LPKA Martapura Terima Kunjungan Mahasiswa/i ULM Studi Lapangan – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-12

Kalsel

LPKA Martapura Terima Kunjungan Mahasiswa/i ULM Studi Lapangan

Published

on

MARTAPURA, suaraborneo.com – Kegiatan Lanjutan Studi Lapangan Konseling Psikologis Terhadap Andikpas LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) Kelas I Martapura dari Mahasiswa/i Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Selasa (16/11).

Pelaksanaan kegiatan lanjutan dari Mahasiswa/i Universitas Lambung Mangkurat dalam rangka melakukan studi lapangan Matakuliah Psikologi Forensik dengan pelaksanakaan kegiatan konseling psikologis terhadap Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) LPKA Kelas I Martapura yang bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan berlangsung di Aula Serba Guna Dr. Sahardjo, SH dari pukul 10.00 WITA. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) berlangsung aman dan tertib dengan didampingi oleh petugas. (hrs-sb)

Banjarmasin

KPw BI Kalsel Paparkan “Perkembangan Ekonomi dan Kebijakan Bank Indonesia Terkini”

Published

on

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Imam Subarkah. Didampingi (kiri) Ekonom Ahli, Kelompok Perumusan Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Wilayah dan Provinsi, Muslimin Anwar, (kanan) Kepala Divisi Implementasi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Manajemen Intern (SP PUR & MI), Robi Ariadi, (kanan) Kepala Tim Implementasi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SP PUR), Roy Ramantho Sarwono. (Foto: Ady)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Perkembangan Ekonomi Nasional Pemulihan ekonomi global diprakirakan terus berlanjut meski lebih rendah dari proyeksi sebelumnya seiring ketegangan geopolitik Rusia – Ukraina yang terus berlanjut dan berdampak pada perlemahan transaksi perdagangan, kenaikan harga komoditas, dan ketidakpastian pasar keuangan global, di tengah penyebaran Covid-19 yang mulai melandai.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, memaparkan, perbaikan ekonomi domestik diprakirakan terus berlangsung didukung oleh peningkatan konsumsi, investasi nonbangunan, dan kinerja ekspor, sejalan dengan mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi yang membaik. Sejumlah indikator dini, seperti penjualan eceran, ekspektasi konsumen, dan PMI manufaktur mengindikasikan pemulihan ekonomi domestik terus berlangsung. Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh kinerja positif berbagai lapangan usaha, seperti industri pengolahan, perdagangan, transportasi dan pergudangan, serta informasi dan komunikasi.

“Untuk keseluruhan tahun 2022, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi nasional akan mencapai 4,5 – 5,3%. Pertumbuhan ekonomi akan dipengaruhi oleh kinerja ekspor yang terdampak perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan perdagangan dunia yang lebih rendah akibat ketegangan geopolitik Rusia – Ukraina yang masih berlanjut,” beber Imam Subarkah,  Jum’at (20/5/2022).

Respon Kebijakan Bank Indonesia

Dengan pertimbangan atas hal-hal tersebut, Rapat Dewan Gubernur pada Bulan April 2022 memutuskan bahwa Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut melalui berbagai langkah, antara lain:

Memperkuat kebijakan nilai tukar Rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar;
melanjutkan implementasi kebijakan makroprudensial yang akomodatif;
melanjutkan kebijakan transparansi suku bunga dasar kredit (SBDK); memastikan kecukupan kebutuhan uang dan kesiapan BI-FAST; melonggarkan kebijakan penyimpanan uang elektronik; dan memperkuat kebijakan internasional, termasuk promosi perdagangan dan menyukseskan Presidensi G20 tahun 2022.

Bank Indonesia juga terus memperkuat kebijakan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal (CEMUMUAH) serta inklusif dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi. Di sisi non tunai, Bank Indonesia terus mendorong inovasi sistem pembayaran termasuk dalam rangka mendukung elektronifikasi keuangan pemerintah dan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta mendorong akselerasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) yang inklusif dan efisien melalui kebijakan sistem pembayaran nontunai antara lain melalui layanan BI-FAST melalui mobile banking  serta meningkatkan komunikasi kepada masyarakat dan lembaga terkait. Sinergi dengan Pemerintah juga terus dilakukan untuk mendorong percepatan digitalisasi pembayaran melalui elektronifikasi bansos, transaksi Pemda, dan transportasi.

Di sisi tunai, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada triwulan I 2022 meningkat 13,58% (yoy). Bank Indonesia memperkuat layanan kas kepada masyarakat melalui implementasi digitalisasi layanan kas keliling (PINTAR), menjaga ketersediaan uang tunai, termasuk tambahan penyediaan uang sebesar Rp27,4 triliun sehingga menjadi Rp202,7 triliun selama periode bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1443H serta memperkuat kerja sama kelembagaan dalam pengedaran uang ke seluruh wilayah NKRI.

Perkembangan Ekonomi dan Inflasi Kalimantan Selatan

Perekonomian Kalimantan Selatan pada triwulan I 2022 tetap tumbuh positif yaitu sebesar 3,49% (yoy), melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,55% (yoy). Perlambatan antara lain disebabkan oleh kinerja lapangan usaha (LU) pertambangan yang terkontraksi sebagai dampak dari pemberlakuan larangan ekspor batubara pada awal tahun 2022. Selain itu, keterbatasan bahan baku TBS akibat faktor trek turut mempengaruhi perlambatan kinerja sektor pertanian dan industri pengolahan, terutama CPO.

Pandemi Covid-19 yang semakin terkendali dan pelonggaran PPKM telah mendorong peningkatan aktifitas perekonomian dan peningkatan permintaan masyarakat. Kondisi ini serta trend/pola musiman selama Puasa dan Hari Raya Idul Fitri, mendorong kenaikan inflasi Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan April 2022 menjadi sebesar 1,15% mtm, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang inflasi 0,93% mtm. Secara year to date, inflasi sampai dengan April 2022 tercatat 2,69%.

Inflasi terutama didorong oleh inflasi angkutan udara sejalan dengan peningkatan permintaan pada periode cuti bersama dan mudik lebaran di tengah kenaikan harga avtur. Selain itu, inflasi juga bersumber dari kenaikan PPN, harga minyak goreng sebagai dampak dari pencabutan HET minyak goreng kemasan dan kenaikan harga BBRT dan BBM nonsubsidi sejalan dengan peningkatan harga migas dunia.

Sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi, maka tekanan permintaan terhadap barang dan jasa diprakirakan juga meningkat sehingga berpotensi mendorong kenaikan inflasi. Namun kapasitas produksi yang terpasang saat ini masih dapat memenuhi peningkatan permintaan dimaksud sehingga inflasi akan tetap terkendali. Selanjutnya, kami juga menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat untuk berbelanja bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penumpukan stok barang karena pasokan barang terjaga.

Bank Indonesia tetap konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna menjaga inflasi agar berada dalam kisaran sasaran 3,0±1% pada 2022.

Transformasi Ekonomi Melalui Hilirisasi SDA

Untuk mendukung pengembangan perekonomian Kalimantan Selatan, transformasi ekonomi menjadi penting dilakukan dengan tujuan meningkatkan daya saing daerah yang memiliki SDA terhadap dinamika global.

Saat ini, struktur ekspor Kalsel yang didominasi oleh SDA seringkali dipengaruhi oleh fenomena Commodity Boom, yaitu peningkatan kinerja ekspor didorong harga komoditas yang tinggi. Di sisi lain, kondisi tersebut juga menyebabkan kerentanan ekonomi terhadap gejolak/volatilitas harga.
Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan penguatan struktur ekonomi Kalsel yang dapat dilakukan melalui transformasi manufaktur. Pertumbuhan nilai ekspor komoditas low, medium, dan high tech manufactures lebih stabil dibandingkan komoditas primer.

Dalam hal ini, dukungan program hilirisasi perlu terus didorong untuk mendukung penguatan manufaktur, antara lain pengembangan gasifikasi batubara, produk oleochemical, mendorong pengembangan industri ban dan aspal karet, serta produk olahan udang.

Pengembangan Pariwisata Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Dalam rangka menjaga momentum pemulihan pertumbuhan ekonomi dan mendorong penguatan struktur ekonomi Kalimantan Selatan, identifikasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru sangat diperlukan. Hasil Growth Diagnostic BI Kalsel, salah satu sektor yang berpotensi dikembangkan adalah Pariwisata berbasis alam dan budaya.

Pemerintah mendorong pemulihan aktivitas pariwisata di masa Pandemi melalui implementasi sertifikat CHSE untuk meningkatkan level of confidence wisatawan dalam berwisata. Hingga akhir 2021, terdapat sebanyak 103 usaha tersertifikasi CHSE di Kalsel. Sertifikasi CHSE pada usaha pariwisata menjadi salah satu pendorong pemilihan aktivitas oleh wisatawan.

Untuk mewujudkan sektor pariwisata sebagai sumber baru pertumbuhan ekonomi Kalsel, koordinasi dan kerjasama antar stakeholder di daerah diperlukan untuk menyiapkan aspek infrastruktur maupun fasilitas pendukung pariwisata. Ke depan, pengembangan pariwisata Kalsel juga perlu diarahkan pada Quality Tourism melalui pengembangan 3A (Atraksi, Aksesbilitas, Amenitas) 2P (Pelaku Usaha dan Promosi).

Perkembangan UMKM, QRIS dan CBP Rupiah

Dalam rangka pengembangan UMKM, Bank Indonesia memfokuskan pada pengembangan klaster pangan dan digitalisasi UMKM. Pengembangan klaster pangan bertujuan untuk mendukung stabilitas nilai Rupiah dalam kerangka pengendalian inflasi baik inflasi nasional maupun inflasi daerah. Sedangkan pengembangan UMKM memiliki sasaran akhir untuk mendorong UMKM yang berdaya saing untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

KPwBI Kalsel melakukan berbagai upaya untuk mendorong UMKM Naik Kelas melalui berbagai program. Dimulai dari peningkatan kapasitas melalui Bantek, pelatihan keuangan, penguatan produk dengan pelatihan packaging dan sertifikasi, dan pendampingan pemasaran digital melalui Karya Kreatif Borneo Tahun 2022 dalam mendukung KKI dan GBBI Tahun 2022.

Beberapa agenda KPwBI Kalsel dalam pengembangan UMKM di 2022 antara lain Karya Kreatif Banua (Mei 2022), Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Kalsel (Juli 2022) dan Pamor Borneo (Agustus 2022).

Pada tahun 2022 terdapat target penambahan jumlah pengguna baru QRIS secara nasional sebanyak 15 juta. Per posisi Maret 2022, jumlah pengguna QRIS di Kalimantan Selatan sebesar 136.936 atau terdapat 66.181 pengguna baru jika dibandingkan posisi Desember 2021. Hal tersebut juga sejalan dengan jumlah merchant yang terus meningkat, di wilayah Kalsel jumlah merchant QRIS pada Triwulan I 2022 tercatat sebanyak 183.284 dengan dominasi merchant kategori usaha mikro dan kecil.

Sepanjang tahun 2022, KPwBI Kalsel terus melaksanakan kampanye program Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Kampanye tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kualitas uang yang beredar di masyarakat, menjaga masyarakat agar terhindar dari kasus uang palsu, menerapkan uang Rupiah menjadi satu-satunya alat pembayaran di NKRI serta menumbuhkan kecintaan kebanggaan dan pemahaman akan Rupiah. Untuk mencapai tujuan dimaksud, KPwBI Kalsel telah melaksanakan berbagai kegiatan edukasi CBP yang dilakukan di berbagai instansi dan masyarakat baik secara online maupun offline. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarbaru

KPw BI Kalsel Bersama Pemda Gelar FGD Elektronifikasi Transaksi Dengan Pemko Surakarta Dalam Implementasi e-Retribusi Pasar

Published

on

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Kalimantan Selatan, Imam Subarkah dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. H. Syaiful Azhari, MP.  (Foto' Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan melaksanakan FGD Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah wilayah Kalimantan Selatan dengan Pemko Surakarta dalam Implementasi e-Retribusi Pasar pada 19 Mei 2022 di Banjarbaru.

Kegiatan FGD sebagai upaya dalam mendukung elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah khususnya pendapatan daerah.

Pelaksanaan FGD diawali dengan laporan pelaksanaan inisiasi dan implementasi elektronifikasi PEMDA oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Kalimantan Selatan, Imam Subarkah dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. H. Syaiful Azhari, MP. Narasumber FGD, Kepala Bagian Perekonomian Kota Surakarta, Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, serta Kepala Cabang Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Kota Surakarta.

Kegiatan FGD diikuti oleh Badan Keuangan Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Dinas Perdagangan, dan Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan yang hadir secara offline, serta anggota Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) masing-masing daerah yang mengikuti secara online.

Program kerja TP2DD di wilayah Kalimantan Selatan yang telah terbentuk baik tingkat provinsi/Kota/Kabupaten difokuskan pada peningkatan efisiensi dan efektivitas layanan publik melalui peningkatan transparansi dan tata kelola keuangan Pemda; serta Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan hasil asesmen asesmen terhadap implementasi dan realisasi dari penggunaan kanal pembayaran non tunai baik pada transaksi penerimaan maupun belanja pemda (indeks ETPD), pada Triwulan IV 2021, terdapat 3 Pemda di wilayah Kalimantan Selatan telah tergolong dalam kategori digital yaitu Kab. Tanah Bumbu, Kab. Hulu Sungai Utara dan Kab. Kotabaru serta 11 Pemda lainnya tergolong dalam kategori maju.

Hal tersebut didorong oleh perluasan pemanfaatan elektronifikasi pada kanal pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Bank Indonesia berkomitmen untuk terus bersinergi bersama dengan Pemerintah Daerah di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyukseskan percepatan dan perluasan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah salah satunya melalui pemanfaaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada transaksi retribusi daerah, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan publik serta menuju pemerintah daerah yang digital. [ad/rls]

Continue Reading

Daerah

Pemkab Balangan Bersama Bank Kalsel Launching Kartu Balangan Pintar Puncak HUT Ke-19

Published

on

Bank Kalsel melakukan sinergi dan kolaborasi Bersama Pemerintah Kabupaten Balangan meluncurkan kartu Balangan Pintar melalui Tabungan Simpel Bank Kalsel. (Foto: Ist)

Bank Kalsel melakukan sinergi dan kolaborasi Bersama Pemerintah Kabupaten Balangan meluncurkan kartu Balangan Pintar melalui Tabungan Simpel Bank Kalsel. (Foto: Ist)

Pemkab Balangan Bersama Bank Kalsel Launching Kartu Balangan Pintar Puncak HUT Ke-19

BALANGAN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel melakukan sinergi dan kolaborasi Bersama Pemerintah Kabupaten Balangan meluncurkan kartu Balangan Pintar melalui Tabungan Simpel Bank Kalsel. Acara Launching Kartu Balangan Pintar dilaksanakan pada Kamis (19/05), saat Puncak Perayaan Hari Jadi Kabupaten Balangan ke-19 di Halaman Kantor Bupati Balangan.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Balangan, H. Abdul Hadi; Wakil Bupati Balangan, H. Supiani; Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, H. Sutikno, AP, MAP; Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemprov Kalsel, Sulkan, SH, MH; Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kalsel, Junita Sitorus, SIP, MSi; Plt. Komisaris Utama Bank Kalsel, Hatmansyah; Komisaris Independen Bank Kalsel, Syahrituah Siregar; Direktur Business Bank Kalsel, Fahcrudin dan Kepala Cabang Paringin, Agus Setiawan; beserta tamu undangan.

Bupati Balangan, H. Abdul Hadi mengatakan digitalisasi melalui Kartu Balangan Pintar merupakan program unggulan Pemkab Balangan melalui Dinas Pendidikan yang bekerjasama dengan Tabungan Simpel Bank Kalsel. Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada siswa/i Sekolah Dasar (SD/setara) sampai dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP/setara) yang merupakan golongan menengah kebawah dalam bentuk dana pendidikan.

“Program Kartu Balangan Pintar ini dilaksanakan 1 tahun sekali yang dimana penyalurannya diberikan setiap 6 bulan, untuk kategori siswa/i Sekolah Dasar (SD/Setara) mendapatkan Rp550 ribu dan untuk kategori siswa/i Sekolah Menegah Pertama (SMP/Setara) mendapatkan Rp750 ribu yang dipergunakan untuk membeli alat tulis guna membantu kalangan menengah kebawah dalam proses belajar,” terang Abdul Hadi

Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Fachrudin mengungkapkan Bank Kalsel senantiasa mendukung dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui digitalisasi.

“Kolaborasi Bank Kalsel Bersama Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Pendidikan dilakukan dalam rangka digitalisasi pembayaran non tunai melalui Tabungan Simpel Bank Kalsel, hal ini juga diharapkan sebagai upaya dukungan Bank Kalsel terhadap Program Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan,” pungkas Fachrudin. [adv/ad]

Continue Reading

Hulu Sungai Selatan

Ketua TP PKK HSS Gelar Pembinaan Posyandu

Published

on

Ketua TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Hj Isnaniah A Fikry didampingi Wakil Ketua I Srie Astuti Syamsuri Arsyad melakukan pembinaan Posyandu. (Foto: Ist) 

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Ketua TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Hj Isnaniah A Fikry didampingi Wakil Ketua I Srie Astuti Syamsuri Arsyad melakukan pembinaan Posyandu di Desa Tambak Bitin Kecamatan Daha Utara, Rabu (18/5/2022).

Adapun posyandu yang mendapat pembinaan, yaitu Posyandu Junjung Buih 2 yang terletak di lingkungan RT I Desa Tambak Bitin.

Kedatangan Hj Isaniah bersama Pengurus PKK Kabupaten HSS ini di sambut Ketua TP PKK Kecamatan Daha Utara Husnul Khatimah Syamsuri, Sekcam Daha Utara, TP PKK Desa, dan Kader Posyandu.

Saat memberikan pembinaan, Hj Isaniah meminta agar Posyandu yang ada di desa terus diaktifkan. Terlebih dalam rangka mengikuti lomba Posyando Tingkat Provinsi Kalsel maka segala bentuk kegiatan dan pencatataan data dan lainnya haruslah mulai disiapkan. Selain itu untuk memberikan motivasi para kader, Hj. Isnaniah berjanji akan membuatkan seragam sasirangan untuk para kader agar terlihat lebih kompak dan serasi.

Pada kesempatan tetsebut Hj. Isnaniah juga menyempatkan diri mampir di rumah salah satu warga Tambak Bitin yang juga merupakan Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD) yang saat itu sedang mencoba mempraktikkan membuat makanan atau asupan untuk balita. Makanan ini rencana akan di sajikan pada saat kegiatan posyando sebagai bagian dari program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita. Selain itu Hj. Isnaniah juga menyerahkan bantuan paket sembako untuk ibu hamil dan yang mempunyai balita. [adv-hss]

Continue Reading

Hulu Sungai Selatan

Bupati HSS Achmad Fikry Terima Kunjungan Pengurus Yayasan Darul Ulum

Published

on

Kunjungan Pengurus Yayasan Darul Ulum dalam rangka silaturahmi serta berkoordinasi dan juga minta saran serta masukan Bupati HSS, Drs H Achmad Fikri. (Foto: Ist) 

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Kunjungan Pengurus Yayasan Darul Ulum ini dilaksanakan dalam rangka silaturahmi serta berkoordinasi dan juga minta saran serta masukan Bupati HSS, Drs H Achmad Fikri, karena Pengurus Yayasan Darul Ulum berencana untuk melakukan renovasi ruang kelas pada Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum.

“Kedatangan kita ini yang pertama untuk minta saran masukan dan mudah-mudahan Bapak Bupati bisa membantu atas nama Pemda untuk rehab Tsanawiyah Darul Ulum Karena kami tahu Betul Bapak Bupati kita sangat peduli pada pendidikan dan mudah-mudahan ini menjadi shodaqoh Jariyah”, ucap Hamdani Darussalam selaku Kepala Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum Kandangan saat diwawancara, Kamis (19/5/2022).

Lebih lanjut, Kepala Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum menjelaskan adapun renofasi yang akan pihaknya laksanakan adalah untuk ruang kelas yang jumlahnya sebanyak 7 lokal.

“Selain 7 lokal ruang kelas kita juga berencana akan merenofasi kantor serta melaksanakan peninggian halaman sekolah, oleh sebab itu kita juga sangat mengharapkan bantuan dari masyarakat para dermawan untuk dapat melaksanakan rencana renofasi sekolah kita,” tuturnya.

Hamdani Darussalam juga menjelaskan untuk renovasi tersebut yayasan membutuhkan dana lebih dari 1 Milyar Rupiah dan bagi masyarakat serta orang-orang yang peduli yang dermawan yang ingin memberikan bantuan bisa langsung menyerahkannya kepada Panitia di Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum Kandangan Jl. Singakarsa No. 45 Kelurahan Kandangan Barat Kecamatan Kandangan Hulu Sungai Selatan. [adv-hss]

Continue Reading

Banjarbaru

Pemprov Kalsel Apresiasi Inovasi Ready Cash Digital Bank Kalsel

Published

on

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar menyampaikan apresiasi atas sejumlah inovasi yang telah dilaksanakan Bank Kalsel. (Foto: Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar menyampaikan apresiasi atas sejumlah inovasi yang telah dilaksanakan Bank Kalsel dalam rangka mempermudah pelayanan pada masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi atas inovasi Bank Kalsel dalam rangka mempermudah pelayanan kepada masyarakat, termasuk aplikasi Ready Cash Digital,” ujarnya pada pembukaan sosialisasi Ready Cash Digital Bank Kalsel di Kantor Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Rabu (18/5).

Sosialisasi Ready Cash Digital kepada ASN di lingkungan Pemprov Kalsel tersebut dihadiri Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya.

Roy mengatakan aplikasi Ready Cash Digital tersebut akan memudahkan para aparatur sipil negara (ASN) untuk mengajukan pembiayaan tanpa harus datang ke kantor Bank Kalsel.

Hadirnya pembiayaan online ini, kata Sekda, akan memangkas aspek waktu yang tersita dalam aktivitas perbankan di kantor-kantor cabang.

“Dengan ditandatanganinya facilities agreement antara Pemprov Kalsel dan Bank Kalsel, saya harapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian di daerah,” katanya.

Roy mengimbau ASN Pemprov agar dapat memanfaatkan fasilitas ini secara bijak dan baik serta tetap diiringi dengan pengelolaan keuangan yang sesuai kemampuan dalam beraktivitas ekonomi.

Sosialisasi juga diharapkan dapat lebih memahami cara kerja aplikasi ready Cash digital terbaru dari Bank Kalsel dan dapat meningkatkan inklusi keuangan di Provinsi Kalsel.

Dikatakan Roy, berkembangnya inovasi teknologi diranah perbankan tentu memberi kemudahan dan manfaat bagi nasabah.

Financial Technology melalui aplikasi perbankan saat ini semakin tumbuh besar seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang di dominasi oleh pengguna teknologi informasi serta tuntutan hidup yang serba cepat.

Teknologi keuangan ini membantu transaksi jual-beli dan sistem pembayaran menjadi lebih efisien dan ekonomis, namun tetap efektif.

Bank Kalsel sebagai bank pembangunan daerah di Banua, tentunya dituntut untuk dapat beradaptasi dengan perubahan ini untuk memberikan kontribusi yang positif bagi para pemegang sahamnya secara khusus dan masyarakat umumnya.

Bank Kalsel dalam beberapa tahun terakhir mampu menunjukkan kinerja yang bagus dan mampu bersaing dengan bank swasta atau BUMN lainnya.

Kontribusi Bank Kalsel dapat dirasakan pada setiap keuntungannya yang dikembalikan kepada masyarakat melalui masing-masing pemerintah daerah di Kalsel. [adv/ad]

Continue Reading

Hulu Sungai Selatan

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Wabup Syamsuri Undang Sandiaga Uno

Published

on

Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS) mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI) Sandiaga Salahuddin Uno untuk mempromosikan dan mendongkrak kunjungan wisata di Bumi Rakat Mufakat. (Foto: Ist) 

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Untuk mempromosikan dan mendongkrak kunjungan wisata di Bumi Rakat Mufakat, Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS) mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI) Sandiaga Salahuddin Uno datang ke HSS.

Undang tersebut disampaikan langsung oleh Wabup HSS Syamsuri Arsyad kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI) Sandiaga Salahuddin Uno (Sandiaga Uno), dalam audensi Gubernur Kalsel, di Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Gedung Sapta Pesona Jakarta Pusat, Rabu (18/5).

Selain menyampaikan undangan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, Wabup HSS Syamsuri memaparkan kunjungan wisata di Kabupaten HSS pada 2019 sebanyak 231 ribu pengunjung dan saat pandemi sebanyak 270 ribu kunjungan wisata.

Dalam audensi tersebut, Wabup Syamsuri menyarankan adanya paket-paket wisata bagi wisatawan yang berkunjung ke Kalsel, yang masing-masing daerah memiliki destinasi wisata yang bisa dinikmati.

Wabup Syamsuri berharap Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif RI Sandiaga Unu, dapat hadir pada event Loksado yang akan digelar dalam dekat ini.

“Kehadiran Menteri Sandiaga Uno dapat menguatkan pariwisata di daerah. Semoga setelah dari Kota Baru, pak Mentri bisa hadir pada 2 Juni 2022 ke Loksado,” harap Wabup Syamsuri.

Menurut wabup, festival Loksado satu-satunya di dunia dengan objek wisatanya Bamboo Rafting (rakit bambu) yang menjadi andalan wisata di Kabupaten HSS.

Wabup HSS berharap, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno mendapat dukungan akses guna memudahkan para wisatawan yang berkunjung ke Loksado.

“Kami juga minta Jalur Begandah Rantau bisa tembus ke HSS, karena bisa menjadi alternatif Ibu Kota Negara (IKN),” ujar Wabup Syamsuri.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, mengatakan akan menugaskan deputi untuk memberikan perhatian khusus ke Kalsel. “Saya sangat tertarik dengan Loksado, mudah-mudahan saya bisa ke sana, ” ucap Sandiaga Uno. [adv-hss]

Continue Reading

Hulu Sungai Selatan

Bupati HSS Berikan Arahan Kepada Anggota Satpol PP

Published

on

Bupati Hulu Sungai Selatan Drs. H. Achmad Fikry, M. AP mengajak seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. (Foto: Ist) 

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Bupati Hulu Sungai Selatan Drs. H. Achmad Fikry, M. AP mengajak seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab membantu menciptakan kondisi keamanan serta ketertiban di setiap wilayah tugas masing-masing.

Hal itu disampaikan Bupati HSS saat bersilahturahmi dengan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran yang bertempat di Aula Satpol PP Kab. HSS. Rabu(18/05/2022)

Dalam arahanya, bupati juga menyampaikan bahwa Satpol PP harus mempunyai kemampuan teknis tidak sekedar kemampuan fisik.

“Satpol PP harus tidak hanya memiliki kemampuan fisik akan tetapi harus mempunyai kemampuan teknis yang dalam artian satpol PP merupakan penegak aturan jadi sebelum meraka menegakkan aturan mereka harus wajib mengkuasai aturan khususnya aturan daerah,” ucap Bupati

Selain itu bupati juga berharap dengan ini diharapkan adanya perubahan yang signifikan kedepannya dalam pendekatan.

“Kami juga berharap pendekatan yang di lakukan kepada masyarakat bukan sekedar pendekatan akan tetapi pendekatan dalam penegakan aturan Yang harapannya dengan ini adanya perubahan yang signifikan dari SatPP HSS karena satPP HSS juga merupakan sebuah cerminan dari Kabupaten”. Harap bupati

Sementara itu, Kasat PolPP HSS Auliya Sofi Azmi,SSTP,M.Ec,Dev menyampaikan bahwa arahan dari Bupati ini bertujuan agar setiap anggota yang hendak melaksakan tugas dilapangan, mengerti dan memahami tugas yang harus dilakukan sesuai atensi pimpinan. [adv/HSS]

Continue Reading

Hulu Sungai Selatan

Pemkab HSS Gelar Evaluasi Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD 

Published

on

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab. HSS) mengadakan acara Evaluasi Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD Kab. HSS dalam rangka penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi LHP BPK RI tahun 2021. (Foto: Ist) 

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab. HSS) mengadakan acara Evaluasi Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD Kab. HSS dalam rangka penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi LHP BPK RI tahun 2021, Rabu (18/05/2022) di Pendopo Kab. HSS

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati HSS Drs. H. Achmad Fikry M.AP didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. HSS Drs. H. Muhammad Noor M.AP, serta juga diikuti oleh seluruh Kepala OPD dan juga bendahara yang ada di Kab. HSS.

Bupati HSS menjelaskan Rapat Kegiatan Tindak Lanjut Rekomendasi LHP BPK RI tahun 2021 ini dilaksanakan guna mempelajari dan menindaklanjuti Rekomendasi BPK RI pada LKPD tahun 2021 serta memastikan bahwa setiap rekomendasi yang diberikan akan sesegeranya dikerjakan sesuai dengan ketentuan dan batas waktu yang telah ditentukan.

“Kita akan kerjakan rekomendasi yang diberikan BPK RI sesuai dengan ketentuan dan kita selesaikan lebih awal dari batas waktu yang ditentukan, sehingga laporan kita terus sesuai dengan standart akutansi pemerintah yang ditetapkan BPK RI”, ucapnya.

Lebih lanjut Bupati HSS mengatakan bahwa Kab. HSS saat ini adalah Kabupaten yang mendapat apresiasi dari BPK RI Kalsel karena Kab. HSS merupakan Kabupaten terbanyak di Kalsel yang telah menyelesaikan Rekomendasi LHP BPK RI yakni sebesar 99,2%.

Dikesempatan ini Bupati HSS juga tidak lupa mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya kepada jajarannya yang telah bekerja sama dan bekerja maksimal menyajikan Laporan yang terbaik kepada BPK RI sehingga Pemkab HSS kembali bisa memperoleh predikat WTP ke 9 kali.

Continue Reading

Umum

Populer