Rumah Warga Di Komplek Grand Purnama 2 Rusak Berat Diterjang Angin Puting Beliung – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15 IK-AN-1A

Barito Kuala

Rumah Warga Di Komplek Grand Purnama 2 Rusak Berat Diterjang Angin Puting Beliung

Published

on

HANDIL BAKTI, suaraborneo.com – Angin puting beliung disertai hujan deras memorak-porandakan beberapa rumah di Jalan Trans Kalimantan Komplek Grand Purnama 2 Blok J Jalur 40 Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan, Jum’at (8/10/2021) sore.

Kencangnya terpaan angin hingga mengangkat lepas atap rumah warga di antara pemilik rumah, Franky Simanjutak dan Muhammad Fauzi.

“Totalnya ada sekitar 6 rumah yang rusak. Kondisinya ada yang ringan 2 buah ada juga yang berat sekitar 4 buah rumah,” kata seorang saksi mata warga setempat.

Foto : Rumah rusak akibat terjangan angin puting beliung dan pihak PLN melakukan pemutusan, perbaikan aliran listrik

Warga yang rumahnya rusak saat ini belum ada ditempat, dikarenakan masih belum pulang kerja saat kejadian musibah rumah mereka diterpa angin putting beliung.

“Sangat mengerikan saat datangnya angin putting beliung menerjang rumah, seng-seng atap rumah pada berterbangan naik tinggi keatas,” beber warga setempat saat menyaksikan terjadinya musibah ini.

Barito Kuala

Warga Komplek Grand Purnama 2 Jalur F Dan H Meriahkan Kemerdekaan RI Ke-77 Dengan Bermacam Lomba

Published

on

Saat perlombaan berlangsung memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-77 Tahun. (Foto/Ist) 

Warga Desa Madang Meriahkan Kemerdekaan RI ke-77 Dengan Cara yang Unik

Warga Komplek Grand Purnama 2 Jalur F Dan H Meriahkan Kemerdekaan RI Ke-77 Dengan Bermacam Lomba

 

BARITO KUALA, SuaraBorneo.com – Warga Komplek Grand Purnama 2 Tahap 4 Jalur F & H dalam menyambut hari kemerdekaan RI ke-77 tahun, menggelar bermacam-macan perlombaan.

Hal itu disampaikan langsung koordinator acara, Amang Ady, tahun ini 2022 ada beberapa lomba yang dilombakan salah satunya lomba Joget Tiktok yang di ikuti oleh anak-anak di komplek kami.

“Karena sudah tiga tahun di Komplek kami tidak ada perayaan karena situasi Pendemi Covid-19 dan setelah mulai meredam, maka di tahun 2022 ini kami merayakan HUT Kemerdekaan RI yang ke-77, lumayan sangat meriah karena antusias anak-anak ikut lomba, mereka sangat gembira,” ungkap Ady, Rabu (17/8/2022).

Untuk kegiatan lomba sendiri ada bermacam-macam hadiah terutama naik pinang dan hadiah lainnya untuk anak-anak Komplek Grand Purnama 2 Tahap 4 Jalur F & H.

Dikatakan Ady, pembelian hadiah untuk lomba, bantuan sumbangan sukarela dari warga Komplek sendiri untuk memeriahkan dan menyambut Kemerdekaan RI Ke-77 Tahun.

“Lomba yang digelar, ada beberapa macam, diantaranya lomba makan kerupuk, bawa kelereng pakai sendok, joget tiktok, mengisi air didalam botol, menyeberang melewati kayu bambu, pukul bantal dan terakhir naik pinang, semoga tahun depan dapat terlaksana kembali, meriah seperti tahun ini,” pungkas Ady. [ad-sb]

Continue Reading

Barito Kuala

10 Muharram, Tradisi Makan Bersama Bubur Asyura Di Komplek Grand Purnama 2

Published

on

Warga Komplek Grand Purnama 2 saat menggelar Tradisi Makan Bersama Bubur Asyura. (Foto/Ady) 

BARITO KUALA, SuaraBorneo.com – Dalam peringatan 10 Muharram, umat Muslim mengisi dengan berbagai aktivitas keagamaan. Salah satunya yakni puasa Asyura dan momen spesial 10 Muharram biasanya juga diisi dengan hal menarik yakni membuat bubur Asyura.

Di Komplek Grand Purnama 2 Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala, warga setiap tahunnya membuat acara makan bersama dengan hidangan bubur Asyura.

Salah satu koordinator, Pardiono alias Endut panggilan di Komplek Grand Purnama 2 Jalur 24H menyatakan bahwa tradisi bubur Asyura dilakukan sejak kami berdiam di komplek ini.

“Memang dari zaman orang tua dulu sudah ada membuat bubur Asyura dimakan bersama dan dibagikan ke warga sekitar,” jelas Endut kepada SuaraBorneo.com, Senin (8/8/2022).

Tradisi ini, kata dia, dilakukan disamping menyambut tahun baru Islam 1444 Hijriah di bulan Muharram dan juga memohon kepada Allah SWT agar setiap orang dan negeri ini dijauhkan dari segala hal musibah, marabahaya, diberi kesehatan umur panjang, serta dimudahkan mencari rezeki didunia ini.

“Biasanya bermunajat kepada Allah SWT agar dijauhkan dari bala, supaya negeri diberi keberkahan, dan meminta petunjuk agar ditunjukkan jalan yang lurus dan benar,” tambah Endut.

Untuk resep bubur Asyura, kata Endut, terdiri dari beras yang akan dijadikan bubur kemudian dicampur kacang-kacangan , sayur-sayuran dan rasanya agak sedikit enak karena ditambah bumbu penyedap.

“Hakikatnya, peringatan Asyura itu merupakan pengingat 10 kejadian di zaman Rasulullah. Dan bubur Asyura itu sebenarnya sudah ada sejak zaman rasulullah,” pungkas Endut. [ad-sb]

Continue Reading

Barito Kuala

Kurang Perhatian, Warga Berinisiatif Kembali Perbaiki Jalan Di Grand Purnama 2 

Published

on

Jalan rusak parah di Perumahan Grand Purnama 2 Handil Bakti. (Foto/Ady)

BARITO KUALA, SuaraBorneo.com – Sudah sekitar empat tahun Perumahan Grand Purnama 2 tidak penah lagi diperhatikan jalannya terutama di jalur utama antara F dan H, baik dari developer maupun Pemerintah Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, “Bahwa jalan Perumahan Grand Purnama 2 tidak ada perhatian dari developernya terutama jalan utama masuk ke jalur menuju rumah kami, setelah tinggal di sini jalan sudah rusak sejak dulu dan tidak pernah ada yang memperbaiki, pernah pertama kali inisiatif warga sendiri mengadakan sumbangan/urunan untuk memperbaiki jalan, terus rusak lagi akibat banjir, selama 10 hari lebih,” tuturnya, Jum’at (5/8/2022).

“Sudah beberapa kali kami warga di sini mengajukan/menyinggung ke pihak developer maupun pemerintah tetapi sampai saat ini tidak ada tindak lanjutnya, daripada menunggu lebih lama lagi, maka kami warga berinisiatif kembali mengadakan sumbangan untuk memperbaiki jalan semampunya, paling membeli batu splif untuk menutup lubang jalan,” ungkapnya menambahkan.

Kami selaku awak media menyampaikan kepada pihak-pihak yang berkaitan seyogyanya jalan di sini untuk bisa di perhatikan dan mendapat sentuhan dari pemerintah maupun developer untuk di perbaiki, mengingat warga komplek sudah padat penduduk ini sudah banyak yang mengeluh tetapi tidak ada satupun yang mendengarkan aspirasi mereka untuk perbaikan jalan tersebut, baik dari pihak developer maupun dari pihak pemerintah Kabupaten Barito Kuala.

Liat sumbangan warga Perumahan Komplek Grand Purnama 2 Handil Bakti. (Foto Screenshoot grup WA/Ady)

Perumahan Grand Purnama 2, Kelurahan Alalak, Kabupaten Barito Kuala ini Klo kita perhatikan sudah sangat padat penduduknya tetapi yang herannya tidak pernah tersentuh pembangunan-pembangunan yang bersifat umum, seperti contohnya bangunan jalan banyak berlubang, sarana olah raga dan fasilitas umum lainnya.

Tentu saja kita sebagai masyarakat harus menyuarakan tentang hal ini, mengingat pembangunan infrastruktur masyarakat sangatlah penting dan Kabupaten kita ini harus maju.

Apabila pemerataan pembangunan di Kabupaten Barito Kuala ini bisa berjalan tentulah daerah kita ini bisa di jadikan contoh daerah yang baik.

Berikut salah satu warga Perumahan Grand Purnama 2 ini yang bernama Ady dan beliau juga salah satu owner/wartawan dari media siber SuaraBorneo.com mengatakan, harapan saya Perumahan Grand Purnama 2 ini mendapat sentuhan dan bantuan dari pihak pemerintah Kabupaten Barito Kuala, mengingat perumahan tersebut sudah diserahterimakan oleh developer ke pihak pemerintah mengenai sarana-sarana umumnya.

“Kami di perumahan ini sudah berulang kali mengajukan tentang perbaikan jalan ke developer dan pihak pemerintah selalu tidak pernah mendapatkan respon yang baik, Mudah-mudahan dengan adanya bantuan dan inisiatif warga sendiri memperbaiki jalan, mereka akan peka dan tersentuh untuk membantu membangun jalan yang lebih baik demi kenyamanan akses jalan warga Perumahan Grand Purnama 2 ini,” pungkasnya. [ad/sb]

Continue Reading

Kalbar

Setelah Kunjungi Ketapang, Adi Supriadi Nyatakan Mantap Balik Ke Kampung Halaman  

Published

on

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Adi Supriadi (AS) akrab disapa Coach Addie. (Foto: Ist) 

KETAPANG, SuaraBorneo.com – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Adi Supriadi (AS) menyatakan makin mantap untuk pulang ke Kampung Halaman, Pernyataan ini disampaikannya ke Media, Selasa, 28 Juni 2022. Hal ini setelah Pria yang akrab disapa Coach Addie ini pulang ke Kampung Halaman dalam tujuan memberikan Pelatihan untuk Para Perajin di Sungai Bakau serta Melanjutkan Penelitian tentang Syair Gulung  Di Ketapang beberapa waktu lalu.

“Insyaa Allah Mantap Pulang Ke Kampung Halaman, Potensi Alam Ketapang sangat besar, hanya saja kondisi masyarakat lebih senang memakai daripada membuat produk, sehingga potensi alam lokal tidak termanfaatkan dengan baik, selain itu budaya instan, ingin mendapatkan uang dengan cara cepat membuat tidak banyak yang berusaha berproses untuk membangun usaha dari kekayaan alam, Ini PR Kita semua, dan ini tantangan mengapa harus pulang Ke Ketapang” Kata Adi Supriadi dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi.

Rencana ini merupakan bagian dari rencana untuk membangun kualitas SDM Masyarakat Ketapang, Meningkatkan kualitas hidup, dan Pendidikan Politik anti Politik Uang dan Korupsi Proyek Negara sehingga setiap Uang Negara yang dicairkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat bisa diawasi dan digunakan tepat guna dan tepat sasaran serta berkelanjutan, bukan sekali jalan lalu setelah itu menghilang sebagaimana terjadi selama ini.

Sebelumnya, Adi Supriadi mengkampanyekan agar setiap orang berpandangan terbuka untuk lebih banyak memikirkan orang lain daripada diri sendiri, memikirkan kelestarian alam daripada keuntungan bisnis semata, Para Perajin dari bahan baku Nipah, Pandan, Bemban, Kelapa, Sawit dan masih banyak lagi kekayaan alam di Ketapang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat ketika bisa membuka jalan penjualan ke luar Ketapang dan dan Keluar Negeri.

Dalam Kunjungan sebelumnya banyak sekali masyarakat yang menyampaikan tentang hal-hal yang harusnya dibenahi, kewajiban ini tidak hanya tugas Negara atau Pemerintah Daerah tetapi tanggungjawab semua, termasuk swasta yang harus memikirkan hidup orang banyak bukan hanya dirinya sendiri, sebagaimana pesan Agama tentang peran Khalifah dimuka bumi ini.

“Kita akan teliti lebih dalam kebutuhan masyarakat terkait ketahanan Ekonomi, membentuk komunitas perajin dan Komunitas apapun yang bisa dijadikan bisnis baru masyarakat, memfasilitasi setiap orang yang memiliki produk untuk bisa menjadi UMKM atau Usaha Perseorangan, Kemudian meningkatkan kualitas produk, pembekalan edukasi ekonomi Syariah, Jual Beli Halal, serta memberikan Skill Digital Bisnis, Jika ini terlaksana Insyaa Allah Masyarakat Ketapang bisa mandiri tanpa bergantung pada Proyek Negara, ” kata Coach Addie di hadapan Peserta Pelatihan Sulam Pandan di Ketapang beberapa waktu lalu.

Jurnalis dan Aktivis Penggiat Media Sosial ini menegaskan bahwa hidup bersama masyarakat sudah lama dilakukan, ketika selama Mahasiswa di STAI Al Haudl 1999 – 2004, Adi Supriadi menceritakan lama bersama masayarakat Kali Nilam, Sampit, Sukaharja, Sungai Awan, Tempurukan hingga ke Siduk. Kala itu lebih kepada membermasamai masyakarat dalam pembinaan Spritual. Kini, Saatnya membersamai masyarakat ketapang membangun ekonomi berbasis potensi alam lokal yang ada di Ketapang.

“Rindu tinggal di rumah-rumah penduduk, Masjid dan Surau di Ketapang seperti tahun 1999 – 2004,” ujar Coach Addie.

Adi Supriadi berharap adanya sambutan dari berbagai desa yang menghubungi via Whatsapp untuk bisa mengadakan pelatihan-pelatihan peningkatan Kualitas SDM Perajin, UMKM, dll dapat membuat beberapa program yang sudah disusun bisa tercapai tanpa kendala.
Melansir Pontianakpost, Adi Supriadi di Kunjungannya pada 14 – 26 Juni 2022 yang lalu tersebut mendampingi dan menjadi nara sumber untuk tim Peneliti dan Pelatih dari ITB dan ISBI Bandung.

Para Pakar yang hadir kala itu menyatakan sayang sekali potensi alam di Ketapang yang banyak tidak termanfaatkan dengan baik, sedangkan di Jawa Barat sendiri sudah sangat terbatas sedangkan permintaan dari buyer sangat tinggi.

Bahkan, Seorang Peniliti dan Pembina Kerajinan Pandan dari Bandung Menangis melihat banyaknya Daun Pandan yang dibakar disebuah Desa Di Ketapang, Kalimantan Barat. [coe]

Continue Reading

Barito Kuala

Bank Kalsel Beri Bantuan Biaya Pengobatan Thalihah Amirah

Published

on

Staf Kantor Cabang Marabahan serahkan bantuan simbolis kepada orang tua Thalihah Amirah, Ahmad Nawawi dan Ibu Siti Nurjanah. (Foto: Ist) 

MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel bagian Unit Pengumpul Zakat (UPZ) melalui Program Layanan Kesehatan yang merupakan dukungan untuk pengobatan bagi keluarga pra sejahtera yang sakit namun tidak mampu untuk berobat dikarenakan keterbatasan biaya yang ada.

Untuk merealisasikan program tersebut Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel telah menyalurkan dana untuk biaya pengobatan jantung bocor kepada Thalihah Amirah. Thalihah Amirah (10 bulan) merupakan anak dari pasangan Ahmad Nawawi dan Siti Nurjanah, Sabtu (28/5/2022).

Ayah dari Thalihah Amirah yakni Ahmad Nawawi bekerja sebagai guru dan Siti Nurjanah hanya sebagai ibu rumah tangga. Ahmad Nawawi dan Siti Nurjanah tinggal di Jl. Garis 1 Komplek Griya Antasari Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala.

Dalam penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Staf Kantor Cabang Marabahan kepada orang tua Thalihah Amirah, Ahmad Nawawi dan Ibu Siti Nurjanah.

“Semoga bantuan tersebut dapat meringankan biaya pengobatan Thalihah Amirah yang sedang menderita jantung bocor,” pesannya.

Bagi para Donatur dan sahabat Gen-K yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, anda bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel,” ajak Bank Kalsel. [adv/ad]

Continue Reading

Barito Kuala

Bangkitkan Perekonomian, Bank Kalsel Dukung Potensi Wisata Pulau Curiak

Published

on

Kepala Devisi Sekretaris Perusahaan Bank, Suryadi. (Foto: Ist) 

MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Melandainya pandemic Covid-19 disertai dengan pernyataan pemerintah buka masker diruang terbuka membangkitkan perekonomian Nasional bergerak naik, tak terkecuali potensi-potensi wisata daerah.

Untuk itu, salah satu program dari Bank Kalsel adalah membantu dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi daerah akibat dampak pandemic covid-19 selama 2 tahun yang lalu.

Salah satunya adalah mengunjungi Destinasi Wisata Minat Khusus yaitu Pulau Curiak yang terletak di muara Anjir Marabahan Kalimantan Selatan.

Dikawasan ini selain banyak ditemui tumbuhan dan pohon mangrove, berbagai fauna dan flora terutama Burung Curiak juga dihuni oleh Hewan Endemik khas Kalimantan Selatan Bekantan.

Menurut Suryadi Kepala Devisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel kegiatan ini merupakan salah satu program Bank Kalsel dalam turut serta membangun dan mempromosikan wisata daerah terutama dukungan pad Destinasi Wisata Minat khusus Pulau Curiak, Kamis (26/5/2022).

“Sebelumnya kami sudah bekerja sama dengan Sahabat Bekantan sama Ibu Amalia Rezeki dan hari ini kami di ajak untuk melihat langsung tempat konservasi tanaman Mangrove serta hewan endemik Kalimantan yaitu Bekantan,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa sebagai upaya membangkitkan ekonomi di Kalimantan Selatan terutama potensi wisata daerah, Bank Kalsel akan terus mendukung program-program pemerintah daerah melalui dana CSR Bank Kalsel.

“Dari Bank Kalsel, kami bekerjasama salah satunya dengan Sahabat Bekantan sebagai upaya pengenalan wisata dan juga pelestarian Bekantan. Mudah-mudahan kerjasama ini berlanjut dengan hal lainnya, dan sebagai upaya juga dari Bank Kalsel melalui program CSR dalam mendukung program-program wisata yang dicanangkan oleh Provinsi Kalimantan Selatan,” bebernya.

Sementara itu, Amalia Rezeki Ketua Yayasan Bekantan Kalimantan Selatan menyambut baik dukungan dari Bank Kalsel dalam upaya pelestarian tanaman Mangrove dan juga hewan Endemik Kalimantan Selatan Bekantan.

“Dalam rangka mendorong pelestarian Bekantan dan juga tanaman Mangrove di Pulau Curiak ini, kami bekerjasama dengan Bank Kalsel berkolaborasi dalam upaya pengembangan ekowisata di Pulau Curiak ini,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa selain itu banyak pihak yang terkait agar pengembangan objek wisata minat khusus ini bisa eksis di masyarakat baik lokal maupun global.

“Selain kita gaungkan melalui promosi, juga ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya edukasi, karena pengenalan kawasan mangrove dan habitatnya ini sangat penting dikenalkan kepada masyarakat,”paparnya.

Selain ikon utama yang ikonik dari Kalsel lanjutnya, kawasan ini juga harus dikenalkan bukan saja lokal tetapi juga global atau mancanegara.

“Dengan adanyapengembangan ekowisata ini selain menambah pendapatan pada masyarakat sekitar tetapi juga bisa meningkatkan devisa Negara, karena pengembangan ekowisata khusus memiliki minat yang tinggi khususnya wisatawan mancanegara,” pungkasnya. [adv/ad]

Continue Reading

Barito Kuala

YDSP Batola Berkolaborasi Dengan UPZ Bank Kalsel Bantu Pengobatan Aliqa Az Zahra Penderita Jantung Bocor

Published

on

Direktur UPZ Bank Kalsel, Bapak H. M Fajri Muhtadi bersama Bupati Barito Kuala Ibu Hj. Noormiliyani AS diserahkan bantuan kepada orang tua dari Aliqa Az-Zahra dan Nenek dari Supian Ansyari. (Foto: Ist) 

BARITO KUALA, SuaraBorneo.com – Penderita jantung bocor yaitu Aliqa Az Zahra (2 tahun) dari Kecamatan Mandastana dan Supian Ansyari (10 bulan) dari Kecamatan Alalak.

Mengingat besarnya biaya pengobatan dan perawatan operasi jantung selama di Jakarta. Yayasan Dompet Sedekah Peduli (YDSP) Batola menggandeng (berkolaborasi) dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel agar bantuan bisa lebih besar dan terasa manfaatnya oleh para penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Ibu Bupati menyebut, “Dengan keterbatasan dana dari Yayasan Dompet Sedekah Peduli Batola pihaknya menggandeng (berkolaborasi) Bank Kalsel agar pengobatan para penerima bantuan bisa lebiha maksimal,” katanya.

Adapun penyerahan bantuan di lakukan secara simbolis oleh Direktur UPZ Bank Kalsel, Bapak H. M Fajri Muhtadi yang juga mewakili jajaran Manajemen Bank Kalsel kepada Bupati Barito Kuala Ibu Hj. Noormiliyani AS dan langsung diserahkan kepada orang tua dari Aliqa Az-Zahra dan Nenek dari Supian Ansyari.

Turut serta dalam penyerahan tersebut yang didampingi oleh Camat Mandastana, Akhmad Husaini; Kepala Desa Puntik Luar, Syarifullah; Camat Alalak, M. Sya’rawi; Kepala Desa Sewangi, Syarifah serta Kepala Cabang Bank Kalsel Marabahan, A. Fauzi Noor di Rumah Dinas Bupati Barito Kuala.

Semoga dengan bantuan tersebut dapat meringankan beban orang tua selama perawatan anaknya dirumah sakitdan mendapat keberkahan khususnya di bulan suci Ramadhan saat ini.

“Bagi para dermawan (donatur) dan sahabat Gen-K yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel,” ajak UPZ Bank Kalsel. [adv/ad]

Rekening Infak dan Sedekah :
Bank Kalsel Syariah :
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan Sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel

Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel
0811505153

#UPZBankKalsel #bankkalsel #bankkalselsyariah

Continue Reading

Barito Kuala

Revolusi Hijau, Danrem 101/Ant Ajak Insan Pers Kalsel Tanam Mangrove Rambai

Published

on

BARITO KUALA, suaraborneo.com – Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah menggelar Silaturahmi Danrem 101/Antasari dengan Insan Pers di Wilayah Kalsel, melalui kegiatan Revolusi Hijau Penanaman Pohon Mangrove Rambai dengan tema “Jaga Mangrove Untuk Bumi Kita” bertempat di Taman Wisata Alam Pulau Bakut, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (25/11/2021).

Penanaman Pohon Mangrove ini didukung oleh BKSDA Kalimantan Selatan, dengan tujuan untuk mencegah terjadinya erosi dan sebagai pelestarian ekosistem alam, serta sebagai ajang untuk mengenalkan potensi wisata alam yang dimiliki oleh Kalimantan Selatan kepada Insan Pers dan masyarakat.

Sekjen PWI Kalimantan Selatan Yusni Hardi menyatakan “Kita ketahui mangrove ini sangat tepat untuk dikembangkan, karena menjaga sistem perairan, ini sangat membantu, semoga bisa berlanjut, tidak hanya TNI, namun juga bisa dilaksanakan oleh masyarakat secara umum”, ucapnya.

“Penanaman pohon ini sangat berfungsi untuk mencegah bencana alam. Kami nilai Danrem 101/Antasari mengajak kami menanam pohon mangrove di Pulau Bakut ini adalah sangat luar biasa dalam menjaga ekosistem”, pungkasnya.

Sementara itu Danrem 101/Antasari mengatakan “kami melaksanakan kegiatan silaturahmi Danrem 101/Antasari bersama dengan Insan Pers dikemas dengan kegiatan penanaman Pohon Mangrove. Kita juga ajak rekan media untuk berkunjung ke Pulau Bakut, sehingga lebih mengenal bagian wilayah Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini kita bisa memberikan kontribusi positif kepada Kalimantan Selatan. Semoga pihak-pihak lain juga bisa melakukan hal yang sama untuk mengantisipasi erosi dan bencana alam di wilayah Kalimantan Selatan”, ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan “kita juga berharap kepada insan pers untuk bisa menginformasikan kepada masyarakat bahwa, kita harus pelihara bersama kondisi yang sudah baik dengan mematuhi aturan yang telah ditentukan dalam rangka antisipasi perkembangan Covid-19 di Kalimantan Selatan”, tambahnya.

“Satu hal lagi kita butuh kerja sama dan kerja keras kita semua, baik itu Pemerintah Daerah, Polri, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan rekan-rekan media. Mari kita imbau masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera melaksanakan vaksin, karena di wilayah Kalsel baru mencapai kisaran 46 % dari target sekitar 70 %. Mari kita edukasi masyarakat, bahwa dengan melaksanakan vaksinasi akan menimbulkan kekebalan kelompok (herd immunity),” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Danrem 101/Antasari, Para Kasi Korem 101/Antasari, Dandim 1005/Barito Kuala, Kepala BKSDA Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Kepala SWK lll, Sekjen PWI Kalimantan Selatan, Ketua IJTI Kalimantan Selatan dan Insan Pers Kalimantan Selatan. [ad-sb]

Continue Reading

Barito Kuala

Pagi dan Sore Macet, Warga Kecewa Pemprov Kalsel Belum Resmikan Jembatan Sei Alalak

Published

on

HANDIL BAKTI, suaraborneo.com – Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kalsel terutama Gubernur Kalsel, HM Sahbirin Noor diharapkan untuk mengambil sikap, segera membuka Jembatan ‘Lengkung’ Sei Alalak, guna mengurai kemacetan warga Handil Bakti dan Kayutangi.

Selaku orang nomor satu di Provinsi Kalimantan Selatan ((Kalsel) Dalam kondisi seperti ini, Paman Birin (sapaan akrab gubernur) harus berada di depan dalam merespons permintaan masyarakatnya.

“Selama dua tahun lebih kami sudah bersabar dalam kemacetan jelang pagi dan sore hari, setelah selesai pembuatan jembatan Lengkung Sei Alalak ditetap 15 September 2021 kemaren kami merasa senang, berharap jembatan baru tersebut dibuka (diresmikan),” ungkap Ady warga Handil Bakti kepada suaraborneo.com, Kamis (23/9/2021).

Foto : Suasana Kemacetan di pagi hari, warga Handil Bakti aktivitas menuju ke Kota Bnajarmasin

Ady menambahkan, dengar kabar menunggu peresmian dari Presiden RI Jokowi, sedangkan jembatan sudah selesai, itu sama saja dengan membiarkan masyarakat dalam kesusahan, karena selalu terjebak kemacetan.

“Sampai sekarang belum diresmikan, Iya kalau Jokowi bisa datang ke Kalsel dalam satu bulan ini untuk meresmikan jembatan, kalau sampai 1 tahun, apa yang terjadi. Sekali lagi kepada Pemprov Kalsel, harus bijak dalam menyikapi ini, dan harus berani membuka Jembatan Alalak, demi warganya,” tambahnya merasa kesal.

Jembatan ‘Lengkung’ Sungai Alalak atau Jembatan Kayutangi Ujung sudah rampung pembangunannya secara teknis dan sudah uji coba.

Meski sudah rampung, jembatan megah itu, nyatanya belum bisa digunakan masyarakat, karena belum diresmikan penggunaannya.

Padahal, masyarakat sudah 2 tahun lebih bergelut dengan kemacetan dan berharap jembatan segera dibuka. (ad-sb)

Continue Reading

Populer