Tanah dan Wilayah Adat Sebalos Dijarah PT Ceria Prima, Warga Merasa Didikriminalisasi – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

Bengkayang

Tanah dan Wilayah Adat Sebalos Dijarah PT Ceria Prima, Warga Merasa Didikriminalisasi

Published

on

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Masyarakat Adat Dayak Bekati Riuk Dusun Sebalos, Desa Sango, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat tiba-tiba gempar karena dikabarkan salah satu warganya diculik.

Pagi itu juga, warga Dusun Sebalos yang sempat dikabarkan diculik ternyata ditangkap aparat kepolisian tanpa sepengetahuan istri yang sejak semalaman gelisah dan tidak bisa tidur karna menunggu suaminya yang tidak kunjung pulang ke rumah.

Menurut keterangan saksi mata dan informasi masyarakat sekitar, pak Tapos ditangkap oleh Aparat Kepolisian saat sedang duduk di depan teras Warung kopi di pasar Sanggau Ledo, sekitar pukul 23:00 WIB, Selasa Malam.

Lagi, menurut keterangan saksi, pada saat penangkapan pak Tapos sedang duduk mengunakan HP dan seketika HP-nya dirampas kemudian digiring ke mobil petugas tanpa perlawanan.

 

Istri pak Tapos mendapat informasi dari pemilik warung kopi tersebut bahwa saat itu Polisi datang dan menanyakan suami pemilik Warung dan pemilik Warung menjawab “suami saya masih tidur” kemudian pemilik warung membangunkan suaminya dan pada saat itulah penangkapan terhadap pak Tapos terjadi oleh beberapa orang yang mengaku petugas aparat kepolisian.
Philipus Sogang, Kepala Dusun Sebalos bahkan tidak mengetahui bahwa ada warganya yang ditangkap. Warga menginformasikan adanya penangkapan terhadap pak Tapos, pada saat ia sudah berada di kebun pukul 08:00 WIB, Rabu Pagi.

Setelah mendapatkan kabar itu, pak Philipus Sogang bersama Kepala Adat Sebalos, Istri dan anak pak Tapos bergegas langsung ke Mapolres Bengkayang untuk menanyakan kebenaran kabar penangkapan yang sebelumnya dicurigai penculikan.
Kepala Dusun, Kepala Adat, Istri dan Anak pak Tapos tiba di Mapolres Bengkayang untuk menemui Kapolres dan Kasat Reskrim langsung sekitar pukul 13:00 WIB, pihak keluarga menanyakan dan memastikan kepihak petugas jaga apakah pak Tapos benar di tangkap dan ditahan. Hal penangkapan dan penahanan tersebut dibenarkan oleh petugas jaga Polres Bengkayang.

Lalu petugas jaga mengarahkan mereka untuk menunggu konfirmasi dengan meminta nomor HP dari Anak pak Tapos, dan Istri pak Tapos hanya diperbolehkan menitipkan pakaian untuk pak Tapos, setelah itu pihak keluarga, Kepala Dusun dan Ketua Adat keluar sebentar untuk menunggu pimpinan yang sedang tugas luar.
Namun selang 1 jam kemudian menunggu, pihak dari kepolisian menghubungi Anak pak Tapos untuk datang di Mapolres. Akan tetapi diarahkan ke ruang pemeriksaan dengan alasan Kapolres dan Kasat Reskrim tugas diluar.

Ternyata di Ruang pemeriksaan tersebut menjadi tempat penyerahan surat penangkapan dan surat penetapan tersangka kepada Istri dan Anak pak Tapos, sementara Kepala Dusun dan Kepala Adat menunggu diluar ruangan karena situasi pandemi Covid-19.

Setelah keluar dari ruang pemeriksaan, Istri dan Anak pak Tapos meminta izin agar dapat bertemu dengan pak Tapos. Namun mereka hanya bisa bertemu dalam jarak sekitar 5 meter yang di batasi oleh 2 lapis pintu jeruji besi yang ditengah pembatas dijaga ketat oleh petugas.

Saat pertemuan yang di batasi dua pintu jeruji dan penjagaan ketat tersebuat pak Tapos terlihat meneteskan airmata karena tidak bisa berkomunikasi secara dekat dan jelas dikarenakan alasan Covid-19. Sementara di ruangan tahanan tampak hanya pak Tapos yang menggunakan masker sedangkan beberapa orang diduga tahanan didalam ruang yang sama tidak memakai Masker, dengan kondisi ruang yang sempit.

Aksi damai menuntut keadilan
Penangkapan terhadap pak Tapos, merupakan akumulasi peristiwa ketidakadilan agraria yang melatari berbagai upaya termasuk aksi damai yang dilakukan pada tanggal 9 September 2020. Dalam aksi damai tersebut masyarakat menuntut PT Ceria Prima supaya bertanggungjawab atas pencaplokan tanah adat wilayah Sebalos seluas 117 hektar yang dijadikan kebun sawit PT Ceria Prima tanpa persetujuan masyarakat Sebalos pada tahun 1998.

Dalam upaya mencari solusi dan penyelesaian masalah, masyarakat sudah melakukan berbagai upaya termasuk audiensi bersama pemerintah daerah.

Pada tahun 2016 dari beberapa proses audiensi, salah satu diantaranya berisi penegasan tapal batas antara dusun Sebalos dengan desa Kalon.

Namun ada beberapa pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang tidak menanda-tangani dokumen hasil tim investigasi Dusun Sebalos sehingga penyelesaian kasusnya tidak jelas dan semakin berlarut-larut.

Salah satu isi kesepakatan pada tahun 2016 yaitu masyarakat menuntut PT Ceria Prima menghentikan semua kegiatan dilahan sengketa sampai konflik diselesaikan sebagaimana mestinya. Nyatanya PT Ceria Prima tetap melakukan aktifitas salah satunya panen buah sawit (TBS) dilahan sengketa.

Aksi damai pada tanggal 9 September 2020, kembali dilakukan masyarakat setelah melihat PT Ceria Prima ingkar janji sehingga berbuntut kekecewaan dan kemarahan masyarakat adat Dayak Bekati Riuk di Dusun Sebalos. Dampak dari aksi inilah pak Tapos dan beberapa warga di Dusun Sebalos harus berhadapan dengan hukum.

Mencermati kriminalisasi dan penangkapan pak Tapos, warga Dusun Sebalos dan pejuang hak masyarakat adat dan agraria, kami berpendapat telah terjadi persoalan ketidakadilan dan pelanggaran HAM.

Oleh karena itu, kami organisasi masyarakat adat, organisasi masyarakat sipil dan gerakan lingkungan hidup mendesak:

1) Kepolisian Resort Bengkayang (Polres) membebaskan pak Tapos dari segala tuntutan dan tindakan kriminalisasi terhadap anggota masyarakat adat Dayak Bekati Riuk di Dusun Sebalos, Desa Sango, Kecamatan Sanggau Ledo;

2) Kantor Staf Presiden (KSP) memerintahkan kepada lembaga Negara dan kementerian terkait agar segera menyelesaikan konflik agraria dan pelanggaran HAM terhadap masyarakat adat Dayak Bekati Riuk di Sebalos termasuk menghentikan segala bentuk penyelesaian konflik agraria dan pelanggaran HAM dengan cara-cara kriminalisasi, penangkapan, intimidasi dan adu domba;

3) Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan investigasi dugaan pelanggaran HAM dan hak masyarakat adat Dayak Bekati Riuk dalam konflik agrarian akibat perampasan wilayah adat oleh PT Ceria Prima dan tindakan penangkapan terhadap Pak Tapos;

4) Komisi Kepolisian Republik Indonesia (Kompolnas) melakukan pemeriksaan terhadap dugaan dan pelanggaran terhadap UU Kepolisian, pengabaian SOP dan protokol kesehatan serta tindakan kesewenang-wenangan oleh aparat kepolisian di Polres Bengkayang dalam penangkapan terhadap pak Tapos;

5) Ombudsman Republik Indonesia melakukan audit dan investigasi terkait dengan dugaan pelanggaran peraturan dan SOP oleh pihak kepolisian dalam penyelesaian konflik agraria antara warga Dusun Sebalos dengan PT Ceria Prima serta dugaan pelanggaran aturan dan SOP dalam penangkapan terhadap pak Tapos;

6) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (ATR/BPN) bertanggungjawab atas pemberian izin kepada PT Ceria Prima dan segera meninjau ulang pemberian lahan kepada PT Ceria Prima sehingga konflik agraria dan pelanggaran HAM serta penangkapan terhadap pak Tapos terjadi;

7) Bupati Kabupaten Bengkayang segera memfasilitasi proses mediasi dan penyelesaian konflik agraria dan pelanggaran HAM oleh PT Ceria Prima dan pihak kepolisian terhadap warga Sebalos;

8) DPRD Kabupaten Bengkayang segera membentuk Pansus Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM oleh PT Ceria Prima dan pihak kepolisian Polres Bengkayang;
9) PT Ceria Prima menghentikan cara-cara kriminalisasi, ancaman, dan adu domba terhadap masyarakat adat Dayak Bekati Riuk di Dusun Sebalos dengan lebih mengedepankan dialog termasuk mencabut laporan terhadap pak Tapos dan warga Dusun Sebalos lainnya.

Bengkayang

Panwaslu Capkala Lantik 6 PanwasDes

Published

on

Secara resmi melantik Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Desa terpilih. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Capkala Kabupaten Bengkayang, Kalbar Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Capkala kabupaten Bengkayang Kalimantan barat, secara resmi melantik Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Desa terpilih pada Senin (6/02/2023) bertempat di Pendopo Kantor Camat Capkala.

Adapun jumlah Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa yang dilantik sebanyak 6 orang yang tersebar di 6 Desa Kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Anggota Panwaslu desa se-Kecamatan Capkala,dipimpin langsung oleh Ketua Panwaslu kecamatan Capkala Rapinus Rapiju. yang berlangsung secara khidmat.Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Capkala Bpk. Edward Haris .keterwakilan Kapolsek Capkala, Keterwakilan Koramil Sungai Raya, Keterwakilan PPK Kecamatan Capkala, DAD Kecamatan Capkala, Kades Se-Kecamatan Capkala.

Ketua Panwascam Rapinus Rapiju menyampaikan pemahaman dalam sambutan nya, agar 6 anggota yang dilantik pada hari ini dapat menjalankan tugas nya dengan baik dan dapat menjaga nama baik dan Marwah lembaga Bawaslu.

“Saya atas nama Panwascam Capkala kabupaten Bengkayang mengucapkan selamat kepada Panwaslu Desa yang telah dilantik pada pagi hari ini, sebagai anggota Panwaslu Desa mulai saat ini kita jaga Integritas dan Netralitas sebagai Penyelenggara dan mulai berperan aktif melakukan Komunikasi dengan Kepala Desa dan Kepala wilayah yang ada di Desa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rapinus Rapiju menyampaikan. “Perlu saya ingatkan kembali bahwa sumpah/janji yang telah bapak ibu ucapkan ini mengandung makna yang sangat luas baik kepada diri sendiri, orang lain maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu, laksanakan tugas dan tanggung jawab yang telah diamanahkan ini dengan kinerja yang baik,” ingatnya.

Rapinus Rapiju juga menyampaikan Panwaslu desa terpilih,adalah orang pilihan, yang merupakan putra terbaik desa se-kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang. dengan proses yang melalui kompetisi sehat, terbuka dam akuntabel. “Saya berpesan kepada Sahabat semua untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sehingga Sahabat semua dapat menjalankan tugas sebaik mungkin,” imbuhannya

Sementara itu, Camat Capkala Bpk. Edward Haris menyampaikan; Tugas Berat menanti, tahapan Pemilu sudah dimulai Pengawas Pemilu, Teman-teman akan terlibat mengawal proses demokrasi Pemilu Serentak Tahun 2024. “Saya ucapakan selamat kepada teman-teman terpilih. Dalam ucapan selamat ini juga tersirat bahwa ada tanggungjawab yang harus teman-teman emban dalam menjalankan tugas mengawasi pemilu 2024 mendatang, dan melaksanakan Fakta Integritas yang sudah di ucapkan”pungkas Bpk Edward Haris.

Lebih lanjut Camat Capkala Menyampaikan ; Sekilas Saya membaca tentang Pengawasan ada tiga Strategi pengawasan diantaranya ; Pengawasan secara Pasif yaitu Menerima Laporan Masyarakat, Pengawasan Secara Aktif; teman-teman melakukan pengawasan secara langsung dan Pengawasan Partisipatif; dengan melibatkan Masyarakat dan komunikasi intens dengan Forkopimcam, para tokoh masyarakat dan Kepala Desa Se-Kecamatan Capkala, kami membuka ruang komunikasi itu untuk teman-teman semua jajaran Panwaslu Kecamatan Capkala,” ingatnya. [rbn]

Continue Reading

Bengkayang

Tersangka Korupsi Jasa Pelayanan RSUD Bengkayang Belum Ditahan

Published

on

Kantor Kejaksaan Negeri Bengkayang. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Kasus dugaan penyimpangan pemberian insentif hasil retribusi jasa pelayanan kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bengkayang tahun 2010 telah masuk tahap penyidikan dan penyelidikan.

Menurut keterangan Jaksa Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bengkayang, Dicky Ferdiansyah, kasus ini belum bisa dibuka ke ranah publik lantaran masih pemanggilan para saksi.

“Pelaku baru satu orang telah kita tetapkan sebagai tersangka, ini masih berjalan. Saya baru tangani semenjak Desember 2022 hingga hari ini, Kamis (2/2/2023),” ungkap Dicky Ferdiansyah di Pengadilan Negeri Bengkayang.

Lanjut Dicky mengatakan, kita belum melakukan penahan pada tersangka karena ada pertimbangan bahwa pelaku merupakan satu-satunya dokter saraf di Kalimantan Barat.

“Saat ini ia masih bertugas di kota Singkawang. Pelaku inisial PB tidak kami tahan. Ini merupakan kasus tindak pidana korupsi,” terang Dicky Ferdiansyah usai sidang di Pengadilan Negeri Bengkayang, pukul 14:30 Wib.

Kerugian yang dialami negara dari kasus korupsi ini sekitar Rp900.000.000,-. Menurut Dicky Ferdiansyah, uang sebesar ini ada yang dibayar langsung pada pegawai RSUD Bengkayang.

“Saya melakukan gerak cepat. Melakukan pemanggilan saksi-saksi,” tutup Dicky Ferdiansyah. [rbn]

Continue Reading

Bengkayang

DAD Jagoi Babang FGD Sambut Jelang Peresmian PLBN

Published

on

Dewan Adat Dayak Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang mengadakan kegiatan Focus Group Discussion. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Dewan Adat Dayak Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang mengadakan kegiatan Focus Group Discussion bersama Para Pihak di aula Kantor Camat Jagoi Babang, Kamis (12/1/2023).

Kegiatan tersebut merupakan langkah awal dari DAD Jagoi Babang dalam mempersiapkan dan menyambut peresmian PLBN Jagoi Babang.

“Kita ketahui bersama dalam waktu yang tidak lama PLBN Jagoi Babang ini akan diresmikan langsung oleh Bapak Presiden RI, yang artinya Kecamatan Jagoi Babang Bengkayang akan sah menjadi wilayah Perbatasan yang defenitif, maka dari itu saya selaku Ketua Dewan Adat Dayak Kec. Jagoi Babang memandang perlu adanya kegiatan ini yang bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat dari segi mental dan psikologis karena apa, karena jika sudah berdiri dan berjalan nya PLBN akan ada aturan-aturan/Undang-Undang yang mengatur, mengikat setiap warga Indonesia sehingga masyarakat Kecamatan Jagoi Babang tidak kaget dengan adanya aturan-aturan tersebut yang otomatis akan berpengaruh kepada kebiasaan sehari-sehari warga masyarakat yang ada di wilayah perbatasan Jagoi Babang ini, yang dulu nya bisa dilakukan mungkin setelah diresmikannya PLBN ada kebiasaan-kebiasaan yang sudah tidak bisa lagi di lakukan,” ucap Kasminto ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kec. Jagoi Babang Kab. Bengkayang.

Selain hal tersebut diatas kembali di jelaskan Kasminto,

“Agar masing-masing Kades dan Kadat yang ada di desa-desa agar dapat memberikan informasi dan himbauan kepada masyarakat agar untuk tetap dapat menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kec. Jagoi Babang ini tetap kondusif, karena dapat dipastikan setelah sahnya Jagoi Babang menjadi wilayah perbatasan yang defenitif dengan adanya PLBN, akan mengundang banyak investor sehingga kerja sama yang baik dari masyarakat untuk menjaga keamanan di Kecamatan Jagoi Babang sangat berperan penting, jangan nanti ada investor dari luar datang karena masyarakat Jagoi Babang belum siap mental dan psikologis nya dan tidak mampu bersaing dengan orang luar, timbul kecemburuan sosial sehingga terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” tegas Kasminto.

Kegiatan FGD dihadiri Camat Jagoi Babang Saidin, S.Pt., Danramil Jagoi Babang Kapten. Inf. Taufik Wirmansyah dan Kanit Binmas Polsek Jagoi Babang Aipda Ridwan.

Pertemuan tersebut Camat Jagoi Babang Saidin, S.Pt Babang menyampaikan perlunya kesiapan dari masyarakat, karena akan berdampak baik dari segi ekonomi dan keamanan, sehingga diperlukan kesiapan dan kerja sama yang baik dari masyarakat Jagoi Babang baik dari segi sosial, budaya, keamanan serta sikap dan perilaku masyarakat.

Sementara Selaku pihak keamanan, Polsek dan Koramil Jagoi Babang siap mengawal dan mengamankan baik pada saat persiapan hingga pada saat pelaksanaan peresmian PLBN Jagoi Babang, dan bersama-sama dengan pihak terkait termasuk DAD akan berupaya semaksimal mungkin dalam menjaga situasi kamtibmas secara umum di wilayah Kecamatan Jagoi Babang.

Dalam forum diskusi tersebut beberapa kades menyampaikan beberapa perihal tekait pembangunan agar dapat di rasakan secara merata di wilayah perbatasan.

Baik pembangunan secara fisik dan pembangunan di bidang Pendidikan, supaya menjadi prioritas serta ditingkatkan pengawasan keamanan di perbatasan agar tidak terjadi pelanggaran atau pun tindak pidana melalui jalur masuk perbatasan Jagoi Babang, harapan kedepan masyarakat setelah diresmikannya PLBN nanti masyarakat akan merasakan pelayanan yang baik.

Camat Jagoi Babang Saidin, mengucapkan terima kasih kepada Dewan Adat Dayak (DAD) karena telah mempunyai gagasan awal dalam menyikapi situasi kedepan di wilayah Kecamatan Jagoi Babang

“Dengan kegiatan forum diskusi ini saya berharap dapat menjadi sarana penyampaian informasi dari pengurus desa dan perangkat adat kepada masyarakat dan dapat menyerap informasi untuk disampaikan kepada Pemerintah,” tutupnya. [rbn]

Continue Reading

Bengkayang

Nursiah Guru Bengkayang Di Daerah Terpencil Dinobatkan Sebagai Duta Teknologi Kemendikbud

Published

on

Nursiah, bertugas di SMPN 2 Seluas, Bengkayang diberikan Anugerah Kihajar 2022. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pusdatin) kembali menggelar Anugerah Kihajar tahun 2022, 30 November lalu.

Anugerah Kihajar 2022 ini diberikan pada 34 guru dari sekolah berbeda di Indonesia. Salah satunya yang juga menerima anugerah Kihajar tahun 2022 ini yakni Nursiah, yang bertugas di SMPN 2 Seluas, Bengkayang.

Anugerah Kihajar tahun ini diberikan kepada pendidik dan peserta didik dari seluruh Indonesia yang berkarya dalam melakukan inovasi-inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi dalam pembelajarannya.

Salah satu apresiasi tersebut di berikan kepada para guru yang mengikuti program Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) Tahun 2022. Pembatik ini berlangsung mulai dari tahap level 1 hingga Level 4 yang pada akhirnya terpilih 1 guru dari tiap provinsi yang mendapatkan apresiasi sebagai Duta Teknologi Pendidikan Kemdikbudristek Tahun 2022.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono saat di hubungi Suara Pemred, Minggu (4/12) menyampaikan, salah satu guru hebat Bengkayang menjadi Duta Teknologi Kemendikbud. Tentu hal tersebut menjadi kebanggaan untuk Bengkayang dan Kalbar pada umumnya.

“Salah satu guru hebat kabupaten Bengkayang yang bertugas di SMPN 2 Seluas, tempatnya terpencil dan susah sinyal tetapi tetap bisa mengharumkan nama Kalbar. Selamat buat Bu Nursiah,” ucap Heru Bangga.

Lanjut Heru, meskipun berada di daerah terpencil dan juga keterbatasan yang ada, tetapi hal tersebut tak menjadi halangan untuk berkreasi dan berinovasi. Ia juga berpesan kepada guru-guru lain untuk terus bisa berinovasi, sesuai dengan perkembangan teknologi.

“Gunakan growth mindset berpikir positif untuk menghasilkan sebuah karya besar. Semoga prestasi guru di pedalaman ini dapat menginspirasi guru-guru dipedalaman. Selamat dan sukses. Guru Bengkayang senantiasa Gembira Bergerak untuk “Mewujudkan SDM Unggul Bengkayang MANTAP,” pungkasnya.

Sementara itu, dari rilis Kemendikbud, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan, saat ini transformasi teknologi digital telah dilakukan dengan mengedepankan platform pendidikan yang mengutamakan kebutuhan pemangku kependidikan, guru, kepala sekolah, dan kepala dinas.

“Kita telah bersama-sama membuktikan bahwa teknologi digital bisa menunjang proses implementasi berbagai terobosan Merdeka Belajar secara lebih cepat dan efisien,” ujar Mendikbudristek dalam sambutannya secara virtual pada acara Anugerah Kihajar 2022 yang diselenggarakan di Kantor Kemendikbudristek, Jakarta, Rabu (30/11).

Nadiem Makarim mengatakan, salah satu faktor yang mendorong pengembangan transformasi digital adalah semangat para guru, pelajar, dan para pemerintah daerah (Pemda) untuk mengikuti berbagai pelatihan teknologi yang diadakan Kemendikbudristek seperti program Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (PembaTIK), Kihajar STEM (Science, Technology, Engineering, Math), serta materi-materi pembelajaran yang dibagikan melalui platform belajar.id.

Untuk itu, lanjut Mendikbudristek, sebagai apresiasi semangat dalam mengakselerasi transformasi sistem pendidikan dengan Gerakan Merdeka Belajar, Kemendikbudrsitek menggelar Anugerah Kihajar 2022. Melalui Anugerah Kihajar 2022, Menteri Nadiem berharap agar dapat mendorong semangat belajar para peserta didik serta guru sebagai pembelajar sepanjang hayat dan penggerak perubahan.

“Selamat kepada seluruh pihak yang telah ikut serta dalam kegiatan Anugerah Kihajar 2022. Marilah kita terus serentak berinovasi bergotong royong mewujudkan Merdeka Belajar,” pesan Mendikbudristek.

“Transformasi teknologi digital telah dilakukan dengan mengedepankan platform pendidikan yang mengutamakan kebutuhan pemangku kependidikan, guru, kepala sekolah, dan kepala dinas. Kita telah bersama-sama membuktikan bahwa teknologi digital bisa menunjang proses implementasi berbagai terobosan Merdeka Belajar secara lebih cepat dan efisien,” ujar Menteri Nadiem lagi.

Kemudian, Dr. Hasan Chabibie, selaku Kepala Pusat Data Teknologi dan Informasi (Pusdatin) Kemdikbudristek menyampaikan, bahwa Duta Teknologi Pendidikan Tahun 2022 adalah mitra Pusdatin dalam menciptakan ekosistem digital pada pendidikan di daerah. Kedepannya para duta akan berkolaborasi dengan stakeholder yang ada di daerah demi menciptakan pendidikan yang lebih maju dan mampu menciptakan Profil Pelajar Pancasila.

“Ini adalah awal perjalanan dari guru-guru hebat untuk berbagi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah khususnya dinas pendidikan dalam menyebarkan inovasi-inovasi pembelajaran yang ada sehingga tercipta pembelajaran yang bermakna bagi siswa,” tutupnya. [rbn]

Continue Reading

Bengkayang

11 Atlet E-sport Bengkayang Siap Tampil Maksimal di Porprov XIII Kalbar

Published

on

Atlet E-sport Bengkayang Siap berlaga di Porprov XIII Kalbar. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Pengurus E-sport kabupaten Bengkayang tengah persiapkan kematangan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar November mendatang. Persiapan demi persiapan sudah dilakukan termasuk pembinaan dan kesiapan para atlet.

Porprov 2022 ini, E-sport atau biasa di singkat Esi mengirim dua tim atau 11 atlet yang terdiri dari atlet Mobile Legends dan PlayerUnknown’s Battlelgrounds (PUBG). Pengirim atlet tersebut sesuai dengan kemampuan, mengingat terbatasnya anggaran dari Pemda dan KONI. Walau keterbatasan itu, Esi yakin tim dari Bengkayang bisa memperoleh mendali.

“Kesiapan baik panitia dan juga atlet kita sudah siap. Saat ini pun atlet kita sudah berlatih, semoga lancar sampai hari H dan membawa mendali pulang,” ucap Ketua E-sport kabupaten Bengkayang, Mujidi, pada rapat internal pengurus E-sport Bengkayang, Kamis (13/10).

Mujidi menyatakan, pada Porprov tahuini Esi tetap mengirimkan atlet walaupun hanya exhibition.

Salah satu atlet PUBG Acun, menyampaikan rasa optimisnya pada ajang bergengsi ini, bisa membawa mendali pulang ke Bengkayang dan membanggakan kabupaten Bengkayang. Saat ini dia sendiri bersama tim tak henti-hentinya terus berlatih, baik itu tentang kelompokan tim maupun emosional.

“Optimis dapat mendali,” ucapnya Acun.

Sementara itu, sebagai Official, Baruna juga turut menyampaikan rasa optimisnya pada Porprov tahun ini. Melihat euforia dan semangat para atlet yang bersungguh-sungguh dalam berlatih, membuatnya haus akan kemenangan saat berlaga pada turnamen bergengsi di provinsi.
“Saya yakin kontingen E-sport Kabupaten Bengkayang dapat meraih prestasi dalam turnamen Porprov kali ini,”pungkasnya. (RB)

Continue Reading

Bengkayang

Koni Bengkayang Berangkatkan Cabor Futsal Lebih Awal Ikut Porprov Kalbar Ke-13

Published

on

Kontingen Porprv ke-13 Kalbar kabupaten Bengkayang Tahun 2022. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Bengkayang Memberangkatkan sebanyak 24 Atlet Putra-putri Dari cabang olahraga Futsal pada 31 Oktober 2022, Senin Siang.

kontingen Cabang olahraga Futsal adalah 1 dari 31 Cabang Olahraga kabupaten Bengkayang yang di berangkatkan lebih Awal pada Porprv ke-13 Kalbar Tahun 2022.

Sebelum di berangkatkan Ke Pontianak pusat Kompetisi Porprv Kalbar.

Para Atlet Cabor Futsal di berikan motivasi Oleh Ketua KONI kabupaten Bengkayang.

Ketua KONI kabupaten Bengkayang Mardiansyah Herman Berharap Para atlet Cabor Futsal dapat mengikuti Porprv ke-13 Kalbar Lebih maksimal dan mampu mengumpulkan medali untuk daerah.

“ kepada atlet Cabor Futsal tetap semangat dan siap berkompetisi untuk Porprv ke-13 ini, serta juga harus dapat bertanding lebih maksimal, Ungkap Ketua KONI Kabupaten Bengkayang Mardiansyah Herman

Herman mengatakan Atlet Cabor Bengkayang yang di berangkatkan akan menginap di Mess Pemda Bengkayang selama pertandingan berlangsung.

“ para atlet yang akan menginap di Mess Pemda supaya tetap mematuhi peraturan tempat menginap seperti menjaga kebersihan Mess juga selain yang tak kalah penting nya menjaga kesehatan dan persiapan supaya saat berkompetisi pada Porprv Kalbar dapat Maksimal, Beber Herman.

Sementara itu Ketua Futsal Kabupaten Bengkayang Aven mengatakan sebelum berkompetisi pada Porprv ke-13 Kalbar, pihaknya sudah mempersiapkan matang para atlet.

“ sekitar sebulan lebih atlet Cabor Futsal sudah berlatih maksimal sebagai kesiapan menghadapi Porprv Kalbar dengan harapan dapat mewujudkan target medali salah satu tujuan yang akan di raih,jelas Aven Ketua Futsal Kabupaten Bengkayang

Aven berharap selama mengikuti Porprv ke-13 Kalbar atlet Cabor Futsal dapat berkompetisi lebih maksimal demi kabupaten Bengkayang.

“ agar lebih maksimal kepada para atlet futsal yang kita berangkat kan selama Porprv ,saya berpesan tetap menjaga kesehatan dan istirahat yang cukup sehingga bisa lebih maksimal, ” kata Aven

Salah satu Atlet putri Cabor Futsal Rika ,mengatakan sebelum mengikuti pertandingan Porprv ke-13 Kalbar,ia dan Atlet sesama sudah melakukan persiapan matang.

“ kami sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti Porprv seperti latihan Rutin, Semoga dengan maksimal nya kesiapan ini kami bisa juara dan dapat membawa medali untuk kabupaten Bengkayang , ” Ungkap Rika Atelt Putri Cabor Futsal. (Rbn)

Continue Reading

Bengkayang

Kapolres Bengkayang Pikul Keranda Jenazah Anggota Aiptu Dede Aos Firdaos Polsek Seluas

Published

on

Kapolres Bengkayang Polda Kalbar AKBP Dr. Bayu Suseno, SH, SIK, MM, MH memimpin upacara pemakaman anggota Polsek Seluas Polres Bengkayang Alm. Aiptu Dede Aos Firdaos. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Kapolres Bengkayang Polda Kalbar AKBP Dr. Bayu Suseno, SH, SIK, MM, MH memimpin upacara pemakaman anggota Polsek Seluas Polres Bengkayang Alm. Aiptu Dede Aos Firdaos, Sabtu (22/10/22).

Upacara pemakaman dihadiri oleh PJU Polres Bengkayang dan Kapolsek jajaran Polres Bengkayang serta personel Polres Bengkayang dan Polsek Seluas serta Bhayangkari.

Dalam sambutannya Kapolres Bengkayang mengucapkan belasungkawa kepada almarhum dan keluarga.

“Kita yakin bersama bahwa tidak ada suatu peristiwa yang terlepas dari takdir tuhan YME termasuk apa yang telah menimpa almarhum Aiptu Dede Aos Firdaos. Ini merupakan ketetapan dari Allah SWT yang nantinya kita pun akan mengalaminya”, ucap Kapolres Bengkayang.

“Saya atas nama pribadi dan kesatuan Polres Bengkayang mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhum Aiptu Dede Aos Firdaos kepada pangkuan Ibu Pertiwi. Teriring doa semoga arwah almarhum diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan, kekuatan serta ketabahan dalam mengahadapi cobaan ini”, tambahnya.

Kapolres mengatakan bahwa Polres Bengkayang kehilangan sosok anggota terbaik dalam bertugas.

“Sungguh Polri khususnya Polres Bengkayang sangat kehilangan salah satu anggota Polres yang terbaik dengan meninggalnya Aiptu Dede Aos Firdaos”, katanya

AKBP Dr. Bayu Suseno meminta menjadikan sosok almarhum sebagai contoh dan teladan bagi anggota Polri khususnya personel Polres Bengkayang.

“Perjuangan dan pengabdian yang telah dilakukan oleh Almarhum selama hidupnya sebagai anggota Polri hendaknya menjadi contoh bagi kita semua sebagai generasi penerus untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan dan pengabdian yang telah diberikan Almarhum kepada instansi Polri”, pintanya.

Kapolres juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan Almarhum selama bertugas di Polri khususnya Polres Bengkayang.

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar almarhum yang selama ini telah mendukung, membantu, memberi semangat kepada almarhum sehingga selama bertugas almarhum dapat melaksanakan tugas dengan pengabdian terbaik”, tutur Kapolres.

“Saya ingatkan kepada personel Polres Bengkayang untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada YME karena kita hidup hanya sementara, tentunya kita akan juga kembali kepada Tuhan YME, Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian untuk itu, tidak hentinya kita juga mempersiapkan suatu untuk itu denga persiapan yang matang”, tutup Kapolres Bengkayang.

Almarhum dimakamkan di pemakaman umum di Dusun Seluas Desa Seluas Kecamatan Seluas Kab. Bengkayang.

Pada kesempatan ini, Kapolres Bengkayang turut memikul keranda jenazah almarhum menuju pemakaman.

Almarhum meninggal dalam usia (57) tahun dengan meninggalkan 1 istri dan 4 orang anak. (RB)

Continue Reading

Bengkayang

Perumdam Tirta Bengkayang Bantu Zipur Bangun Jembatan Menuju Intake Madi

Published

on

Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Kabupaten Bengkayang memberikan apresiasi dengan kerja bhakti pembangunan salah satu jembatan di jalan menuju intake Madi. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Kabupaten Bengkayang memberikan apresiasi dengan kerja bhakti pembangunan salah satu jembatan di jalan menuju intake Madi Kabupaten Bengkayang, Minggu sore (16/10/22).

Direktur Perumdam Kabupaten Bengkayang, Wardi menyatakan, Perumdam wajib ikut berpartisipasi membantu pembangunan jembatan dan memberikan dampak bagi masyarakat sekitar.

“Kita mengucapkan selamat ulang tahun ke 77 untuk Zipur, dan kita memberikan apresiasi atas pembangunan salah satu jembatan di Madi,” kata Direktur Wardi.
Wardi menjelaskan, Perumdam wajib berpartisipasi dengan pembangunan jembatan tersebut. Pasalnya jembatan tersebut sebagai penghubung jalur satu satunya Perumdam menuju sumber air minum masyarakat Kabupaten Bengkayang.
Komandan Zipur 6 S/D Mabak, Frizal, menuturkam kerja bhakti yang dilakukan merupakan bentuk pengabdian pada masyarakat, dan salah satunya dengan membangun salah satu jembatan di Madi.
Frizal menambahkan, kerja bhakti dilaksanakan selama dua hari dan pembangunan jembatan sudah 100 persen rampung. Kami sangat berterimakasih dengan bantuan Perumdam Bengkayang, dan juga bantuan dari salah seorang anggota DPRD Bengkayang,” ucap Frizal.

Frizal juga menambahkan, Karya Bhakti dalam rangka HUT ZENI ke-77 ini membangun jembatan penghubung dusun madi, yang dikerjakan selama dua hari. Dan biaya untuk pembuatan jembatan tersebut juga bersumber dari dana tanggap satuan Kompi B Yonzipur 6.

“Selain itu juga bantuan dari Wakil Ketua DPRD kabupaten Bengkayang Bapak Esidorus serta partisipasi dari Direktur Perumdam Tirta Bengkayang Bapak Wardi yang mendukung material untuk kegiatan,” jelasnya. (RB)

Continue Reading

Bengkayang

Pengurus E-Sport Bengkayang Matangkan Persiapan Atlet Menuju Porprov Kalbar 2022

Published

on

Pengurus E-sport kabupaten Bengkayang tengah persiapkan kematangan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar November mendatang. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Pengurus E-sport kabupaten Bengkayang tengah persiapkan kematangan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar November mendatang. Persiapan demi persiapan sudah dilakukan termasuk pembinaan dan kesiapan para atlet.

Porprov 2022 ini, E-sport atau biasa di singkat Esi mengirim dua tim atau 11 atlet yang terdiri dari atlet Mobile Legends dan PlayerUnknown’s Battlelgrounds (PUBG). Pengirim atlet tersebut sesuai dengan kemampuan, mengingat terbatasnya anggaran dari Pemda dan KONI. Walau keterbatasan itu, Esi yakin tim dari Bengkayang bisa memperoleh mendali.

“Kesiapan baik panitia dan juga atlet kita sudah siap. Saat ini pun atlet kita sudah berlatih, semoga lancar sampai hari H dan membawa mendali pulang,” ucap Ketua E-sport kabupaten Bengkayang, Mujidi, pada rapat internal pengurus E-sport Bengkayang, Kamis (13/10).

Mujidi menyatakan, pada Porprov tahuini Esi tetap mengirimkan atlet walaupun hanya exhibition.

Salah satu atlet PUBG Acun, menyampaikan rasa optimisnya pada ajang bergengsi ini, bisa membawa mendali pulang ke Bengkayang dan membanggakan kabupaten Bengkayang. Saat ini dia sendiri bersama tim tak henti-hentinya terus berlatih, baik itu tentang kelompokan tim maupun emosional.

“Optimis dapat mendali,” ucapnya Acun.

Sementara itu, sebagai Official, Baruna juga turut menyampaikan rasa optimisnya pada Porprov tahun ini. Melihat euforia dan semangat para atlet yang bersungguh-sungguh dalam berlatih, membuatnya haus akan kemenangan saat berlaga pada turnamen bergengsi di provinsi.
“Saya yakin kontingen E-sport Kabupaten Bengkayang dapat meraih prestasi dalam turnamen Porprov kali ini,”pungkasnya. (RB)

Continue Reading

Umum

Populer