkan selamat datang kepada seluruh Dewan Komisaris dan Komite Dewan Komisaris BPD Seluruh Indonesia, semoga acara malam ini memberi kesan positif untuk kita dan dapat mempererat silaturrahmi seluruh BPD sehingga bisa merumuskan kebijakan yang lebih baik dalam meningkatkan perannya membangun ekonomi didaerahnya masing-masing. Selain itu, acara ini juga merupakan kesempatan bagi kami untuk mengajak anggota FKDK BPDSI Wilayah Tengah menikmati baik dari beragam kuliner, oleh-oleh hingga destinasi wisata, sehingga akan meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan,” ungkap Hatmansyah.

Plt. Ketua Umum FKDK BPDSI yang juga Komisaris Utama Bank Kalbar, Irjen Pol (P) Drs. H. Didi Haryono, SH., MH memberikan apresiasi atas sambutan yang sangat meriah dari Bank Kalsel sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan FKDK BPDSI Wilayah Tengah.

“Terimakasih atas sambutan yang diberikan, kami tentunya siap bertukar pikiran, pengalaman hingga program sehingga kedepannya langkah kita semakin baik lagi,” beber Didi

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel yaitu Agus Dianoor yang memberikan sambutan penutup pada kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Bank Kalsel yang sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan FKDK BPDSI Wilayah Tengah mulai tanggal 7 – 9 Juli di Kota Banjarmasin.

“Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan mampu memberikan hasil yang memuaskan sehingga kedepannya perbankan daerah dapat semakin produktif lagi dalam berkontribusi bagi ekonomi dan pembangunan yang ada di Banua,” pungkas Agus. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Menkopolhukam dan Gubernur Kalsel Sepakat Keterbukaan Informasi Kunci Pemerintahan Transparan dan Akuntabel

Published

on

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin yang didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah turut menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) ke-15. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin yang didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah turut menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi (KI) Pusat Tahun 2024 di Hotel Galaxy Banjarmasin pada Selasa (11/06/2024).

Rakornas juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Hadi Tjahjanto sekaligus sebagai pemateri utama atau keynote speaker.

Paman Birin dalam sambutannya berharap Rakornas ini menghasilkan kesepakatan atau ide ide yang memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat Kalsel.

Diera global, imbuh Paman Birin, informasi menjadin hal penting dan tidak bisa disembunyikan. Transparansi membawa kepercayaan publik yang merupakan andalan bagi pemerintah agar benar-benar dapat diyakini oleh rakyat melalui program-program oleh pemerintah.

Sementara itu, Ketua KI Pusat, Donny Yoesgiantoro menyebutkan, Rakornas dilaksanakan untuk memperkuat koordinasi sebagai bentuk persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

“Salah satu elemen penting dalam mewujudkan RPJPN Indonesia Emas 2025-2045 adalah penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka. Karena informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang. Bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional,” ungkapnya.

Donny menyampaikan, pengelolaan informasi publik penting dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mengembangkan masyarakat informatif dalam meningkatkan daya saing global.

“Untuk itu, Komisi Informasi butuh banyak penguatan dan sinergitas dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi KIP serta dalam upaya optimalisasi Keterbukaan Informasi di Indonesia,” lanjut Donny.

Sementara itu, Menkopolhukam Hadi Tjahjono dalam paparannya menegaskan, keterbukaan informasi merupakan peran kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

“Keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan memberikan akses informasi yang luas dan mudah kepada masyarakat, kita dapat menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ucap Hadi.

Pelaksanaan Rakornas ke-15 KI se-Indonesia yang telah dilaksanakan sejak Senin (10/6) ini berfokus pada agenda pembahasan isu-isu strategis terkait sinergi keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan negara menuju Indonesia emas 2045. Hasil dari pembahasan ini nantinya akan menerbitkan rekomendasi-rekomendasi konkret di forum Rakornas ke-15.

Di tempat yang sama, Plt Sekretaris KI Pusat Nunik Purwanti menyampaikan, dalam agenda nasional ini, terlibat peserta sejumlah 450 orang, secara hybrid yakni online dan offline.

Rakornas KI sendiri telah diadakan secara rutin dengan membahas isu-isu krusial yang dianggap perlu mendapat perhatian lebih terkait keterbukaan informasi publik di Indonesia. Mulai dari Rakornas pertama yang diselenggarakan Tahun 2009, hingga Rakornas KI ke-14 yang mengangkat pentingnya keterbukaan informasi dalam pemilu serentak 2024 pada tahun 2023.

Harapannya, kegiatan yang dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Provinsi Kalsel ini dapat memberikan kontribusi dan dampak positif bagi kemajuan keterbukaan informasi publik di seluruh Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 mendatang. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Kembali Raih Penghargaan Indonesia Best Living Legend Company In Managing Innovation 2024

Published

on

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Pemimpin Redaksi Majalah SWA, Kusnan M. Djawahir kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bank Kalsel Cabang Jakarta, Agus Setiawan. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – SWA Media Group menggelar program tahunan yang bertajuk “Indonesia Best Living Legend Companies & Brands 2024”. Dalam kegiatan ini SWA Media Group memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah berdiri lebih dari 50 tahun dan mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah perubahan pasar yang dinamis.

Pada gelaran yang dihelat di Hotel Shangri-La Jakarta tersebut Bank Kalsel dianugerahi Indonesia Best Living Legend Company in Managing Innovation 2024 With Predicate : Innovative. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Pemimpin Redaksi Majalah SWA, Kusnan M. Djawahir kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bank Kalsel Cabang Jakarta, Agus Setiawan dengan disaksikan Akademisi Sekolah Tingggi Manajemen PPM, Pepey Riawati Kurnia, Senin (10/06).

Di lain kesempatan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungannya sekaligus menyampaikan penghargaan yang diterima sejalan dengan visi misi Bank Kalsel.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung Bank Kalsel atas penghargaan yang diraih ini. Salah satunya untuk mencapai keunggulan yang tergambar dalam visi misi Bank Kalsel

“Menjadi Bank yang kuat, kompetitif dan berkontribusi untuk mendorong pembangunan ekonomi nasional”, hal ini sejalan dengan inovasi kita dalam memberikan layanan terpadu melalui produk dan layanan interaktif berbasis digital guna mencapai keunggulan daya saing sebagaimana dicita citakan visi kami,” pungkas Fachrudin. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Jelang Idul Adha, Pertamina Antisipasi Kenaikan Permintaan Kebutuhan BBM dan LPG

Published

on

Menyiagakan layanan kontak Pertamina 135 yang diperuntukkan bagi masyarakat atau konsumen. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai bentuk komitmen dalam pemenuhan kebutuhan BBM serta LPG di seluruh provinsi di Kalimantan, PT Pertamina Patra Niaga regional Kalimantan memastikan stok BBM dan LPG terpenuhi jelang Idul Adha 1445 H. Menurut Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra, tahun ini diperkirakan akan ada peningkatan sebesar 1,9% untuk BBM jenis Gasoline (Pertamax Series dan Pertalite), 3,1 % untuk BBM Jenis Gasoil (Dex Series dan Solar) dan 3,8% untuk LPG.

“Kenaikan tersebut merupakan prognosa kami berdasarkan peningkatan di tahun sebelumnya. Dari sisi stok, Pertamina memiliki stok hingga 11 ketahanan hari untuk BBM dan 3 – 5 Ketahanan Hari untuk LPG, jumlah stok ini akan terus ditambah dari rantai suplai yang terus berjalan saat ini,” ujar arya.

Khusus untuk wilayah Kalimantan Selatan Pertamina memperkirakan jumlah kebutuhan harian untuk BBM saat Idul Adha sebanyak 1.882 KL (kiloliter) untuk BBM jenis Gasoline, 772 KL untuk BBM Jenis Gasoil dan LPG sebanyak 479 MT (Metrik Ton).

“Jumlah ini naik 1,5 % untuk BBM jenis Gasoline, 0,9 % untuk BBM jenis Gasoil dan 6,3% untuk LPG dari penyaluran harian normal. Sementara itu jumlah stok untuk wilayah Kalimantan Selatan dipastikan aman saat dan setelah Idul Adha 1445H,” tambah Arya.

Sementara itu, Pertamina juga terus menghimbau agar masyarakat tidak melakukan panic buying dan tidak menggunakan BBM serta LPG bersubsidi yang diprioritaskan bagi warga masyarakat yang kurang mampu.

“Beberapa permasalahan yang sering terjadi di lapangan adalah penggunaan BBM dan LPG yang tidak tepat sasaran. Saat ini Pertamina terus menjalankan program “subsidi tepat” agar penyaluran BBM dan LPG bersubsidi sampai kepada mereka yang berhak. Untuk BBM saat ini diterapkan penggunaan QR code dan LPG menggunakan KTP (NIK) untuk pembeliannya. Diharapkan masyarakat dengan ekonomi mampu tidak membeli BBM dan LPG bersubsidi,” ungkap Arya.

Sebagai sub holding Commercial & Trading dari PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk menyalurkan energi kepada masyarakat.

“Kami juga menyiagakan layanan kontak Pertamina 135 yang diperuntukkan bagi masyarakat atau konsumen yang ingin memesan dengan layanan delivery service BBM dan LPG (produk non subsidi) serta membuka layanan pencarian informasi, masukan dan saran,” pungkas Arya. [ad/ril]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Rakornas 2024, Komisi Informasi Siap Menuju Indonesia Emas 2045

Published

on

Acara Rakornas KI Ke-15 di Hotel Galaxy Banjarmasin. (Foto/Ady) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Komisi Informasi (KI) Pusat Republik Indonesia gelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KI se-Indonesia di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Rakornas ini dilaksanakan demi memperkuat koordinasi sebagai bentuk persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

“Salah satu elemen penting dalam mewujudkan RPJPN Indonesia Emas 2025-2045 adalah penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka. Karena informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang. Bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional,” ungkap Ketua KI Pusat Donny Yoesgiantoro dalam sambutannya saat membuka acara Rakornas KI Ke-15 di Hotel Galaxy Banjarmasin, Selasa (11/6).

Donny menyampaikan, pengelolaan informasi publik penting dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mengembangkan masyarakat informatif dalam meningkatkan daya saing global.

“Untuk itu, Komisi Informasi butuh banyak penguatan dan sinergitas dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi KIP serta dalam upaya optimalisasi Keterbukaan Informasi di Indonesia,” lanjut Donny.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto turut hadir menyampaikan keynote speech dalam pembukaan Rakornas KI-15 ini. Dalam pidatonya, Mekopolhukan tersebut menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan peran kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

“Keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan memberikan akses informasi yang luas dan mudah kepada masyarakat, kita dapat menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ucap Hadi.

Pelaksanaan Rakornas ke-15 KI se-Indonesia yang telah dilaksanakan sejak Senin (10/6) ini berfokus pada agenda pembahasan isu-isu strategis terkait sinergi keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan negara menuju Indonesia emas 2045. Hasil dari pembahasan ini nantinya akan menerbitkan rekomendasi-rekomendasi konkret di forum Rakornas ke-15.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Komisi Informasi Pusat Nunik Purwanti pada laporannya menyampaikan kesiapan pihaknya yang matang dalam menyelenggarakan agenda nasional yang melibatkan peserta sejumlah 450 orang.

“Total Peserta pada kegiatan Rakornas ke-15 ini kurang lebih berjumlah 450 orang yang dilaksanakan secara hybrid yakni online dan offline”, katanya.

Rakornas KI sendiri telah diadakan secara rutin dengan membahas isu-isu krusial yang dianggap perlu mendapat perhatian lebih terkait keterbukaan informasi publik di Indonesia. Mulai dari Rakornas pertama yang diselenggarakan Tahun 2009, hingga Rakornas KI ke-14 yang mengangkat pentingnya keterbukaan informasi dalam pemilu serentak 2024 pada tahun 2023.

Harapannya, kegiatan yang dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Provinsi Kalimantan Selatan ini dapat memberikan kontribusi dan dampak positif bagi kemajuan keterbukaan informasi publik di seluruh Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas 2024. [ad/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gandeng Bank Kalsel, Wali Kota Kenalkan ID Card ASN Untuk Transaksi Non-Tunai

Published

on

inovasi terbaru berupa ID Card ASN yang bisa digunakan untuk transaksi non-tunai, mirip dengan e-money. (Foto/Ist)

Gandeng Bank Kalsel, Wali Kota Kenalkan ID Card ASN Untuk Transaksi Non-Tunai

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menggelar apel Senin pagi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina dan dihadiri pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin beserta jajaran sekaligus Penyerahan Kartu Pegawai Baru, bertempat di halaman Balai Kota Banjarmasin, Jalan RE Martadinata, Senin (10/06/2024).

Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, memberikan semangat baru kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui apel pagi. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan inovasi terbaru berupa ID Card ASN yang bisa digunakan untuk transaksi non-tunai, mirip dengan e-money.

“Terimakasih hari ini kita apel pagi berikan semangat untuk ASN Pemko Banjarmasin sekaligus juga pembagian ID Card ASN Kota Banjarmasin yang sudah bisa dipakai untuk transaksi non-tunai, terutama semacam e-money,” ujar H Ibnu Sina.

ID Card itu diharapkan dapat memudahkan berbagai transaksi harian bagi para ASN, seperti pembayaran parkir, belanja di mall, tol, dan di bandara. Ia juga menekankan pentingnya memastikan saldo dalam ID Card selalu tersedia agar transaksi bisa dilakukan dengan mudah.

“Pastikan ada isinya, saldonya ada. Kalau ada saldonya, ini memudahkan dan memberikan manfaat nyata bagi ID Card ASN Pemko Banjarmasin. Dengan adanya saldo, para ASN bisa dengan mudah melakukan transaksi tanpa repot mengurus uang kembalian,” tambahnya.

Program itu merupakan bagian dari upaya Pemko Banjarmasin untuk mendukung transaksi non-tunai (cashless) yang diharapkan bisa memberikan kemudahan dan efisiensi dalam berbagai transaksi.

H Ibnu Sina juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel yang telah memfasilitasi program itu sehingga ID Card ASN memiliki manfaat lebih.

“Terimakasih juga kepada Bank Kalsel yang sudah memfasilitasi sehingga ada kemanfaatan lebih dari ID Card ASN Pemko Banjarmasin. Saya kira ini juga menyukseskan program cashless transaksi non-tunai untuk memudahkan,” tutupnya.

Dengan adanya inovasi itu, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap para ASN dapat merasakan manfaat langsung dari teknologi pembayaran non-tunai serta mendukung terciptanya budaya transaksi yang lebih modern dan efisien. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur Sambut Peserta Rakornas ke-15 Komisi Informasi se-Indonesia di Kalsel Babussalam

Published

on

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin menyambut pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke- 15 Komisi Informasi se-Indonesia Tahun 2024. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin menyambut pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke- 15 Komisi Informasi se-Indonesia Tahun 2024 yang akan digelar di Kalsel pada 10-13 Juni 2024.

Menjadi tuan rumah event nasional, Paman Birin pun menyampaikan rasa terimakasih atas kepercayaan Komisi Informasi yang menunjuk Kalsel sebagai tuan rumah.

“Terimakasih atas kepercayaan Kalsel sebagai tuan rumah Rakornas Komisi Informasi tahun 2024. Selamat datang kepada para peserta se-Indonesia di Kalsel Babussalam,” kata Paman Birin.

Gubernur dua periode ini pun menyakini, gelaran rakornas ini semakin menguatkan peran komisi informasi menciptakan keterbukaan informasi publik yang akan berkontribusi nyata untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, berbagai persiapan hampir rampung dilakukan oleh panitia daerah Kalsel untuk menyambut dan mengisi rangkaian pelaksanaan Rakornas KI tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel, Muhammad Muslim mengatakan panitia daerah sangat antusias menyambut rakornas ini, berbagai persiapan pun dimatangkan mulai dari penyambutan, publikasi, dan kegiatan kearifan lokal lainnya yang melibatkan partisipasi masyarakat banyak.

“Sesuai dengan keinginan Gubernur Kalsel Paman Birin yang sangat mendukung kegiatan ini, kita pun siap memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta yang hadir, apalagi Kalsel terkenal dengan keramahtamahannya” kata Muslim.

Pelaksanan Rakornas KI ini juga sebagai media untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang keseriusan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap keterbukaan informasi publik, khususnya yang berkaitan dengan kinerja pemerintah daerah.

Sejumlah kegiatan pun telah disiapkan panitia daerah untuk mengisi rangkaian Rakornas KI tersebut seperti seminar nasional, rapat organisasi, city tour ke sejumlah geosite geopark, dan kegiatan menarik lainnya yang melibatkan masyarakat.

“Sebagai tuan rumah yang baik kita juga akan mengadakan gala dinner untuk mempererat keakraban, sesuai dengan keinginan dari Paman Birin” tuturnya.

Dalam mendukung keterbukaan informasi, Diskominfo Kalsel terus mengoptimalkan perannya sebagai Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) utama di Provinsi Kalsel.

“Salah satunya dengan memperkuat koordinasi dengan semua entitas di lingkungan Pemprov Kalsel baik SKPD dan UPTD pelayan publik untuk menginformasikan kegiatan-kegiatan berkaitan pelayanan publik kepada masyarakat” ucapnya.

Pelaksanaan Rakornas KI ini juga menjadi motivasi bagi Pemerintah Provinsi Kalsel untuk meningkatkan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Provinisi Kalsel yang saat ini masuk dalam kategori menuju informatif menjadi daerah informatif.

“Kita akan terus tingkatkan peranan KI untuk mengedukasi masyarakat terhadap keterbukaan informasi ini. Rakornas ini juga menjadi kesempatan kita untuk menunjukkan keseriusan kita terhadap keterbukaan informasi. Dengan berbagai upaya yang kita lakukan ini, Insyaallah Provinsi Kalsel bisa menjadi daerah yang informatif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KI Provinsi Kalsel, Nawang Wijayati mengungkapkan bahwa pihaknya siap mendukung kesuksesan pelaksanaan Rakornas KI ke-15.

“Kami siap menjadi tuan rumah dan mendukung suksesnnya pelaksanaan Rakornas ini sesuai dengan harapan Gubernur kita Paman Birin untuk terus Bergerak. Bahkan beberapa hari terkahir ini kami sibuk melakukan follow up kedatangan para peserta” ujar Nawang.

Dijadwalkan, sejumlah pembicara nasional akan hadir, diantaranya Ketua Kadin, Ketua PWI, Menkopolhukam serta dari Kementerian Pariwisata dan Komisi I DPR RI.

“Semoga pelaksanaan Rakornas ini membawa aura positif bagi seluruh pihak, khususnya masyarakat Banua” tukasnya. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer