Connect with us
FILE-MASAK-LOGO-SB-5

Nusa Tenggara Timur

Renovasi Gereja Aryos, Wujud Persekutuan Umat

Published

on

NTT, suaraborneo.com – Gereja sebagai persekutuan umat dapat dilihat dalam hidup persaudaraan karena iman dan harapan yang sama, Keikutsertaan semua umat dalam hidup menggereja dan rela berdialog dengan pihak mana saja sebab Gereja yakin bahwa di luar Gereja katolik terdapat pula kebenaran dan keselamatan.

Selain itu, Gereja hadir di dunia ini bukan untuk dirinya sendiri. Kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan orang-orang zaman sekarang terutama kaum miskin dan siapa saja yang menderita merupakan kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan dari murid-murid Yesus (Gereja) sebab persekutuan mereka juga terdiri atas orang-orang yang dipersatukan di dalam Kristus, dibimbing oleh Roh kudus dalam peziarahan mereka menuju kerajaan Bapak dan telah menerima warta keselamatan untuk disampaikan kepada semua orang.

Umat Allah(Gereja) di paroki St. Arnoldus Janzen dan Yosef Freinademetz (ARYOS) niki-niki, kecamatan Amanuban tengah, TTS-NTT, menunjukkan kesatuan dan kebersamaannya dengan satu rencana, satu arah dan satu tujuan untuk merenovasi gedung Gereja ARYOS menjadi gedung yang indah dan menarik. Dan juga merupakan tempat berkumpul bersama memuji dan memuliakan Tuhan.

RD. Yoakim Konis, pastor paroki tersebut, menandaskan bahwa saat ini merupakan saatnya memperbaiki dan merapikan gedung Gereja ini sebagai wujud iman dan representasi kehadiran Tuhan dalam sebuah bangunan.
Selain itu, dijelaskan RD. Kim bahwa ini sebagai komunio karena semua umat paroki ARYOS terlibat aktif dalam proses renovasi ini sehingga saya selaku pastor paroki mengharapkan setelah gedung ini diberkati dana tau diresmikan pada (23/10/2021), iman umat makin nyata dengan semangat misi Gereja yakni: menguduskan (Liturgia), mewartakan (Kerygma), menjadi saksi (Martyria) dan melayani (diakonia), jelasnya.
Ditambahkan pastor paroki tersebut, sifat-sifat Gereja yakni Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik hendaknya ditunjukkan karena Gereja itu sekaligus ilahi dan insani berasal dari Yesus dan berkembang dalam sejarah.

Satu karena adanya satu iman, Kudus karena jiwa Gereja adalah kudus, jiwa Gereja adalah Roh Kudus sendiri, Katolik berarti universal atau umum, terbuka bagi dunia dan Apostolik berarti Gereja yang berasal dari para rasul dan berpegang pada kesaksian para rasul.
Sementara itu, Jakobus Banamtuan, ketua Dewan Pastoral Paroki ARYOS, saat dikonfirmasi, Kamis (14/10/2021) menuturkan, semua proses renovasi ini berjalan baik karena kebersamaan dan keterlibatan seluruh umat disini dan umat yang saat ini berdomisili di luar paroki ini, Tuturnya.

Selain itu, dijelaskan bahwa ada juga dukungan dari donator dan pemerintah sehingga renovasi ini bisa selesai walaupun dalam situasi covid-19 namun tidak mematahkan semangat,,komitmen ,kerja keras umat dan panitia. Juga adanya motivasi dari pastor paroki sehingga berjalan dengan baik, jelasnya.
Yuliana Woy, Camat Amanuban Tengah, ketika dikonfirmasi mengaku senang karena proses renovasi telah selesai. Selain itu, Ibu Camat ini menuturkan, ini merupakan sebuah nilai positif yang patut diapresiasi karena kehidupan rohani dan jasmani harus seimbang karena kalau tidak seimbang tentunya akan pincang sehingga gedung Gereja dipandang perlu untuk direnovasi dan atau dirapikan sehingga ketika kita beribdah kita merasa at home dan semangat mengikuti ibadah dari awal hingga akhir, pungkasnya.

Ditambahkan, bahwa keindahan gedung ibadah menjadi perhatian semua pihak baik itu katolik, protestan dan juga islam, tambahnya.

Sedangkan, Niko Tabun, Guru Agama Kapela Tulun, kecamatan KiE, menandaskan bahwa kami dari kapela juga mendukung renovasi ini dengan turut memberikan dana walaupun kecil, tandasnya. (albert)

 296 kali dilihat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Umum

Populer