Peduli Lingkungan, Polda Kalsel Lakukan Gerakan Penghijauan – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15 IK-AN-1A

Banjarbaru

Peduli Lingkungan, Polda Kalsel Lakukan Gerakan Penghijauan

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – Guna menjaga keberlangsungan lingkungan agar tidak terjadi banjir dan longsor, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan aksi penghijauan melalui Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon sebagai bentuk upaya menjaga dan menyelamatkan hutan, tanah, dan air.

Aksi Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Polda Kalsel tahun 2021 ini berlangsung di Lahan Gedung Mapolda Kalsel Banjarbaru, Jum’at (20/8/2021) pukul 07.30 Wita dengan dihadiri Pj Gubernur Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Kapolda Kalsel, Sekda Provinsi Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsudin Noor, Kepala BNNP Kalsel, perwakilan Perbankan Kalsel, para Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolres Banjarbaru, dan Kapolres Banjar.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. mengatakan Gerakan Penanaman Pohon yang dilakukan bersama Forkopimda ini bertujuan agar wilayah Kalimantan Selatan tetap hijau, subur, air melimpah, udara segar dan sangat baik untuk generasi masa depan.

Selain itu, dengan penanaman pohon tersebut juga sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menanam pohon dan merawatnya.

“Harapan kami, dengan aksi Penanaman Satu Juta Pohon ini bisa menggerakkan masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan melakukan penghijauan di lingkungan masing-masing,” ujar Kapolda Kalsel usai penanaman pohon.

Sementara itu Pj. Gubernur Kalsel Dr. Safrizal ZA, M.Si. dalam kesempatannya mengatakan bahwa Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Polda Kalsel ini sejalan dengan program Pemerintah di Bidang Lingkungan Hidup yang diberi nama Program Revolusi Hijau.

Penanaman kali ini merupakan kali ketiga setelah sebelumnya aksi serupa dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel dipimpin oleh Pj. Gubernur Kalsel Dr. Safrizal ZA, M.Si. dilanjutkan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah.

Pj. Gubernur Kalsel mengutarakan bahwa aksi penanaman pohon ini akan terus berkelanjutan dalam rangka mengcover 500 ribu Hektare lahan terbuka yang harus ditutup di wilayah Kalimantan Selatan.

“Mudah – mudahan bilamana kegiatan ini dilakukan dengan konsisten hingga tingkat Kabupaten/Kota, tidak perlu menunggu 10 tahun, cukup 5 tahun bila kita bisa mengcover 80 persen dari 500 ribu Hektare lahan terbuka maka indeks lingkungan hidup Provinsi Kalsel akan naik,” terang Pj. Gubernur Kalsel sembari mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Kalsel beserta Jajaran atas aksi penghijauan Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon kali ini. (ad-sb)

Banjarbaru

Bank Kalsel Kerjasama Dengan PT IPI Pasarkan Produk Pembiayaan Umrah DP Nol Persen

Published

on

Bank Kalsel kerjasama dengan PT IPI sosialisasikan produk pembiayaan umroh. (Foto : Ist)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel bekerjasama dengan PT Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) pasarkan produk pembiayaan umrah dengan program DP nol persen dan jasa sangat kecil.

Produk itu disosialisasikan di ruang KH Idham Khalid Komplek Perkantoran Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarbaru, pada Kamis (14/7/2022) lalu.

Usai sosialisasi, Kabag Konsumer Divisi Usaha Syariah Bank Kalsel Irfan Adi Muharno mengatakan, kerjasama itu terjalin karena Bank Kalsel sebagai bank daerah turut serta dalam pembangunan ekonomi syariah.

Melalui kerjasama itu, jelas dia, Bank Kalsel menyediakan fasilitas talangan Umroh bagi ASN dengan bagi hasil rendah, tanpa uang administrasi dan tanpa uang muka. Tapi bagi non ASN, tetap diberikan kemudahan dan dikenakan uang muka sebesar 10 persen dari biaya keberangkatan.

“Sehingga bagi ASN dan non ASN yang ingin melaksanakan ibadah umrah bisa melalui PT IPI. Dan Bank Kalsel akan segera menyiapkan dana talangan secepatnya,” sebutnya.

Menurut Irfan, Bank Kalsel juga tidak membatasi jumlah yang telah mengajukan talangan untuk berumroh asalkan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan PT IPI.

Mewakili Gubernur Kalsel, Staf ahli bidang Pembangunan Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, menyambut baik produk talangan pembiayaan umroh dengan DP nol persen ini.

Dia pun mengajak, ASN di Kalsel yang ingin melaksanakan ibadah umrah untuk melalui program pembiayaan dari Bank Kalsel. “Karena program ini dirancang sebaik mungkin untuk nasabah dan ASN Pemprov Kalsel,” sebutnya.

Sementara Ketua Umum DPW IPI Kalsel KH Muhammad Mukri Yunus menyebut, produk pembiayaan umroh ini sangat cocok. Mengingat, program pondok pesantren adalah untuk menghidupkan ekonomi syariah, keuangan syariah dan Bank Bank Syariah.

“Ini juga sesuai dengan imbauan Gubernur Kalsel untuk menghidupkan Bank Kalsel melalui Divisi syariah,” katanya.

Ia mengungkapkan, program ini sebenarnya sudah dirancang sejak 2019 lalu, lantaran Pandemi Covid-19 sehingga baru bisa dilaksanakan di tahun ini.

“Layanan ini sangat bagus karena memudahkan dan tidak mempersempit ummat untuk menjalankan ibadah,” tukasnya. [adv/ad]

Continue Reading

Banjarbaru

Perbaiki Kualitas Layanan Publik, Ombudsman dan 21 SKPD Pemprov Kalsel Teken Perjanjian

Published

on

Foto bersama Ketua Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman bersama Kepala SKPD Pemprov Kalsel. (Foto: Ist)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan 21 SPKD yang ada di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) di Aula Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Senin (4/7/2022).

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalsel Hadi Rahman, menyampaikan setelah melakukan tahap finalisasi draft PKS bersama 21 SKPD di Lingkungan Pemprov Kalsel pada 22 s.d 24 Juni 2022, pihaknya bisa melaksanakan penandatanganan PKS tersebut bersama 21 SKPD yang disaksikan langsung Gubernur Kalsel beserta jajaran.

Hadi menjelaskan kerja sama ini dalam rangka menjalankan tugas dan wewenang Ombudsman berasaskan (Pasal 3 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008): Kepatutan, Keadilan, Non-diskriminasi, Tidak memihak, Akuntabilitas, Keseimbangan, Keterbukaan dan Kerahasiaan. Selain itu, salah satu tugas Ombudsman adalah melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi pemerintah. Juga sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepakatan (MOU) antara Ombudsman RI dengan Pemprov Kalsel yang ditandatangani tahun 2021 lalu.

“Pengawasan oleh Ombudsman dan masyarakat kepada penyelenggara negara dan pemerintahan akan membantu pembangunan tata kelola yang baik, benar dan terhindar dari maladministrasi serta perbaikan kualitas pelayanan publik yang berkesinambungan. “Hasil pengawasan ini akan membantu penyelenggara negara dan pemerintahan daerah di Kalsel dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan pelayanan berkualitas melalui pengelolaan pengaduan, penyusunan kebijakan dan pemenuhan standar pelayanan publik,” ujar Hadi.

Hadi menambahkan tidak ada pihak yang menginginkan pelayanan publik yang buruk namun tidak dapat dipungkiri akan adanya keluhan masyarakat atas perilaku maladministrasi. Oleh karenanya diperlukan pemahaman bersama secara sinergi antara penyelenggara layanan dengan masyarakat.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, dalam pidatonya berterima kasih dan menyambut baik kerjasama dengan 21 SKPD tersebut.

Menurutnya diperlukan kolaborasi dan kerja sama yang kuat antara Ombudsman dengan Pemerintah Daerah, selain ini adalah amanah dari undang-undang dan wujud kehadiran negara dalam melayani rakyatnya.

Gubernur mengatakan PKS ini sebagai komitmen dan itikad baik untuk membangun peradaban dan kualitas pelayanan publik di Kalsel, mencegah maladministrasi dalam pelayanan publik serta mempercepat tindaklanjut pengelolaan pengaduan masyarakat.

Selain itu, kerjasama Ombudsman dengan 21 SKPD lingkungan Pemprov Kalsel diharapkan mampu meningkatkan kinerja bidang pemerintahan dan pembangunan, terutama efisiensi dan efektifitas pelayanan publik serta penyelenggaraan pemerintahan. Juga, peningkatan kapasitas SDM aparatur dan pembangunan daerah, investasi dan pendapatan daerah, penggalian dan pemanfaatan potensi daerah, transfer ilmu pengetahuan dan teknologi, daya saing daerah dan regional. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarbaru

Sekilas Sejarah Dibangunnya Bandara Internasional Syamsudin NoorSekilas Sejarah Dibangunnya Bandara Internasional Syamsudin Noor

Published

on

Pesawat dan penumpang pada tahun 1944. (Foto: Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Bandara ini dibangun kembali pada mulanya oleh pemerintahan pendudukan Jepang pada tahun 1944 dan terletak disebelah utara Jalan Jend. Ahmad Yani Km 25 Kecamatan Landasan Ulin,Banjarbaru. Tepatnya pada posisi koordinat 03 270 S 114 450 E, serta pada masa itu hanya memiliki ukuran landasan panjang 2.220 meter dan lebar 45 meter.

Berakhirnya masa pendudukan Jepang di tandai serangan Belanda yang kiat meningkat sehingga bandar udara yang dibuat Jepang hancur luluh lantak di bombardir oleh tentara sekutu, kemudian pada tahun 1948 landasan tersebut di renovasi oleh pemerintahan pendudukan Belanda (NICA) dengan Pengerasan landasan udara dengan fondasi batu setebal 10 cm.

Setelah sekian lama di pakai Belanda dalam perkuatan armada udaranya akhirnya pada tanggal 1961 Belanda Jatuh ke tangan Indonesia itu terbukti Saat pengakuan Belanda dan Dunia Internasional kepada kedaulatan RIS (Republik Indonesia Serikat) , pengelolaan lapangan terbang Ulin kemudian dilakukan oleh Pemerintah Daerah / Dinas Pekerjaan Umum, dan pada Pemerintahan RI (khususnya Departemen Pertahanan Udara dalam hal ini TNI AU) kemudian pada akhirnya pengelolaan ini dilimpahkan sepenuhnya kepada Kementrian Perhubungan Jawatan Penerbangan Sipil. [ad/wikipedia]

Continue Reading

Banjarbaru

Ombudsman Kalsel Siap Tindaklanjuti Selesaikan Laporan Warga Disabilitas

Published

on

Benny Sanjaya selaku Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman Kalsel. Menyelesaian laporan secara luring (jaring) di Rumah Disabilitas Banjarbaru. (Foto: Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar kegiatan penjaringan dan penyelesaian laporan secara luring (jaring) di Rumah Disabilitas Banjarbaru. Kegiatan serupa pernah dilakukan sebelumnya oleh Ombudsman Kalsel di tempat ini dan berhasil menindaklanjuti beragam pengaduan warga disabilitas.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi dan dilakukan secara bersama dengan Pengadilan Agama Banjarbaru, Kementerian Agama Kota Banjarbaru, KUA Landasan Ulin dan Kelurahan Guntung Manggis.

“Tujuannya untuk mewujudkan kemudahan akses pelayanan publik, khususnya layanan isbat nikah, kepada warga yang bermukim di Rumah Disabilitas Banjarbaru dengan menghadirkan para penyelenggara pelayanan publik terkait,” papar Benny Sanjaya selaku Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman Kalsel, Jum’at (24/6/2022).

Ketua Pengadilan Agama (PA) Kota Banjarbaru, H. Muhammad Najmi Fajri, menyampaikan apresiasi kepada Ombudsman Kalsel yang menginisiasi kegiatan ini, sehingga pihak PA mengetahui adanya masyarakat yang masih mengalami kendala dalam mengakses layanan isbat nikah. Dengan demikian PA dapat turut serta mendekatkan layanan isbat nikah kepada warga di Rumah Disabilitas. “Kami siap untuk melakukan verifikasi berkas dan kemudian mencatat permohonan untuk proses isbat nikah.”

Komitmen PA dimaksud disambut baik oleh pihak Kementerian Agama Kota Banjarbaru dan KUA Landasan Ulin. Kepala Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mahrus, mengungkapkan, “pihaknya berkomitmen untuk berkolaborasi dalam kegiatan tersebut, pada porsi pencatatan pernikahan dan penerbitan buku nikah pasangan yang telah mendapatkan putusan PA”.

Ditambahkan oleh Lurah Guntung Manggis, Zikru Rahman, bahwa warga disabilitas bisa mengakses layanan isbat nikah secara gratis dengan menggunakan surat keterangan tidak mampu yang akan dibuatkan oleh pihak kelurahan, berdasarkan tempat domisili pasangan masing-masing yang mengajukan isbat nikah.

Ditemui di tempat terpisah, Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan aktif Ombudsman dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Kami tidak hanya menerima laporan, tetapi juga aktif menjaring keluhan masyarakat. Setidaknya ada 7 (tujuh) pasangan disabilitas yang dibantu memperoleh layanan isbat nikah.

Hadi menyambut baik dan mengapresiasi respons dan komitmen dari seluruh instansi yang terlibat. Ini adalah wujud nyata dari upaya yang kolaboratif dalam percepatan penyelesaian laporan masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Pemerintah hadir memberikan kemudahan layanan di tengah masyarakat dan kaum difabel yang tergolong kelompok rentan menerima manfaat dari layanan yang diberikan, khususnya dalam konteks isbat nikah, sesuatu yang sebelumnya sulit mereka akses karena keterbatasan yang ada,” pungkas Hadi. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarbaru

Dipimpin Langsung Dandim, Prajurit Kodim 1007/Bjm Gelar Latihan Menembak

Published

on

Komandan Kodim 1007/Banjarmasin Letkol Inf Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., memimpin langsung latihan menembak senjata ringan TW. II TH. 2022. (Foto: Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com –  Komandan Kodim 1007/Banjarmasin Letkol Inf Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., memimpin langsung latihan menembak senjata ringan TW. II TH. 2022 di Lapangan Tembak Kompi Senapan A yonif 623/Bwu Jl. A.Ayani KM 21 Landasan Ulin Barar, Kec. Liang Anggang, Kota Banjar Baru. Selasa,(14/06/2022).

Kegiatan latihan menembak tersebut di ikuti oleh Kasdim 1007/Banjarmasin Letkol Arm Agung Nugroho, S.Sos., para Perwira Staf dan para Danramil serta prajurit Kodim 1007/Banjarmasin.

Dalam latihan menembak kali ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu menembak jarak 100 meter dengan menggunakan senjata laras panjang M-16 dan jarak 25 meter dengan menggunakan senjata laras pendek (pistol).

Dandim 1007/Banjarmasin Letkol Inf Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., mengatakan latihan menembak yang di selenggarakan tersebut merupakan program kerja rutin setiap tiga bulan.

“Setiap triwulan, prajurit Kodim 1007/Banjarmasin melaksanakan latihan menembak guna mengasah kemampuan setiap prajurit,” kata Dandim.

Dandim juga mengatakan dengan latihan menembak, anggota Kodim 1007/Banjarmasin dapat melatih kedisiplinan, ketenangan, dan kesabaran.

Lebih lanjut Dandim mengatakan kegiatan latihan menembak yang diselengarakan ini sesuai prosedur dan faktor keamanan tetap diutamakan.

“Semua prajurit baik pendukung maupun peserta sama-sama bertanggung jawab atas tertibnya pelaksanaan latihan menembak sehingga kegiatan dapat berjalan aman dan lancar,” tutup Dandim. (Ad/Pendim)

Continue Reading

Banjarbaru

Keberangkatan Jamaah Calon Haji Kalsel Kloter Dua Resmi Dilepas

Published

on

Kepala Kantor Wilayah Provinsi Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin M.M.Pd melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Provinsi Kalimantan Selatan yang tergabung dalam kloter dua. (Foto: Ist) 

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Provinsi Kalimantan Selatan yang tergabung dalam kloter dua di Aula Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin secara resmi dilepas oleh Kepala Kantor Wilayah Provinsi Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin M.M.Pd, Selasa (14/06).

Kakanwil Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin menerangkan Jamaah Haji Kloter 2 Embarkasi Banjarmasin terdiri dari 356 orang jamaah haji yang berasal dari Kab. HSS, Kab. HST Kab. Banjar dan Kab. Banjarbaru dan juga 1 orang Petugas Daerah (PHD), 2 orang petugas kloter, 1 orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), 1 orang dokter kloter dan 1 orang paramedis.

“Jaga kesehatan dan beribadah sebaik-baiknya, ikuti petunjuk ketua kloter pemimpin ibadah haji, dan tim medis terapkan pola disiplin untuk mengikuti segala arahan. Ketua regu jamaah harus saling tolong-menolong dan jaga satu kesatuan, terutama membantu regunya maupun rombongannya masing-masing sehingga semuanya bisa mengikuti proses kegiatan scara optimal,” pesan Tambrin.

Rombongan berangkat pada pukul 06.30 WITA melalui Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menggunakan pesawat Airbus 330 Garuda Indonesia dengan Nomor Flight GA 8102 dan direncanakan mendarat di Bandara Internasional Pangeran Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah pukul 14.00 WAS. [adv/HSS]

Continue Reading

Banjarbaru

Layani Tamu Allah, 357 Jamaah Haji Kalsel Terbang Perdana dari Bandara Internasional Syamsudin Noor

Published

on

Rombongan Jamaah haji Kloter pertama Kalimantan Selatan tahun 2022 diberangkatkan dari Bandara Internasional Syamsudin Noor. (Foto: Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Jamaah haji Kloter pertama Kalimantan Selatan tahun 2022 diberangkatkan dari Bandara Internasional Syamsudin Noor pada Minggu (12/6) pukul 23.45 WITA.

Sebanyak 357 penumpang yang terdaftar dalam kelompok terbang pertama jamaah haji Kalimantan Selatan diberangkatkan menggunakan pesawat jenis A330-300 Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA8101 menuju Madinah.

“Kami sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari prosesi mengantarkan tamu-tamu Allah melalui penerbangan haji tahun 2022. Pada periode ini akan diberangkatkan total 2.487 jamaah dengan jadwal embarkasi periode 12-21 Juni 2022 dan debarkasi pada 24 Juli-2 Agustus 2022,” terang Dony Subardono, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Manajemen Angkasa Pura I memberikan layanan _screening_ pemeriksaan keamanan untuk para jamaah di Asrama Haji Banjarmasin sehingga memudahkan para jamaah untuk dapat langsung melakukan proses _boarding_ ke pesawat. Selanjutnya dengan menggunakan 11 bus para jamaah haji secara beriringan berangkat dari Asrama Haji Banjarmasin menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor.

“Antusiasme penerbangan haji setelah _vaccum_ selama dua tahun Pandemi Covid-19 ke belakang dibarengi dengan sinergi para pihak terkait. Kami selaku operator bandar udara secara aktif berkoordinasi dengan Kementerian Agama Kalimantan Selatan, Imigrasi, pihak maskapai, Perum DAMRI, dan instansi lain yang terkait untuk kelancaran embarkasi dan debarkasi. Selain itu, fasilitas dan para personel Bandara Internasional Syamsudin Noor juga siap mendukung proses penerbangan haji tahun ini. Kami berharap jamaah haji dari Kalimantan Selatan dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur,” tutup Dony. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarbaru

Mengenal Penerbangan dan Wisata, Bandara Syamsudin Noor Edukasi Anak Melalui Explore Airport

Published

on

Manajemen Angkasa Pura I gelar edukasi kepada anak-anak tingkat sekolah dasar. (Foto: Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Manajemen Angkasa Pura I gelar giat bertajuk “_Explore Airport (The Amazing Bekantan)_” pada Sabtu (4/6).

Bertempat di Kedatangan Domestik Bandara Internasional Syamsudin Noor, anak-anak tingkat sekolah dasar sebanyak 60 orang antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Rangkaian kegiatan dimulai dengan yel-yel kemudian dilanjutkan dengan kuis interaktif, lomba mewarnai dan edukasi melalui dongeng animasi, _Airport Tour_ untuk mengenal Bandara dan langkah-langkah ketika akan terbang, dan ditutup dengan pengumuman juara lomba mewarnai.

Mengusung tema pelestarian satwa endemik khas Kalimantan Selatan, Manajemen Angkasa Pura I berupaya untuk memperkenalkan dan menanamkan kecintaan untuk bersama-sama menjaga kelestarian Bekantan yang jumlahnya terus mengalami penurunan.

“Sebagai gerbang Kalimantan Selatan, Bandara Internasional Syamsudin Noor ibarat etalase dari Bumi Lambung Mangkurat. Kami berkomitmen untuk menyajikan kekayaan budaya, seni, alam, pariwisata, hingga bisnis lokal di Bandara. Salah satu upayanya adalah dengan menggelar kegiatan ini,” terang Dony Subardono, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Pada kesempatan ini, Manajemen Angkasa Pura I bersinergi dengan para penggiat lingkungan, khususnya dalam pelestarian Bekantan di Kalimantan Selata untuk bersama-sama memberikan _awareness_ dan menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Bekantan.

“Bekantan tidak hanya satwa endemik, namun juga simbol dari Kalimantan Selatan. Menjaga kelestarian alam adalah tanggungjawab kita semua. Harapan dan tugas besar ini tentunya akan dilanjutkan oleh generasi muda,” imbuh Dony. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarbaru

KPw BI Kalsel Bersama Pemda Gelar FGD Elektronifikasi Transaksi Dengan Pemko Surakarta Dalam Implementasi e-Retribusi Pasar

Published

on

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Kalimantan Selatan, Imam Subarkah dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. H. Syaiful Azhari, MP.  (Foto' Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan melaksanakan FGD Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah wilayah Kalimantan Selatan dengan Pemko Surakarta dalam Implementasi e-Retribusi Pasar pada 19 Mei 2022 di Banjarbaru.

Kegiatan FGD sebagai upaya dalam mendukung elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah khususnya pendapatan daerah.

Pelaksanaan FGD diawali dengan laporan pelaksanaan inisiasi dan implementasi elektronifikasi PEMDA oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Kalimantan Selatan, Imam Subarkah dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. H. Syaiful Azhari, MP. Narasumber FGD, Kepala Bagian Perekonomian Kota Surakarta, Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, serta Kepala Cabang Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Kota Surakarta.

Kegiatan FGD diikuti oleh Badan Keuangan Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Dinas Perdagangan, dan Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan yang hadir secara offline, serta anggota Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) masing-masing daerah yang mengikuti secara online.

Program kerja TP2DD di wilayah Kalimantan Selatan yang telah terbentuk baik tingkat provinsi/Kota/Kabupaten difokuskan pada peningkatan efisiensi dan efektivitas layanan publik melalui peningkatan transparansi dan tata kelola keuangan Pemda; serta Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan hasil asesmen asesmen terhadap implementasi dan realisasi dari penggunaan kanal pembayaran non tunai baik pada transaksi penerimaan maupun belanja pemda (indeks ETPD), pada Triwulan IV 2021, terdapat 3 Pemda di wilayah Kalimantan Selatan telah tergolong dalam kategori digital yaitu Kab. Tanah Bumbu, Kab. Hulu Sungai Utara dan Kab. Kotabaru serta 11 Pemda lainnya tergolong dalam kategori maju.

Hal tersebut didorong oleh perluasan pemanfaatan elektronifikasi pada kanal pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Bank Indonesia berkomitmen untuk terus bersinergi bersama dengan Pemerintah Daerah di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyukseskan percepatan dan perluasan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah salah satunya melalui pemanfaaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada transaksi retribusi daerah, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan publik serta menuju pemerintah daerah yang digital. [ad/rls]

Continue Reading

Umum

Populer