Angkasa Pura I Sepakati Kerjasama Dengan Kejaksaan Tinggi Kalsel – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

Banjarbaru

Angkasa Pura I Sepakati Kerjasama Dengan Kejaksaan Tinggi Kalsel

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com – PT Angkasa Pura I (Persero) kembali sepakati kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Bertempat di Emerald Ballroom, Mercure Hotel Banjarmasin, telah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang penanganan permasalahan hukum bidang perdata dan tata usaha negara antara PT Angkasa Pura I (Persero) dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik. Tidak hanya mitra kami, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan juga merupakan saksi perjalanan Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor dari waktu ke waktu”, tutur Dony Subardono, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Dalam dua tahun terakhir tercatat Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan telah memberikan bantuan tim Jaksa Pengacara Negara untuk mewakili PT Angkasa Pura I (Persero) dalam penanganan perkara perdata yang diajukan oleh masyarakat terkait pengadaan tanah dalam Proyek Pengembangan Bandar Udara Syamsudin Noor – Banjarmasin, mulai dari gugatan di pengadilan negeri hingga proses kasasi di Mahkamah Agung.

Pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan juga memberikan pendapat hukum dari tim Jaksa Pengacara Negara perihal jalan lingkungan masyarakat yang terdampak Proyek Pengembangan Bandar Udara Syamsudin Noor.

“Kami berharap kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini dapat berlanjut pada periode-periode berikutnya”, tutup Dony. (ad-sb)

Banjarbaru

Bank Kalsel Beri Bantuan Lemari Buku di Mingguraya Banjarbaru

Published

on

Direktur Akademi Bangku Panjang, HE. Benyamine. (Foto/Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Akademi Bangku Panjang Mingguraya menerima bantuan lemari buku dari Bank Kalsel untuk menyimpan koleksi-koleksi buku dengan rapi.

Direktur Akademi Bangku Panjang, HE. Benyamine menyebutkan jika pihaknya mencoba mengisi ruang publik dengan buku bacaan, dan membuatnya lebih nyaman untuk menjadi ruang interaksi.

“Seperti diisi dengan buku-buku, hal ini menjadikan ruang publik lebih bermanfaat,” ujar pria yang akrab disapa Bang Ben, Senin (23/1/2023).

Dengan adanya lemari buku pemberian Bank Kalsel semakin memudahkan masyarakat untuk mengakses sebuah buku, serta dapat meningkatkan minat baca.

Kontribusi dari Bank Kalsel itupun diakui Bang Ben sebagai dukungan terhadap kegiatan literasi di Banua.

 

“Sebagai contoh adalah apa yang diberi oleh Bank Kalsel. Yaitu memberi tempat buku yang lebih aman karena tahan hujan dan panas,” katanya.

Ia berharap lebih banyak pihak yang terlibat. Selain dengan Bank Kalsel, Akademi Bangku Panjang Mingguraya juga bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Banjadbaru .

“Jadi kita minta juga untuk mengisi sebagian. Buku yang tersedia ada fiksi dan non fiksi. Juga terbitan buku kawan-kawan lain,” pungkasnya.

Bank Kalsel bekerja sama dengan Akademi Mingguraya. Dan Anak Kayu dipilih menjadi vendor membuat lemari buku khusus outdoor ini.

Dimana, bantuan itu merupakan dana CSR dari Bank Kalsel yang diberikan dalam bentuk lemari buku. [adv/ad]

Continue Reading

Banjarbaru

Posko Nataru Resmi Ditutup, Traffic Bandara Internasional Syamsudin Noor Tumbuh 60 Persen

Published

on

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 resmi ditutup hari ini, Rabu (04/01) di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Bertempat di _Exhibition Hall_, apel penutupan berlangsung lancar dengan dipimpin oleh General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor serta dihadiri oleh TNI, Polri, Basarnas, KKP, BMKG, Airnav, maskapai, _groundhandling_, para petugas Bandara, dan undangan terkait.

Selama Posko Nataru digelar mulai 19 Desember 2022 hingga 03 Januari 2023, tercatat pertumbuhan yang signifikan dari jumlah penumpang sebesar 60%. Jumlah tersebut meningkat dari 74.250 penumpang di tahun 2021 menjadi 119.158 penumpang di tahun 2022. Sejalan dengan kenaikan jumlah penumpang, jumlah aktivitas pesawat pun meningkat 29% pada periode ini dengan total 1.006 _movement_ dari periode sebelumnya sebesar 781 movement.

“Kami bersyukur pada periode Nataru kali ini terjadi kenaikan jumlah penumpang dan aktivitas pesawat di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Hal ini salah satunya terjadi dengan bertepatannya momentum natal dan tahun baru dengan libur sekolah. Pada periode ini berdasarkan data yang dihimpun diketahui bahwa perjalanan didominasi dengan tujuan Surabaya dan disusul dengan Jakarta. Tidak hanya itu, kami juga berterima kasih atas sinergi para pihak sehingga periode Nataru ini dapat berjalan dengan aman dan terkendali”, terang Dony Subardono, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Secara global, sepanjang tahun 2022 Bandara Internasional Syamsudin Noor mencatat grafik positif dari traffic lalu lintas udara. Pada sektor jumlah penumpang, total sebanyak 2.371.155 penumpang selama 2022 beraktivitas di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Jumlah penumpang meroket 82,59% dibandingkan tahun sebelumnya, 1.298.590 penumpang. Berbanding lurus, aktivitas pesawat pun meningkat 25,57% dengan total 21.738 movement di tahun ini, sementara tahun sebelumnya hanya 17.312 movement. Tidak ketinggalan, kabar gembira juga datang dari kargo yang meningkat 1,36% dengan 27.260.844 kg di tahun ini yang meningkat dari jumlah tahun sebelumnya sebesar 26.895.890 kg.

“Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pengguna jasa Bandara, para petugas, dan stakeholder terkait atas kerjasama yang telah terjalin sepanjang tahun 2022. Kami bersyukur atas peningkatan jumlah lalu lintas angkutan udara di Bandara Internasional Syamsudin Noor dan tetap berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang prima kepada para pengguna jasa.”, pungkas Dony. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarbaru

Sepekan Posko Nataru, Traffic Bandara Internasional Syamsudin Noor Positif

Published

on

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Sepekan digelar mulai tanggal 19 hingga 25 Desember 2022, Posko Terpadu Angkutan Udara Bandara Internasional Syamsudin Noor catat angka positif.

Selama tujuh hari, total sebanyak 58.546 penumpang telah dilayani melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor. Jumlah tersebut terdiri dari 30.819 penumpang berangkat dan 27.727 penumpang yang tiba. Secara keseluruhan, total penumpang pada periode 7 hari penyelenggaraan Posko Nataru tahun 2022 tumbuh 46% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kabar gembira juga tercatat pada aktivitas pesawat di Bandara Internasional Syamsudin Noor yang meningkat 17% dibandingkan tahun lalu. Pada tahun ini total sebanyak 458 movement pesawat yang beraktivitas di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Sementara tahun lalu dalam periode yang sama hanya 392 movement.

“Selama sepekan penyelenggaraan Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 kami bersyukur terjadi peningkatan aktivitas pesawat maupun jumlah penumpang. Hal ini secara tidak langsung juga menunjukkan animo bepergian dari masyarakat Kalimantan Selatan pada akhir tahun ini meningkat. Lonjakan penumpang secara signifikan pada Natal dan Tahun Baru dikarenakan bersamaan juga dengan momentum libur sekolah. Selaku pengelola bandar udara, kami secara konsisten berkomitmen untuk dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengguna jasa, terutama di peak season seperti ini”, ujar Dony Subardono, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Selama posko ini berlangsung, puluhan pasukan gabungan yang terdiri dari Airport Security, TNI AU, dan Basarnas bersiaga selama jam operasional untuk memastikan keamanan penyelenggaraan kegiatan kebandarudaraan. Selain itu, patroli berkala baik di sisi udara maupun sisi darat juga dilakukan, random check kendaraan di sisi udara untuk memastikan keamanan dan kelayakan kendaraan yang digunakan, serta personel operasional lainnya yang bersiaga sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya untuk kelancaran liburan akhir tahun para pengguna jasa.

“Pelaksanaan Posko Nataru ini masih akan berlangsung hingga 03 Januari 2023, kami berharap seluruh personel diberikan kesehatan dan kelancaran dalam bertugas. Sehingga seluruh kegiatan kebandarudaraan selama masa Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 ini berjalan aman dan terkendali”, tutup Dony. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarbaru

Akhir Oktober, Aktivitas Pesawat dan Jumlah Penumpang Bandara Syamsudin Noor Meningkat

Published

on

Keberangkatan - kepulangan penumpang di bandara Internasional Syamsudin Noor. (Foto/Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Bulan Oktober telah berlalu, selama periode ini Manajemen Angkasa Pura I mencatat adanya pertumbuhan aktivitas pesawat dan jumlah penumpang.

Sepanjang bulan Oktober 2022, total sebanyak 233.428 penumpang telah dilayani melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor. Penumpang tersebut terdiri dari 107.079 penumpang tiba dan 103.682 penumpang berangkat. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Secara keseluruhan peningkatan terjadi sebanyak 107,8%.

Kondisi positif juga terjadi pada aktivitas pergerakan pesawat di Bandara Internasional Syamsudin Noor, total pesawat yang beraktivitas sepanjang bulan ini adalah 1.990 movement. Secara persentase, aktivitas pesawat Oktober tahun ini tumbuh 47,4% dibandingkan Oktober 2021, yaitu sebanyak 1.350 movement.

“Akhir tahun biasanya menjadi periode peak season dari aktivitas penerbangan. Pada bulan Oktober ini kami juga turut mendukung kegiatan MTQ Nasional dan Pekan Olahraga Pelajar yang menjadikan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah. Sebagai gerbang dari transportasi udara, kami dengan senang menyambut dan melayani para peserta kegiatan tersebut dan penumpang secara umum”, ucap Dony Subardono, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Menjelang akhir tahun 2022, Manajemen Angkasa Pura I secara konsisten menerapkan komitmen untuk memberikan service excellent kepada para pengguna jasa. Hal ini dimulai dari fasilitas check in counter, ruang tunggu yang nyaman dan luas, berbagai tenants food and beverages, retail, maupun service, fasilitas toilet, mushola, hingga Cordia Lounge. Tentu saja hal ini didukung dengan kesiapan dan kapabilitas para personel untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa.

Dony menambahkan, “Saat ini para penumpang juga memiliki pilihan transportasi darat umum yang lebih beragam dari dan ke Bandara Internasional Syamsudin berupa taxi resmi Bandara, Airport Bus, maupun online transportation yang boothnya terdapat di area kedatangan. Selain itu kami juga memiliki fasilitas terbaru berupa Cordia Hotel, hotel yang berada di dalam Bandara, tepatnya di area kedatangan ini menawarkan sejumlah fasilitas yang lengkap dan nyaman untuk para pengguna jasa Bandara.” [ad/rls]

Continue Reading

Banjarbaru

Bank Kalsel Gencarkan Penyaluran Kredit Untuk UMKM

Published

on

Direktur Operasional Bank Kalsel Ahmad Fatrya Putra secara simbolis menyerahkan bantuan kredit kepada UMKM, disaksikan Deputi Komisioner Bidang Edukasi Perlindungan Konsumen OJK Sajito. (Foto : Ist)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel gencarkan penyaluran kredit untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Banjarbaru.

Hal tersebut disampaikan Direktur Operasional Bank Kalsel Ahmad Fatrya Putra, hingga September 2022, penyaluran kredit Bank Kalsel di Kota Idaman, telah mencapai 280 UMKM, dengan penyaluran dana hingga Rp 87.489.440.000.

Kemudian, untuk penyaluran KUR telah mencapai Rp 17.335.000.000 kepada 126 UMKM. Lalu untuk penyaluran KUR Super Mikro yang merupakan subsidi bunga dari Walikota Banjarbaru, mencapai Rp 234.000.000 kepada 24 UMKM.

“Angka penyaluran kredit UMKM ini akan terus bertambah hingga akhir tahun. Bahkan, di Oktober 2022 target penyaluran kredit kita untuk UMKM bertambah 60 UMKM dengan dana mencapai Rp 6.810.000.000, KUR bertambah 18 UMKM dengan dana Rp 3.466.000.000, dan KUR Super Mikro bertambah 6 UMKM dengan dana Rp 60.000.000,” ungkapnya, Kamis (6/10) sore.

Melalui penyaluran kredit kepada UMKM ini, pihaknya optimis usaha mereka dapat berkembang, yang ujungnya dapat mendorong peningkatan ekonomi mikro di Kota Banjarbaru.

“Tidak hanya pemberian kredit, kami juga berkomitmen memberikan fasilitas pembinaan kepada UMKM, agar produk mereka semakin berkualitas dan pasarnya dapat berkembang,” tambahnya.

Deputi Komisioner Bidang Edukasi Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sajito memberi apresiasi kepada Bank Kalsel, atas komitmennya yang konsisten dalam memberikan permodalan kepada UMKM.

Namun ia juga mengingatkan, upaya penyaluran kredit kepada UMKM ini dapat terus ditingkatkan kemudahannya, agar Bank Kalsel bisa ikut memerangi rentenir yang memberikan bunga kredit besar kepada UMKM.

“Kalau perbankan termasuk Bank Kalsel mampu lebih baik layanannya dari rentenir ini, saya yakin praktek rentenir ini bisa kita tekan,” tegasnya.

Di lain pihak, Owner Atun Cempaka Sasirangan Niswatun Huda sangat berterima kasih kepada Bank Kalsel, atas bantuan modal usahanya melalui KUR.

Dengan bantuan modal usaha dari Bank Kalsel sebesar Rp 400 juta, ia mampu mengembangkan usaha sasirangan dengan produksi mencapai 500 lembar tiap bulannya. Adapun pekerja yang mampu dipekerjakannya mencapai 60 orang, dengan 20 orang merupakan pekerja tetap.

“Tidak hanya modal, Bank Kalsel juga membantu saya dalam sisi pembinaan, salah satunya dengan mengikutkan saya pada berbagai pameran di berbagai daerah,” pungkasnya. [adv/ad]

Continue Reading

Banjarbaru

OJK Gandeng Bank Kalsel Dorong Pemulihan UMKM

Published

on

Business Matching dihadiri Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Sarjito; Walikota Banjarbaru yang diwakili oleh Staf Ahli Walikota Bidang Hukum & Politik, Lesa Fahriana; Ketua Dekranasda dan TP-PKK Kota Banjarbaru yang diwakili oleh Kepala Dinas Perdagangan, Abdul Basyid; Kepala OJK Regional 9 Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim; Direktur Pengawasan LJK OJK Regional 9 Kalimantan, Ahimsa; Direktur Operasional Bank Kalsel, Ahmad Fatrya Putra. (Foto/Istilah) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Pandemi Global Covid-19 menuai dampak di berbagai sektor kehidupan, tak terkecuali sektor ekonomi. Salah satunya ditandai dengan adanya perlambatan dan penurunan kondisi ekonomi di kelompok usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) maupun skala besar. Seperti diketahui, UMKM merupakan salah satu tonggak penggerak ekonomi daerah.

Sebagai respon terhadap kondisi ini, Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan otoritas terkait lainnya, telah menerbitkan berbagai stimulus dalam rangka mendorong pemulihan UMKM yang salah satunya berupa penyediaan kredit dengan biaya rendah. Dalam mentransmisikan berbagai stimulus dimaksud, Pemerintah dan otoritas melibatkan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) khususnya bank, mengingat jangkauannya yang luas dan menyasar semua lapisan masyarakat.

Kegiatan Business Matching yang digelar pada tanggal 6 Oktober 2022 di Mess L Banjarbaru, merupakan salah satu sinergi upaya Pemerintah Kota Banjarbaru dan Bank Kalsel untuk mengimplementasikan dan mengkomunikasikan kebijakan untuk mendukung UMKM agar dapat bangkit dan pulih kembali.

Pemerintah Kota Banjarbaru telah menginisiasi program kredit berbiaya rendah dengan mekanisme subsidi bunga yang disalurkan melalui Bank Kalsel. Sejalan dengan itu, pada Bulan Oktober ini, OJK berinisiatif untuk kembali menyelenggarakan Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan tahun 2022 bersama dengan stakeholder terkait yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan masyarakat terhadap produk dan/atau layanan jasa keuangan sehingga dapat mendukung pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional, secara khusus agar lebih banyak UMKM yang potensial dapat mengakses pembiayaan yang mudah dan berbiaya rendah.

Business Matching dihadiri Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Sarjito; Walikota Banjarbaru yang diwakili oleh Staf Ahli Walikota Bidang Hukum & Politik, Lesa Fahriana; Ketua Dekranasda dan TP-PKK Kota Banjarbaru yang diwakili oleh Kepala Dinas Perdagangan, Abdul Basyid; Kepala OJK Regional 9 Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim; Direktur Pengawasan LJK OJK Regional 9 Kalimantan, Ahimsa; Direktur Operasional Bank Kalsel, Ahmad Fatrya Putra; Kepala Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan, Yuniar; jajaran pejabat OJK dan Bank Kalsel serta anggota TP-PKK Kota Banjarbaru maupun UMKM Binaan Dekranasda Kota Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Ahmad Fatrya Putra selaku Direktur Operasonal Bank Kalsel, menyampaikan komitmen Bank Kalsel terhadap penyaluran UMKM di Kalimantan Selatan, khususnya di Kota Banjarbaru, berikut realisasi serta potensi yang akan disalurkan di bulan Oktober 2022.

“Bank Kalsel berkomitmen mendukung pemerintah untuk pemulihan perekonomian daerah, melalui penyaluran kredit kepada pelaku UMKM yang notabene merupakan penggerak ekonomi daerah, khususnya di wilayah Kota Banjarbaru. Bentuk komitmen itu kami tunjukkan dengan besaran penyaluran kredit UMKM pada bulan September 2022 yang menyentuh diangka Rp5,28 miliar. Untuk bulan Oktober 2022, potensi penyalurannya sebesar Rp6,81 miliar, sehingga apabila dijumlahkan menjadi Rp12,09 miliar. Khusus untuk KUR Supermikro Subsidi Bunga yang merupakan inisiasi dari Walikota Banjarbaru, total telah kami salurkan sebesar Rp60 juta di bulan September 2022 dengan potensi penyaluran sebesar Rp60 juta di bulan Oktober. Tentunya angka ini dapat terus meningkat seiring dengan bertambahnya pelaku UMKM di Banjarbaru,” jelas Fatrya.

Pada sambutan berikutnya, Walikota Banjarbaru yang diwakili oleh Staf Ahli Walikota Bidang Hukum & Politik, Lesa Fahriana, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan yang diberikan oleh Bank Kalsel khususnya untuk pelaku UMKM Banjarbaru.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Banjarbaru mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kontribusi Bank Kalsel dalam mendukung penyaluran kredit bagi para Pelaku UMKM di wilayah Banjarbaru. Semoga melalui kegiatan ini, akan semakin meningkatkan minat masyarakat untuk memulai usaha, sehingga nantinya turut berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi daerah,” ungkap Lesa.

Selepas penyampaian sambutan-sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan Simbolis Realisasi dan Potensi Penyaluran Kredit Berbiaya Rendah oleh Direktur Operasional Bank Kalsel kepada Staf Ahli Walikota Bidang Hukum & Politik. Turut mendampingi, Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kepala OJK Regional 9 Kalimantan, dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru.

Sebelum mengakhiri kegiatan, Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Sarjito menyampaikan apresiasinya terhadap Pemerintah Kota Banjarbaru dan Bank Kalsel atas komitmennya dalam mendukung pelaku UMKM.

“Saya sangat mengapresiasi atas perhatian dan dukungan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru dan Bank Kalsel dalam meningkatkan penyaluran kredit untur para Pelaku UMKM di Banjarbaru. Hal ini sejalan dengan perhatian OJK yang berupaya untuk terus mendorong peningkatan penyaluran kredit UMKM oleh lembaga jasa keuangan. Saya berpesan, agar para Pelaku UMKM dapat diberikan kemudahan dalam memperoleh kebutuhan permodalan dari LJK, yang salah satunya adalah dapat mengakses kebutuhan pinjaman kapan saja dan dimana saja,” pungkas Sarjito. [adv/ad]

Continue Reading

Banjarbaru

Bank Kalsel Buka Kantor Kas Pasar Bauntung Banjarbaru

Published

on

Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin meresmikan Kantor Kas Pasar Bauntung Bank Kalsel Cabang Banjarbaru. (Foto/Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin meresmikan Kantor Kas Pasar Bauntung Bank Kalsel Cabang Banjarbaru yang berlokasi di area sebelah kanan atau jalur pintu masuk Pasar Bauntung, Banjarbaru, pada Senin (26/9/2022).

Kantor Kas itu dibuka karena melihat antusiasme nasabah Bank Kalsel Cabang Banjarbaru di Pasar Bauntung Banjarbaru yang memanfaatkan layanan Kas Mobile Bank Kalsel.

Sehingga, Bank Kalsel meningkatkan layanannya menjadi Kantor Kas Pasar Bauntung Bank Kalsel Cabang Banjarbaru.

Berhadir pula dalam kegiatan Direktur Bank Kalsel Fachrudin, Kepala Disperindag Banjarbaru Abdul Basid, Kepala DPMPTSP Rahmah Khairita, Camat Banjarbaru Selatan Taufik Purwanto, Lurah Loktabat Selatan Feffy Ramadhiaty, Kepala UPT Pasar Bauntung Adi Royan Pratama dan perwakilan dari pedagang Pasar Bauntung Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin mengatakan, adanya kantor Kas Pasar Bauntung Bank Kalsel Cabang Banjarbaru ini akan memberikan pelayanan yang lebih refresentatif.

Dia pun mengapresiasi pihak Bank Kalsel, sehingga dapat mengoptimalkan operasionalnya dan akan menambah kenyamanan nasabah serta dapat meningkatkan pelayanannya.

“Atas nama pribadi dan Pemko Banjarbaru mengucapkan selamat kepada Bank Kalsel atas dibukanya dan diresmikannya kantor Kas Pasar Bauntung Bank Kalsel ini,” ucapnya.

Aditya juga berharap, dengan dibukanya kantor Kas Pasar Bauntung Bank Kalsel Cabang Banjarbaru ini akan semakin mempermudah dan semakin memperdekat akses masyarakat khususnya pedagang untuk mendapatkan pelayanan oleh Bank Kalsel.

“Jumlah pedagang di Pasar Bauntung ini ada 1100, mudah-mudahan semua pedagang tersebut membuat rekening Bank Kalsel,” harapnya.

Tak lupa, Walikota Banjarbaru mengucapkan terima kasih atas kerjasama Bank Kalsel baik yang selama ini telah mendukung proses pembangunan di Kota Banjarbaru baik berupa permodalan, penyaluran bantuan ataupun CSR.

Sementara Direktur Bisnis Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, berdasarkan data Bank Kalsel, untuk nasabah di Pasar Bauntung ini berjumlah 200 pedagang dan yang selalu aktif dalam melakukan transaksi ada 50 pedagang.

Dia juga menyampaikan, rasa bangga dan ucapan terima kasih kepada Pemko Banjarbaru karena telah diizinkan untuk membuka kantor di Pasar Bauntung dengan lokasi yang sangat strategis di area pintu masuk.

“Ini akan kami jadi percontohan kepada daerah lain untuk peningkatan status dari Kas Mobile menjadi Kantor Kas,” sebutnya

Selain berfungsi sebagai kantor Kas, Kantor Kas Pasar Bauntung Bank Kalsel Cabang Banjarbaru ini juga akan menyediakan layanan pemasaran, karena Banjarbaru merupakan daerah yang berkembang dan potensinya tinggi dalam hal transaksi keuangan.

“Sehingga nasabah Bank Kalsel khususnya pedagang di pasar Bauntung bisa melakukan pinjaman sebagai modal usaha ataupun hal lain,” pungkasnya.(adv/ad)

Continue Reading

Banjarbaru

Bank Kalsel Kerjasama Dengan PT IPI Pasarkan Produk Pembiayaan Umrah DP Nol Persen

Published

on

Bank Kalsel kerjasama dengan PT IPI sosialisasikan produk pembiayaan umroh. (Foto : Ist)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel bekerjasama dengan PT Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) pasarkan produk pembiayaan umrah dengan program DP nol persen dan jasa sangat kecil.

Produk itu disosialisasikan di ruang KH Idham Khalid Komplek Perkantoran Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarbaru, pada Kamis (14/7/2022) lalu.

Usai sosialisasi, Kabag Konsumer Divisi Usaha Syariah Bank Kalsel Irfan Adi Muharno mengatakan, kerjasama itu terjalin karena Bank Kalsel sebagai bank daerah turut serta dalam pembangunan ekonomi syariah.

Melalui kerjasama itu, jelas dia, Bank Kalsel menyediakan fasilitas talangan Umroh bagi ASN dengan bagi hasil rendah, tanpa uang administrasi dan tanpa uang muka. Tapi bagi non ASN, tetap diberikan kemudahan dan dikenakan uang muka sebesar 10 persen dari biaya keberangkatan.

“Sehingga bagi ASN dan non ASN yang ingin melaksanakan ibadah umrah bisa melalui PT IPI. Dan Bank Kalsel akan segera menyiapkan dana talangan secepatnya,” sebutnya.

Menurut Irfan, Bank Kalsel juga tidak membatasi jumlah yang telah mengajukan talangan untuk berumroh asalkan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan PT IPI.

Mewakili Gubernur Kalsel, Staf ahli bidang Pembangunan Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, menyambut baik produk talangan pembiayaan umroh dengan DP nol persen ini.

Dia pun mengajak, ASN di Kalsel yang ingin melaksanakan ibadah umrah untuk melalui program pembiayaan dari Bank Kalsel. “Karena program ini dirancang sebaik mungkin untuk nasabah dan ASN Pemprov Kalsel,” sebutnya.

Sementara Ketua Umum DPW IPI Kalsel KH Muhammad Mukri Yunus menyebut, produk pembiayaan umroh ini sangat cocok. Mengingat, program pondok pesantren adalah untuk menghidupkan ekonomi syariah, keuangan syariah dan Bank Bank Syariah.

“Ini juga sesuai dengan imbauan Gubernur Kalsel untuk menghidupkan Bank Kalsel melalui Divisi syariah,” katanya.

Ia mengungkapkan, program ini sebenarnya sudah dirancang sejak 2019 lalu, lantaran Pandemi Covid-19 sehingga baru bisa dilaksanakan di tahun ini.

“Layanan ini sangat bagus karena memudahkan dan tidak mempersempit ummat untuk menjalankan ibadah,” tukasnya. [adv/ad]

Continue Reading

Banjarbaru

Perbaiki Kualitas Layanan Publik, Ombudsman dan 21 SKPD Pemprov Kalsel Teken Perjanjian

Published

on

Foto bersama Ketua Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman bersama Kepala SKPD Pemprov Kalsel. (Foto: Ist)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan 21 SPKD yang ada di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) di Aula Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Senin (4/7/2022).

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalsel Hadi Rahman, menyampaikan setelah melakukan tahap finalisasi draft PKS bersama 21 SKPD di Lingkungan Pemprov Kalsel pada 22 s.d 24 Juni 2022, pihaknya bisa melaksanakan penandatanganan PKS tersebut bersama 21 SKPD yang disaksikan langsung Gubernur Kalsel beserta jajaran.

Hadi menjelaskan kerja sama ini dalam rangka menjalankan tugas dan wewenang Ombudsman berasaskan (Pasal 3 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008): Kepatutan, Keadilan, Non-diskriminasi, Tidak memihak, Akuntabilitas, Keseimbangan, Keterbukaan dan Kerahasiaan. Selain itu, salah satu tugas Ombudsman adalah melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi pemerintah. Juga sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepakatan (MOU) antara Ombudsman RI dengan Pemprov Kalsel yang ditandatangani tahun 2021 lalu.

“Pengawasan oleh Ombudsman dan masyarakat kepada penyelenggara negara dan pemerintahan akan membantu pembangunan tata kelola yang baik, benar dan terhindar dari maladministrasi serta perbaikan kualitas pelayanan publik yang berkesinambungan. “Hasil pengawasan ini akan membantu penyelenggara negara dan pemerintahan daerah di Kalsel dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan pelayanan berkualitas melalui pengelolaan pengaduan, penyusunan kebijakan dan pemenuhan standar pelayanan publik,” ujar Hadi.

Hadi menambahkan tidak ada pihak yang menginginkan pelayanan publik yang buruk namun tidak dapat dipungkiri akan adanya keluhan masyarakat atas perilaku maladministrasi. Oleh karenanya diperlukan pemahaman bersama secara sinergi antara penyelenggara layanan dengan masyarakat.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, dalam pidatonya berterima kasih dan menyambut baik kerjasama dengan 21 SKPD tersebut.

Menurutnya diperlukan kolaborasi dan kerja sama yang kuat antara Ombudsman dengan Pemerintah Daerah, selain ini adalah amanah dari undang-undang dan wujud kehadiran negara dalam melayani rakyatnya.

Gubernur mengatakan PKS ini sebagai komitmen dan itikad baik untuk membangun peradaban dan kualitas pelayanan publik di Kalsel, mencegah maladministrasi dalam pelayanan publik serta mempercepat tindaklanjut pengelolaan pengaduan masyarakat.

Selain itu, kerjasama Ombudsman dengan 21 SKPD lingkungan Pemprov Kalsel diharapkan mampu meningkatkan kinerja bidang pemerintahan dan pembangunan, terutama efisiensi dan efektifitas pelayanan publik serta penyelenggaraan pemerintahan. Juga, peningkatan kapasitas SDM aparatur dan pembangunan daerah, investasi dan pendapatan daerah, penggalian dan pemanfaatan potensi daerah, transfer ilmu pengetahuan dan teknologi, daya saing daerah dan regional. [ad/rls]

Continue Reading

Umum

Populer