JMSI Award Ajang Karya Jurnalistik Bertemakan “Bersemi Kala Pandemi” – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-12

Nasional

JMSI Award Ajang Karya Jurnalistik Bertemakan “Bersemi Kala Pandemi”

Published

on

BENGKULU, suaraborneo.com – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) secara resmi baru saja meluncurkan “JMSI AWARD” dengan tema “Bersemi Kala Pandemi”. JMSI Award adalah anugerah karya jurnalistik bagi insan pers dan media massa, yang diformat dalam bentuk lomba karya jurnalistik yang acara puncak atau malam penganugerahannya nanti dilaksanakan bertepatan dengan momentum peringatan HUT Provinsi Bengkulu ke-53.

Program ini diselenggarakan dalam rangka memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap insan pers dan media massa yang telah berkontribusi aktif mendukung laju pembangunan, perlawanan terhadap pandemi Covid-19, dan merawat bingkai kebhinekaan dalam proses berdemokrasi di tanah air.

JMSI Award merupakan program kolaborasi bersama segenap elemen bangsa yang peduli terhadap insan pers dan media massa, yang diinisiasi Pengurus Daerah (PengDa) JMSI Provinsi Bengkulu yang kemudian disetujui oleh Pengurus Pusat JMSI menjadi event nasional dan berkelanjutan. Ke depan, provinsi lain di Indonesia akan menjadi tuan rumah JMSI Award yang waktu penyelenggaraannya menyesuaikan HUT masing-masing provinsi.

Dalam konteks Kebengkuluan, Ketua JMSI Bengkulu Riki Susanto mengatakan, JMSI Award juga digelar lantaran minimnya ruang apresiasi yang diberikan kepada para wartawan yang telah berjibaku mendukung laju pembangunan.

 

“Berangkat dari keprihatinan bersama, secara lokal isunya bahwa kami melihat minimnya ruang apresiasi yang diberikan, baik dari lembaga pers itu sendiri maupun lembaga pemerintahan juga pihak swasta, ini latar belakang secara lokal. Secara nasional tentu ide besarnya kita ingin menciptakan ekosistem pers yang baik dan profesional,” katanya saat memimpin Press Conference Launching JMSI Award, Kamis, 30 September 2021 di Mercure Hotels Bengkulu.

Lanjut Riki, JMSI Award mengusung tema Bersemi Kala Pandemi, dengan harapan membangun kembali optimisme insan pers dan media massa yang telah porak-poranda dihantam pandemi Covid-19.

“Tujuannya tentu kita ingin semua insan pers kembali optimis untuk menghadapi sekaligus melewati pandemi Covid-19 beserta dampaknya ini,” tukasnya.

Ditambahkan Sekretaris JMSI Bengkulu Doni Supardi, baginya JMSI Award adalah pesta (party) bagi insan pers dan media massa setelah dalam kurun waktu kurang dari dua tahun terakhir terus berjibaku dengan kerja-kerja jurnalistiknya di tengah ancaman kesehatan akibat wabah, belum lagi ditambah terpuruknya perekonomian.

“Sederhananya kenapa kita menggagas JMSI Award, kita ingin ajang ini menjadi party-nya kita-kita para insan pers dan media massa, kalau politisi punya pesta lima tahunan lewat pesta demokrasinya, kita juga lewat ajang ini jadi pestanya kita-kita,”

“Kita sudah menentukan tema Bersemi Kala Pandemi, itu juga untuk memperkuat salah satu latar belakang kenapa kita menggelar JMSI Award, ya kondisi dalam dua tahun terakhir, karena mau tidak mau, suka tidak suka, saya banyak ngobrol dengan teman-teman wartawan ataupun pelaku pers lainnya, kita sangat terdampak Covid-19 ini, sangat-sangat terdampak, harapan kita melalui event ini kembali menumbuhkan semangat-semangat kita untuk kemudian kita berkarya,” tandas Doni.

Kawah Candradimuka Wartawan

Penyelenggaraan JMSI Award oleh JMSI diapresiasi Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) Ilham Bintang yang sekaligus menjadi salah satu Dewan Juri JMSI Award. Baginya ajang ini adalah kawah candradimuka bagi para wartawan untuk mengevaluasi diri.

“Saya senang sekali meski JMSI baru berusia dua tahun tapi sudah terpikir untuk memasuki program pelatihan ini, ya pelatihan, jadi lomba karya jurnalistik itu harap dibaca sebagai medan latihan, kawah candradimuka buat para wartawan untuk selalu mengukur dirinya, mengukur kemampuannya, dan mengoreksi apa-apa yang yang belum tepat atau yang belum benar dalam dunia jurnalisme,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menyebutkan, ajang JMSI Award menjadi penting karenanya harus terus digulirkan setiap tahunnya di provinsi yang berbeda. Dengan harapan tradisi pers yang taat kode etik dapat dilestarikan, pun tradisi membangun perusahaan pers yang sehat dapat terjaga.

Total Hadiah 150 Juta

Ketua Panitia Pelaksana JMSI Award Mahmud Yunus menginformasikan bahwa pihaknya telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp 150 juta dan award khusus pemenang pertama masing-masing kategori. Adapun kategori yang diperlombakan dibagi dalam dua kategori. Pertama, kategori utama yang terdiri dari Tajuk/Editorial, Indepth News, Feature, Foto, dan Video. Kedua, kategori khusus, merupakan anugerah khusus yang diberikan kepada Media Siber JMSI Terbaik, Media Siber Bengkulu Terbaik, dan Wartawan Bengkulu Terbaik.

“Khusus kategori atau anugerah khusus, poin pentingnya adalah keikutsertaan teman-teman wartawan atau media pada lima kategori utama. Sederhananya masing-masing wartawan atau media yang menjadi peserta berpeluang menyabet anugerah khusus tersebut apabila mengirimkan karya pada semua kategori utama. Kalau wartawan ya ikut di Indepth, Feature, Foto, dan Video. Kalau media, semuanya ikut, termasuk pada kategori tajuk,” jelasnya.

Berikut informasi selengkapnya:

JMSI AWARD
Anugerah Karya Jurnalistik

Tema: BERSEMI KALA PANDEMI

Kategori Utama:
1. Tajuk
2. Indepth News
3. Feature
4. Video
5. Foto

Kategori/Anugerah Khusus:
1. Media Siber JMSI Terbaik
2. Media Siber Bengkulu Terbaik
3. Wartawan Bengkulu Terbaik

Rincian Hadiah:

Tajuk
Juara I 10.000.000 + Sertifikat + Award
Juara II 7.500.000 + Sertifikat
Juara III 5.000.000 + Sertifikat

Indepth News
Juara I 12.500.000 + Sertifikat + Award
Juara II 10.000.000 + Sertifikat
Juara III 7.500.000 + Sertifikat

Feature
Juara I 7.500.000 + Sertifikat + Award
Juara II 5.000.000 + Sertifikat
Juara III 2.500.000 + Sertifikat

Foto
Juara I 5.000.000 + Sertifikat + Award
Juara II 4.000.000 + Sertifikat
Juara III 3.000.000 + Sertifikat
Juara Harapan I 2.000.000
Juara Harapan II 1.000.000

Video
Juara I 15.000.000 + Sertifikat + Award
Juara II 10.000.000 + Sertifikat
Juara III 5.000.000 + Sertifikat

Media Siber JMSI Terbaik 15.000.000 + Sertifikat + Award
Media Siber Bengkulu Terbaik 12.500.000 + Sertifikat + Award
Wartawan Bengkulu Terbaik Rp 10 Juta + Sertifikat + Award

Syarat dan Ketentuan:

1. Terbuka bagi seluruh insan pers dan media massa se-Indonesia
2. Karya yang dinilai adalah karya-karya yang sudah dipublikasikan, ditayangkan atau disiarkan mulai 1 Januari 2021. Periode pendaftaran dan pengiriman karya 1 s.d 31 Oktober 2021 (Tentative)
3. Karya pada seluruh kategori tidak bersambung/tidak berseri. Maksimal 5 karya per kategori serta wajib disertai sinopsis/cerita singkat mengenai isi dan proses pembuatannya
4. Karya dikirim ke jmsiaward@gmail.com dengan menyertakan salinan identitas diri (kartu pers), surat pengantar dari redaksi dan dilengkapi data diri (nama, alamat, dan nomor HP), sertifikat UKW dan Dewan Pers (jika ada), serta bukti tayang
5. Seluruh karya peserta akan di-repost ke laman resmi dan official platform digital JMSI dengan tetap mencantumkan sumber (nama media dan nama penulis)
6. Karya dinilai oleh Dewan Juri yang terdiri atas tokoh pers, pengamat, atau akademisi yang menguasai bidang jurnalistik sesuai kriteria penilaian dan bekerja secara profesional. Keputusan Dewan Juri tidak bisa diganggu gugat
7. Indikator penilaian untuk kategori khusus berdasarkan keikutsertaan pada lima kategori utama
8. Proses penjurian akan dilakukan sebelum Malam Penganugerahan JMSI AWARD. (ad-sb)

Nasional

Peluncuran Gernas BBI 2022: Presiden Joko Widodo Ajak Masyarakat Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri

Published

on

Wakil Menteri, Jerry Sambuaga menghadiri Peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2022 dengan tema “Laskar UMKM Bangka Belitung Mendunia” yang dibuka Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Pantai Tanjung Kelayang, Belitung, Bangka Belitung, Jumat (20/5/2022). (Foto: Kemendag)

BELITUNG, SuaraBorneo.com – Presiden RI Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai, membeli, menggunakan, dan bangga dengan produk-produk dalam negeri.

Demikian ditegaskan Presiden RI Joko Widodo saat meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) #CahayaBangkaBelitung yang digelar secara hibrida pada hari ini, di Pantai Tanjung Kelayang, Belitung, Bangka Belitung pada Jumat (20/5).

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai dan membeli produk-produk Indonesia, serta bangga menggunakan produk dalam negeri. Seluruh masyarakat bisa menjadi pembeli, pengguna sekaligus membantu memasarkannya. Produk tersebut bukan hanya barang, tapi juga obyek wisata, baik wisata alam maupun wisata budaya. Tapi, harus diingat peningkatan pemasaran harus diikuti dengan kualitas produk dan pelayanan,” tegas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan, gejolak perekonomian global dapat diatasi dengan strategi membelanjakan uang, baik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), swasta, maupun masyarakat untuk membeli produk dalam negeri.

“Minimal 40 persen belanja pemerintah pusat dan daerah, serta belanja barang dan modal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus dialokasikan untuk membeli produk dalam negeri, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ungkap Presiden Jokowi.

Gernas BBI bertema ”Laskar UMKM Bangka Belitung Mendunia” turut dihadiri secara daring Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Angela Tanoesoedibjo. Hadir secara langsung di lokasi Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Odo Manuhutu.

Menko Luhut berharap, selain lada, produk lain dari Bangka Belitung juga dapat merambah pasar global. “Terima kasih atas peran dari berbagai pihak yang menunjukkan semangat BBI dan Bangga Wisata Indonesia (BWI),” ujar Luhut.

Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat mencintai serta bangga menggunakan produk dalam negeri pada Peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2022 dengan tema “Laskar UMKM Bangka Belitung Mendunia” di Pantai Tanjung Kelayang, Belitung, Bangka Belitung, Jumat (20/5/2022). (Foto: Kemendag)

Sementara itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menambahkan, dalam dua tahun terakhir, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membuktikan dapat menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Indonesia. Sebanyak 64,19 juta UMKM di Indonesia memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional sebesar 61,97 persen atau senilai Rp 8,6 triliun pada 2021. UMKM juga menyerap 119,6 juta atau 97 persen dari total tenaga kerja di Indonesia

“Target Gernas BBI Babel adalah menghasilkan lima ribu UMKM Babel bergabung di platform digital. Pemilihan tanggal 20 Mei 2022 sebagai puncak acara Gernas BBI Bangka Belitung yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum kebangkitan UMKM Indonesia, khususnya UMKM Bangka Belitung, setelah terdampak pandemi Covid-19. Kami berharap pelaku UMKM di seluruh Indonesia, khususnya di Bangka Belitung, dapat bersaing di pasar global,” jelas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi menyebutkan, Kementerian Perdagangan juga telah menggelar serangkaian kegiatan dan pendampingan terhadap pelaku UMKM sejak Februari 2022 berkolaborasi dengan Bank Indonesia KPW Bangka Belitung, Bank BCA, PT Timah, Bukalapak, Blibli, dan pemerintah daerah melalui rangkaian bimbingan teknis kepada pelaku UMKM Babel serta penyelenggaraan Pameran (In Store Promotion) Produk Unggulan Bangka Belitung di Summarecon Mal Serpong, Tangerang.

Selama Februari-April 2022, sebanyak 3.210 UMKM Bangka Belitung telah difasilitasi pembinaan dan pendampingan untuk bergabung di platform digital. Bersama semua pemangku kepentingan, Kementerian Perdagangan akan terus melakukan pendampingan kepada UMKM Babek untuk mencapai target 5 ribu UMKM Babel bergabung di platform digital.

Secara khusus, Mendag Lutfi juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota Kepulauan Bangka Belitung, Bank Indonesia, Bank BCA, Wingsfood, Mustika Ratu, Telkom Indonesia, Yokke, PT Angkasa Pura II, PT Timah, Bukalapak, Blibli, Tokopedia, BNI Xpora, idEA, Himbara, serta APPBI. Selanjutnya dukungan publikasi dari TVRI, Mahaka, serta Tribunnews dan pihak-pihak lainnya yang telah membantu dan bekerja sama menyukseskan kegiatan Gernas BBI dan BWI #CahayaBangkaBelitung.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, BBI harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Implementasi jangan hanya slogan, tetapi perlu kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita gunakan produk lokal untuk memajukan UMKM Indonesia,” kata Wamendag Jerry.

Adapun Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan gernas BBI. “Bank Indonesia mendukung keberhasilan penyelenggaraan gernas BBI dan akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Mari, kita digitalkan UMKM menuju Indonesia maju,” ujar Perry.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaludin mengajak pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk saling mendukung dan melengkapi dengan bertujar produk. Sehingga, dapat saling mempromosikan produk unggulan daerah.

Lima UMKM Babel Raih UMKM Champion

Dalam peluncuran tersebut, lima UMKM Babel didapuk menjadi UMKM Champion dan diganjar penghargaan berupa uang pembinaan dari sponsor. Kelima UMKM tersebut yaitu Keripik Cumi Nina, makanan ringan Pak Umar, Batik Kampung Katak, lada premium Billiton Spice, dan fesyen muslim Bgaye Belitong.

Kriteria penilaian UMKM Champion yaitu adanya legalitas usaha dan sertifikat produk serta nilai tambah, menggunakan produk berbahan baku kearifan lokal, dan melakukan pemasaran produk secara daring. Syarar slanjutnya mendorong pemberdayaan sosial masyarakat (disabilitas, pemberdayaan perempuan, dan penciptaan lapangan pekerjaan) dan membukukan kenaikan nilai transaksi penjualan pascapelatihan dan pendampingan Gernas BBI.

Turut digelar penandatanganan perjanjian kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU) antara PT Menara Cipta Mulia dengan Badan Pengelola Geopark Belitung. Perjanjian tersebut terkait pengembangan dan pengelolaan kawasan geosite sebagai bagian UNESCO Global Geopark. [adv/ad]

Continue Reading

Nasional

Film Sera dan Joan Akan Jadi Kado Spesial JMSI di HUT Kabupaten Seluma

Published

on

Yedi Kustanto, Ketua JMSI Pengcab Seluma. (Foto: Ist)

SELUMA, SuaraBorneo.com – Dalam Rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Seluma yang ke-19, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Seluma mempersembahkan kado Spesial berupa Launching Film Daerah bertajuk drama cinta serawai dengan judul Sera dan Joan.

Ketua Pengurus Cabang JMSI Kabupaten Seluma, Yedi Kustanto mengatakan, proses pengerjaan film sudah seratus persen. Tinggal menunggu launching untuk selanjutnya film akan diserahkan ke Pemda Seluma sebagai dokumen Daerah.

“Proses sudah final, tinggal lagi kita pada tanggal 23 malam akan melaksanakan Launching. Selanjutnya karya ini kita persembahkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Seluma untuk dijadikan salah satu dokumen daerah,” ujar Yedi.

Film Sera dan Joan ini merupakan karya original anak-anak muda di Kabupaten Seluma, JMSI hanya sebagai fasilitator untuk mewadahi kreatifitas dan karya-karya anak-anak muda Seluma.

“Ini murni karya anak-anak muda kita. Kita akui selama ini anak-anak muda di Seluma memang tidak ada wadah dan support untuk berkarya. Alhamdulillah tahun ini Bupati Seluma support melalui JMSI, produksi film dan lagu daerah terlaksana,” jelas Yedi.

Diel Andika selaku sutradara film daerah ini mengaku cukup puas dengan hasil karya perdana yang di produksi oleh JMSI Kabupaten Seluma ini. Walaupun dikejar deadline, crew dengan semangat kerja siang dan malam akhirnya mampu menyelesaikan film tepat waktu.

“Alhamdulillah cukup puas dengan rentan waktu yang singkat tim bekerja siang malam dan selesai tepat waktu,” sampai Diel.

Pemeran Sera dan Joan sangat antusias melihat hasil akhir film, mereka bangga dan mengaku terharu karena mampersembahkan karya terbaik untuk daerah. Ucapan terima kasih mereka sampaikan kepada Pemda Seluma dan seluruh tim yang telah mensupport proses produksi film ini.

Pemeran Sera dan Joan juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta menyaksikan malam grand launching film daerah ini.

“Kami, sangat bangga dan terharu dengan hasilnya. Tidak disangka, di zaman slogan Seluma Alap ini kami dapat berperan dalam pembuatan film daerah. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruhnya, terkhusus Pemda Seluma. Jangan lupa nonton grand launching Sera dan Joan,” ucap mereka. [ad/rls]

Continue Reading

Nasional

AEM Special Meeting 2022: Mendag Lutfi Pimpin Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN; Waktunya Manfaatkan dan Tingkatkan Relevansi ASEAN

Published

on

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi dan para Menteri Ekonomi ASEAN dalam AEM Special Meeting di Jimbaran, Bali, Rabu (18/5/2022). (Foto: Kemendag)

JIMBARAN, SuaraBorneo.com – Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi dan Para Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers/AEM) kembali menggelar pertemuan hari kedua pada AEM Special Meeting di Jimbaran, Bali, hari ini, Rabu (18/5/2022).

Pertemuan fisik dalam format retreat tersebut dipimpin Mendag Lutfi, yang juga merupakan inisiator acara. Selama lebih dari tiga jam pertemuan tersebut dilakukan dalam suasana dialog yang bebas dan informal.

Para Menteri Ekonomi dari 10 negara ASEAN mengedepankan kesatuan pemahaman dan cara pandang untuk semua isu yang dibahas. Mulai dari evaluasi hasil dari KTT Khusus Amerika Serikat (AS)-ASEAN minggu lalu, menganalisis situasi ekonomi dunia, kondisi, tantangan dan prioritas pembagunan masing-masing negara; memperlancar rantai pasokan antarnegara ASEAN; serta memastikan semakin terintegrasinya perekonomian ASEAN terhadap rantai pasok dunia.

Pertemuan khusus tersebut juga membahas proposal kerja sama yang diajukan kawasan ekonomi lainnya. Contohnya sepertI Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) yang didorong AS, Strategi on IPEF yang didorong Uni Eropa, dan ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF), yang merupakan komitmen bersama ASEAN dalam memulihkan perekonomian kawasan.

Demikian juga evaluasi atas relevansi dan efektivitas dari berbagai aspek yang selama ini menjadi keunikan, keistimewaan, dan kekuatan ASEAN. Seperti yang selama ini dikenal dengan the ASEAN Way yang terdiri dari kesatuan ASEAN (unity), sentralitas ASEAN (centrality) dan komunitas (community) ASEAN.

Selain itu pembahasan juga mencakup penilaian bersama atas the ASEAN Charter, serta perlunya untuk lebih memberdayakan Sekretariat ASEAN.

“Suasana pertemuan yang bebas dan informal menciptakan kebersamaan dan kepercayaan antarnegara anggota ASEAN. Kami mengapresiasi Mendag Lutfi yang telah membuatnya sedemikian rupa,” kata Deputy Secretary-General of ASEAN for ASEAN Economic Community Satvinder Singh.

Mendag Lutfi juga menyampaikan optimismenya bahwa perekonomian ASEAN akan kembali ke kondisi sebelum pandemi. “Kami optimistis bahwa perekonomian ASEAN akan kembali ke kondisi sebelum pandemi, dengan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) diperkirakan mencapai 4,9 persen pada 2022 dan 5,2 persen pada 2023. Meski demikian, ASEAN harus siap dan waspada terhadap berbagai dinamika global yang dapat berkembang di masa depan. Implementasi dari ACRF perlu dipercepat,” tegas Mendag Lutfi.

Selain itu, Mendag menyampaikan pentingnya mempercepat implementasi secara penuh dan efektif dari persetujuan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) sebagai kontributor pemulihan ekonomi dari pandemi.

Pertemuan ini juga memberi arahan terkait isu-isu perubahan iklim dan menjadi wujud upaya komitmen Paris Agreement Under the United Nations Framework Convention on Climate Change.

“Indonesia menekankan komitmennya untuk segera mengimplementasikan RCEP dan menyambut baik soliditas ASEAN dalam menghadapi berbagai isu regional dan global yang berkembang saat ini. Salah satunya, kebijakan terkait lingkungan yang dikeluarkan secara unilateral yang berpotensi menjadi hambatan perdagangan. Sehingga ASEAN perlu mencari langkah kolektif agar agenda terkait lingkungan dan ekonomi dapat berjalan secara berkesinambungan,” tegas Mendag.

Menanggapi keinginan Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk meningkatkan kerja sama dengan kawasan Indo–Pasifik, para Menteri Ekonomi ASEAN menyampaikan pentingnya sentralitas ASEAN dalam membangun arsitektur kawasan yang lebih luas.

Mendag Lutfi menegaskan kembali apa yang sudah diserukan Presiden Jokowi dalam KTT AS-ASEAN minggu lalu mengenai pentingnya menjadikan dokumen ASEAN Outlook on Indo–Pacific (AOIP) sebagai acuan kerja sama ASEAN ke depan.

“AOIP adalah sikap resmi ASEAN untuk membuka seluas-luasnya peluang kerjasama perekonomian dengan kawasan manapun selama dilakukan dengan terbuka dan inklusif. Sudah menjadi karakter utama ASEAN yang selalu mendorong kolaborasi yang bermanfaat dibandingkan persaingan yang sehat. Apalagi rivalitas yang ujungnya hanya mempertajam perbedaan dan membuka potensi konflik,” pungkas Mendag Lutfi. [adv/ad]

Continue Reading

Ekonomi

Indonesia Tuan Rumah AEM Special Meeting di Bali, Mendag Lutfi: Targetnya Pengembangan Ekonomi Kawasan

Published

on

Para Menteri Ekonomi ASEAN peserta Pertemuan ASEAN Economic Ministers’ (AEM) Special Meeting pada 17–18 Mei 2022 disambut eksotisme tarian tradisional Bali dan hidangan kuliner nusantara yang disuguhkan pada jamuan penyambutan bersama pada Selasa (17/5/2022). (Foto: Kemendag)

JIMBARAN, SuaraBorneo.com – Para Menteri Ekonomi ASEAN telah tiba di Jimbaran, Bali untuk menghadiri Pertemuan ASEAN Economic Ministers’ (AEM) Special Meeting pada 17–18 Mei 2022.

Kehadiran para menteri ekonomi ASEAN disambut eksotisme tarian tradisional Bali dan hidangan kuliner nusantara yang disuguhkan pada jamuan penyambutan bersama pada Selasa (17/5/2022). Pada acara santap malam dimulai, para menteri ekonomi ASEAN menikmati sore dengan pemandangan laut biru yang memukau.

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan AEM Special Meeting, Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menyambut para menteri ekonomi ASEAN dengan antusias. Selain tarian Bali, para tamu juga menikmati tarian dari berbagai tarian tradisional daerah di Indonesia.

“Sajian tari-tarian tradisional malam ini adalah keinginan menunjukkan keanekaragaman budaya Indonesia sebagai wujud keramahtamahan bangsa kita. Tarian malam ini juga untuk membangun suasana makan malam. Indonesia berharap, Pertemuan AEM Special Meeting kali ini berkontribusi positif bagi pengembangan ekonomi kawasan,” ujar Mendag Lutfi.

Sejumlah tarian tradisional Indonesia ini digelar di acara tersebut untuk memperkenalkan ragam budaya Indonesia. Tari-tarian tradisional yang ditampilkan yaitu Tari Cendrawasih, Tari Bali Panyembrama, Tari Oleg Tamulilingan, Tari Baris, dan Tari Legong. Tarian tradisional memberikan hiburan kepada para menteri yang hadir sembari menikmati makan malam yang disajikan.

Tari Cendrawasih menjadi tarian pertama yang disajikan. Para penari menggambarkan pesona dan keindahan burung-burung tersebut melalui gerakan-gerakan khas. Tarian selanjutnya adalah Tari Bali Panyembrama yang dibawakan penari-penari perempuan. Tari ini memiliki komposisi dengan gerakan yang menggambarkan penyambutan dewa-dewa yang turun ke kuil.

Tarian berikutnya adalah Tari Oleg Tamulilingan yang bercerita tentang sepasang kumbang jantan dan betina di suatu taman bunga. Dilanjutkan dengan Tari Baris yang menceritakan perjuangan kesatria ke medan perang. Tari Legong menjadi tarian pamungkas yang menutup sesi jamuan penyambutan.

Sedangkan kuliner nusantara yang disajikan yaitu lobster bakar bumbu rujak, sop iga sapi, selat solo, hingga es cendol. Suguhan makanan nusantara disajikan untuk memperkenalkan cita rasa khas kuliner Indonesia.

“Kami berharap, alam yang memukau di Bali, suasana pantai yang menyenangan, tari-tarian tradisional yang menggambarkan budaya bangsa, dan kuliner nusantara dengan cita rasa yang khas dapat memberikan lebih banyak energi dan semangat kepada para menteri ekonomi untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi ASEAN,” pungkas Mendag Lutfi. [adv/ad]

Continue Reading

Ekonomi

Mendag Lutfi Gelar Pertemuan Khusus Menteri Ekonomi ASEAN di Bali

Published

on

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi menggelar Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers’ Special Meeting) yang dilaksanakan di Bali pada 17–18 Mei 2022. (Foto: Kemendag)

JIMBARAN, SuaraBorneo.com – Menteri-menteri ekonomi ASEAN, yang Jumat lalu baru kembali dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN–Amerika Serikat (AS), memastikan akan memenuhi undangan untuk menghadiri Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Ministers’ Special Meeting (AEM Special Meeting) tanggal 17–18 Mei 2022 di Bali.

Pertemuan ini disebut pertemuan khusus karena tidak dijadwalkan sebelumnya dalam agenda resmi ASEAN. Selain itu, pertemuan ini diinisiasi bukan oleh negara pimpinan ASEAN yang saat ini dipegang Kamboja, melainkan inisiatif Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi.

“Dan tentunya khusus karena pertemuan ini adalah kali pertama para menteri ASEAN kembali bertemu secara fisik sejak diterapkannya protokol kesehatan Covid-19 dua setengah tahun silam,” terang Mendag Lutfi menjelaskan.

Mendag Lutfi menyampaikan setidaknya ada tiga alasan strategis utama kenapa pihaknya berinisiatif mengundang para menteri ekonomi ASEAN menghadiri Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN di Bali yang digelar hari ini, Rabu (18/5/2022).

Pertama, menurut Mendag, adalah kesuksesan ASEAN dalam KTT ASEAN–AS minggu lalu ketika Indonesia menjadi negara koordinator ASEAN. Keberhasilan KTT ASEAN–AS minggu lalu adalah momentum penting yang harus segera ditindaklanjuti dengan positif dan konkret.

“Kondisi perekonomian dunia saat ini sangat rapuh dan tidak pasti. ASEAN justru beruntung mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif. Apalagi ASEAN sebagai satu komunitas adalah perekonomian ketujuh terbesar di dunia,” tambah Mendag Lutfi.

KTT ASEAN–AS minggu lalu ditutup dengan pernyataan bersama bahwa kerja sama ASEAN–AS akan ditingkatkan ke level kerja sama ekonomi yang komprehensif untuk ditandatangani pada pertemuan lanjutan di bulan November tahun ini.

Mendag Lutfi menyampaikan alasan kedua yang menjadikan AEM Special Meeting di Bali ini sangat penting.

Menurut Mendag Lutfi, AEM Special Meeting di Bali akan memprioritaskan bagaimana sepuluh negara anggota ASEAN bisa lebih menyatu lagi dalam melindungi pertumbuhan ekonomi ASEAN, sambil meningkatkan integrasi dan kontribusi ASEAN terhadap perekonomian dunia.

“Perekonomian dunia saat ini butuh kisah sukses dan teladan baru, khususnya dalam hal kolaborasi antarnegara untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berorientasi manusia. ASEAN semakin relevan hari ini dan di masa depan bukan untuk menjadi kekuatan ekonomi pesaing baru bagi kekuatan ekonomi besar yang sudah ada seperti AS, Tiongkok, Uni Eropa, dan India. Sebaliknya justru sebagai kekuatan baru yang inklusif dan mampu menjembatani
kekuatan-kekuatan ekonomi dunia. Itulah kelebihan dan warna ASEAN,” tambah Mendag Lutfi.

Alasan ketiga, menurut Mendag Lutfi, lebih simbolis namun tidak kalah strategis. Yaitu untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat ASEAN dan dunia bahwa perekonomian ASEAN mulai mengalami normalisasi dan mulai bangkit dari krisis yang disebabkan pandemi Covid-19.

Mendag Lutfi membenarkan bahwa pemilihan Bali sebagai tuan rumah AEM Special Meeting ditujukan untuk menyampaikan pesan positif, memberikan bukti nyata, sekaligus membangun semangat kebangkitan kepada masyarakat untuk segera menormalisasi aktivitas perekonomian.

Dengan sepakat dan siapnya para menteri ekonomi ASEAN untuk bertemu kembali secara fisik sejak diberlakukannya protokol kesehatan Covid-19, di Bali, Mendag Lutfi bermaksud menyatukan ASEAN dalam satu pesan penting.

“Ketika para pemimpin perekonomian ASEAN sudah bertemu secara fisik sambil menikmati kecantikan Bali, berarti masyarakat bisa kembali bekerja, kembali berkarya, bahkan kembali berwisata di seluruh ASEAN yang punya banyak situs wisata kelas dunia. Intinya, masyarakat yakin bahwa perekonomian ASEAN sudah pulih dan mulai normal.” kata Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi juga mengajak untuk bersama-sama memulihkan perekonomian ASEAN dari wabah ketakutan yang meyakini bahwa arus barang, jasa, dan orang adalah sumber penyebaran penyakit
dan pandemi.

Pasca-AEM Special Meeting, para pemimpin dunia yang sedang bertikai diharapkan sadar bahwa selama persatuan dan perdamaian dijaga, maka kemakmuran dan kerukunan bersama akan tercipta.

“Dan itulah jawaban paling tepat untuk menjaga pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang semakin cepat dan inklusif. Apapun tantangannya,” tegas Mendag Lutfi. [adv/ad]

Continue Reading

Jakarta

Persiapan HUT APEKSI Ke-22, Walikota Eva Dwiana Kunjungan Silaturahmi Ke Kemenpan RB

Published

on

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana melakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kantor Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) H. Tjahjo Kumolo S.H. (Foto: Ist) 

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana melakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kantor Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Bapak H. Tjahjo Kumolo S.H., pada Selasa, 17 Mei 2022.

Dalam kesempatan ini Walikota Hj. Eva Dwiana melakukan koordinasi dalam rangka membahas undangan kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang ke-22 Tahun dan Pemerintah Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

Kegiatan HUT APEKSI yang akan diadakan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung tersebut akan digelar pada tanggal 27 sampai dengan 29 Mei 2022, selain itu juga Walikota Bandar Lampung melakukan kunjungan tersebut terkait Birokrasi pada Mall Pelayanan Terpadu satu atap di Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Turut hadir dalam kegiatan kunjungan ini Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana yang didampingi langsung oleh Inspektur Kota Bandar Lampung, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD), dan Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung. [zulhadi]

Continue Reading

Internasional

JMSI Mengapresiasi Inisiatif KBRI Madrid dan Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol

Published

on

Ketua Umum JMSI Teguh Santosa diundang secara khusus oleh Dubes Najib untuk memantau jalannya FGD. (Foto: Ist) 

JAKARTA, SuaraBorneo.com — Organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mengapresiasi inisiatif KBRI Madrid dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Spanyol, Muhammad Najib, membangun poros global dalam mengkampanyekan gerakan moderasi beragama.

Poros Jakarta-Madrid-Abu Dhabi, begitu nama gerakan global tersebut, dideklarasikan Dubes Najib dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di KBRI Madrid, di Calle Agastia, Madrid, pekan lalu (Minggu, 8/5).

FGD dihadiri oleh delegasi Komisi VIII DPRI yang dipimpin ketuanya, Yandri Susanto. Pembicara lain adalah Direktur Masjid Seville Sheikh Ibrahim Hernandez. Ketua Umum JMSI Teguh Santosa diundang secara khusus oleh Dubes Najib untuk memantau jalannya FGD. Begitu juga dengan Direktur Amanat Institute, Fahd Pahdepie, yang kebetulan adalah Bendahara JMSI Jakarta.

Selain Teguh dan Fahd, salah seorang anggota Komisi VIII DPR-RI yang hadir, Lisda Hendrajoni dari Fraksi Partai Nasdem, juga merupakan Ketua Dewan Pembina JMSI Sumatera Barat.

Dubes Najib, memilih Indonesia, Spanyol, dan Uni Emirat Arab, sebagai motor penggerak karena ketiganya dinilai memiliki pengalaman yang kaya dalam mempraktikkan toleransi beragama. Bila pengalaman ini digabungkan maka pengaruh poros gerakan ini akan berdampak secara global pula.

Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia sekaligus negara dengan jumlah penduduk beragama Islam terbanyak dunia. Reputasi umat Muslim Indonesia yang toleran dan damai telah dikenal dunia.

Adapun Spanyol adalah negara dengan mayoritas penduduk beragama Katolik. Negara ini, di masa lalu, merupakan salah satu battle field antara kekuatan Islam dan Katolik yang tengah memperebutkan pengaruh di kawasan. Terlepas dari pengalaman pahit di masa lalu itu, pemerintah dan masyarakat Spanyol umumnya dapat menerima dan menjaga peninggalan-peninggalan peradaban Islam di Andalusia.

Sementara Abu Dhabi dinilai sebagai negara Teluk yang memiliki komitmen besar dalam mensponsori gerakan moderasi beragama di Spanyol. Terutama melalui Yayasan Kebudayaan Islam dan Toleransi Beragama yang dipimpin Jumaa Al Kaabi dan kantor pusatnya berada di Madrid.

Teguh Santosa yang baru tiba di tanah air dari perjalanan ke Spanyol itu mengatakan, salah satu hal yang dibahas dan diperbincangkan dalam FGD itu adalah perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang memungkinkan individu warga dunia terlibat dalam berbagai diskursus dan perbincangan termasuk mengenai isu agama.

Tidak jarang, perbincangan di dunia maya yang telah menjadi platform arus utama dilakukan dengan serampangan dan juga didasarkan pada kebencian-kebencian yang diangkat dari cerita-cerita di masa lalu. Bahkan tidak sedikit pula yang dibumbui informasi keliru dan hoax.

“Maka disadari (dalam FGD tersebut) bahwa media massa profesional berbasis internet atau media digital adalah kekuatan yang signifikan dalam menangkal hal-hal destruktif yang disebarkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab melalui platform digital,” ujar Teguh Santosa yang juga dosen Hubungan Internasional di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, dalam keterangannya.

Teguh juga mengingatkan, sudah menjadi kewajiban bagi pengelola ruang redaksi media siber anggota JMSI untuk memperhatikan topik keberagaman dan moderasi beragama.

“Beberapa waktu lalu komunitas pers nasional juga telah merumuskan Pedoman Pemberitaan Isu Keberagaman yang secara prinsip memiliki semangat yang sama dengan Poros Jakarta-Madrid-Abu Dhabi,” ujar Teguh lagi.

Dalam kesempatan ini, Teguh berpesan kepada pengelola ruang redaksi media siber anggota JMSI untuk mempelajari Pedoman Pemberitaan Isu Keberagaman itu. [ad/rls]

Continue Reading

Jakarta

Wujudkan Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha Penuhi Kebutuhan Migor Curah Rp 14 Ribu Agar Tepat Sasaran, Mendag Lutfi: Program Migor Rakyat Manfaatkan Teknologi Digital

Published

on

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan meninjau pelaksanaan Program MigorRakyat di Jakarta, Selasa (17/5/2022). (Foto: Kemendag)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Kementerian Perdagangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara bersinergi dengan pelaku bisnis gorengan Program Migor Rakyat pada hari ini, Selasa (17/5/2022).

Program bertujuan agar penjualan minyak goreng curah dengan harga Rp 14.000/liter dapat tepat sasaran, yaitu untuk masyarakat berpendapatan rendah.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha migor untuk rakyat. Sepenuhnya dijalankan melalui proses bisnis antara distributor minyak goreng dengan para pengecer atau pelaku usaha kecil. Tidak ada subsidi minyak goreng untuk para pengusaha dan pada waktunya akan menjadi suatu terobosan bisnis model baru,” ujar Mendag Lutfi saat meninjau implementasi program di Jakarta pada Selasa (17/5/2022).

Sementara Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan menjelaskan, Program Migor Rakyat pada transaksi eceran langsung kepada penerima manfaat, yaitu kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

Implementasi dilaksanakan oleh pelaku usaha minyak goreng menggunakan teknologi aplikasi digital untuk memastikan penjualan migor curah Rp 14.000/liter tepat sasaran. Para pengecer akan melakukan penjualan kepada masyarakat sebanyak 1 atau 2 liter per hari berbasis kartu identitas atau KTP.

“Daftar lokasi penjualan (titik jual) Program Migor Rakyat yang menggunakan platform Gurih Indomarko dan Warung Pangan ID Food dapat diakses oleh siapa saja. Saat ini sudah ada 1200 lokasiyang tersebar di lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara. Dalam waktu dekat, jumlahnya akan menjadi 10.000 lokasi di seluruh Indonesia,” terang Oke. [adv/ad]

Continue Reading

Jakarta

Jalankan Arahan Presiden, Mendag Lutfi Bahas Pemulihan Ekonomi Kawasan Bersama Negara-Negara ASEAN

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menghadiri kegiatan Indonesia Ministers Meeting with the United States Business Leaders di Washington D.C, Amerika Serikat, Kamis (12/5/2022). (Foto: Kemendag)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi terbang ke Washington DC untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN–Amerika Serikat (AS) 11–13 Mei 2022 di AS.

Selama KTT, Mendag Lutfi melaksanakan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan sejumlah negara ASEAN membahas agenda pemulihan ekonomi kawasan akibat pandemi Covid-19.

Dalam keterangan tertulis Kementerian Perdagangan, Minggu (15/5/2022), Presiden Joko Widodo di KTT Khusus ASEAN–AS juga didampingi Menteri Luar Negeri Retno L. Marsudi dan Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani. Di depan para pemimpin negara ASEAN dan AS, Jumat (13/5/2022), kata Mendag Lutfi, Presiden Joko Widodo menyerukan penghentian perang di Ukraina sekarang juga.

“Bapak Presiden memandang perang di Ukraina telah menciptakan tragedi kemanusiaan dan memperburuk perekonomian dunia. Kenaikan harga pangan, energi dan inflasi telah terjadi, sangat memperberat perekonomian dan memperlambat tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs di negara berkembang dan kurang berkembang,” tegas Mendag Lutfi.

Dikatakan Mendag Lutfi, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa saat ini dunia sedang mengalami masalah baru yang tidak ringan. Setelah diserang pandemi Covid-19 yang kini berangsur mulai membaik, dunia dikejutkan oleh masalah perang Rusia–Ukraina. Ditegaskan Mendag Lutfi, Pesiden Joko Widodo menentang terjadinya peperangan ini.

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi mendampingi Presiden RI, Joko Widodo pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-Amerika Serikat di Washington D.C, Amerika Serikat, Jumat (13/5/2022). (Foto: Kemendag)

“Presiden Joko Widodo menegaskan seharusnya dunia segera pulih dari pandemi Covid-19, namun dunia menghadapi masalah baru, perang di Ukraina. Saat dunia membutuhkan kerja sama dan kolaborasi, justru rivalitas dan konfrontasi makin menajam. Saat dunia membutuhkan multilateralisme yang makin kokoh justru unilateralisme yang makin mengemuka,” kata Mendag Lutfi, menyampaikan pernyataan Presiden.

“Penekanannya adalah pada besarnya pengaruh AS, Eropa dalam menghentikan perang di Ukraina. Sekali lagi perang, bukan memenangkan perang di Ukraina,” tegas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi menuturkan Presiden Jokowi menegaskan bahwa perang tidak akan menguntungkan siapa pun. “Bapak Presiden menegaskan bahwa setiap negara, setiap pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menciptakan enabling environment agar perang dapat dihentikan dan perdamaian dapat terwujud,” ujarnya.

Saat ini, kondisi pertumbuhan ekonomi dunia cukup memadai. Dana Moneter Internasional atau IMF menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi dimuncul dan berkembang di Asia sebesar 0,5 persen pada 2022 dan 0,2 persen pada 2023. Bank Dunia juga memprediksi pertumbuhan ekonomi beberapa negara ASEAN hanya 1,2 persen.

“Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa kenaikan 10 persen harga minyak dunia akan berdampak pada menurunnya pendapatan nasional beberapa negara ASEAN sebesar 0,7 persen dan kenaikan harga gandum juga akan mengakibatkan peningkatan kemiskinan sebesar 1 persen di sebagian negara ASEAN,” tutur Mendag Lutfi.

Selama ini, ASEAN telah membangun arsitektur keamanan yang inklusif, mengedepankan paradigma kolaborasi, mendorong kebiasaan habit of dialogue dan rule based prder. Spirit tersebut juga didorong agar bisa dilaksanakan di negara-negara Indo-Pasifik melalui ASEAN Outlook on the Indo-Pasifik.

Ditegaskan Mendag Luthfi, Presiden Jokowi menyambut baik inisiatif Amerika Serikat melalui Indo-Kerangka Ekonomi Pasifik (IPEF).

“Presiden berharap sinergi antara IPEF dengan prioritas kerjasama di AOIP (ASEAN Outlook on the Indo-Pacific),” kata Mendag Luthfi.

Dikatakan Mendag Luthfi, Presiden Joko Widodo berencana melakukan Indo-Infrastructure Forum saat Indonesia menjadi Ketua ASEAN tahun depan. “Bapak Presiden berharap partisipasi Amerika Serikat dalam forum tersebut,” tutur Mendag Lutfi.

Sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo, Mendag Lutfi menggelar ASEAN Economic Ministers (AEM) Special Meeting di Bali pada 17–18 Mei 2022 mendatang. [adv/ad]

Continue Reading

Umum

Populer