Satgas Covid-19 Tanbu Serentak Bagikan Maskes Kepada Jamaah Sholat Jumat – SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

Satgas Covid-19 Tanbu Serentak Bagikan Maskes Kepada Jamaah Sholat Jumat

Published

on

BATULICIN, suaraborneo.com – Satgas Covid-19 Kabupaten Tanah Bumbu (Kab. Tanbu) membagikan masker gratis kepada jemaah yang hendak menunaikan sholat Jumat di Mesjid Ar-Raudah Wardatul Arsyad, Kecamatan Simpang Empat, Jum’at (27/08/2021).

Bagi-bagi masker ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 agar pandemi ini segera berakhir.

Menurut Camat Simpang Empat, Suryadi, pemberian masker dan brosur prokes kepada jemaah sholat jumat ini dilaksanakan serentak di seluruh mesjid yang ada di Kecamatan Simpang Empat.

“Hari ini, Tim Satgas Covid-19 terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Kecamatan Simpang Empat, dan Desa Bersujud melakukan sosialisasi, pemberian masker, dan brosur prokes untuk jemaah sholat jumat,” ujar Camat.

Sekretaris Dinas Kominfo, Syaikul Ansyari, menambahkan pada saat pembagian masker ini, Tim Satgas Covid-19 datang lebih awal dari pada masyarakat yang akan menunaikan ibadah sholat jumat di mesjid.

Melihat jemaah yang tidak memakai masker, maka Satgas Covid-19 yang bertugas langsung memberikan masker sambil menghimbau untuk selalu disiplin menerapkan prokes seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak, dan lainnya.

“Hanya beberapa orang saja yang tidak memakai masker. Selebihnya tertib dan disiplin dalam memakai masker,” ujar Syaikul.

Pantauan Satgas Covid-19 Tanbu, untuk pelaksanaan Sholat Jumat di Mesjid Ar-Raudah Wardatul Arsyad Jalan 5 Oktober Kecamatan Simpang Empat telah mematuhi dan menerapkan prokes sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah. (rel/ad)

Bagikan ke

Banjarmasin

Gubernur Kick Off Semarak 74 Tahun Provinsi Kalimantan Selatan, “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam”

Published

on

Kick Off Semarak 74 Tahun Provinsi Kalimantan Selatan, “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam”. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin melakukan Kick Off Semarak 74 tahun Provinsi Kalsel sekaligus launching logo Hari Jadi (Harjad) di Mahligai Pancasila pada Rabu (17/7) malam.

Kick off ditandai dengan membunyikan meriam bambu oleh Paman Birin didampingi Supian HK disambut pertunjukan oleh Teater Langit Jingga dari SMA 5 Banjarmasin.
Semarak 74 Provinsi Kalsel tahun ini mengusung tema “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam” sebagian cerminan keinginan kuat untuk memberikan yang terbaik bagi Banua.

Tampak hadir dalam kick off itu Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, pimpinan Forkopimda, Bupati/Walikota atau yang mewakili, para asisten, staf ahli gubernur dan Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Mengawali sambutannya, Paman Birin menyebutkan Kalsel laksana sehelai kain dari surga, sebagai gambaran untuk sebuah daerah yang luar biasa dengan kekayaan alam melimpah.

“Ini jadi modal dasar untuk menjadikan masyarakat Kalsel sejahtera lahir dan batin,” ujar.

Disebut Paman Birin, 74 tahun bukan waktu sebentar dan itu didapat karena jasa para pejuang dan pahlawan. Dan semangat merekalah yang perlu diwarisi generasi sekarang dan selanjutnya untuk membangun Banua dan mensejahterakan masyarakatnya.

Peringatan Hari Jadi senantiasa menjadi momentum untuk merefleksikan kilas balik pembangunan dan pencapaian selama beberapa tahun terakhir.

Diungkapkan Paman Birin, Provinsi Kalsel sejauh ini telah melewati banyak dinamika dan tantangan, yang dilalui dengan ketangguhan, kekuatan, dan kerja keras antara elemen masyarakat.

Beberapa parameter menjadi perhatian bersama, seperti capaian indeks pembangunan manusia, indeks kualitas
lingkungan hidup, serta sederet prestasi yang membanggakan.

Alhamdulillah, parameter tersebut menunjukkan tren positif selama dua periode kepemimpinan. Inilah yang membuat kita semakin mantap dan percaya diri dalam menyambut hari jadi ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Peluncuran hari jadi Provinsi Kalsel dibingkai dalam nilai-nilai harmoni dan spiritual yang mendalam.

Dalam beberapa tahun terakhir, selalu
menggaungkan nama Kalsel Babussalam, yang bermakna pintu keselamatan. Kalsel Babussalam menjadi doa bersama, agar masyarakat Kalsel meraih keberkahan dan keselamatan di dunia maupun di akhirat.

Kalsel Babussalam juga mengandung harapan agar Banua ini menjadi tempat yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.

Sementara itu, Sekdaprov Roy Rizali Anwar didampingi panitia pelaksana kick off, Heriansyah menyebutkan, peringatan hari jadi ke 74 Provinsi Kalsel tahun ini dirangkai sejumlah kegiatan, mulai yang berskala lokal maupun nasional, bahkan internasional.

Event-event yang diselanggarakan antara lain, virtual run, pameran seni lukis, karasminam ragam Banua Banjar, kejuaraan internasional paralayang, konser Rhoma Irama, festival budaya pasar terapung, pekan olahraga wartawan nasional, karnaval Geopark Meratus, dan lomba pawai budaya.

Kemudian, sekali puncak hari jadi, digelar juga kirab merah putih, lomba pawai budaya, atraksi pesawat terbang, jazz sungai, gowes geopark, lomba masak, hingga pencatatan rekor MURI 1000 pemain sinoman hadrah. [abdi/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bantuan Pembelian Laptop untuk Penunjang Pendidikan Kepada Salah Satu Anak Pensiunan Pegawai Bank Kalsel

Published

on

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris UPZ Bank Kalsel, Junaidi kepada Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Wujud keberadaan kepedulian Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam membantu keluarga pensiunan Bank Kalsel baik masih hidup maupun meninggal dunia.

Untuk tahun ini UPZ Bank Kalsel membantu anak salah satu pensiunan pegawai Bank Kalsel yaitu Almarhum Bapak Umiansyah yakni Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda.

Sebelumnya Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda sudah pernah dibantu oleh UPZ Bank Kalsel untuk perbaikan laptop namun namun saat ini laptop yang digunakan mengalami kerusakan sehingga harus membutuhkan laptop yang baru.

Atas hal tersebut UPZ Bank Kalsel membantu pembelian laptop kepada Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda, dengan ketersediaan perangkat teknologi yang diberikan oleh UPZ Bank Kalsel.

Adapun dalam penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris UPZ Bank Kalsel, Junaidi kepada Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda.

“Semoga bantuan tersebut diharapkan bisa dapat berguna dalam menunjang pendidikan perkuliahan Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda,” ungkap Junaidi.

Bagi Donatur dan Sahabat Akselenials yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Bantu Pendidikan Kepada Anak Yatim Piatu dan Dhuafa Di Rumah Singgah Sayyidah Khadijah Thahirah Il Banjarmasin

Published

on

Rumah Singgah Sayyidah Khadijah Thahirah II Yayasan Anak Bangsa Mandiri Banua Banjarmasin. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Yayasan Anak Bangsa Mandiri Banua Banjarmasin merupakan salah satu wadah komunitas relawan untuk saling berbagi. Lembaga ini mengakomodir kegiatan pembelajaran nonformal untuk anak-anak usia sekolah dari keluarga kalangan tidak mampu.

Untuk melakukan kegiatannya Yayasan telah memiliki Rumah Singgah Sayyidah Khadijah Thahirah II Banjarmasin hingga sekarang telah memiliki anak asuh berjumlah 49 orang.

Berdasarkan hal tersebut Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) turut berpartisipasi dalam membantu kegiatan dimaksud dengan memberikan bantuan dana pendidikan kepada 26 anak yatim piatu dan dhuafa di Rumah Singgah Sayyidah Khadijah Thahirah II Yayasan Anak Bangsa Mandiri Banua Banjarmasin.

“Semoga bantuan tersebut dapat meringankan kesulitan dalam membayar biaya pendidikan kepada 26 orang anak yatim piatu dan dhuafa yang kurang mampu di Rumah Singgah Sayyidah Khadijah Thahirah II Banjarmasin. Sehingga dapat menciptakan generasi unggul melalui pendidikan yang layak dan berkualitas bagi generasi penerus bangsa,” ungkap Ketua UPZ Bank Kalsel.

Bagi Donatur dan Sahabat Akselenials yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv/ad]

Rekening Zakat, Infak dan Sedekah :
Bank Kalsel Syariah
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan Sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel
Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel:0811505153

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Buruh ke DPRD Kalsel Tuntut Cabut Kebijakan Tapera 

Published

on

Aksi unjuk rasa buruh di depan gedung DPRD Provinsi Kalsel. (Foto/Rizki)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sejumlah buruh di Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Senin (8/7/2024) siang.

Puluhan buruh yang melakukan aksi tergabung dalam Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) Kalsel dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel.

Mereka terlebih dahulu konvoi menggunakan sepeda motor dan berhenti di depan kantor DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin. (Sumber : Kanalkalimanta.com)

Aksi para buruh di Banjarmasin tersebut merupakan reaksi dan penolakan atas rencana kebijakan Tabungan Perumahan rakyat (Tapera).

Massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan membentangkan sejumlah spanduk penolakan Tapera.

Selain soal Tapera, para buruh juga menyampaikan beberapa aspirasi meminta pencabutan sejumlah aturan.

Mereka meminta pencabutan aturan seperti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Ciptakerja menjadi Undang-Undang.

Berikutnya, Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Ketentuan Impor Tekstil dan Produksi Tekstil. Serta izin usaha kurir dan logistik asing.

Tuntutan massa aksi buruh juga meminta agar outsourching dihapus dan menolak upah murah (hostum).

Salah seorang perwakilan buruh, Yoeyoen Indharto mengatakan, meskipun saat ini penerapan kebijakan Tapera dilakukan penundaan, pihaknya tetap belum puas sebelum benar-benar dicabut.

“Kita tahu bahwa Tapera ditunda, harus dicabut, buang,” tegas Yoeyoen.

Ketua FSPMI Kalsel menilai, potongan upah sebesar 3 persen yang dikumpulkan hingga 20 tahun pun menurutnya tak akan cukup untuk membeli sebuah rumah, sehingga pihaknya tak yakin dengan kebijakan Tapera.

Yoeyoen dan para buruh meminta, lima poin tuntutan yang disampaikan buruh termasuk Tapera dan UU Ciptakerja supaya ditindaklanjuti oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel.

Perwakilan Sekretariat DPRD Kalsel yang menemui massa aksi, Adhi Saputra mengatakan akan menyampaikan tuntutan yang disampaikan buruh kepada pimpinan DPRD Kalsel.

Menurutnya, meskipun beberapa tuntutan yang disampaikan massa buruh juga sudah pernah disampaikan pada aksi-aksi sebelumnya, seperti Tapera dan UU Omnibuslaw/Ciptakerja, pihaknya akan tetap menindaklanjutinya.

“Yang jelas dokumen yang kami terima akan kami lanjutkan,” katanya.

Aksi damai yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam itu dijaga ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Kota Banjarmasin dan Polda Kalsel. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur Kalsel Dukung Penguatan Pemangku Kepentingan Terhadap Pendidikan Vokasi

Published

on

Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) menggelar dialog publik. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) menggelar dialog publik “Kebijakan Bersama Pemangku Kepentingan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan”, Selasa (16/07/2024) di Banjarmasin.

Kegiatan dihadiri dan dibuka Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Adi Santoso, narasumber dialog dan para pakar.

Paman Birin dalam sambutan tertulisnya mengapresiasi dialog publik yang digelar Poliban yang dianggap memiliki arti penting bagi penguatan peran pemangku kepentingan terhadap pendidikan vokasi.

Pemangku kepentingan daerah dan satuan pendidikan vokasi perlu menjalin kolaborasi sinergi dalam rangka melakukan revitalisasi pendidikan vokasi sebagaimana amanat Peraturan Presiden nomor 68 tahun 2022.

Program kemitraan menurut Paman Birin, menjadi wadah bersama dalam memperkuat kinerja tim koordinasi daerah vokasi atau TKDP serta memfasilitasi beragam aktivitas dalam rangka penguatan kolaborasi pembinaan hubungan juga keperluan kemitraan antar pemangku kepentingan di daerah.

Pemprov Kalsel sangat mendukung pelaksanaan program kemitraan dalam rangka pendidikan vokasi di Kalsel. Hal ini sejalan dengan misi Kalsel Maju sebagai ibu pintu gerbang IKN yaitu mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berbudi luhur.

Lembaga pendidikan vokasi mencetak lulusan-lulusan yang memiliki keahlian spesifik yang diserap dunia industri. Disisi lain dunia industri terus bergerak dinamis melahirkan kebutuhan baru seiring perkembangan zaman, sering akan hadirnya era Indonesia emas yang menuntut produktivitas dan daya saing.

Hal itu dapat menjadi hambatan atau peluang, tergantung bagaimana pendidikan vokasi mampu beradaptasi. Melalui program kemitraan, dapat mendorong daya saing dan kemampuan adaptasi pendidikan vokasi dengan cara yang menyeluruh serta sinambungan, terintegrasi,.dan terkoordinasi.
Dialog ini dapat juga menjadi sarana untuk berbagi gagasan dan menyelaraskan langkah-langkah dalam merevitalisasi pendidikan vokasi di daerah.

“Pemprov akan mendukung semua rumusan yang dihasilkan dalam diskusi dari semua unsur-unsur terkait”, ujar gubernur.

Sementara itu, Wakil Direktur 1 Poliban, Ahmad Rijani menyebut, perlu dilakukan upaya-upaya untuk mendorong pengembangan inovasi di daerah salah satunya melalui program fasilitas kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi daerah.

Program ini merupakan salah satu program unggulan dari Direktorat Jenderal pendidikan vokasi Kementerian Pendidikan kebudayaan Riset dan Teknologi yang bertujuan membangun ekosistem kemitraan yang kuat antara perguruan tinggi, vokasi dunia usaha, dunia industri dan pemerintah daerah.

“Melalui program ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan mampu meningkatkan daya saing daerah,” terang Ahmad Rijani.

Narasumber dialog adalah Ahmad Saufi (Asisten Deputi Pendidikan Vokasi dan Pendidikan Tinggi Kementerian Koordinator Bidang PMK), Supian HK (Ketua DPRD Provinsi Kalsel), Shinta Laksmi Dewi (Ketua Kadin Kalsel), Ariadi Noor (Kepala Bappeda Provinsi Kalsel), dan Irfan Sayuti (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel). [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Akibat Konsumsi Kecubung, Seorang Pria Cerburkan Diri Ke Sungai Martapura Bawah Jembatan Dewi

Published

on

Korban akibat mengkonsumsi kecubung atau racikan zenith. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Warga di Kalimantan Selatan saat ini sedang resah melihat kelakuan anak muda yang semakin aneh dan melanggar hukum.

Fenomena yang saat lagi viral adalah mengkonsumsi kecubung atau racikan zenith dengan tanaman kecubung, akibat zat adiktif atau bahan candu ini menimbulkan efek halusinasi dan rasa senang berlebih atau euforia.

Kasus yang baru saja terjadi akibat mengkonsumsi racikan tanaman kecubung seorang remaja putri ditemukan terkulai di Simpang Anem dan seorang pria ceburkan diri ke Sungai Martapura Bawah Jembatan Dewi, Kota Banjarmasin.

Kejadian di Simpang Anem, Kecamatan Banjarmasin Barat seorang remaja putri diduga mabuk kecubung terlihat teler dari mulut mengeluarkan busa dan terkulai di depan sebuah rumah, Senin (8/7/2024).

Dalam vidoe yang dibagikan akun jejak_sikurir, tampak bagian mulut mengeluarkan busa dan terkulai di depan sebuah rumah.

Ia tampak lemas tak berdaya. Banyak warga yang mengerubuti remaja yang diduga mabuk kecubung tersebut.

Akun tersebut juga menyebutkan jika ada yang mengenal sosok remaja tersebut untuk memberitahu keluarganya.

“Bagi yang mengetahui atau mengenal bisa di sampaikan kepada pihak keluarganya cek muka (depan) Simpang Anem parak langgar pembayaran listrik kakanakan pinanya (sepertinya) mabuk kecubung jar kada kawa ditakuni (ditanya) kalo ada yang kenal.”

Pria Ceburkan Diri ke Sungai Martapura

Kasus kedua, seorang pria menceburkan diri di Sungai Martapura di bawah Jembatan Dewi, Jalan A Yani km 1 Banjarmasin, Minggu (7/7/2024) malam.

Dikutip akun instagram info_banjarmasin, detik-detik pria menceburkan diri tersebut terekam video warga.

Beruntungnya salah seorang warga sigap langsung menolong pria tersebut dan mengangkat ke permukaan.
Baca Juga: Video Pencarian Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Siring 0 Km Banjarmasin, Korban Mau Mencuci Tangan

Disebutkan dalam video pria tersebut mabuk kecubung yang kali ini marak di Kota Banjarmasin.

“Katanya kecubung jua (juga) nah di Jembatan Dewi,” ucap pria dalam video.

Obat terlarang zenith kecubung dikabarkan marak beredar di Kalimantan Selatan (Kalsel), termasuk di Banjarmasin.

Efeknya berhalusinasi. Konon efek kecubung (Datura metel), tanaman yang mengandung efek pembius itu diracik bersama Zenith, obat keras yang mengandung zat Carnophen.

Fenomena obat racikan terlarang, zenith dengan tanaman kecubung dikabarkan marak beredar di Kalsel, termasuk di Banjarmasin.

Mengenal Tanaman Kecubung, dari Bahaya hingga dan Cara Mengatasi Efeknya

Kecubung adalah tanaman hias yang sudah lama dimanfaatkan sebagai obat alternatif karena mengandung berbagai senyawa aktif. Namun, tanaman ini juga sering disalahgunakan sebagai zat adiktif atau bahan candu yang dapat menimbulkan efek halusinasi dan rasa senang berlebih atau euforia.

Kecubung (Datura sp.) adalah tanaman semak yang memiliki bunga menyerupai trompet berwarna putih atau ungu, serta buah yang berbentuk bulat dan berduri. Di Indonesia, kecubung sering dijadikan tanaman hias karena bentuk bunganya yang khas dan cantik.

Karena mengandung beragam senyawa aktif, kecubung juga sering dijadikan sebagai obat alternatif. Tanaman ini dipercaya dapat menyembuhkan memar, luka, sakit gigi, demam, rematik, asam urat, dan asma.

Namun, kecubung juga memiliki zat beracun yang dapat menimbulkan beberapa gejala berbahaya jika dikonsumsi, terlebih jika disalahgunakan sebagai zat adiktif atau psikotropika. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur Kalsel dan Acil Odah Bagikan 9 Ribu Paket Sembako Program Keluarga Harapan

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah membagikan sebanyak 9 ribu paket sembako. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah membagikan sebanyak 9 ribu paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di 13 kabupaten/kota se-Kalsel.

Ribuan paket sembako yang diangkut sejumlah pick up ini dilepas langsung oleh Paman Birin dan Acil Odah pada Senin (7/15) pagi di halaman Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

Paman Birin menyampaikan pembagian sembako yang merupakan Program Keluarga Harapan (PKH) ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“PKH ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang kurang mampu,” ujar Paman Birin.

“Program ini tidak hanya memberikan bantuan secara finansial, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup melalui akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial lainnya,” tambah Paman Birin.

Paman Birin juga mengatakan bahwa bantuan ini datangnya juga dari masyarakat sendiri.

Tak lupa Paman Birin sampaikan harapannya agar para penerima dapat semakin berdaya dan mandiri.

“Mudah-mudahan bantuan yang kita bagikan hari ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Banua kita yang tercinta di Kalsel, mudah-mudahan berkah semua dan para penerima semakin berdaya dan mandiri” sampai Paman Birin usai pelepasan.

Salah seorang penerima, Suyanti dari Alalak Utara menyampaikan rasa gembira dan terima kasihnya atas bantuan yang diterima.

“Sangat senang dan berterima kasih kepada Paman Birin dan Acil Odah. Mudah-mudahan program ini berlanjut di kepemimpinan selanjutnya,” ujarnya.

Suyanti menyampaikan bantuan yang diterima adalah paket anak sekolah, TPH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan uang tunai.

Nurhasanah dari Guntung Manggis Banjarbaru juga menyampaikan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu.

“Alhamdulillah bantuan ini Insya Allah sangat bermanfaat. Mudah-mudahan hal baik ini terus berlanjut,” ujarnya. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Gubernur Kalsel Apresiasi Festival Antasari 2024, Tekankan Pentingnya Digitalisasi Sistem Pembayaran

Published

on

Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur membuka secara resmi Festival Antasari 2024. (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur membuka secara resmi Festival Antasari 2024 di Amanah Borneo Park, Banjarbaru pada Sabtu (13/7) sore.

Festival Akselerasi dan Transformasi Ekonomi Digital Terkini (Festival Antasari) Tahun 2024 yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Bank Kalsel serta Bank Syariah Indonesia ini bertujuan untuk mendorong pengembangan ekonomi digital di wilayah Kalsel.

Acara rutin tahunan ini berlangsung dari tanggal 13 Juli hingga 15 Oktober 2024 ini berkolaborasi dengan Liburland 2024 dan diisi berbagai kegiatan menarik seperti konser musik, berbagai seminar, event lari 5 Km bertajuk “Banua Bukah Beimbai .” dan berbagai kegiatan lainnya.

Pembukaan festival ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, didampingi oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemindaian Qris raksasa secara simbolis dan peninjauan terhadap 53 stand UMKM yang turut berpartisipasi dalam festival ini.

Dalam sambutannya, Paman Birin menekankan pentingnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor ekonomi dan keuangan.

“Salah satu wujud nyata dari perkembangan ini adalah digitalisasi pembayaran, yang merupakan inovasi untuk memudahkan transaksi keuangan bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu Paman Birin menegaskan pentingnya digitalisasi dalam sistem pembayaran.

“Dengan adanya digitalisasi, kita dapat mempercepat arus transaksi, mengurangi biaya administrasi, dan meminimalkan risiko kebocoran serta penyalahgunaan dana,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Paman Birin menuturkan pentingnya digitalisasi pembayaran sebagai upaya untuk mendukung inklusi keuangan.

“Digitalisasi pembayaran juga mendukung inklusi keuangan. Dengan memanfaatkan teknologi digital, kita dapat menjangkau masyarakat yang sebelumnya tidak terlayani oleh sistem perbankan konvensional,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Kalsel, Fadjar Majardi mengatakan, rangkaian kegiatan Festival Antasari 2024 dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Seperti PJP, Pemerintah Daerah, Lembaga/instansi negara maupun swasta yang sama-sama memiliki visi untuk mendigitalisasi Banua.

Beberapa rangkaian kegiatan Festival Antasari 2024 pun digelar. Yakni Kick Off Festival Antasari 2024 berkolaborasi dengan Liburland Festival 2024, QRIS Jelajah Indonesia, Pekan QRIS Nasional (PQN), Seminar Perlindungan Konsumen dan Transaksi Pembayaran Digital, Fun Run – Banua Bukah Baimbaian, High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (HLM TP2DD) dan Antasari Cashless Days yang akan berlangsung sekitar 10 minggu.

“Dan terakhir nanti ada Closing ceremony Festival Antasari 2024,” ujarnya.

Ia menambahkan, Festival Antasari diselenggarakan dalam waktu kurang lebih 4 bulan. Namun upaya dalam memperluas akseptasi digital di Kalimantan Selatan tidak berakhir sampai titik itu, melainkan perlu dilakukan secara kontinue dan masif secara bersama melalui sinergi antar stakeholder.

“Kami berharap dengan adanya Festival Antasari ini dapat menjadi katalisator dalam mengakselerasi akseptasi digital dan pemahaman masyarakat akan pemanfaatan teknologi digital sehingga mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Acara tersebut dihadiri perwakilan Forkopimda Kalsel, sejumlah Pimpinan Instansi Vertikal, sejumlah Kepala SKPD lingkup Kalsel, Bank Indonesia, perwakilan Bank Kalsel, Perwakilan, Bank Syariah Indonesia serta tamu undangan lainnya. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Gubernur Kalsel Optimis Sambut Geopark Meratus menjadi Unesco Global Geopark

Published

on

Paman Birin saat menghadiri acara pembukaan Evaluasi Meratus Aspiring Unesco Global Geopark. (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin terus memantapkan kesiapannya dalam menyambut status Geopark Meratus menjadi bagian dari Unesco Global Geopark. Menurut Paman Birin, sejak tahun 2018, Geopark Meratus telah resmi menyandang status Geopark Nasional.

Hal tersebut disampaikan Paman Birin saat menghadiri acara pembukaan Evaluasi Meratus Aspiring Unesco Global Geopark, di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru (12/07) pagi.

“Evaluasi menuju Unesco Global Geopark yang sedang kita jalani ini merupakan tahapan penting yang harus kita lewati. Proses ini bukan hanya formalitas, tetapi juga kesempatan bagi kalimantan selatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita memiliki warisan alam dan budaya yang layak diakui secara global,” ungkap Paman Birin.

Menurutnya, Geopark Meratus adalah geopark pertama di pulau Kalimantan, dan apabila berhasil masuk menjadi Unesco Global Geopark, maka Meratus akan menjadi yang pertama pula di seluruh pulau Kalimantan yang diakui Unesco Global Geopark.

“Pencapaian ini tentu akan menjadi kebanggaan bukan hanya bagi Kalimantan Selatan, tetapi juga bagi Indonesia. Pengakuan sebagai Unesco Global Geopark membawa manfaat yang sangat besar, terutama dalam hal konservasi alam dan budaya,” ujar gubernur dua periode itu.

Nantinya, menurut Paman Birin, pengakuan Internasional ini juga akan meningkatkan kesadaran masyarakat lokal dan global tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara alam dan manusia. selain manfaat konservasi, status Unesco Global Geopark juga membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

“Dengan pengakuan ini, kita dapat meningkatkan sektor pariwisata berbasis alam dan budaya, yang akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat lokal. namun, kita harus selalu ingat bahwa pengembangan ekonomi ini harus sejalan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan. kita bertekad untuk mengelola geopark meratus dengan pendekatan yang seimbang antara konservasi dan pemanfaatan, sehingga generasi mendatang juga dapat menikmati keindahan dan manfaat dari warisan alam ini,” imbuhnya.

Sementara itu, evaluator dari Unesco Global Geopark Hiroko Tirogoe asal Jepang dalam sambutannya mengaku senang untuk pertama kalinya datang ke Kalimantan Selatan bersama Tran Tan Van yang juga merupakan evaluator Unesco Global Geopark asal Vietnam.

Menurut Hiroko, Pemprov Kalsel melalui Badan Pengelola Geopark Meratus sudah sangat siap, baik dari segi kajian atau pun laporan yang sudah diterimanya untuk mewujudkan Geopark Meratus menjadi bagian dari Unesco Global Geopark.

“Saya sangat yakin, pemerintah sudah sangat siap untuk visi ini. Geopark Meratus sudah berada dijalan yang tepat untuk menunjukkan bahwa ia sebentar lagi akan menjadi bagian dari Unesco Global Geopark,” terangnya

Sementara itu, menurut Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Meratus Hanifah Dwi Nirwana saat diwawancara mengatakan, pihaknya sudah sangat siap menyambut evaluator dari Unesco tersebut.

“Hari ini kita akan melaksanakan internal meeting untuk membedah semua dokumen yang telah kita summit ke Unesco, kita akan memberikan penyampaian dari segi geologi, segi biologi, culture, dan bagaimana kita selama ini mengelola Geopark Meratus Sendiri,” ungkap Hanifa

Menurutnya, dua evaluator Unesco tersebut nantinya akan mengunjungi 4 titik lokasi di Indonesia, yakni dua validasi Geopark Meratus dan Geopark Kebumen dan 2 revalidasi yaitu Geopark Batur dan Geopark Belitung.

“Kalsel dan Kabumen sangat layak menjadi bagian dari Unesco yang ke 11 dan 12 yang dimana sampai saat ini ada 10 Unesco Global Geopark yang ada di seluruh Indonesia,” tutupnya. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer