HUT FKPPI Ke-43 “Wujudkan Negara Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur” – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

Jakarta

HUT FKPPI Ke-43 “Wujudkan Negara Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur”

Published

on

JAKARTA, suaraborneo.com – Ketua Umum Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI – POLRI atau lebih dikenal dengan KB FKPPI, Pontjo Sutowo menyampaikan bahwa saat ini KB FKPPI sedang melaksanakan Konsolidasi Wawasan, Konsolidasi Organisasi dan Konsolidasi Kaderisasi untuk lebih mengoptimalkan pengabdiannya kepada Bangsa dan Negara Indonesia. Pontjo Sutowo juga menyampaikan untuk melanjutkan konsolidasi dengan tetap tidak boleh mengabaikan situasi dan tantangan kekinian disekitar dengan tetap mengharapkan kader FKPPI mampu melakukan konsolidasi dengan tepat sasaran sekaligus merumuskan kembali peran dan fungsinya secara lebih adaptif dan valid dalam ikut serta menyelesaikan berbagai masalah bangsa.

Hal tersebut disampaikan dalam amanat kegiatan HUT ke-43 FKPPI kepada seluruh kader FKPPI.

Sesuai dengan tema dalam rangka ulang tahun ke- 43 FKKPI yang, pada 12 September 2021 “Dengan Semangat Bersatu dan Berdaulat FKPPI berperan Lebih Aktif dan Lebih Mandiri dalam Membangun Bangsa dan Negara untuk Mewujudkan Negara yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Beberapa rangkaian Kegiatan HUT FKPPI dilaksanakan dengan melakukan Tabur Bunga di TMP Kalibata, dilanjutkan dengan acara Pencanangan Program Ketahanan Pangan oleh Kementerian Pertanian RI dengan penanaman bibit Jagung, Padi dan Kelapa unggulan dilahan percontohan di Pamulang – Tangerang Selatan, serta dialog kebangsaan.

Ketua Panitia, Toro Sudarmadi, menyatakan bahwa “kesederhanaan bukan berarti kemunduran, kesederhanaan merupakan simbol kedewasaan, kedewasaan dalam berpikir, bersikap, bertingkah laku dan merupakan titik awal menuju keberhasilan yang berkesinambungan”. Beliau juga menambahkan bahwa penanaman bibit yang dilakukan kali ini merupakan bentuk konkrit dan nyata FKPPI ikut berperan aktif dalam memajukan potensi alam Indonesia melalui pemberdayaan lahan terbatas, yang diharapkan dapat menjadi pionir dan influencer bagi segenap pemuda lainnya dalam membangun bangsa.

Puncak perayaan HUT ke-43 FKPPI dilaksananan di Hotel Sultan, acara dilaksanakan secara sederhana dan terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, kegiatan diisi dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MOU) antara Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta (HIPWI) FKPPI dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Perindustrian RI.

Turut hadir ditempat acara dan menyaksikan secara langsung Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Ketua Umum DPP Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD), Ketua umum Perhimpunan Putra-Putri Angkatan Udara (PPP AU), Pengurus Pusat Keluarga Besar Putra- Putri POLRI (KBP Polri), wakil dari TNI dan Polri, Sekjen FKKPI dan Ketua Pelaksana, serta daring yang dikuti olehPengurus Pusat dan Pengurus Daerah FKKPI seluruh Indonesia. Dalam kesempatan ulang tahun ke – 43 FKPPI, Panglima TNI memberikan sambutan melalui virtual zoom, yang dibacakan oleh Paban 4 Komsos TNI sebelum dilaksanakan dialog kebangsaan.

Dalam dialog kebangsaan, hadir sebagai nasumber Ketua Umum FKKPI Pontjo Sutowo, Ketua MPR RI yang juga Ketua Badan Bela Negara KB Bambang Soesatyo, cendikiawan Yudi Latif dan Wakil Ketua Umum FKPPI Indra Bambang Utoyo.

Pontjo Sutowo menyampaikan bahwa untuk mencapai cita-cita kemerdekaan Indonesia, harus dilakukan dengan pembangunan berkesinambungan dalam tiga ranah kehidupan sosial yaitu.: (1) Ranah mental-kultural (tata nilai)perlu terus dibangun agar kehendak dari bangsa yang majemuk ini untuk hidup bersama dalam bangunan Indonesia terus terpelihara; (2) Ranah institusional-politikal (tata kelola)yang pada umumnya berkaitan dengan desain kelembagaan dan tata-kelola manajemen Negara yang meliputi tata kelola pemerintahan, pengelolaan politik, ekonomi, keamanan, hukum, sumberdaya alam, dsb, perlu terus dibangun berdasarkan paradigma Pancasila; dan (3) Ranah material-teknologikal (tata sejahtera)dalam konsep Negara kesejahteraan dan Negara keadilan yang dikehendaki oleh para pendiri bangsa, maka kesejahteraan harus didistribusikan secara berkeadilan meliputi harta (wealth), kesempatan (opportunities), dan status kehormatan (privillege). Sedangkan untuk menumbuhkan kesejahteraan diupayakan melalui ekonomi merdeka, inklusif, semangat koperatif, dengan memberi nilai tambah atas sumber daya alam yang dimiliki melalui input pengetahuan dan teknologi.

Di akhir penutup kegiatan Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo berpesan kepada seluruh kader FKPPIagar tetap terus aktif berperan nyata, hilangkan ego tumbuhkan rasa kebersamaan, Kader – kader FKPPI harus selalu didepan dalam mengawal Republik Indonesia menjadi negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. (ad-sb)

Jakarta

DPW DKI Jakarta Jembatan Kemajuan Bangsa Pembentukan Panitia Deklarasi Dan Pengukuhan Pengurus Organisasi

Published

on

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Rapat DPW DKI Jakarta Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) , mengadakan pertemuan pukul 14.00 Wib di Warung Angkringan Jl Indraloka 2, Jembatan Kemajuan Bangsa dalam rangka pembentukan panitia Acara Deklarasi dan pengukuhan pengurus organisasi Jembatan Kemajuan Bangsa DKI JakartaJakarta, Minggu (5/2/2023).

Turut hadir Jajaran Pengurus DPP Jembatan Kemajuan Bangsa Eta Wiwid (Ketua Umum dan Pendiri ), Linda (Kesekariatan DPP), Dionisius Pati Muda (Koordinator Kabid Organisasi JKB), beserta Penggurus DPW DKI Jakarta Beserta Jajarannya juga beberapa pengurus DPD² di DKI yang sudah terbentuk dan yang sedang dalam proses pembentukan.

Pertemuan dilaksanakan dalam rangka pembentukan kepanitiaan Deklarasi JKB yang sedang dalam persiapan.
Semua anggota yang hadir sangat antusias, dalam pembentukan kepanitiaan Deklarasi.
Didalam acara pembentukan Kepanitiaan ini sekaligus dipakai untuk pengarahan pembentukan KSB² dari DPD², DPC, KORDES/KORKEL serta Leader² di setiap Rt dan Rw yang sedang dipersiapkan oleh Ketua DPW DKI Beserta jajaran pengurusnya.

Eta Wiwid Ketua Umum dan Pendiri dari Organisasi Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) menyampaikan kedepan akan selalu mendukung penuh dalam Kegiatan DPW DKI Jakarta Jembatan Kemajuan Bangsa dalam program² sosial dan kemasyarakatan yang sesuai dengan program kerja JKB itu sendiri dan tidak lari/keluar dari Program Utama JKB.

Lanjutnya, Ia sangat bangga sekali dengan adanya DPW DKI Jakarta Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) Semoga dalam setiap kegiatannya selalu mendapatkan ridho dari Allah SWT dan berharap jajaran pengurus DPW DKI Jakarta beserta jajaran pengurus DPD², DPC² serta KORKEL dan LEADER nya selalu menjaga kekompakan dan kesolidan dalam menjalankan roda organisasi.
Menjaga kecintaan terhadap tanah air adalah modal bagi perjuangan dalam menjadi penjaga keutuhan NKRI, ucapnya. (Azs)

Continue Reading

Ekonomi

Ekonom Ingatkan BI Dampak Kenaikan Suku Bunga

Published

on

Waspadai dampak kenaikan suku bunga AS (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Ekonom ingatkan Bank Indonesia (BI) dampak kenaikan suku bunga AS. Bank Sentral Amerika Serikat Federal Reserve System (The Fed) telah mengumumkan kenaikan suku bunga 25 basis poin menjadi 4,5% – 4,75%.

Kenaikan ini diprediksi akan menimbulkan peningkatan suku bunga di negara lain, khususnya negara berkembang seperti Indonesia.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai kenaikan suku bunga di Indonesia sebagai suatu hal yang wajar.

Hal ini dilakukan untuk menghindari keluarnya aliran modal asing (capital outflow) dari pasar keuangan dan untuk menjaga momentum penguatan nilai tukar Rupiah.

“Kenaikan tingkat suku bunga acuan di Amerika Serikat akan mendorong bank sentral di banyak negara terutama emerging market (negara dengan pasar berkembang) seperti Indonesia dalam meningkatkan suku bunga acuannya karena untuk menghindari capital outflow dan pelemahan nilai tukar,” ujar Faisal kepada MNC Portal, dikutip Sabtu (4/2/2023).

Namun, Faisal mengingatkan Bank Indonesia (BI) untuk berhati – hati dalam meningkatkan suku bunganya. “Jangan agresif, harus sangat berhati – hati,” jelas direktur eksekutif CORE Indonesia itu.

Faisal mengatakan meningkatnya suku bunga secara agresif memberikan pengaruh signifikan terhadap ekonomi Indonesia, seperti adanya peningkatan harga di sektor riil dan penyaluran kredit yang melambat.

“Dampak dari kenaikan suku bunga adalah pembiayaan ke sektor riil akan lebih mahal dan penyaluran ke sektor kredit lebih lambat potensinya karena bunganya lebih tinggi,” tambahnya.

Faisal menilai sektor yang paling berdampak adalah sektor riil yang membutuhkan pendanaan perbankan.

“Sektor yang paling terdampak adalah sektor riil yang membutuhkan pendanaan perbankan, seperti properti, otomotif, dan bisnis UMKM,” pungkasnya. [ad-sb]

Continue Reading

Jakarta

JKB Berbagi Buku Baca Tulis Al-Quran Di Masjid, Mushola, Dan TPA

Published

on

Ketua DPW DKI Jakarta Ormas Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB), Tatang. (Foto/Ist) 

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Ormas Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) melakukan bakti sosial berupa bagi -bagi Buku Baca Tulis Al-Quran, ada sekitar puluhan Buku Baca Tulis Al-Qur’an yang dibagikan untuk bakti sosial tersebut.

Acara pelaksanaan bagi Buku Baca Tulis Al-Qur’an dilakukan beberapa tempat seperti Masjid, Mushola, dan TPA, pada hari Sabtu (04-02-2021).

Buku Baca Tulis Al-Qur’an tersebut dicetak oleh JKB hasil dari sumbangan para donatur dan anggota Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) yang di prakarsai oleh Ketum dan Pendiri JKB Eta Wiwid dalam merealisasikan program kerja JKB dalam menjadi Organisasi Penjaga Keutuhan Bangsa. Dan semoga hal ini juga bisa menginspirasi masyarakat luas sesama anak Bangsa yang juga memiliki tanggung jawab yang sama akan masa depan Bangsa Indonesia, untuk bisa bersama-sama ikut mensukseskan bakti sosial ini (membagikan Buku Baca Tulis Al-Quran).
Ada juga donatur yang dari luar JKB (simpatisan JKB) yang mempunyai rasa peduli terhadap pembelajaran, membaca dan menulis Al-Quran dengan dengan cara tradisional, cara para Kyai NU mengajarkan para santri dan santriwatinya.

“Program bagi-bagi Buku Baca Tulis Al-Qur’an ini merupakan salah satu program Ormas Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB). Untuk membantu TPA dan TPI dalam memiliki buku² Belajar Baca Tulis Al-Quran yang dibutuhkan untuk membimbing keimanan anak² sejak dini,” ucap Tatang Ketua DPW DKI Jakarta

Lebih lanjut Tatang (Ketua DPW DKI Jakarta) mengatakan, Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) di lahirkan untuk menjadi Garda terdepan dalam menjadi PENJAGA KEUTUHAN NKRI, PENGAWAL TEGAKNYA PANCASILA dan PERAWAT KEBHINEKAAN.

*JEMBATAN KEMAJUAN BANGSA* Memiliki VISI dan MISI serta TUJUAN :

*VISI*
*Tanggung jawab sejarah sebagai anak Bangsa yang harus berkontribusi positif dalam mendukung pemerintah yang sah dan yang sudah berjalan dalam rel yang benar/positif, sehingga mampu menjaga pilar-pilar Bangsa dan agar dapat mewujudkan janji-janji suci para pendiri Bangsa sebagaimana termaktub dalam Alenia ke-4 pembukaan UUD 1945*

*MISI*
Ada 5 point yang salah satunya adalah mendukung program² pemerintah yang sah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

*JEMBATAN KEMAJUAN BANGSA* memiliki semboyan *Penjaga Keutuhan NKRI, Pengawal Tegaknya Pancasila, Perawat Kebhinekaan*
Dan memiliki MOTTO *KERJA NYATA PENJAGA NKRI*

Harapan kedepannya Ormas Jembatan Kemajuan Bangsa ( JKB ) bisa melakukan bakti sosial yang lebih besar dan bermanfaat bagi masyarakat karena sesuai dengan salah satu misinya yaitu Menanamkan rasa peduli kepada masyarakat dan bangsa. (Azs)

Continue Reading

Ekonomi

Ekonomi Kuartal IV 2022 Ditopang Ekspor Hingga Konsumsi

Published

on

Ilustrasi Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Priok. (Foto/Ist)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Banjaran Surya Indrastomo meramal pertumbuhan ekonomi di kuartal akhir tahun lalu masih menyentuh di angka 5%, yakni sebesar 5,3% secara year on year (YoY).

Angka ini sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan pencapaian pertumbuhan ekonomi pada Kuartal III-2022 yang berada di angka 5,72%. Namun, Banjaran bilang, angka tersebut masih mencetak nilai positif lantaran masih didorong oleh ekspor dan konsumsi.

“Surplus neraca perdagangan selama kuartal IV-2022 tercatat sebesar US$ 14,69 miliar, sedikit lebih rendah 1,40% QtQ (quarter to quarter/ kuartalan) dibandingkan surplus dagang kuartal III-2022 sebesar US$ 14,90 miliar,” ujar Banjaran kepada Kontan.co.id, Jumat (3/2).

Sementara dari sisi konsumsi, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) meningkat dari 117,20 pada akhir kuartal III-2022 (September) menjadi 119,90 pada akhir kuartal IV-2022 (Desember 2022).

Kemudian, Banjaran juga mencatat, Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia sedikit menurun dari 53,70 pada akhir kuartal III-2022 menjadi 50,90 pada akhir kuartal IV-2022. Namun, angka tersebut masih berada pada nilai yang positif untuk menunjang perekonomian.

Selain itu, daya beli masyarakat juga semakin membaik setelah mengabsorbsi efek kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi pada September 2022 lalu, di mana inflasi pada akhir kuartal IV-2022 sebesar 5,51% YoY sudah membaik jika dibandingkan dengan akhir kuartal III-2022 yang sebesar 5,95%.

Selain didorong oleh faktor konsumsi dan ekspor, Banjaran juga menyampaikan bahwa efek musiman seperti perayaan natal dan tahun baru (Nataru) serta cuti dan libur sekolah juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2022.

Ia mengutip dari data Kementerian Perhubungan, terdapat 8,32 juta penumpang angkutan umum yang bepergian pada masa libur natura, yakni dari periode 19 Desember hingga 30 Desember 2022. Angka tersebut meningkat 41,59% jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang hanya 4,86 juta penumpang.

“Tetapi perlu diperhatikan bahwa pertumbuhan kuartal IV-2022 juga akan relatif lebih kecil dibandingkan kuartal III karena adanya high base effect dari pertumbuhan pada tahun sebelumnya,” katanya.

Lebih lanjut, Ia memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) riil untuk kuartal IV-2022 sebesar Rp 2.996,1 triliun, sehingga total PDB 2022 diramal sebesar Rp 11.686,2 triliun, atau meningkat 5,09% dibandingkan Rp 11.118,9 triliun pada 2021. [ad-sb]

Continue Reading

Ekonomi

Daftar Kenaikan Harga BBM di SPBU Pertamina Per 1 Februari 2023

Published

on

Ilustrasi SPBU PT Pertamina (Persero). (Foto/Ist)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – PT Pertamina (Persero) baru saja menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax turbo dan pertamina dex naik mulai hari ini, Rabu (1/2). Kenaikan di kisaran Rp800 hingga Rp1.000 per liter.

Dikutip dari situs resmi Pertamina, khusus di Jakarta, harga pertamax turbo naik Rp800 dari Rp14.050 ke Rp14.850 per liter. Sementara itu, harga pertamina dex naik Rp100 dari Rp16.750 menjadi Rp16.850 per liter.

Adapun harga pertamax dari Pertamina tetap Rp12.800 per liter, pertalite Rp10 ribu per liter, dan solar subsidi Rp6.800 per liter.

Kenaikan harga BBM tidak hanya dilakukan oleh Pertamina. Shell tercatat menaikkan harga Shell Super RON 92 dari Rp13.030 menjadi Rp13.950 per liter. Kemudian, harga Shell V-power RON 95 juga naik dari Rp13.810 per liter menjadi Rp14.620 per liter.

Selanjutnya, harga Shell V-Power Diesel juga menanjak dari Rp16.890 menjadi Rp16.980 per liter dan Shell V-Power Nitro+ naik dari Rp14.180 menjadi Rp14.980 per liter.

SPBU Vivo juga tercatat menaikkan harga per hari ini. Mengutip detikcom, harga Revvo 90 naik Rp1.910 menjadi Rp13.710 per liter.

Harga Revvo 92 juga naik Rp1.000 dari Rp12.800 menjadi Rp13.800 per liter. Begitu pun Revvo 95 yang harganya terangkat dari Rp13.600 menjadi Rp14.470 per liter.

Senada, BP juga mengerek harga BP 90 dari Rp12.950 menjadi Rp13.860 per liter. Lalu, harga BP 92 naik dari Rp13.030 menjadi Rp13.950 per liter dan BP Ultimate naik dari Rp13.810 menjadi Rp14.620 per liter.

Di sisi lain, BP menurunkan harga BP Diesel dari Rp16.310 menjadi Rp16.260 per liter.

Berikut harga BBM terbaru di sejumlah SPBU di DKI Jakarta pada awal pekan ini:

Pertamina

– Pertalite: Rp10 ribu per liter

– Pertamax: Rp12.800 per liter

– Pertamax Turbo: Rp14.850 per liter

– Pertamina Dex: Rp16.850 per liter

– Dexlite: Rp16.150 per liter

– Solar: Rp6.800 per liter

BP

– BP 90: Rp13.860 per liter

– BP 92: Rp13.950 per liter

– BP diesel: Rp16.260 per liter

Shell

– Shell Super: Rp13.950 per liter

– Shell V-Power: Rp14.620 per liter

– Shell V-Power Diesel: Rp16.980 per liter

– Shell V-Power Nitro+: Rp 14.980 per liter

Vivo

-Revvo 90: Rp13.710 per liter

-Revvo 92: Rp13.800 per liter

-Revvo 95: Rp14.470 per liter

[ad-sb]

Continue Reading

Business

Nutriville Hadir Dengan Son Ye Jin Sebagai Brand Ambassador

Published

on

Dari kiri ke kanan: dr. Yohan Samudra, Sp.GK selaku Nutritionist and Health Expert, Son Ye Jin selaku Brand Ambassador NutriVille, dan Ricky Suhendar selaku Chief Marketing Officer PT Asia Health Energi Beverages. (Foto//Ist) 

SuaraBorneo.com – Hari ini PT Asia Health Energi Beverage (AHEB) resmi meluncurkan NutriVille, minuman kolagen terbaru, yang membantu dukung kesehatan kulit dan tubuh. NutriVille menggandeng bintang besar dari Korea Selatan, Son Ye Jin, sebagai Brand Ambasador agar dapat menginspirasi banyak wanita Indonesia dalam merawat diri. Hadir dalam konferensi pers hari ini Ricky Suhendar selaku Chief Marketing Officer PT AHEB, Son Ye Jin sebagai Brand Ambasador NutriVille, dan dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K, (5/1/23).

Kolagen adalah protein struktural utama dalam jaringan ikat dan komponen matriks jaringan ekstraseluler, yang ada dalam pembentukan fibroblas, keratinosit, melanosit, dan sel khusus sistem kekebalan kulit di tubuh manusia. Kolagen merupakan 25% hingga 30% dari semua protein dalam tubuh, banyak terdapat pada kulit, rambut, tendon, tulang rawan, dan tulang. Aksi ganda kolagen pada kulit adalah menyediakan komponen building blocks untuk kulit (dan elastin), serta mengikat reseptor di fibroblas yang terletak lapisan dermal untuk merangsang sintesis kolagen serta asam hialuronat.

Namun faktanya, kemampuan tubuh manusia memproduksi kolagen menurun dratis seiring usia dan beberapa faktor eksternal dari gaya hidup, seperti merokok, kurang tidur, kurang gizi, paparan sinar matahari, dan lainnya. Berkurangnya kuantitas dan kualitas elastin dan kolagen pada daerah dermis membuat kekenyalan kulit menurun sehingga tampak “kosong” atau “longsor”, bertambahnya kerutan, hilangnya elastisitas, dan perubahan warna kulit.

“Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa asupan minuman kolagen dapat membantu meningkatkan jumlah kolagen pada tubuh. Tampak pada penggunaan 2.5 g kolagen peptide setiap hari, selama 60 – 90 hari dapat membantu memperbaiki hidrasi dan elastisitas dan mengurangi kerutan, meningkatkan bioaktifitas fibroblast dan sintesis kolagen, melindungi fungsi sel dari efek berbahaya UVA, menyehatkan saluran pencernaan, hingga dapat memperbaiki kondisi sarcopenia, radang sendi, penyembuhan luka, dan menambah imun tubuh,” terang dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K.

Studi tahun 2019 dari 11 penelitian dengan total 805 pasien menggunakan kolagen hidrolisat, 2,5g-10g/hari, selama 8-24 minggu, untuk pengobatan ulkus dekubitus, xerosis, penuaan kulit, dan selulit. Dua penelitian lain menggunakan kolagen tripeptida, 3g/hari selama 4 hingga 12 minggu. Suplemen kolagen oral tampak berefek dalam penyembuhan luka juga penuaan kulit dengan meningkatkan elastisitas kulit, hidrasi dan kepadatan kolagen kulit. Studi lainnya, yaitu studi meta-analisis tahun 2021 dengan total 1.125 peserta berusia antara 20 dan 70 tahun (95% wanita) menunjukkan suplementasi kolagen terhidrolisis meningkatkan hidrasi kulit, elastisitas, dan mengurangi kerutan selama konsumsi 90 hari.

“Setiap minuman kolagen harus disertai dengan kandungan vitamin C guna membantu penyerapan kolagen yang lebih cepat pada kulit,” tutup dr. Yohan.

“PT AHEB telah secara konsisten menghadirkan inovasi produk-produk minuman berkualitas yang dibutuhkan masyarakat luas. NutriVille hadir karena kami memahami pada usia tertentu banyak wanita mulai khawatir dengan penampilan kulit yang menurun seperti kerutan dan kusam. Proses penuaan memang tidak bisa dihindari, namun bisa diperlambat prosesnya dengan gaya hidup yang tepat. Sekarang semua wanita Indonesia bisa merasakan manfaat NutriVille setiap hari untuk jaga penampilan kulit mereka,” papar Ricky Suhendar, Chief Marketing Officer PT AHEB.

Satu kaleng NutriVille mengandung 500 mg kolagen yang aman dikonsumsi setiap hari untuk menjaga kulit tetap kenyal dan awet muda. Terdapat juga kandungan Vitamin C sebanyak 90 mg yang berfungsi untuk percepat penyerapan kolagen di kulit. Kandungan kalori pada NutriVille juga rendah yaitu hanya 45 kkal per kaleng. Ditambah lagi NutriVille menggunakan kemasan dapat didaur ulang, menjadikannya ramah lingkungan.

NutriVille memilih Son Ye jin menjadi Brand Ambasador karena reputasi baik aktris cantik itu dalam menerapkan gaya hidup sehat yang holistik dalam merawat diri. “Son Ye Jin sangat menginspirasi banyak fans wanitanya untuk hidup sehat. Konsistensi kesuksesan karirnya selama hampir 2 dekade berkarya sama dengan konsiten kecantikannya walau bertambah usia. Son Ye Jin merupakan personifikasi dari NutriVille yang ingin mengajak wanita Indonesia untuk rajin merawat diri sehingga dapat selalu percaya diri dan berkarya,” imbuh Ricky.

Son Ye jin menyampaikan kebanggaan menjadi Brand Ambassador NutriVille, dimana ini merupakan kesempatan pertamanya menjadi wajah bagi sebuah brand Indonesia.

“Bagi saya merawat diri itu penting sekali sebagai langkah awal menyatangi diri kita yang seutuhnya. Karena itu penting untuk olahraga, banyak minum air, menjalankan pola makan yang sehat, dan minum kolagen. Saya sudah merasakan keuntungan dari minum NutriVille dengan konsisten selama beberapa minggu. Saya sudah menyukai minum minumam kolagen dari muda, karena itu ketika NutriVille meminta saya untuk menjadi brand ambassador, saya merasa sangat senang. Pertama, saya percaya akan benefit kesehatan dari NutriVille Kedua saya juga senang bisa lebih dekat dengan para penggemar saya di Indonesia,” ucap Son Ye Jin, Brand Ambasador NutriVille.

Saat ini NutriVille bisa didapatkan di beberapa market place, supermarket besar dan kecil di pulau Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Untuk info lebih lanjut mengenai NutriVille dapat mengunjungi akun Instagram resmi @Nutrivilleid. [ad-sb]

Continue Reading

Jakarta

Rayakan 365 Hari Pasca Merger IOH Baik Untuk Industri dan Indonesia

Published

on

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha. (Foto/Ist) 

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) merayakan 365 hari pascamergernya pada hari ini. Sejak resmi beroperasi pada 4 Januari 2022, IOH lahir dengan tujuan lebih besar yaitu menghubungkan dan meberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital bangsa. Selama kurun waktu tersebut, IOH terus membuktikan diri menjadi pendukung utama pertumbuhan tren industri telekomunikasi dan PDB Indonesia.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan “365 hari telah kami lalui dan banyak inisiatif yang telah dilakukan dalam upaya memenuhi tujuan besar IOH. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan semua pihak sehingga IOH dapat menjadi bagian utama dalam meningkatkan pertumbuhan industri dan ekonomi Indonesia. Ini merupakan awal yang baik bagi perjalanan IOH ke depan, dan kami akan terus berfokus untuk menghadirkan pengalaman yang mengesankan bagi pelanggan.”

Untuk menandai momen spesial ini, IOH meluncurkan hasil riset berjudul Empowering Indonesia 2023, laporan komprehensif yang mengulas pilar ekonomi digital Indonesia dan peran teknologi dalam mempercepat pertumbuhan di masa depan. Pada kesempatan yang sama, IOH juga menyajikan kembali berbagai inisiatif dalam menjalankan misinya untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia. Bekerja sama dengan lembaga riset, twimbit, hasil riset ini dapat menjadi salah satu referensi dalam mengeskplorasi berbagai potensi untuk mempercepat transformasi digital Indonesia.

“Teknologi digital diyakini dapat mendukung pertumbuhan PDB Indonesia, di mana penetrasi internet juga terus meningkat dengan proyeksi ekonomi digital akan

berkontribusi sekitar 14% terhadap PDB di tahun 2027. IOH bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan memiliki komitmen untuk terus memainkan peran penting dalam mengakselerasi agenda nasional transformasi digital yang berujung pada kontribusi meningkatkan ekonomi digital Indonesia,” ujar Vikram.

Hasil riset Empowering Indonesia 2023 berisikan lanskap ekonomi digital Indonesia, pendorong pertumbuhan ekonomi digital, pilar dari ekonomi digital, teknologi yang mempercepat transformasi, serta yang terpenting, bagaimana IOH memberdayakan masyarakat Indonesia. Hasil riset tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bagi seluruh pelaku industri telekomunikasi digital untuk bergotong royong mewujudkan visi Indonesia 2045.

Terdapat tujuh pendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di antaranya potensi pedesaan yang belum tergarap, pertumbuhan kelas menengah akibat manfaat ekonomi yang meningkat, revolusi besar UMKM, membawa usaha menengah dan besar ke masa depan, menginspirasi inovasi digital yang tersebar luas dengan startup teknologi, perubahan lanskap digitalisasi nasional, dan membangun fondasi ekonomi digital yang lebih kuat dengan talenta digital. Informasi lebih detail mengenai hasil riset Empowering Indonesia 2023 dapat dilihat di ioh.co.id/EmpoweringIndonesia2023.

“Mendorong ekonomi digital Indonesia membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak dan IOH ingin terus menjadi agen kolaborator utama untuk saat ini dan di masa depan. Mari bersama-sama bergotong royong untuk mewujudkan impian dan cita- cita setiap orang Indonesia,” pungkas Vikram. [ad/rls]

Continue Reading

Jakarta

Evaluasi Harga Berkala, Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series Per 3 Januari

Published

on

Menteri BUMN Erick Thohir, bersama Menteri Keuangan dan Direktur Utama Pertamina. (Foto/Ist) 

JAKARTA, SuaraBorneo.com – PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading Pertamina, kembali melakukan penyesuaian harga jual produk-produk BBM non subsidi atau jenis bahan bakar umum (JBU). Harga baru yang berlaku per 3 Januari 2023 pukul 14.00 WIB. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir, pada Selasa (3/1) pagi.

“Diputuskan hari ini harga Pertamax disesuaikan dari Rp 13.900 per liter menjadi Rp 12.800. Dibutuhkan koordinasi dan proses waktu dengan berbagai stakeholder, untuk melakukan penyesuaian harga, karena Pertamina bisnisnya luas dari hulu ke hilir, tidak seperti perusahaan yang hanya mengelola 5 pom bensin. Hal ini perlu dilakukan karena pemerintah harus ada dan mendukung ekonomi masyarakat,” jelas Erick saat melakukan peninjauan di salah satu SPBU Pertamina di jalan MT Haryono, Jakarta Selatan.

Untuk produk jenis gasoline (bensin), Pertamax (RON 92) disesuaikan menjadi Rp 12.800 per liter, dari sebelumnya Rp 13.900. Pertamax Turbo (RON 98), kembali disesuaikan menjadi Rp 14.050 per liter. Turun harga dari yang sebelumnya Rp 15.200 sejak penyesuian harga terakhir dilakukan pada 1 Desember 2022 lalu.

Kemudian untuk produk jenis gasoil (diesel) yakni Dexlite (CN 51), disesuaikan menjadi Rp 16.150 per liter. Turun dari sebelumnya Rp 18.300. Sedangkan Pertamina Dex (CN 53) mengalami penyesuian menjadi Rp 16.750 per liter dari sebelumnya Rp 18.800. Harga baru ini berlaku untuk propinsi dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5% seperti di wilayah DKI Jakarta.

Erick menjelaskan, bahwa harga BBM non subsidi bersifat fluktuatif, sehingga dievaluasi secara berkala mengikuti tren dan mekanisme pasar. Pertamina melakukan penyesuaian harga mengikuti tren harga minyak dunia dan harga rata-rata publikasi minyak.

“Pada dasarnya, harga BBM non subsidi sudah seyogya-nya harga pasar, namun untuk membuktikan bahwa pemerintah hadir, maka pada kebijakan sebelumnya ketika harga minyak dunia tinggi pemerintah meminta Pertamina untuk tidak menaikan harga. Sehingga saat ini, ketika harga minyak dunia di level USD 79 per barel, saya bersama Menteri ESDM, Menteri Keuangan dan Direktur Utama Pertamina akhirnya menggelar rapat untuk memproyeksikan dan menentukan harga BBM yang baru ke masyarakat,” tambah Erick.

Adapun harga baru per 3 Januari 2022 ini sudah sesuai dengan penetapan harga yang diatur dalam Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidi.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, Pertamina berkomitmen penuh untuk menyediakan dan menyalurkan BBM berdasarkan prinsip Availability, Accessibility, Affordability, Acceptability dan Sustainability.

“Melalui Subholding Commercial & Trading Pertamina Patra Niaga, kami terus berkomitmen menyediakan pasokan produk BBM berkualitas diseluruh wilayah Indonesia. Tidak hanya di kota-kota besar namun ke seluruh pelosok negeri, dengan harga yang kompetitif,” ungkap Nicke.

Selain itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution menambahkan, pihaknya turut memberikan apresiasi dan keuntungan untuk konsumen Pertamina yang setiap menggunakan produk-produk BBM berkualitas seperti Pertamax dan Dex Series.

“Hingga 8 Januari 2023, khusus pembelian produk Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite minimum 200 ribu rupiah menggunakan aplikasi MyPertamina dengan metode pembayaran LinkAja, konsumen berkesempatan mendapatkan cashback saldo hingga 10 ribu rupiah,” tambah Alfian.

Untuk informasi mengenai seluruh harga produk Pertamina terbaru, maupun promo MyPertamina yang sedang berlangsung, masyarakat dapat mengakses halaman website https://mypertamina.id/fuels-harga atau menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135. [ad/rls]

Continue Reading

Jakarta

Sinergi Jaga Stabilitas Dan Pemulihan, BI 7-Day Reverse Repo Naik 25 BPS Jadi 5,50%

Published

on

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo bersama KPw Provinsi. (Foto/Ist)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Desember 2022 memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,25%. Keputusan kenaikan suku bunga yang lebih terukur tersebut sebagai langkah lanjutan untuk secara front loaded, pre-emptive, dan forward looking memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi sehingga inflasi inti tetap terjaga dalam kisaran 3,0±1%. Kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah terus diperkuat untuk mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation) di samping untuk memitigasi dampak rambatan dari masih kuatnya dolar AS dan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Menegaskan arah bauran kebijakan Bank Indonesia tahun 2023 sebagaimana disampaikan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022 tanggal 30 November 2022, kebijakan moneter tahun 2023 akan tetap difokuskan untuk menjaga stabilitas (“pro-stability”) sementara kebijakan makroprudensial, digitalisasi sistem pembayaran, pendalaman pasar uang, serta program ekonomi dan keuangan inklusif dan hijau terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan (“pro-growth”).
Sehubungan dengan itu, Bank Indonesia terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan momentum pemulihan ekonomi sebagai berikut:
1. Memperkuat operasi moneter melalui kenaikan struktur suku bunga di pasar uang sesuai dengan kenaikan suku bunga BI7DRR tersebut di atas;
2. Memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi, terutama imported inflation, melalui intervensi di pasar valas dengan transaksi spot, Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian/penjualan Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder;
3. Melanjutkan penjualan/pembelian SBN di pasar sekunder untuk memperkuat transmisi kenaikan BI7DRR dalam meningkatkan daya tarik imbal hasil SBN bagi masuknya investor portofolio asing guna memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah;
4. Menerbitkan instrumen operasi moneter (OM) valas yang baru untuk mendorong penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE), khususnya dari ekspor Sumber Daya Alam (SDA), di dalam negeri oleh bank dan eksportir untuk memperkuat stabilisasi, termasuk stabilitas nilai tukar Rupiah dan pemulihan ekonomi nasional. Instrumen OM Valas tersebut dilakukan dengan imbal hasil yang kompetitif berdasarkan mekanisme pasar yang transparan disertai dengan pemberian insentif kepada bank;
5. Memperkuat kebijakan makroprudensial yang akomodatif, inklusif, dan berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan kredit/pembiayaan perbankan, khususnya kepada sektor-sektor prioritas yang belum pulih, Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan kredit/pembiayaan hijau, dalam rangka mendukung pemulihan perekonomian melalui penyempurnaan ketentuan insentif GWM, berlaku sejak 1 April 2023, mencakup: (Lampiran 1)
a. Reklasifikasi 46 subsektor prioritas 3 (tiga) kelompok sektor usaha yaitu kelompok yang berdaya tahan (Resilience), kelompok penggerak pertumbuhan (Growth Driver), dan kelompok penopang pemulihan (Slow Starter), sesuai kondisi terkini dengan mempertahankan threshold pertumbuhan kredit/pembiayaan yang mendapatkan insentif untuk Slow Starter tetap minimal 1%, serta meningkatkan threshold untuk kelompok Resilience dan Growth Driver dari semula minimal 1% menjadi masing-masing minimal 5% dan 3%.
b. Peningkatan dua kali lipat besaran insentif GWM kepada bank penyalur KUR dan kredit UMKM menjadi paling besar 1% disertai dengan penambahan kelompok bank berdasarkan pencapaian Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM), yaitu di atas 30% – 50%, dan di atas 50%.
c. Pemberian insentif terhadap penyaluran kredit/pembiayaan hijau yaitu kredit/pembiayaan properti dan/atau kendaraan bermotor berwawasan lingkungan paling besar 0,3%.
d. Peningkatan besaran total insentif GWM yang dapat diterima bank dari sebelumnya paling besar 200bps menjadi paling besar 280bps.
6. Melanjutkan kebijakan transparansi suku bunga dasar kredit (SBDK) dengan fokus pada respons suku bunga perbankan terhadap suku bunga kebijakan (Lampiran 2);
7. Memperkuat kebijakan sistem pembayaran untuk meningkatkan efisiensi dalam rangka menjaga momentum pemulihan ekonomi dengan:
a. Melanjutkan kebijakan kartu kredit dengan:
1. Mempertahankan batas maksimum suku bunga kartu kredit 1,75% per bulan.
2. Memperpanjang masa berlaku kebijakan batas minimum pembayaran oleh pemegang kartu kredit 5% dari total tagihan dari semula 31 Desember 2022 menjadi 30 Juni 2023.
3. Memperpanjang masa berlaku kebijakan nilai denda keterlambatan pembayaran kartu kredit sebesar 1% atau maksimal Rp100.000,00 dari semula 31 Desember 2022 menjadi 30 Juni 2023.
b. Memperpanjang masa berlaku Merchant Discount Rate (MDR) QRIS untuk merchant kategori Usaha Mikro (UMI) sebesar 0% dari semula 31 Desember 2022 menjadi 30 Juni 2023.
c. Melanjutkan masa berlaku kebijakan tarif SKNBI sebesar Rp1 dari Bank Indonesia ke bank dan maksimum Rp2.900 dari bank kepada nasabah dari semula 31 Desember 2022 menjadi 30 Juni 2023.
8. Menempuh langkah strategis untuk memastikan kelancaran sistem pembayaran nasional mengantisipasi Natal dan Tahun Baru dengan:
a. Memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
b. Menjaga keberlangsungan operasional sistem pembayaran yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia dan industri sistem pembayaran.
9. Memperkuat kerja sama internasional dengan bank sentral dan otoritas negara mitra lainnya, serta fasilitasi penyelenggaraan promosi investasi dan perdagangan di sektor prioritas bekerja sama dengan instansi terkait. Selain itu, Bank Indonesia berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait untuk menyukseskan Keketuaan ASEAN 2023 khususnya melalui jalur keuangan.

Koordinasi kebijakan dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan mitra strategis juga terus diperkuat. Dalam kaitan ini, koordinasi dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) terus dilanjutkan melalui penguatan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah. Sinergi kebijakan antara Bank Indonesia dengan kebijakan sektor Pemerintah dan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus diperkuat dalam rangka menjaga stabilitas makroekonomi dan sektor keuangan, mendorong kredit/pembiayaan kepada dunia usaha pada sektor-sektor prioritas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan ekspor, serta meningkatkan ekonomi dan keuangan inklusif dan hijau.

Perekonomian global menurun disertai dengan ketidakpastian yang masih tinggi. Pertumbuhan ekonomi global 2023 masih melambat sebagaimana prakiraan, dengan risiko resesi yang tinggi di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Perlambatan ekonomi global tersebut dipengaruhi oleh fragmentasi ekonomi, perdagangan dan investasi akibat ketegangan politik yang berlanjut serta dampak pengetatan kebijakan moneter yang agresif di negara maju. Bank Indonesia memprakirakan ekonomi dunia tumbuh sebesar 3,0% pada 2022 dan menurun menjadi 2,6% pada 2023. Sementara itu, tekanan inflasi masih tinggi, meskipun mulai melandai, dipengaruhi berlanjutnya gangguan rantai pasokan dan ketatnya pasar tenaga kerja terutama di AS dan Eropa. Inflasi yang masih tinggi mendorong kebijakan moneter global tetap ketat. The Fed diprakirakan akan menaikkan Fed Funds Rate hingga awal 2023 dengan siklus pengetatan kebijakan moneter yang panjang, meskipun dengan besaran yang lebih rendah. Perkembangan ini mendorong tetap kuatnya mata uang dolar AS dan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global yang kemudian berdampak pada belum kuatnya aliran modal masuk ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi domestik Indonesia tetap baik. Permintaan domestik tetap berdaya tahan dipengaruhi oleh daya beli masyarakat dan keyakinan pelaku ekonomi yang tetap terjaga. Perkembangan ini tercermin pada berbagai indikator bulan November 2022 dan hasil survei Bank Indonesia terakhir, seperti keyakinan konsumen, penjualan eceran, dan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur. Sementara itu, kinerja ekspor diprakirakan tetap kuat, khususnya didorong ekspor batu bara, CPO, besi dan baja, serta ekspor jasa, seiring permintaan beberapa mitra dagang utama yang masih kuat serta dampak positif kebijakan yang ditempuh Pemerintah. Secara spasial, kinerja positif ekspor ditopang terutama didorong Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), yang tetap tumbuh kuat. Pertumbuhan ekonomi yang tetap baik sejalan dengan perkembangan dari sisi lapangan usaha dimana sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Industri Pengolahan, serta Transportasi dan Pergudangan tumbuh cukup kuat. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2022 diprakirakan tetap bias ke atas dalam kisaran proyeksi Bank Indonesia pada 4,5-5,3%. Pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi diprakirakan tetap kuat meskipun sedikit melambat sejalan dengan perlambatan ekonomi global ke titik tengah kisaran 4,5-5,3%.

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap kuat sehingga mendukung ketahanan eksternal. Transaksi berjalan triwulan IV 2022 diprakirakan kembali mencatatkan surplus sejalan dengan kinerja neraca perdagangan yang tetap baik. Neraca perdagangan November 2022 mencatat surplus sebesar 5,2 miliar dolar AS, didukung oleh kinerja ekspor komoditas utama. Aliran masuk modal asing di investasi portofolio secara perlahan mulai terjadi pada November-Desember 2022, meskipun secara triwulanan hingga 20 Desember 2022 masih tercatat net outflows sebesar 0,4 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir November 2022 meningkat dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya, dan tercatat sebesar 134,0 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 5,9 bulan impor atau 5,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Secara keseluruhan 2022, kinerja NPI diprakirakan tetap terjaga didukung surplus transaksi berjalan berada dalam kisaran 0,4 – 1,2% dari PDB sejalan permintaan eksternal dan harga komoditas global yang masih tinggi, dan kinerja neraca transaksi modal dan finansial yang tetap baik terutama dalam bentuk PMA. Di tengah risiko ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi, kinerja NPI pada 2023 juga diprakirakan tetap baik ditopang oleh surplus neraca transaksi modal dan finansial serta transaksi berjalan yang solid dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB.

Dengan langkah-langkah stabilisasi Bank Indonesia, stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga di tengah masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Tekanan nilai tukar Rupiah pada November-Desember 2022 berkurang dipengaruhi aliran masuk modal asing yang terjadi di pasar SBN serta langkah-langkah stabilisasi yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Perkembangan nilai tukar Rupiah tersebut cukup positif di tengah dolar AS yang masih kuat dan ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi. Indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY) tercatat masih tinggi di level 104,16 pada 21 Desember 2022. Dengan perkembangan tersebut, nilai tukar Rupiah sampai dengan 21 Desember 2022, terdepresiasi 8,56% (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2021. Depresiasi nilai tukar Rupiah tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara lain di kawasan, seperti Tiongkok 8,96% (ytd) dan India 10,24% (ytd). Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah agar sejalan nilai fundamentalnya untuk mendukung upaya pengendalian inflasi dan stabilitas makroekonomi.

Ekspektasi inflasi dan inflasi secara bulanan terus menurun dan lebih rendah dari prakiraan awal, meskipun masih tinggi. Inflasi IHK November 2022 tercatat lebih rendah dari prakiraan dan inflasi bulan sebelumnya, meski masih tinggi sebesar 5,42% (yoy) dan di atas sasaran 3,0±1%. Inflasi kelompok volatile food juga turun menjadi 5,70% (yoy) baik secara nasional maupun di sebagian besar wilayah Indonesia, didukung sinergi dan koordinasi kebijakan yang erat antara Pemerintah (Pusat dan Daerah), Bank Indonesia, dan para mitra strategis melalui TPIP-TPID dan GNPIP. Inflasi administered prices juga tercatat turun menjadi sebesar 13,01% (yoy) sejalan dengan menurunnya tarif angkutan udara dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi. Sementara itu, inflasi inti kembali menurun menjadi 3,30% (yoy), dipengaruhi oleh dampak lanjutan penyesuaian harga BBM terhadap inflasi inti yang terbatas dan tekanan inflasi dari sisi permintaan yang belum kuat. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat respons kebijakan guna memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi sehingga inflasi inti tetap terjaga dalam kisaran 3,0±1%.

Likuiditas perbankan dan perekonomian masih memadai untuk mendorong peningkatan kredit/pembiayan dan pemulihan ekonomi lebih lanjut. Pada November 2022, rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tetap tinggi, mencapai 30,42%, sehingga mendukung ketersediaan dana bagi perbankan untuk penyaluran kredit/pembiayaan bagi dunia usaha. Hal ini sejalan dengan stance kebijakan likuiditas yang akomodatif oleh Bank Indonesia. Likuiditas perekonomian juga tetap sejalan dengan kegiatan ekonomi, tercermin pada uang beredar dalam arti sempit (M1) dan luas (M2) yang tumbuh masing-masing sebesar 11,7% (yoy) dan 9,5% (yoy). Sementara itu, sejalan pelaksanaan Kesepakatan Bersama (KB) Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia melanjutkan pembelian SBN di pasar perdana dalam rangka program pemulihan ekonomi nasional serta pembiayaan penanganan kesehatan dan kemanusiaan guna penanganan dampak pandemi Covid-19. Secara keseluruhan tahun 2022, hingga 21 Desember 2022, Bank Indonesia telah melakukan pembelian SBN sebesar Rp144,53 triliun yang terdiri dari pelaksaan KB I sebesar Rp49,11 triliun dan KB III sebesar Rp95,42 triliun. Sesuai KB III, Bank Indonesia juga masih akan melakukan pembelian SBN di pasar perdana sebesar Rp128,58 triliun untuk pendanaan anggaran kesehatan dan kemanusiaan dalam APBN 2022.

Suku bunga perbankan juga masih kondusif mendukung pemulihan ekonomi. Di pasar uang, suku bunga IndONIA pada 21 Desember 2022 naik 200 bps dibandingkan akhir Juli 2022 menjadi sebesar 4,80%, sejalan dengan kenaikan BI7DRR dan penguatan strategi operasi moneter Bank Indonesia. Imbal hasil SBN tenor jangka pendek meningkat 59 bps, sementara imbal hasil SBN tenor jangka panjang tetap terkendali. Sementara itu, kenaikan suku bunga perbankan, baik suku bunga dana maupun suku bunga kredit, lebih terbatas. Suku bunga deposito 1 bulan pada November 2022 tercatat 3,72% atau meningkat 83 bps dibandingkan dengan level Juli 2022, sementara suku bunga kredit November 2022 tercatat 9,11% atau meningkat 17 bps dibandingkan dengan level Juli 2022. Kenaikan suku bunga perbankan yang terbatas tersebut dipengaruhi likuiditas yang masih longgar. Ke depan, Bank Indonesia akan terus mendorong perbankan untuk membentuk suku bunga kredit yang efisien, akomodatif, dan kompetitif yang dapat mendukung pemulihan ekonomi.

Intermediasi perbankan terus membaik didorong peningkatan dari sisi permintaan dan penawaran. Pertumbuhan kredit pada November 2022 tercatat sebesar 11,16% (yoy), ditopang oleh pertumbuhan positif di seluruh jenis kredit dan mayoritas sektor ekonomi. Pemulihan intermediasi juga terjadi pada perbankan syariah, dengan pertumbuhan pembiayaan sebesar 23,5% (yoy). Di segmen UMKM, pertumbuhan kredit UMKM pada November 2022 tercatat cukup tinggi sebesar 18,13% (yoy). Di sisi penawaran, perbaikan intermediasi perbankan didukung likuiditas perbankan yang memadai dan standar penyaluran kredit/pembayaan yang tetap longgar. Sementara dari sisi permintaan, kenaikan kredit/pembiayaan ditopang oleh permintaan korporasi dan konsumsi rumah tangga yang tetap baik. Secara keseluruhan, perkembangan intermediasi perbankan yang positif ini turut mendukung pemulihan ekonomi.

Ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, tetap terjaga baik dari sisi permodalan maupun likuiditas. Permodalan perbankan tetap kuat dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio /CAR) Oktober 2022 tetap tinggi sebesar 25,08%. Seiring dengan kuatnya permodalan, risiko tetap terkendali yang tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan /NPL) pada Oktober 2022 yang tercatat 2,72% (bruto) dan 0,78% (neto). Likuiditas perbankan pada November 2022 tetap terjaga didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 8,80% (yoy). Hasil simulasi Bank Indonesia menunjukkan bahwa ketahanan perbankan masih terjaga. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan KSSK dalam memitigasi berbagai risiko makroekonomi domestik dan global yang dapat mengganggu ketahanan sistem keuangan.

Bank Indonesia terus mendorong peningkatan efisiensi sistem pembayaran melalui penguatan kebijakan dan akselerasi digitalisasi untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi. Transaksi ekonomi dan keuangan digital meningkat ditopang oleh naiknya akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, luasnya dan mudahnya sistem pembayaran digital, serta cepatnya digital banking. Nilai transaksi uang elektronik (UE) pada November 2022 tumbuh 12,84% (yoy) mencapai Rp35,3 triliun sedangkan nilai transaksi digital banking meningkat 13,88% (yoy) menjadi Rp4.561,2 triliun sejalan dengan normalisasi mobilitas masyarakat. Selain itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit juga meningkat 16,85% (yoy) menjadi Rp664,9 triliun. Sementara itu, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada November 2022 meningkat 7,77% (yoy) mencapai Rp935,2 triliun. Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI serta memastikan kelancaran sistem pembayaran nasional mengantisipasi Natal dan Tahun Baru. [ad/rls-bi]

Continue Reading

Umum

Populer