Genk Justice Kolaborasi Siap Dampingi Masyarakat – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

KrimHum

Genk Justice Kolaborasi Siap Dampingi Masyarakat

Published

on

MEDAN, suaraborneo.com – Menyahuti persoalan hukum yang banyak menjadi perhatian masyarakat, Genk Justice Kolaborasi (GJK) hadir. Diisi oleh jurnalis senior, advokat senior serta akademisi, GJK akan berperan aktif melakukan advokasi litigasi dan non-litigasi, investigasi hukum dan kampanye sadar hukum.

Direktur Eksekutif GJK, Rianto Aghly didampingi Zakaria Rambe SH, Ari Atwan SH, Dr Aulia Andre Msi menyampaikan rasa sukacita atas terbentuknya GJK melalui siaran pers, Minggu (12/9).

“Kami hadir untuk melakukan advokasi kepada para pencari keadilan, orang-orang yang terzalimi, kelompok terintimidasi serta hal-hal yang menyalahi hukum positif dan normatif,” kata Rianto Aghly yang karab disapa Anto Genk, pengacara yang selama ini berkiprah menjadi CEO Harian Sumut24.

Berkarir sebagai jurnalis selama puluhan tahun, menjadi dasar bagi Anto Genk untuk mendirikan Firma Hukum Genk Justice Kolaborasi (GJK). Melalui GJK, Anto Genk berharap dan berikhtiar memberikan sumbangsih yang lebih banyak pada penyelesaian masalah hukum.

“Saya sedang berikhtiar memberi kontribusi bagi perbaikan sistem hukum di Indonesia dan khususnya Sumatera Utara bagi mereka yang membutuhkan bantuan hukum,” kata Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut ini lagi.

Debut GJK akan dimulai dengan beberapa kegiatan seperti pelaksanaan diskusi publik bertajuk: “Peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) Dalam Penyelematan Aset Negara dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi”. Kegiatan ini direncanakan akan menggandeng pihak kementerian BUMN, kejaksaan, serta para advokat yang tergabung dalam Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM). (ad-sb)

Kalteng

Kejari Kapuas Tetapkan Eks Kadis Kominfo Tersangka Korupsi

Published

on

Konferensi pers Kejari Kapuas terkait penetapan tersangka eks Kadis Kominfo Kapuas J. (foto/Suhaili).

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Terjawab sudah. Setelah melalui tahapan proses penyelidikan dan penyidikan Kejaksaan Negeri Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menetapkan eks Kadis Kominfo Kabupaten Kapuas inisial J terkait dugaan tipikor.

Demikian disampaikan Kajari Kapuas Arif Rahardjo pada konferensi pers di Kantor Kejari Jalan A. Yani Kapuas Senin (6/2/2023).

“Bersangkutan J ditetapkan tersangka terkait kasus dugaan korupsi penyelewengan kegiatan perjalanan dinas pada dinas Kominfo Kapuas TA 2021-2022, ” kata Kajari didampingi Kasi Pidsus Intel Pidum dan Datun itu.

Dikatakan Kajari penetapan J sebagai tersangka berdasar bukti-bukti selain saksi-saksi alat bukti juga hasil audit perhitungan kerugian negara.

Kajari melanjutkan berdasar audit tim Inspektorat Kabupaten Kapuas ditemukan kerugian negara Rp. 300.854.200.00,-.
Sedangkan kerugian perjalanan dinas yang dialami ASN dan tenaga kontrak Dinas Kominfo
Rp. 77.123.200.00,-. Dengan begitu negara dirugikan Rp. 377.977.400.00,-

“Oleh karena itu perbuatan melanggar hukum tersangka J melanggar pasal 2 ayat 1 Jo pasal 18 ayat 1 huruf b UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun tahun 1999 tentang Tipikor,” ujarnya. (ujang/ery-SB).

Continue Reading

Bengkayang

Tersangka Korupsi Jasa Pelayanan RSUD Bengkayang Belum Ditahan

Published

on

Kantor Kejaksaan Negeri Bengkayang. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Kasus dugaan penyimpangan pemberian insentif hasil retribusi jasa pelayanan kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bengkayang tahun 2010 telah masuk tahap penyidikan dan penyelidikan.

Menurut keterangan Jaksa Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bengkayang, Dicky Ferdiansyah, kasus ini belum bisa dibuka ke ranah publik lantaran masih pemanggilan para saksi.

“Pelaku baru satu orang telah kita tetapkan sebagai tersangka, ini masih berjalan. Saya baru tangani semenjak Desember 2022 hingga hari ini, Kamis (2/2/2023),” ungkap Dicky Ferdiansyah di Pengadilan Negeri Bengkayang.

Lanjut Dicky mengatakan, kita belum melakukan penahan pada tersangka karena ada pertimbangan bahwa pelaku merupakan satu-satunya dokter saraf di Kalimantan Barat.

“Saat ini ia masih bertugas di kota Singkawang. Pelaku inisial PB tidak kami tahan. Ini merupakan kasus tindak pidana korupsi,” terang Dicky Ferdiansyah usai sidang di Pengadilan Negeri Bengkayang, pukul 14:30 Wib.

Kerugian yang dialami negara dari kasus korupsi ini sekitar Rp900.000.000,-. Menurut Dicky Ferdiansyah, uang sebesar ini ada yang dibayar langsung pada pegawai RSUD Bengkayang.

“Saya melakukan gerak cepat. Melakukan pemanggilan saksi-saksi,” tutup Dicky Ferdiansyah. [rbn]

Continue Reading

Barito Kuala

Polisi Batola Tangkap Pembeli dan Penjual Obat Terlarang, Barang Bukti 78 Butir

Published

on

Tersangka bersama barang bukti. (Foto/Ist)

MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Remaja pembeli obat daftar G berinisial S (16) dan penjualnya bernama Ibnu Haldun alias Ibnu (30), ditangkap secara terpisah oleh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Barito Kuala (Batola), Rabu (18/1/2023).

Kapolres Batola, AKBP Diaz Sasongko SIK, melalui Kasat Narkoba, AKP Abdullah SH, saat dikonfirmasi Kamis (19/1/2023), membenarkan telah mengamankan dua tersangka bersama barang buktinya dan dikenakan Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika golongan I jenis Karisoprdol.

Awal tertangkapnya S warga Kabupaten Batola bersama barang bukti 18 butir pil warna tanpa merk dan logo yang diduga mengandung Narkotika (Karisoprodol) disembunyikannya dalam kantong celana.

Tersangka S ditangkap saat berada di pinggir jalan Trans Kalimantan Sungai Lumbah Desa Beringin, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala.

Disana tersangka S mengaku bahwa dia membeli obat tersebut dari tersangka Ibnu warga Jalan Berangas RT 11 RW 03 Kelurahan Berangas, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala.

Saat itu anggota mendapatkan barang bukti sebanyak 60 butir pil warna putih tanpa merk dan logo, satu buah Handphone (Hp) merk Oppo A90 warna putih.

Selanjutnya kedua langsung dibawa ke Mapolres Batola, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. [ad-sb]

Continue Reading

Kalteng

Polres Kapuas Ungkap Kasus Penganiayaan Dan 3 Kasus Pesetubuhan Anak Di Bawah Umur

Published

on

Press Release Polres Kapuas penganiayaan dan 3 kasus persetubuhan anak di bawah umur Senin (5/12/2022). (Foto/Suhaili) 

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Polres Kapuas menggelar Press Release kasus penganiayaan dan 3 kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur di Aula Kantor Polres Jalan Pemuda Kuala Kapuas Senin (5/12/2022).

Kapolres AKBP Qori Wicaksono SIK didampingi Kasat Reskrim Kapolsek Kapuas Murung Kanit PPA dan UPT PPA Dinas P3APPKB mengatakan pengungkapan terhadap 4 kasus tersebut kini dalam penanganan hukum Polres Kapuas.

Dikatakan Kapolres adapun kasus penganiayaan tersangka HD (38) dan korban wanita (36). Tindak pidana itu menyebabkan korban mengalami luka berat. Tersangka diputus korban serta cincin pemberian tersangka dijual korban.

“Tersangka dikenai pasal 351 ayat (2) KUHPidana, “kata Kapores.

Kasus persetubuhan anak di bawah umur dengan tersangka seorang kakek AA (65)
di Kecamatan Selat yang tega melakukan perbuatan bejat terhadap cucunya itu.

Kemudian di Kecamatan Bataguh dengan tersangka RN (24) Selanjutnya terhadap 4 tersangka yakni HS (20) RTN (23) AA (19) dan KS (19) di Kecamatan Kapuas Murung.

Kapolres melanjutkan terhadap kasus persetubuhan anak di bawah umur dikenai pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang RI nomor 17 tahun 2016 Tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, ” jelasnya.

Pada kesempatan itu Kapolres Kapuas merasa prihatin dan menghimbau kepada orang tua agar selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anak perempuan selain pentingnya peranan para tokoh agama dan tokoh agama bersama-sama mengawasi. (ujang/ery-SB).

Continue Reading

Hulu Sungai Selatan

Polres HSS Gelar Press Release 109 Kasus Tindak Pidana Penyelahgunaan Narkoba

Published

on

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Sepanjang Januari sampai November tahun 2022, Polres Hulu Sungai Selatan(HSS) Mencatat terdapat 109 tindak pidana narkotika berhasil ditangani Satresnarkoba Polres HSS.

Dari 109 kasus narkoba, terdapat 125 orang tersangka kasus narkotika di HSS, dengan total barang bukti berupa sabu seberat 315,47 gram.

Sementara untuk Satresnarkoba Polres HSS pada triwulan III tercatat 32 kasus tindak pidana narkoba dengan 33 tersangka. Total barang bukti 114,63 gram sabu, carisoprodol 287 butir, daftar G 5.668 butir.

Dikatakan Kapolres HSS AKBP Sugeng Priyanto, untuk triwulan IV ada 12 kasus dengan 14 tersangka dengan barang bukti berupa 8,59 gram sabu, 980 butir obat daftar G,” kata Kapolres HSS saat press release di Mapolres HSS, Senin (01/11/2022)

Untuk kasus kejahatan konvensional triwulan III totalnya 1 kasus pencurian bermotor, 3 kasus pencurian dengan pemberatan, 4 kasus senjata tajam, 8 kasus perjudian.

“Dan untuk penipuan online jual mobil semua tersangka berapa di Samarinda, Kalimantan Timur. Sebanyak lima TSK yang ditangkap dua orang dari Barabai, Kabupaten HST,” ujarnya.

Maka dari itu, Kapolres HSS meminta informasi kepada masyarakat jika mengetahui ada dugaan tidak pidana narkoba, maupun tindak pidana umum perjudian, untuk melapor ke pihak aparat kepolisian dan pelapor akan dirahasiakan.

“Kami akan merahasiakan identitas pelapor dan untuk saksi cukup dari petugas,” ujar Kapolres HSS. [ari]

Continue Reading

Kalteng

Merasa Sering Mendapat Ejekan Id Habisi Temannya

Published

on

Kapolres Kapuas AKBP Qori Wicaksono SIK ketika menggelar Press Release Jumat (28/20/2022) kasus pembunuhan dan tersangka Idot (24). (Foto/Suhaili) 

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Kasus pembunuhan terjadi di Sei Daha Desa Tumbang Tihis Kecamatan Mandau Talawang Kabupaten Kapuas Kalteng. Peristiwa itu terjadi sekira jam 20.00 Wib Senin (24/10/2022).

Korban AY tewas di TKP akibat senjata tajam parang dihunus tersangka ID (24) warga Desa Tumbang Puroh RT 01 Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas.

Kapolres Kapuas AKBP Qori Wicaksono SIK mengatakan motifnya lantaran tersangka sering di ejek korban diketahui teman kerja di area pertambangan.

“Tersangka dibawa dari Polsek Sei Hanyo untuk proses hukum lebih lanjut, ” kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim ketika menggelar press release di Aula Polres Jalan Pemuda Kualkapola Kapuas Jumat (28/10/2022).

Kronologis kejadian lanjut Kapolres kalau tersangka mendatangi korban
ketika berada
di pondok pada malam itu.

Melihat tersangka korban berusaha menyerang. Senter dan senjata tajam parang yang dipegang terjatuh dari tangannya.

Tersangka pun lalu mengambil parang tersebut dan membacok mengenai leher korban.

Korban lantas lari ke arah parit. Namun tersangka terus mengejarnya masuk ke dalam parit yang tergenang air langsung membacok korban dengan parang hingga korban tewas.

Kapolres menambahkan barang bukti diamankan diantaranya satu senter senjata tajam parang.

“Tersangka Id dikenai pasal 338 KUHP jo pasal 351 ayat (3) KUHP yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” jelas Kapolres. (ujang/ery-SB).

Continue Reading

Kalteng

Nyambi Jual Obat Terlarang Warga Mahakam Diamankan Polisi

Published

on

Polres Kapuas pada konferensi pers Jumat (28/10/2022). (foto/Suhaili) 

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Lantaran nyambi menjual obat-obatan terlarang seorang warga Jalan Mahakam Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Kalimatan Tengah MD (34) diamankan Satresnarkoba Polres Kapuas sekira pukul 12.40 Wib Selasa (25/10/2022).

“kita sudah amankan terlapor karena kedapatan menjual obat-obatan terlarang. Kegiatan bersangkutan melanggar tindak pidana Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, ” kata Kapolres Kapuas AKBP Qori Wicaksono SIK didampingi Kasat Narkoba Iptu Subandi Kasat Reskrim pada konferensi pers Jumat (28/10/2022).

Dikatakan Kapolres terlapor tertangkap tangan polisi saat dilakukan pengeledahan di TKP.

Kasat Narkoba Iptu Subandi menambahkan adapun barang bukti berhasil diamankan 3.708 obat tanpa merk berlogo SL 700 obat tanpa merk berlogo SAMCO.

Lalu 40 keping obat dengan merk SAMCODIN sejumlah 400 butir 125 keping obat dengan merk SELEDRYL sejumlah 1.500 butir termasuk uang tunai sebesar Rp. 695.000.

“Terlapor diancam Pasal 197 Jo Pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo Pasal 53 KUPidana,” ujar Kasat. (ujang/ery-SB).

Continue Reading

Jakarta

Polda Metro Ungkap Keterlibatan Irjen Teddy Minahasa dalam Peredaran Sabu, Berawal dari Temuan Sabu di Jakarta

Published

on

Polda Metro Jaya mengungkapkan keterlibatan Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa dalam peredaran narkoba jenis sabu seberat 5 kg. (Foto/Ist)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Polda Metro Jaya mengungkapkan keterlibatan Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa dalam peredaran narkoba jenis sabu seberat 5 kg. Hal itu disamapaikan dalam konferensi pers di Polres Jakarta Pusat, Jumat (14/10/2022).

Keterlibatan Teddy berawal dari temuan kasus narkoba yang diselidiki oleh Polres Jakarta Pusat pada 10 Oktober.

Mulanya Polres Jakarta Pusat menemukan sabu seberat 44 gram dari tersangka. Temuan tersebut kemudian didalami dan ditemukan seorang anggota polisi berinisial AD yang terlibat dalam peredaran barang haram itu.

Dari keterlibatan AD itu lah Polres Jakarta Pusat mendapati keterlibatan anggota polisi lainnya seperti HS yang merupakan seorang Kapolsek dan D yang merupakan eks Kapolres Bukittinggi Sumatera Barat.

Dari AKBP D, Polres Metro Jakarta Pusat mendapati bahwa peredaran barang haram tersebut melibatkan Kapolda Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa.

“Dari saudara D menyebutkan ada keterlibatan Irjen Pol TM sebagai pengendali 5 kg sabu dari Sumbar,” ujar Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa dalam konfrensi pers.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba.

Hal ini terungkap setalah polisi melakukan pemeriksaan terhadap jenderal bintang dua Polri itu.

“Tadi pagi telah dilaksanakan gelar untuk menentukan dan saat ini Irjen TM (Teddy Minahasa) dinyatakan sebagai terduga pelanggar,” kata Sigit dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/10/2022).

Tak hanya Teddy, jaringan tersebut juga menyeret sejumlah personel kepolisian lainnya dari pangkat Bripka, Kompol, hingga AKBP. (Rohena/Azs)

Continue Reading

KrimHum

Kawanan Maling Bawa Kabur Brankas Berisi Uang Rp 31 Juta Milik Alfamart Perbaungan

Published

on

Ilustrasi Toko Alfamart. (Foto/Ist)

SERGAI, SuaraBorneo.com – Toko minimarket Alfamart di Jalan Serdang Kelurahan Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai dibobol pelaku tindak pidana pencurian atau maling, pada Senin (3/10) sekitar pukul 10.55 WIB.

Insiden tersebut berdasarkan Laporan Polisi (LP) yang diterima oleh SPKT Polsek Perbaungan, pada Hari Senin Tanggal 03 Oktober 2022 Pukul 13.30 WIB

Dengan nomor LP / B / 230 / X /2022 / SPKT /POLSEK PERBAUNGAN / POLRES SERGAI / POLDA SUMUT, tanggal 3 Oktober 2022, pelapor diketahui Maya Nivita Sari (Kepala Toko Alfamart) (32) warga Dusun II Desa Karang Anyar Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai.

Informasi dihimpun media ini, pada hari Senin tanggal 3 Oktober 2022 sekira pukul 11.28 wib, pelapor sebagai Kepala Toko Alfamart di Jalan Serdang Kelurahan Simpang Tiga Pekan Perbaungan mendapat kabar dari seseorang bahwa toko nya dirampok.

Kemudian Pelapor langsung berangkat menuju toko Alfamart tersebut dan Pelapor menemui karyawan yang jaga pada saat itu yakni saksi Erdianti Utami Nasution dan Sri Ramadani.

Di dapat informasi kedua saksi tersebut bahwa pelaku sebanyak 2 (dua) orang dan kemudian membawa kedua saksi dan menuju keruangan brangkas penyimpanan uang dan dipaksa untuk membuka brangkas dan pelaku membawa kabur uang yang ada didalam brangkas.

Pelapor maupun saksi tidak mengetahui identitas pelaku pencurian uang milik Toko Alfamart tersebut.

Atas kejadian tersebut Pelapor ( Kuasa PT Sumber AlfariaTri Jaya TBK) mengalami kerugian atas hilangnya uang Rp 31.658.782,- (Tiga puluh satu juta enam ratus lima puluh delapan ribu tujuh ratus delapan puluh dua rupiah) sehingga merasa keberatan dan membuat pengaduan agar pelaku dapat di proses dilidik di sidik dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Saat dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Perbaungan IPDA Zulfan Ahmadi kepada wartawan Selasa (4/10) mengatakan para pelaku masuk kedalam Alfamart dan membawa secara paksa dua Karyawan Alfamart kedalam ruangan Brangkas lalu pelaku memaksa Karyawan untuk membuka brangkas yang berisi uang tunai.

“Kerugian mencapai sebesar Rp 31.658.782- (Tiga Puluh Satu Juta Enam Ratus Lima Puluh Delapan Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh Dua rupiah). Sedangkan pelaku masih dalam penyelidikan,” ujarnya. [yusnar]

Continue Reading

Umum

Populer