Connect with us
FILE-MASAK-LOGO-SB-5

Banjarmasin

Sosialisasi Aplikasi Dumas Presisi di Wilayah Polda Kalsel

Published

on

BANJARMASIN, suaraborneo.com – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) terus menggaungkan aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan (Presisi).

Sebelumnya Dumas Presisi resmi diluncurkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. di Mabes Polri, Jakarta.

Layanan pengaduan masyarakat terintegrasi tersebut diluncurkan sebagai wujud transparansi dan penanganan keluhan bagi masyarakat luas.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. melalui Kabid Humas Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K. menekankan manfaat dari inovasi Polri yang dituangkan melalui aplikasi ini yakni, masyarakat tidak perlu lagi harus datang ke kantor polisi untuk menyampaikan pengaduan.

Ini karena sejumlah Polda dan Polres se-Indonesia telah menyediakan aplikasi ini, yang dapat diunduh di Google Play Store di smartphone android masing-masing. Sehingga masyarakat lebih mudah menyampaikan laporan secara online.

Menurutnya, selain memudahkan masyarakat dalam membuat laporan, melalui Dumas Presisi, masyarakat juga bisa melakukan pelaporan kinerja anggota Polisi.

“Aplikasi Dumas Presisi menjadi bagian transparansi Polri dan handling complaint masyarakat luas. Memudahkan masyarakat dalam melaporkan hal-hal yang terkait dengan kinerja Polri dan anggota Polri,” kata Kabid Humas, Minggu (15/8/2021).

Meski semakin mudah membuat laporan, namun perlu diperhatikan pula bahwa segala laporan yang diterima dari masyarakat akan diklarifikasi terlebih dahulu melalui sejumlah tahapan. Contohnya terkait kelengkapan identitas pelapor.

Ini adalah langkah untuk menghindari orang-orang tidak bertanggungjawab sembarangan membuat laporan palsu atau laporan bohong. “Kalau identitas tidak terpenuhi tidak bisa masuk tahap kedua. Semuanya harus bisa terklarifikasi,” ujarnya.

Aplikasi Dumas Presisi juga dibuat agar mampu menjadi alat penyalur yang efektif bagi warga untuk bisa mengetahui sejauh mana perkembangan penanganan kasus yang dilaporkan masyarakat.

Dengan terus dilakukannya upaya sosialisasi, Kabid Humas optimistis aplikasi ini akan diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Sekarang masih terus disosialisasikan ke masyarakat, dan Polri optimis program ini akan diterima dengan baik di masyarakat,” ucap Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K. (ad-sb)

 109 kali dilihat

Umum

Populer