Connect with us
FILE-MASAK-LOGO-SB-5

Bengkayang

Pandemi Covid-19, Jurnalis Beri Pelatihan UMKM untuk Strategi Pemasaran Online

Published

on

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tengah bergeliat di Desa Subgai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang. Guna mengatur strategi pemasaran lewat online dari berbagai aplikasi dan platform sosial media saat ini.

Pemasaran sistem online tersebut terus digencarkan sebagai langkah yang dinilai lebih efektif di situasi pandemi covid-19 melanda.

Salah satunya Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Bengkayang saat ini tengah mengembangkan UMKM di Kabupaten Bengkayang lewat UMKM kelompok perempuan.

Kepala Desa Sungai Duri, Reza Herlambang mengatakan, untuk mendukung UMKM diwilayah Desa Sungai Duri. Pihaknya telah mengambil langkah inisiatif menyediakan galeri dan produk khas Bengkayang.

“Kita sediakan tempatnya, kemudian kreatifitas dan inovasi UMKM akan disalurkan ditempat tersebut,”terangnya. Senin (13/9/2021).

Kata Reza, UMKM setempat terus berjuang menampilkan berbagai jenis produk usaha, termasuk di sektor kuliner bernilai ekonomis di masa pandemi.

Tak hanya itu, pengadaan berbagai pelatihan juga disokong. Salah satunya manajemen pemasaran lewat aplikasi online. Marketplace Facebook misalnya.

“Kita adakan pelatihan strategi marketing online, agar masyarakat segmen pasarnya beragam, tak hanya andalkan lapak,”tegasnya.

Ditambahkannya, kegiatan tersebut didorong agar produk UMKM tetap mampu bersaing dan menjadi percontohan di era digitalisasi pada masa pandemi covid-19.

Situasi pandemi covid-19 berpengaruh sangat besar pada perekonomian keluarga. Baik finansial bahkan pendapatan penghasilan menurun. Tak jarang peralihan profesi dilakukan untuk bertahan menyambung hidup dikala pandemi.

Kabid Koperasi dan UMKM Kabupaten Bengkayang. Yustina Ita Wurni mendorong kaum perempuan lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan peluang usaha, serta memanfaatkan potensi yang ada lingkungan disekitar.

Dikatakan Yustina, Kelompok Perempuan diharapkan mampu mendukung selain berperan dalam urusan keluarga juga bisa lebih aktif dalam mambantu ekonomi keluarga.

“Kaum perempuan mesti kreatif dan mahir melihat peluang usaha didepan mata,”ungkapnya selepes mengisi acara kegiatan pelatihan UMKM Perempuan.

Dirinya mengapreasiasi kegiatan pelatihan yang difasilitasi oleh pihak Desa Sungai Duri beserta Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) dan Program Citradaya Nita 2021, dalam memberikan pemahaman kepada Kelompok UMKM perempuan terhadap mekanisme strategi pemasaran online pada produk UMKM.

Hal itu dikatakannya, sangat penting dilakukan. Melihat segmentasi pasar online sangat menjanjikan. Tinggal bagaimana mengemas produk UMKM lebih menarik versi digital. Agar memikat konsumen.

“Saya mendorong kepada pemerintah daerah lain, untuk melakukan hal yang sama kepada masyarakat agar lebih produktif dan mampu memaksimalkan potensi daerah yang dimiliki,”ucapnya.

Dirinya menyampaikan, pihak Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bengkayang telah menyiapkan KUR yang berjumlah besar yaitu senilai 76,1 Milyar untuk Tahun 2021. Diimbaunya kepada masyarakat untuk segera memanfaatkan dana tersebut. Karena telah difasilitasi oleh pemerintah dalam mendorong UMKM di Kabupaten Bengkayang.

“Semoga UMKM di Kabupaten Bengkayang dapat tumbuh dan berkembang, sehingga mampu menopang perekonomian didaerah,” tutupnya. (RB)

 128 kali dilihat

Umum

Populer