Kunjungi LPKA Martapura, Pengunjung Wajib Pindai QR Code Peduli Lindungi – SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

Kunjungi LPKA Martapura, Pengunjung Wajib Pindai QR Code Peduli Lindungi

Published

on

MARTAPURA, suaraborneo.com – Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Martapura telah menerapkan penggunakan QR Code Aplikasi Peduli lindungi yang ditempatkan di pintu masuk. Tak hanya tamu kunjungan yg harus pindai QR Code Aplikasi Peduli Lindungi, seluruh pegawai di lingkungan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Martapura juga diwajibkan untuk melakukan pemindaian atau scan QR Code Aplikasi Peduli Lindungi, Selasa (02/11/2021).

Aplikasi Peduli Lindungi merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah terkait dalam melakukan pelacakan untuk menghentikan penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19). Pemasangan QR Code Aplikasi Peduli Lindungi bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat proses vaksinasi untuk masyarakat dan mencegah penularan COVID-19 dengan cara memutus mata rantai penyebarannya.
(*/hrs-sb)

Bagikan ke

Banjarmasin

Bank Kalsel Beri Bantuan Rombong Barakah kepada UMKM Penjual Nasi Pundut dan Buras

Published

on

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Direktur UPZ H. Muhammad Fajri Muhtadi. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Saat ini Afriani berjualan nasi pundut dan buras beralamat di KM. 6 samping kantor Samsat Banjarmasin, kondisi tempat usaha sebelumnya hanya menggunakan meja seadanya dan payung.

Adapun usaha berjualan pundut nasi dan buras tersebut pada awalnya dijalankan oleh orang tuanya yakni Hasan Basri dan Ibu Mislamiah. Namun seiring berjalannya waktu kondisi kedua orang tuanya saat ini sudah tidak bisa berjualan lagi disebabkan usia mereka yang sudah lanjut sehingga digantikan oleh anaknya yakni Afriani untuk melanjutkan usaha orang tuanya.

Sebagai wujud kepedulian sosial dan ekonomi, manajemen Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel telah memberikan bantuan untuk Afriani sesuai program UPZ Bank Kalsel dalam pemberdayaan ekonomi Mustahik yang telah diserahkan secara langsung oleh Direktur UPZ H. Muhammad Fajri Muhtadi.

“Semoga bantuan tersebut dapat membantu dalam peningkatan ekonomi UMKM berupa rombong barakah kepada Afriani sehingga diharapkan nantinya dapat meningkatkan perekonomian keluarga,” ungkapnya.

Bagi Donatur dan Sahabat Akselenials yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Syukuran Relokasi Kantor Bank Kalsel Cabang Jakarta

Published

on

Bank Kalsel adakan syukuran relokasi Kantor Cabang Jakarta yang meliputi Kantor Fungsional Syariah (KFS), Dealing Room, ATM KC Jakarta 19 Juli 2024. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dalam upaya peningkatan pelayanan perbankan di Luar Kalsel , Bank Kalsel adakan syukuran relokasi Kantor Cabang Jakarta yang meliputi Kantor Fungsional Syariah (KFS), Dealing Room, ATM KC Jakarta pada hari ini 19 Juli 2024 bertempat di Jalan Panglima Polim Raya No.55 Melawai Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

Syukuran relokasi ditandai dengan doa dari Ustadz Nurcholis kemudian dilanjutkan sambutan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar.

Turut berhadir Anggota DPR RI, Syaiful Bahri; Kepala Dinas ESDM Prov Kalsel, Isharwanto; Kepala Bank Kalsel Cabang Jakarta; dan dari Divisi Sekretaris Perusahaan, Divisi Usaha Syariah, Divisi Jaringan Pelayanan Cabang, Divisi Treasury serta Nasabah Bank Kalsel yang berhadir pada acara kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar menyampaikan Selamat atas relokasi Kantor Cabang Jakarta dan mudah-mudahan pelayanan bagi nasabah setia Bank Kalsel di Jakarta akan semakin baik dan berkualitas.

“Saya ucapkan selamat dan sukses atas syukuran relokasi kantor Bank Kalsel di Jakarta, momen yang penting dan membanggakan pada hari ini menjadi pesan dan bukti bahwa bank dari banua kita dapat berkespansi hingga ke jakarta sebagai wilayah bisnis dan perdagangan pertama di Indonesia. Semoga ini komitmen kuat untuk mengembangkan pelayanan keuangan yang efisien dan mendekatkan diri kepada Masyarakat, sehingga meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan,” ungkap Roy.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengucapkan terima kasih kepada nasabah setia Bank Kalsel atas kepercayaannya, sehingga Kantor Bank Kalsel Cabang Jakarta sudah memasuki 1 tahun.

“Alhamdulillah, syukuran relokasi Kantor Bank Kalsel Cabang Jakarta pada hari ini telah menyesuaikan dengan bisnis Bank Kalsel yang retail, untuk pertumbuhan Laba Cabang Jakarta cukup bagus dalam pengembangan UMKM di Kalsel. Selain itu, Bank Kalsel disini ada Layanan Fungsional Syariah dan Dealing Room yang mengelola dana sehingga pertumbuhannnya mencapai 1 triliun, sehingga bisa kembali menjadi pendapatan daerah di Kalimantan Selatan,” pungkas Fachrudin. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Wujudkan Kalsel Merdeka Jaringan Telekomunikasi Dengan Mengentas 316 Desa Blank Spot

Published

on

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Muslim. (MC Kalsel/dok)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel terus berupaya mengentaskan daerah blank spot guna mewujudkan Kalsel merdeka jaringan telekomunikasi, Banjarbaru, Jumat (15/7/2022).

Kepala Diskominfo Kalsel, Muslim mengatakan, dari seluruh wilayah di Kalsel saat ini tersisa 9 persen yang masih mengalami blank spot (titik kosong) jaringan telekomunikasi, yang tersebar di sejumlah desa pada beberapa kabupaten/kota di Kalsel, diantaranya Kabupaten Tanah Laut.

“Di Kabupaten Tanah Laut itu persentase blank spot sekitar 33,33 persen dan ini masuk dalam kategori sedang, dan untuk dua belas kabupaten/kota lain berstatus baik atau persentasenya dibawah 33 persen,” kata Muslim.

Muslim menuturkan, pihaknya telah menyampaikan permohonan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memberikan bantuan pengadaan Base Transceiver Station (BTS) dalam rangka mengatasi area blank spot di Kalsel.

“Jadi kami terus berkoordinasi dengan Kemenkominfo, karena memang kewenangan membangun BTS itu ada di mereka. Untuk saat ini masih ada 316 desa blank spot di Kalsel yang perlu dibangunkan BTS,” ucap Muslim.

316 desa tersebut, jelas Muslim, tersebar di sejumlah kabupaten/kota seperti Kabupaten Barito Kuala sebanyak 64 desa dari 201 jumlah desa yang ada, disusul Kabupaten Banjar 46 desa dari 277 jumlah desa, dan Kabupaten Tanah Laut 45 desa dari 135 jumlah desa. (Sumber : diskominfomc)

Kemudian Kabupaten Kotabaru masih terdapat blank spot sekitar 38 desa, Hulu Sungai Tengah 33 desa, Hulu Sungai Selatan 32 desa, Tanah Bumbu 18 desa, Balangan 16 desa, Hulu Sungai Utara 9 desa, Tapin 6 desa, Kota Banjarbaru 2 desa, Tabalong 7 desa. Sedangkan untuk Kota Banjarmasin sudah teratasi 100 persen.

Selain berkoordinasi dengan Kementerian, Muslim menjelaskan, pihaknya juga menggandeng sejumlah provider penyedia layanan telekomunikasi di Kalsel untuk membangun BTS di daerah yang masih terdapat blank spot.

“Alhamdulillah di 2022 ini beberapa provider telah membangunkan BTS, seperti XL AXIATA membangun BTS di 12 titik desa blank spot, kemudian satu titik oleh Indosat, dan satu titik oleh Smartfren,” jelas Muslim.

Lebih jauh, Muslim menjelaskan, pemerintah akan terus berupaya mengentaskan desa blank spot di Kalsel.

“Dalam Renstra sudah kami cantumkan target kita terkait pengentasan desa blank spot ini sampai 2026, dan kami berharap ini bisa diselesaikan. Apalagi saat ini sudah 91 persen wilayah di Kalsel telah merdeka jaringan telekomunikasi,” kata Muslim. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur Kick Off Semarak 74 Tahun Provinsi Kalimantan Selatan, “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam”

Published

on

Kick Off Semarak 74 Tahun Provinsi Kalimantan Selatan, “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam”. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin melakukan Kick Off Semarak 74 tahun Provinsi Kalsel sekaligus launching logo Hari Jadi (Harjad) di Mahligai Pancasila pada Rabu (17/7) malam.

Kick off ditandai dengan membunyikan meriam bambu oleh Paman Birin didampingi Supian HK disambut pertunjukan oleh Teater Langit Jingga dari SMA 5 Banjarmasin.
Semarak 74 Provinsi Kalsel tahun ini mengusung tema “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam” sebagian cerminan keinginan kuat untuk memberikan yang terbaik bagi Banua.

Tampak hadir dalam kick off itu Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, pimpinan Forkopimda, Bupati/Walikota atau yang mewakili, para asisten, staf ahli gubernur dan Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Mengawali sambutannya, Paman Birin menyebutkan Kalsel laksana sehelai kain dari surga, sebagai gambaran untuk sebuah daerah yang luar biasa dengan kekayaan alam melimpah.

“Ini jadi modal dasar untuk menjadikan masyarakat Kalsel sejahtera lahir dan batin,” ujar.

Disebut Paman Birin, 74 tahun bukan waktu sebentar dan itu didapat karena jasa para pejuang dan pahlawan. Dan semangat merekalah yang perlu diwarisi generasi sekarang dan selanjutnya untuk membangun Banua dan mensejahterakan masyarakatnya.

Peringatan Hari Jadi senantiasa menjadi momentum untuk merefleksikan kilas balik pembangunan dan pencapaian selama beberapa tahun terakhir.

Diungkapkan Paman Birin, Provinsi Kalsel sejauh ini telah melewati banyak dinamika dan tantangan, yang dilalui dengan ketangguhan, kekuatan, dan kerja keras antara elemen masyarakat.

Beberapa parameter menjadi perhatian bersama, seperti capaian indeks pembangunan manusia, indeks kualitas
lingkungan hidup, serta sederet prestasi yang membanggakan.

Alhamdulillah, parameter tersebut menunjukkan tren positif selama dua periode kepemimpinan. Inilah yang membuat kita semakin mantap dan percaya diri dalam menyambut hari jadi ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Peluncuran hari jadi Provinsi Kalsel dibingkai dalam nilai-nilai harmoni dan spiritual yang mendalam.

Dalam beberapa tahun terakhir, selalu
menggaungkan nama Kalsel Babussalam, yang bermakna pintu keselamatan. Kalsel Babussalam menjadi doa bersama, agar masyarakat Kalsel meraih keberkahan dan keselamatan di dunia maupun di akhirat.

Kalsel Babussalam juga mengandung harapan agar Banua ini menjadi tempat yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.

Sementara itu, Sekdaprov Roy Rizali Anwar didampingi panitia pelaksana kick off, Heriansyah menyebutkan, peringatan hari jadi ke 74 Provinsi Kalsel tahun ini dirangkai sejumlah kegiatan, mulai yang berskala lokal maupun nasional, bahkan internasional.

Event-event yang diselanggarakan antara lain, virtual run, pameran seni lukis, karasminam ragam Banua Banjar, kejuaraan internasional paralayang, konser Rhoma Irama, festival budaya pasar terapung, pekan olahraga wartawan nasional, karnaval Geopark Meratus, dan lomba pawai budaya.

Kemudian, sekali puncak hari jadi, digelar juga kirab merah putih, lomba pawai budaya, atraksi pesawat terbang, jazz sungai, gowes geopark, lomba masak, hingga pencatatan rekor MURI 1000 pemain sinoman hadrah. [abdi/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bantuan Pembelian Laptop untuk Penunjang Pendidikan Kepada Salah Satu Anak Pensiunan Pegawai Bank Kalsel

Published

on

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris UPZ Bank Kalsel, Junaidi kepada Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Wujud keberadaan kepedulian Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam membantu keluarga pensiunan Bank Kalsel baik masih hidup maupun meninggal dunia.

Untuk tahun ini UPZ Bank Kalsel membantu anak salah satu pensiunan pegawai Bank Kalsel yaitu Almarhum Bapak Umiansyah yakni Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda.

Sebelumnya Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda sudah pernah dibantu oleh UPZ Bank Kalsel untuk perbaikan laptop namun namun saat ini laptop yang digunakan mengalami kerusakan sehingga harus membutuhkan laptop yang baru.

Atas hal tersebut UPZ Bank Kalsel membantu pembelian laptop kepada Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda, dengan ketersediaan perangkat teknologi yang diberikan oleh UPZ Bank Kalsel.

Adapun dalam penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris UPZ Bank Kalsel, Junaidi kepada Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda.

“Semoga bantuan tersebut diharapkan bisa dapat berguna dalam menunjang pendidikan perkuliahan Muhammad Wahyu Zulmi dan Ermy Marlinda,” ungkap Junaidi.

Bagi Donatur dan Sahabat Akselenials yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Bantu Pendidikan Kepada Anak Yatim Piatu dan Dhuafa Di Rumah Singgah Sayyidah Khadijah Thahirah Il Banjarmasin

Published

on

Rumah Singgah Sayyidah Khadijah Thahirah II Yayasan Anak Bangsa Mandiri Banua Banjarmasin. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Yayasan Anak Bangsa Mandiri Banua Banjarmasin merupakan salah satu wadah komunitas relawan untuk saling berbagi. Lembaga ini mengakomodir kegiatan pembelajaran nonformal untuk anak-anak usia sekolah dari keluarga kalangan tidak mampu.

Untuk melakukan kegiatannya Yayasan telah memiliki Rumah Singgah Sayyidah Khadijah Thahirah II Banjarmasin hingga sekarang telah memiliki anak asuh berjumlah 49 orang.

Berdasarkan hal tersebut Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) turut berpartisipasi dalam membantu kegiatan dimaksud dengan memberikan bantuan dana pendidikan kepada 26 anak yatim piatu dan dhuafa di Rumah Singgah Sayyidah Khadijah Thahirah II Yayasan Anak Bangsa Mandiri Banua Banjarmasin.

“Semoga bantuan tersebut dapat meringankan kesulitan dalam membayar biaya pendidikan kepada 26 orang anak yatim piatu dan dhuafa yang kurang mampu di Rumah Singgah Sayyidah Khadijah Thahirah II Banjarmasin. Sehingga dapat menciptakan generasi unggul melalui pendidikan yang layak dan berkualitas bagi generasi penerus bangsa,” ungkap Ketua UPZ Bank Kalsel.

Bagi Donatur dan Sahabat Akselenials yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv/ad]

Rekening Zakat, Infak dan Sedekah :
Bank Kalsel Syariah
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan Sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel
Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel:0811505153

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Buruh ke DPRD Kalsel Tuntut Cabut Kebijakan Tapera 

Published

on

Aksi unjuk rasa buruh di depan gedung DPRD Provinsi Kalsel. (Foto/Rizki)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sejumlah buruh di Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Senin (8/7/2024) siang.

Puluhan buruh yang melakukan aksi tergabung dalam Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) Kalsel dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel.

Mereka terlebih dahulu konvoi menggunakan sepeda motor dan berhenti di depan kantor DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin. (Sumber : Kanalkalimanta.com)

Aksi para buruh di Banjarmasin tersebut merupakan reaksi dan penolakan atas rencana kebijakan Tabungan Perumahan rakyat (Tapera).

Massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan membentangkan sejumlah spanduk penolakan Tapera.

Selain soal Tapera, para buruh juga menyampaikan beberapa aspirasi meminta pencabutan sejumlah aturan.

Mereka meminta pencabutan aturan seperti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Ciptakerja menjadi Undang-Undang.

Berikutnya, Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Ketentuan Impor Tekstil dan Produksi Tekstil. Serta izin usaha kurir dan logistik asing.

Tuntutan massa aksi buruh juga meminta agar outsourching dihapus dan menolak upah murah (hostum).

Salah seorang perwakilan buruh, Yoeyoen Indharto mengatakan, meskipun saat ini penerapan kebijakan Tapera dilakukan penundaan, pihaknya tetap belum puas sebelum benar-benar dicabut.

“Kita tahu bahwa Tapera ditunda, harus dicabut, buang,” tegas Yoeyoen.

Ketua FSPMI Kalsel menilai, potongan upah sebesar 3 persen yang dikumpulkan hingga 20 tahun pun menurutnya tak akan cukup untuk membeli sebuah rumah, sehingga pihaknya tak yakin dengan kebijakan Tapera.

Yoeyoen dan para buruh meminta, lima poin tuntutan yang disampaikan buruh termasuk Tapera dan UU Ciptakerja supaya ditindaklanjuti oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel.

Perwakilan Sekretariat DPRD Kalsel yang menemui massa aksi, Adhi Saputra mengatakan akan menyampaikan tuntutan yang disampaikan buruh kepada pimpinan DPRD Kalsel.

Menurutnya, meskipun beberapa tuntutan yang disampaikan massa buruh juga sudah pernah disampaikan pada aksi-aksi sebelumnya, seperti Tapera dan UU Omnibuslaw/Ciptakerja, pihaknya akan tetap menindaklanjutinya.

“Yang jelas dokumen yang kami terima akan kami lanjutkan,” katanya.

Aksi damai yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam itu dijaga ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Kota Banjarmasin dan Polda Kalsel. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur Kalsel Dukung Penguatan Pemangku Kepentingan Terhadap Pendidikan Vokasi

Published

on

Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) menggelar dialog publik. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) menggelar dialog publik “Kebijakan Bersama Pemangku Kepentingan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan”, Selasa (16/07/2024) di Banjarmasin.

Kegiatan dihadiri dan dibuka Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Adi Santoso, narasumber dialog dan para pakar.

Paman Birin dalam sambutan tertulisnya mengapresiasi dialog publik yang digelar Poliban yang dianggap memiliki arti penting bagi penguatan peran pemangku kepentingan terhadap pendidikan vokasi.

Pemangku kepentingan daerah dan satuan pendidikan vokasi perlu menjalin kolaborasi sinergi dalam rangka melakukan revitalisasi pendidikan vokasi sebagaimana amanat Peraturan Presiden nomor 68 tahun 2022.

Program kemitraan menurut Paman Birin, menjadi wadah bersama dalam memperkuat kinerja tim koordinasi daerah vokasi atau TKDP serta memfasilitasi beragam aktivitas dalam rangka penguatan kolaborasi pembinaan hubungan juga keperluan kemitraan antar pemangku kepentingan di daerah.

Pemprov Kalsel sangat mendukung pelaksanaan program kemitraan dalam rangka pendidikan vokasi di Kalsel. Hal ini sejalan dengan misi Kalsel Maju sebagai ibu pintu gerbang IKN yaitu mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berbudi luhur.

Lembaga pendidikan vokasi mencetak lulusan-lulusan yang memiliki keahlian spesifik yang diserap dunia industri. Disisi lain dunia industri terus bergerak dinamis melahirkan kebutuhan baru seiring perkembangan zaman, sering akan hadirnya era Indonesia emas yang menuntut produktivitas dan daya saing.

Hal itu dapat menjadi hambatan atau peluang, tergantung bagaimana pendidikan vokasi mampu beradaptasi. Melalui program kemitraan, dapat mendorong daya saing dan kemampuan adaptasi pendidikan vokasi dengan cara yang menyeluruh serta sinambungan, terintegrasi,.dan terkoordinasi.
Dialog ini dapat juga menjadi sarana untuk berbagi gagasan dan menyelaraskan langkah-langkah dalam merevitalisasi pendidikan vokasi di daerah.

“Pemprov akan mendukung semua rumusan yang dihasilkan dalam diskusi dari semua unsur-unsur terkait”, ujar gubernur.

Sementara itu, Wakil Direktur 1 Poliban, Ahmad Rijani menyebut, perlu dilakukan upaya-upaya untuk mendorong pengembangan inovasi di daerah salah satunya melalui program fasilitas kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi daerah.

Program ini merupakan salah satu program unggulan dari Direktorat Jenderal pendidikan vokasi Kementerian Pendidikan kebudayaan Riset dan Teknologi yang bertujuan membangun ekosistem kemitraan yang kuat antara perguruan tinggi, vokasi dunia usaha, dunia industri dan pemerintah daerah.

“Melalui program ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan mampu meningkatkan daya saing daerah,” terang Ahmad Rijani.

Narasumber dialog adalah Ahmad Saufi (Asisten Deputi Pendidikan Vokasi dan Pendidikan Tinggi Kementerian Koordinator Bidang PMK), Supian HK (Ketua DPRD Provinsi Kalsel), Shinta Laksmi Dewi (Ketua Kadin Kalsel), Ariadi Noor (Kepala Bappeda Provinsi Kalsel), dan Irfan Sayuti (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel). [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Akibat Konsumsi Kecubung, Seorang Pria Cerburkan Diri Ke Sungai Martapura Bawah Jembatan Dewi

Published

on

Korban akibat mengkonsumsi kecubung atau racikan zenith. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Warga di Kalimantan Selatan saat ini sedang resah melihat kelakuan anak muda yang semakin aneh dan melanggar hukum.

Fenomena yang saat lagi viral adalah mengkonsumsi kecubung atau racikan zenith dengan tanaman kecubung, akibat zat adiktif atau bahan candu ini menimbulkan efek halusinasi dan rasa senang berlebih atau euforia.

Kasus yang baru saja terjadi akibat mengkonsumsi racikan tanaman kecubung seorang remaja putri ditemukan terkulai di Simpang Anem dan seorang pria ceburkan diri ke Sungai Martapura Bawah Jembatan Dewi, Kota Banjarmasin.

Kejadian di Simpang Anem, Kecamatan Banjarmasin Barat seorang remaja putri diduga mabuk kecubung terlihat teler dari mulut mengeluarkan busa dan terkulai di depan sebuah rumah, Senin (8/7/2024).

Dalam vidoe yang dibagikan akun jejak_sikurir, tampak bagian mulut mengeluarkan busa dan terkulai di depan sebuah rumah.

Ia tampak lemas tak berdaya. Banyak warga yang mengerubuti remaja yang diduga mabuk kecubung tersebut.

Akun tersebut juga menyebutkan jika ada yang mengenal sosok remaja tersebut untuk memberitahu keluarganya.

“Bagi yang mengetahui atau mengenal bisa di sampaikan kepada pihak keluarganya cek muka (depan) Simpang Anem parak langgar pembayaran listrik kakanakan pinanya (sepertinya) mabuk kecubung jar kada kawa ditakuni (ditanya) kalo ada yang kenal.”

Pria Ceburkan Diri ke Sungai Martapura

Kasus kedua, seorang pria menceburkan diri di Sungai Martapura di bawah Jembatan Dewi, Jalan A Yani km 1 Banjarmasin, Minggu (7/7/2024) malam.

Dikutip akun instagram info_banjarmasin, detik-detik pria menceburkan diri tersebut terekam video warga.

Beruntungnya salah seorang warga sigap langsung menolong pria tersebut dan mengangkat ke permukaan.
Baca Juga: Video Pencarian Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Siring 0 Km Banjarmasin, Korban Mau Mencuci Tangan

Disebutkan dalam video pria tersebut mabuk kecubung yang kali ini marak di Kota Banjarmasin.

“Katanya kecubung jua (juga) nah di Jembatan Dewi,” ucap pria dalam video.

Obat terlarang zenith kecubung dikabarkan marak beredar di Kalimantan Selatan (Kalsel), termasuk di Banjarmasin.

Efeknya berhalusinasi. Konon efek kecubung (Datura metel), tanaman yang mengandung efek pembius itu diracik bersama Zenith, obat keras yang mengandung zat Carnophen.

Fenomena obat racikan terlarang, zenith dengan tanaman kecubung dikabarkan marak beredar di Kalsel, termasuk di Banjarmasin.

Mengenal Tanaman Kecubung, dari Bahaya hingga dan Cara Mengatasi Efeknya

Kecubung adalah tanaman hias yang sudah lama dimanfaatkan sebagai obat alternatif karena mengandung berbagai senyawa aktif. Namun, tanaman ini juga sering disalahgunakan sebagai zat adiktif atau bahan candu yang dapat menimbulkan efek halusinasi dan rasa senang berlebih atau euforia.

Kecubung (Datura sp.) adalah tanaman semak yang memiliki bunga menyerupai trompet berwarna putih atau ungu, serta buah yang berbentuk bulat dan berduri. Di Indonesia, kecubung sering dijadikan tanaman hias karena bentuk bunganya yang khas dan cantik.

Karena mengandung beragam senyawa aktif, kecubung juga sering dijadikan sebagai obat alternatif. Tanaman ini dipercaya dapat menyembuhkan memar, luka, sakit gigi, demam, rematik, asam urat, dan asma.

Namun, kecubung juga memiliki zat beracun yang dapat menimbulkan beberapa gejala berbahaya jika dikonsumsi, terlebih jika disalahgunakan sebagai zat adiktif atau psikotropika. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer