18 Anggota DPRD Bengkayang Tolak RAPERDA APBD 2022, Buntut Kontra Pinjaman Dana PEN – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

Bengkayang

18 Anggota DPRD Bengkayang Tolak RAPERDA APBD 2022, Buntut Kontra Pinjaman Dana PEN

Published

on

BENGKAYANG, suaraborneo.com – DPRD kabupaten Bengkayang Menggelar Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Terhadap Raperda tentang APBD Kabupaten Bengkayang Tahun Anggaran 2022, Selasa malam (29/11) pukul 19.00 sampai selesai. Paripurna ini sempat berjalan alot dari jadwal yang telah ditentukan atau mundur hingga sekitar 3 jam.

Sidang yang pimpinan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus didampingi wakil-wakil ketua, Jonedhi dan Esidorus, serta dihadiri oleh Bupati Bengkayang.

Pengambilan keputusan terhadap Raperda tentang APBD tahun 2022 kali ini ditolak. Hal tersebut dikarenakan 18 anggota DPRD yang hadir menyatakan menolak Raperda APBD 2022. Sementara yang menerima usulan Raperda tentang APBD 2022 hanya 9 anggota DPRD dari dua fraksi, yakni Gerindra dan Golkar (partai pengusung).

Salah satu alasan Penolakan Raperda APBD oleh DPRD ini tak lepas dari adanya perubahan suku bunga dari Pinjaman PEN yang dianggap berubah dari penyampaian awal eksekutif ke Legislatif.

Setidaknya ada 12 pokok inti dari laporan yang menjadi bahan pertimbangan pengambilan keputusan terhadap Raperda APBD, yang sudah melalui tahap-tahap pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kabupaten Bengkayang serta saran dan masukan dari rapat internal dan fraksi-fraksi di Banggar DPRD kabupaten Bengkayang.

Laporan pembahasan Banggar tersebut dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Jonedhi dan kemudian dilanjutkan oleh Esidorus. Dalam bacaan keputusan secara bergantian menyatakan menolak Raperda APBD tahun anggaran 2022 dan meminta untuk membatalkan atau menolak dana pinjaman PEN.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkayang Esidorus mengatakan, pimpinan rapat dan Banggar DPRD kabupaten telah memperhatikan dan memperhatikan semua hasil rapat-rapat bersama tim anggaran Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan semua syarat serta masukan dari seluruh fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Bengkayang dalam rapat internal Bengkayang terhadap semua program kegiatan dan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang, pada Raperda APBD tahun 2022, maka disampaikan hal-hal sebagai berikut :
Pertama, substansi pada Raperda APBD pada anggaran 2022 Jumlah pendapatan sebesar 1,062 triliun, jumlah belanja sebesar 1,327 triliun, jumlah defisit sebesar Rp 264,9 M, jumlah penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp. 267,9 M, jumlah pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp .2,9 M, dan jumlah pembiayaan netto sebesar Rp.264,9 M.

Kedua, kebijakan pemerintah Kabupaten Bengkayang Pada pada Raperda APBD Kabupaten Bengkayang Tahun 2022 terdapat program dan dan kegiatan yang dibiayai dari dana yang bersumber dari pinjaman daerah melalui program PEN Kabupaten Bengkayang di PT Sarana Multi Infrastruktur atau PT SMI sebesar 250 miliar dengan bunga sebesar 6,19% satu kalipagu yang dibayar selama 8 tahun sebesar Rp.15,4 miliar rupiah serta tidak dilengkapi dengan dokumen perencanaan berupa kajian akademis.

Ketiga, Pada tanggal 28 Juni 2021 Bupati Bengkayang dengan surat nomor 600/1768/adm. BMB perihal pemberitahuan PEN kepada DPRD Kabupaten Bengkayang tanpa di lampiri usulan program kegiatan yang dibiayai melalui dana pinjaman. Keempat, tanggal 31 Agustus 2021, Kabupaten Bengkayang mengundang dengan surat nomor 172/549/FPB-A perihal undangan rapat meminta penjelasan dan pemaparan terkait dengan pinjaman daerah beserta dengan peruntukan pinjamannya pada rapat tersebut dijelaskan oleh pihak eksekutif terkait dengan suku bunga yang menguntungkan daerah Kabupaten Bengkayang dengan bunga 6,9% satu kali pagu yang dibayar selama 8 tahun sebesar Rp 15,4 miliar rupiah dengan simulasi pembayaran bunga sebesar Rp.2,5 miliar rupiah pertahun termasuk biaya pengelolaan oleh PT SMI.

Kelima, pada tanggal 14 September 2021 DPRD Kabupaten Bengkayang menginisiasi pertemuan secara zoom meeting bersama pihak Kemendagri, Kementerian Keuangan, PT. SMI, dan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang untuk meminta penjelasan mengenai pinjaman daerah melalui PT. SMI, bahwa penjelasan terkait dengan program dan kegiatan yang diusulkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Bengkayang yang dibiayai melalui pinjaman daerah yang dimaksud harus dibahas bersama antara eksekutif dan legislatif. Namun kenyataan hal tersebut ditentukan secara sepihak oleh eksekutif.

Keenam, kesepakatan antara eksekutif dan legislatif pada saat KUA dan PPAS serta Raperda APBD perubahan Tahun anggaran 2021, KUA dan PPAS APBD tahun 2022 nota pengantar Bupati terhadap APBD Tahun 2022 pandangan umum fraksi-fraksi jawaban Bupati Bengkayang terhadap pandangan umum fraksi-fraksi, bahwa suku bunga pinjaman adalah sebesar 6,9% satu kali pagu selama 8 tahun. Namun berubah pada saat rapat pembahasan Raperda APBD tahun 2020 pada tanggal 16 November 2021 menjadi 6, 19% dibayar per tahun selama masa pinjaman.

Ketujuh, pada 17 November 2021 DPRD Kabupaten Bengkayang mengundang eksekutif dengan nomor surat 172/778/fpp-a perihal rapat dengar pendapat serta penjelasan terkait dengan bunga pinjaman daerah PEN melalui PT SMI diterangkan oleh wakil Bupati Bengkayang baru mengetahui perubahan simulasi pembayaran bunga pada hari Rabu tanggal 17 November 2021. Delapan, Bahwa perencanaan dan pengawasan kegiatan yang biayanya melalui pinjaman daerah PEN tidak berdasarkan asas efektivitas dan efisiensi dan cenderung tidak prosedural. Sembilan, kajian akademik terkait dengan dampak Pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdapat covid-19 dengan tujuan membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja serta penyerapan tenaga kerja tidak pernah disampaikan kepada lembaga DPRD Kabupaten Bengkayang.

Sepuluh, kebijakan Pemda Kabupaten Bengkayang pada program dan kegiatan yang dibiayai dari dana pinjaman daerah Kabupaten Bengkayang pada PT. SMI sebesar Rp.250 miliar rupiah terkait dengan pembayaran bunga pinjaman DPRD Kabupaten Bengkayang merasa dibohongi dimana pernyataan awal pada APBD perubahan anggaran tahun 2021 bunga sebesar 6,19% atau Rp.15,4 miliar dibayar sekali selama 8 tahun. Namun setelah dilakukan kesepakatan MoU antara Bupati Bengkayang bersama PT. SMI pada tanggal 14 Oktober 2021 bunga pinjaman 6,19% ternyata harus dibayar setiap tahun secara tetap selama jangka waktu 8 tahun sebesar Rp 68,9 miliar, sehingga selisih dengan suku bunga sebesar Rp 53,5 miliar.

Sebelas, Badan anggaran DPRD Kabupaten Bengkayang dengan memperhatikan kemampuan daerah Kabupaten Bengkayang yang tidak memadai untuk membayar bunga pinjaman Pemerintah Kabupaten Bengkayang di PT PSMI sebesar Rp.250 miliar rupiah dengan masa pembayaran selama 8 tahun di setiap batang tubuh Raperda tentang APBD Kabupaten Bengkayang tahun anggaran 2022 dan APBD tahun berikutnya. Terakhir, Banggar menilai kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang pada program dan kegiatan yang dibiayai dari dana PEN Pemerintah Kabupaten Bengkayang pada PT. SMI DPRD Kabupaten Bengkayang melihat dari aspek resiko rawan terjadi penyimpangan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan bidang pengawasan yang berpotensi terjadi permasalahan hukum.

“Setelah memperhatikan menimbang mencermati beberapa hal tersebut di atas, maka Banggar DPRD Kabupaten Bengkayang berkesimpulan bahwa pinjaman daerah PEN melalui PT. SMI agar dibatalkan,” tutup Esidorus.

Menanggapi laporan Badan Anggaran DPRD kabupaten Bengkayang, dan tidak disetujuinya Raperda APBD tahun 2022, Bupati Bengkayang Sebastianus kepada awak media berharap, permasalahan tersebut dapat diselesaikan dan pada akhirnya mendapatkan kesepakatan bersama.

Darwis dalam paripurna pengambilan keputusan ini juga sangat menyayangkan belum adanya kesamaan komitmen terkait kebijakan daerah dalam pembahasan anggaran, sehingga tidak dapat disetujui bersama.

Oleh karena itu, Darwis berharap adanya keseriusan Kabupaten Bengkayang untuk dapat kiranya mencari solusi atas perbedaan pandangan dalam menyikapi kebijakan daerah, sehingga dapat disepakati dan disetujui bersama demi kepentingan rakyat dan masyarakat Kabupaten Bengkayang.

“selaku kepala daerah, saya berharap permasalahan ini difasilitasi dan pendampingan dari pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, sehingga APBD Tahun anggaran 2022 dapat disetujui bersama dan ditetapkan dengan peraturan daerah,” ucap Bupati.

Darwis menjelaskan, paripurna pengambilan keputusan terhadap Raperda APBD merupakan kelanjutan dari proses penyusunan dan pembahasan Raperda APBD yang telah disampaikan nota keuangan tentang Raperda. Tentu kata Darwis, dalam proses pembahasan telah terjadi dinamika dan berbagai pandangan berbeda terhadap regulasi dan kebijakan yang tertuang dalam Raperda APBD 2022. Oleh sebab itu perlu adanya satu pandangan yang sama, demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bengkayang.

“berbagai perbedaan dan pandangan harusnya dapat diselesaikan bersama sehingga tercipta persepsi yang sama terhadap regulasi dan kebijakan daerah. Namun sangat disayangkan pada hari ini belum adanya kesamaan komitmen terkait kebijakan daerah dalam pembahasan anggaran, sehingga tidak dapat disetujui bersama,” kata Darwis.

Lanjut Darwis, dalam permasalahan ini tentu tetap ada upaya mediasi antar eksekutif dan legislatif. Mediasi bisa difasilitasi oleh Pemprov Kalbar melalui Gubernur. Jika dengan cara itu pun nantinya tetap tidak mendapatkan kesepakatan bersama, maka terpaksa menyusun Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang APBD tahun 2022, yang berdasarkan RPJMD, RKPD dan KUA-PPAS.

Namun lanjutnya, situasi kedepan masih ada rentang waktu selama 15 hari untuk mencari kesepakatan bersama, dengan Gubernur turun tangan memfasilitasi kesepakatan.

“Jika tak terjadi kesepakatan akan ditetapkan melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada),” tegasnya kembali.

Sementara saat ditanyai kaitannya dengan dana PEN, Bupati Darwis memastikan pihaknya tetap akan melanjutkan kerjasama itu demi masyarakat Kabupaten Bengkayang.

“Mengenai suku bunga (menyoal PEN) sudah dihitung oleh Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan. Tak jadi masalah, no problem,” tegasnya.

Sebelumnya disela-sela Rapat, Bupati Bengkayang juga sempat menjelaskan mengenai Rapat Rapipurna tentang Raperda APBD kali ini merupakan kelanjutan dari proses penyusunan dan pembahasan rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun anggaran 2022.

Dimana pada tanggal 1 Oktober 2021 telah disampaikan nota keuangan tentang rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun anggaran 2022. Kemudian pada tanggal 4 Oktober 2021, dilanjutkan dengan rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi kemudian dilanjutkan dengan rapat paripurna jawaban Bupati atas pemandangan umum terhadap fraksi-fraksi.

“Dilanjutkan pada tanggal 11 Oktober 2021 dengan pembahasan bersama antara badan anggaran dan tim anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” katanya.

“Dalam proses pembahasan, saya yakin telah terjadi dinamika dan berbagai pandangan berbeda terhadap regulasi dan kebijakan yang tertuang dalam rancangan peraturan daerah tentang APBD Tahun anggaran 2022. Oleh sebab itu perlu adanya satu pandangan yang sama, demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bengkayang,” terangnya.

Dia menuturkan, berbagai perbedaan dan pandangan harusnya dapat diselesaikan bersama sehingga tercipta persepsi yang sama terhadap regulasi dan kebijakan daerah.

“Namun Sangat disayangkan pada hari ini belum adanya kesamaan komitmen terkait kebijakan daerah dalam pembahasan anggaran. Sehingga tidak dapat disetujui bersama. Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya mengharapkan keseriusan bersama untuk dapat mencari solusi atas perbedaan pandangan dalam menyikapi kebijakan daerah sehingga dapat disepakati dan disetujui bersama demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bengkayang,” paparnya.

Darwis juga berharap agar permasalahan ini nantinya dapat difasilitasi dan pendampingan dari pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Sehingga APBD Tahun anggaran 2022 dapat disetujui bersama dan ditetapkan dengan peraturan daerah.

Kendati demikian, dia kembali mengingatkan apabila berbagai upaya yang akan dilakukan bersama baik melalui diskusi, mediasi, dan fasilitasi dari pemerintah yang lebih tinggi tidak dapat titik temu, maka dengan terpaksa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Yakni Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun anggaran 2022.

“Selaku kepala daerah, saya harus menyusun rancangan peraturan kepala daerah tentang APBD Tahun anggaran 2022 dengan berpedoman kepada RPJMD, RKPD, KUA, serta PPAS,” jelasnya.

Meski Rancangan APBD tahun anggaran 2022 tidak dapat disetujui bersama, Bupati Darwis tetap mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD yang terhormat, karena telah menyelesaikan pembahasan rancangan APBD Tahun anggaran 2022. Khususnya telah menyepakati KUA-PPAS Tahun anggaran 2022.

“Maka sesuai dengan ketentuan dalam peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan APBD Tahun anggaran 2022, maka untuk memperoleh pengesahan rancangan peraturan kepala daerah tentang APBD beserta lampirannya akan disampaikan paling lambat 15 hari,” ungkapnya.

“Terhitung sejak DPRD tidak mengambil keputusan bersama dengan kepala daerah terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD, selanjutnya apabila dalam batas waktu 30 hari Gubernur sebagai Wakil pemerintah pusat tidak mengesahkan rancangan peraturan kepala daerah tentang APBD, Kepala Daerah menetapkan rancangan peraturan kepala daerah tentang APBD menjadi Peraturan Kepala Daerah tentang APBD Tahun anggaran 2022,” timpalnya.

Lebih jauh Bupati juga mengingatkan, seluruh kepala OPD bahwa pada saat ini sudah memasuki hari terakhir bulan November 2021. Dengan demikian, sambungnya, sisa waktu untuk melaksanakan kegiatan yang telah dianggarkan dalam APBD Tahun anggaran 2021, efektifnya hanya kurang lebih tiga pekan lagi.

Dengan demikian, dia meminta kepada setiap kepala OPD untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan, sehingga rencana belanja yang telah dianggarkan dapat diselesaikan tepat waktu dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya juga meminta agar seluruh kepala OPD dan jajaran untuk dapat memaksimalkan sisa waktu yang ada guna memacu penyerapan anggaran baik fisik maupun keuangan. Sehingga pada akhir tahun anggaran 2021 ini, penyerapan anggaran dapat dilaksanakan secara maksimal,” pesannya.

“Pada kesempatan yang baik ini juga perlu saya sampaikan dan tegaskan kepada seluruh kepala UPTD untuk tetap berhati-hati dalam menggunakan dan mempertanggungjawabkan anggaran,” tutup Darwis.

PEN tetap Berjalan

Ketua DPRD kabupaten Bengkayang, Fransiskus usai rapat kepada awek media menyatakan, penolakan terhadap Raperda APBD tahun anggaran 2021 oleh anggota DPRD merupakan hak politik, sehingga proses dan keputusan tetap dihargai. Ia menjelaskan, dari 27 Anggota DPRD yang hadir, ada 18 menolak dan 9 menyetujui.

“Sesuai dengan kehadiran anggota DPRD sudah memenuhi ketentuan. Ketika Pimpinan menanyakan persetujuan itu, yang setuju hanya 9 orang selebihnya menolak. Itu hak politik ya, jadi kita menghargai itu,” ucap Fran.

Terkait penolakan DPRD akan Raperda APBD tersebut masih memiliki kesempatan untuk mediasi. Nantinya kata Fran, pimpinan DPRD bersama kepala daerah akan di mediasi oleh Gubernur Kalbar. Jika mediasi yang akan dilakukan nantinya tidak mencapai kesepakatan tentu akan dilakukan Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

“Masih ada tahapan, hari ini tahapan final tapi nanti kita dimediasi oleh gubernur pasti akan ditanya alasannya,” ucap Fran.

“Sekali lagi, terkait dengan menolak dan tidak menolak merupakan hak politik masing-masing. Sebagai pimpinan partai pendukung di Bengkayang, apapun program yang disampaikan Bupati tentu yang berpihak pada masyarakat kami mendukung. Kalau tidka berpihak pada masyarakat tetap kami menolak walaupun kami partai pendukung,” jelasnya.

Ketika ditanya terkait dengan adanya permintaan batalnya PEN, Fran menjelaskan program PEN tetap berjalan karena sudah ditetapkan dalam APBD perubahan, bukan APBD murni.

” Tadi yang dipersoalkan teman-teman ialah suku bunganya yang ada selisih. Tapi kami sudah konsultasi dengan pemerintahan yang lebih tinggi BKD provinsi dan BPK RI Provinsi Kalbar. Sehingga pelaksanaan dari program PEN tetap berjalan, karena bukan masuk dalam APBD murni,” tegas Fran. (rbn)

Bagikan ke

Bengkayang

212 Personil Polri Dikerahkan Amankan TPS Pemilu di Bengkayang

Published

on

Kapolres Bengkayang Polda Kalbar AKBP Teguh Nugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin apel pergeseran pasukan yang akan melakukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam rangka Pemilu Tahun 2024. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Kapolres Bengkayang Polda Kalbar AKBP Teguh Nugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin apel pergeseran pasukan yang akan melakukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam rangka Pemilu Tahun 2024 di wilayah Kabupaten Bengkayang, Minggu (11/2/24) pagi.

Apel yang berlangsung di Halaman Mapolres Bengkayang, dihadiri Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran Polres Bengkayang, personel Polres Bengkayang dan para personel yang terlibat dalam Pengamanan TPS.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan Pemilu 2024 adalah Pesta Demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia dan sekaligus menjadi titik penentu masa depan bangsa.
“Oleh karena itu, Polri selaku komponen bangsa tentunya harus berpartisipasi penuh guna menyukseskan Pemilu 2024 dengan mengamankan jalannya pelaksanaan pemilu,” ucap Kapolres.

“Polri didukung TNI, Kementrian dan Lembaga, Instansi Terkait dan Mitra Kamtibmas lainnya bersama-sama turut serta menjaga keberlangsungan pemilu yang aman, lancar dan bermartabat,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, di Kabupaten Bengkayang telah ditetapkan oleh KPU sebanyak 916 TPS yang tersebar di 17 Kecamatan se-Kabupaten Bengkayang. Dari 916 TPS tersebut, Polres Bengkayang telah mengelompokkan menjadi tiga kriteria yaitu 883 TPS kurang rawan, 24 TPS rawan dan 9 TPS sangat rawan.

“Personel Polres Bengkayang yang kita libatkan dalam pengamanan TPS ini sebanyak 212 orang yang ditempatkan ke wilayah Polsek jajaran dan langsung menuju lokasi TPS yang menjadi tanggung jawabnya,” tambah Kapolres.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan beberapa kewajiban yang harus dilaksanakan bagi personel pengamanan TPS yaitu memahami segala ketentuan hukum pada pemungutan dan perhitungan suara dalam pengamanan TPS.

Kemudian, segera berkoordinasi kepada pihak RT/RW serta KPPS dalam hal persiapan dan pelaksanaan pengamanan di TPS masing-masing. Lakukan langkah-langkah pengamanan pada saat persiapan pemungutan suara bersama Petugas Ketertiban atau Linmas dan Panwas TPS.

Lakukan konsolidasi bersama Linmas dan Pengawas TPS apabila ada penanganan ketertiban diluar dan didalam TPS. Petugas Polri juga wajib memastikan keamanan wilayah TPS dalam keadaan aman dan tertib.

Sementara itu, beberapa hal yang menjadi penekanan Kapolres bagi petugas Pengamanan TPS diantaranya terkait larangan melakukan hal-hal yang melanggar Kode Etik Profesi Kepolisian.

Larangan mengambil gambar atau foto di dalam TPS pada saat pelaksanaan pemungutan suara, perhitungan suara dan rekapitulasi suara serta larangan memasuki area dalam TPS dan melakukan penanganan pelanggaran pemilu sebelum diminta oleh KPPS.

Petugas Polri juga tidak dibolehkan untuk Foto bersama dengan peserta pemilu dan mempublikasikan atau mendeklarasikan Paslon Capres dan Cawapres tertentu serta Caleg pada saat pelaksanaan pengamanan TPS.

“Sebagai petugas Polri, kita dilarang untuk membantu saksi-saksi dalam area TPS yang tidak sesuai dengan ketentuan dan yang terakhir dilarang untuk memberikan informasi hasil perhitungan suara kepada siapapun,” tegasnya.

Kapolres mengharapkan agar semua personel senantiasa mempersiapkan diri dengan menjaga kesehatan baik fisik maupun mental. Awali kegiatan dengan niat ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta senantiasa berupaya seoptimal mungkin melaksanakan tugas sehingga Pemilu Tahun 2024 ini dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. (Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Polres Bengkayang Tangkap Pelaku Perjudian Online dan BB Uang Tunai

Published

on

Polres Bengkayang saat Konferensi Pers. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Jajaran Satreskrim Polres Bengkayang berhasil mengungkap kasus perjudian jenis togel dan menangkap satu pelaku beserta barang buktinya (BB).

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bengkayang AKBP Teguh Nugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., yang didampingi Kasatreskrim Polres Bengkayang, Kasihumas Polres Bengkayang serta Kanit Pidum Satreskrim Polres Bengkayang saat Konferensi Pers, di Halaman Mapolres Bengkayang, Rabu (7/2/24) pagi.

Kapolres mengatakan kasus ini diungkap pada Jum’at (12/1/24), setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait aktifitas Tindak Pidana Perjudian jenis togel Online (Macau) di Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang.

Ia menambahkan, pihaknya mengamankan satu orang tersangka pria berinsial S (40) dan uang tunai sejumlah Rp. 294.000,00., satu buah HP merk Vivo v2026 warna biru muda, dua lembar kertas pasangan macau dan satu rangkap catatan hasil keluaran togel macau.

“Menurut keterangan tersangka, ia melakukan perjudian Online jenis Totomacau tersebut sebagai sampingan dan hasil uangnya dipergunakan untuk keperluan sehari-hari,” kata Kapolres.

“Untuk pasal yang disangkakan yaitu pasal 303 Ayat (1) ke-1 dan ke-2 KUHPidana tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun atau pidana denda paling banyak 25 juta rupiah,” tambah Kapolres.

Mengakhiri konferensi persnya, Kapolres mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkayang untuk bersama-sama memerangi perjudian online ilegal dan melindungi keamanan serta kesejahteraan bersama.

“Kami siap bekerja sama dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah ini. Mari kita bersatu dalam memerangi perjudian ilegal dan kejahatan lainnya,” tutupnya. (Robin/Ril)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Kapolres Bengkayang Respon Cepat Warga Butuh Darah

Published

on

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bengkayang AKBP Teguh Nugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., dan anggotanya yang mendonorkan darahnya kepada seorang wanita pasien. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Polisi tidak hanya memberikan keamanan kepada masyarakat melainkan bisa mengayomi masyarakat.

Salah satunya Seperti yang dilakukan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bengkayang AKBP Teguh Nugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., dan anggotanya yang mendonorkan darahnya kepada seorang wanita pasien Rumah sakit Umum Daerah Kabupaten Bengkayang bernama Juniarti (34) yang sedang mengalami pendarahan, Sabtu (3/2/24) pagi.

Respon cepat Kapolres Bengkayang Akbp.Teguh Nugroho mendonorkan darah kepada salah satu pasien tersebut setelah ia mendapat informasi langsung melalui via WhatsApp Grup.

Kedatangan kapolres dan personelnya berawal dari permintaan masyarakat bernama Tita dan pihak RSUD yang pada saat itu sedang mencari pendonor untuk pasien dengan golongan darah A+ sebanyak 2 kantong. Karena stok darah di RSUD Drs. Jacobus Luna, M.Si Kabupaten Bengkayang dengan golongan tersebut habis.

Kapolres yang memiliki golongan darah A+ beserta personel Satsamapta segera merespon dan langsung menuju unit transfusi darah (UTD) untuk segera ditransfusi kepada pasien.

“Setelah saya menerima informasi bahwa ada pasien di RSUD Drs. Jacobus Luna, M.Si yang membutuhkan darah dengan golongan A+ sebanyak 2 kantong dan kebetulan golongan darah tersebut sama, saya langsung bergegas ke RSUD sembari menyebarkan informasi darurat pasien butuh darah ini ke grup Whatsapp Polres Bengkayang,” ujar Kapolres saat ditemui di RSUD Bengkayang

Perwira menengah berpangkat dua Bunga di pundak ini juga mengatakan, kegiatan yang dilakukan merupakan salah satu bentuk kepedulian kemanusiaan pihak Kepolisian khususnya Polres Bengkayang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lebih dalam dijelaskannya, sebelumnya personel Polres Bengkayang memang rutin memberikan donor darah bagi pasien di RSUD Drs. Jacobus Luna, M.Si., Melalui surat permintaan RSUD, maupun informasi di grup Whatsapp Polres Bengkayang.

“Setiap ada permintaan dari RSUD terkait permohonan pendonor darah, selalu kami umumkan kepada semua personel, dengan secara langsung melalui pengeras suara maupun pesan di grup Whatsapp Polres Bengkayang,” tambah Kapolres.

“Oleh karena itu, Polres Bengkayang siap mendonorkan darah jika sewaktu-waktu ada masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.(Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Kapolres Bengkayang Cek Ranmor Personil Jelang Pemilu 2024

Published

on

Kapolres Bengkayang cek ranmor babinkamtibmas jelang pemilu 2024. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Kepolisian Resor Polres Bengkayang Bengkayang Polda Kalbar menggelar apel pengecekan ranmor dinas Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran Polres Bengkayang Jelang Pemilu 2024 .Jum’at (2/2/24) pagi.

Pengecekan Ranmor Personil Polres Bengkayang ini berlangsung di Halaman Mapolres Bengkayang dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkayang AKBP Teguh Nugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., yang turut diikuti Pju Polres Bengkayang, Personel Polres Bengkayang serta para Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran Polres Bengkayang.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan beberapa penekanan kepada para Bhabinkamtibmas di Polsek jajaran Polres Bengkayang. Pertama yaitu, agar senantiasa jaga kesehatan dan niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ladang ibadah kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa.

“Yang kedua, tanamkan kebanggaan dan kehormatan sebagai Polisi, dengan menjunjung tinggi profesionalisme dalam pelaksanaan tugas,” ucapnya.

Sedangkan yang ketiga, Kapolres meminta untuk meningkatkan sinergitas dengan berbagai elemen masyarakat dalam pelaksanaan tugas guna memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bengkayang yang kondusif.

“Keempat, tetap jaga netralitas Polri dalam Pemilu 2024 ini dan kelima, berkerja keras dengan ikhlas dan disiplin guna mewujudkan Bhabinkamtibmas sebagai sahabat dan sumber informasi bagi masyarakat,” ujar Kapolres.

Menutup amanatnya, Kapolres mengharapkan semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan petunjuk, perlindungan, dan hidayahnya, dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Adapun kegiatan dilanjutkan dengan acara tambahan yaitu foto bersama dan pengecekan kendaraan ranmor roda dua serta Binteknis Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Bengkayang di Aula Tunggal Panaluan.(robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Polres Bengkayang Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak Dibawah Umur

Published

on

Kepolisian Resor Bengkayang Polda Kalbar. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Kepolisian Resor Bengkayang Polda Kalbar kembali berhasil mengungkap kasus persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur.

Hal tersebut disampaikan langsung melalui Konferensi Pers yang digelar di Halaman Mapolres Bengkayang, Selasa (30/1/24) pagi.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkayang AKBP Teguh Nugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., dan diikuti Wakil Bupati Bengkayang, Kasatreskrim Polres Bengkayang, Kasihumas Polres Bengkayang serta para Awak Media Cetak dan Elektronik di Kabupaten Bengkayang.

Dalam paparannya, Kapolres menyampaikan pengungkapan kasus persetubuhan melibatkan dua tersangka dan satu tersangka kasus pencabulan.

“Pada kasus persetubuhan, melibatkan dua tersangka dan satu korban dengan dua tempat kejadian perkara yang berbeda,” ungkap Kapolres.

Lebih dalam dijelaskan Kapolres, TKP pertama bertempat di Samping Pendopo yang ada di Kuburan Cina yang beralamat di Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.

“Tersangkanya pria berinisial R (20) dan korban anak dibawah umur wanita berinisal F (16). Jadi pada saat itu korban dalam pengaruh alkohol,” pungkasnya.

“Saat R ingin menindih badan korban, korban sempat melawan dengan menendang dada tersangka. Kemudian R langsung menindih badan korban dan melakukan persetubuhan,” tambahnya.

Setelah itu, tersangka lainnya yaitu pria berinisial A (33) membawa korban ke sebuah rumah kosong di Desa Sungai Keran, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan.

“Karena korban masih dalam pengaruh alkohol, A membawa masuk korban ke ruang tamu di rumah kosong tersebut dan kemudian langsung melakukan persetubuhan,” kata Kapolres.

Sedangkan pada kasus pencabulan, Kasatreskrim Polres Bengkayang Iptu Andika Wahyutomo Putra, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan TKP berada didalam kebun yang berlokasi di Dusun Sebawak, Desa Suka Bangun, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang.

“Kasus pencabulan ini melibatkan seorang tersangka pria berinisial MS (48) dengan korban seorang anak dibawah umur berinsial N (9),” ucap Kasatreskrim.

Lebih jauh dijelaskan Kasatreskrim, kronologi kejadian tersebut terjadi saat korban ikut ke kebun bersama neneknya dengan berjalan kaki. Namun, pada saat akan pulang, nenek korban meminta tolong kepada MS untuk mengantar N pulang karena jarak menuju kerumah yang cukup jauh.

“Nenek korban meminta tolong kepada MS, karena neneknya merasa kasihan jika korban harus ikut pulang dengan berjalan kaki dan kebetulan saat itu MS menggunakan sepeda motor,” jelasnya.

“Kemudian, MS membonceng korban sedangkan nenek korban berjalan kaki. Ditengah perjalanan, MS memberhentikan motornya dan menyuruh N untuk turun. Disaat itu juga, MS menyuruh N untuk berbaring dan kemudian melakukan pencabulan terhadap korban,” tambah Kasatreskrim.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan pasal 82 Jo Pasal 76 E dan atau Pasal 81 Jo Pasal 76 D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 5 miliar. (robin/ril)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Warga Perbatasan Antusias Sambut Kedatangan KASAD di PLBN Jagoi Babang

Published

on

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak M.Sc, melakukan kunjungan kerja di Kalbar. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak M.Sc, melakukan kunjungan kerja di Kalbar, disambut Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Kapolda Kalbar, Ketua DPRD Prov Kalbar, Plh Sekda Prov Kalbar serta Forkopimda Prov Kalbar lainnya.

Kunjungan dalam rangka melihat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) wilayah perbatasan Indonesia Malaysia di Jln.Dwi Kora, Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, Kamis (25/1/2024).

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak M.Sc di dampingi Pangdam XII Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan,Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, Danrem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief S.I.P, Bupati Bengkayang
dan Forkopimda Bengkayang.

Kasad disambut dengan antusias dan meriah oleh seluruh warga perbatasan serta prajurit TNI, Polri serta unsur Muspida,selain memberikan bingkisan kepada warga perbatasan, Kasad juga memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit baik yang bertugas dalam satgas pamtas, satgas teritorial maupun satuan yang menetap di wilayah perbatasan. Kasad merasa bangga dengan seluruh prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan karena setiap detik para prajurit ini adalah melaksanakan tugas negara khususnya menjaga keutuhan seluruh tumpah darah dan seluruh wilayah NKRI yang telah tertuang dalam UU.

Kekompakan dan soliditas TNI dengan Polri, dikatakannya harus tetap dijaga. Karena TNI dan Polri adalah garda terdepan dan benteng terakhir bangsa apabila komponen lain tidak dapat menghadapinya.

Lebih lanjut KASAD mengajak kepada seluruh prajurit untuk mengembangkan inovasi sesuai dengan keahliannya masing-masing. Hal ini untuk membantu masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Dalam kunjungan tersebut Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD),siang itu menyampaikan gotong royong dan saling menghormati merupakan salah satu contoh nilai-nilai pancasila.

KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak M.Sc, juga meminta anggota untuk melakukan inovasi yang bisa dikembangkan sesuai dengan keahlian, serta “Jaga kondisi dan tetap waspada, jangan menganggap enteng, jangan menganggap aman, jangan sampai ada pelanggaran serta jangan terkesima dengan pihak-pihak yang memanfaatkan situasi perbatasan sehingga memanfaatkan jalur-jalur pelolosan, Narkoba bisa lolos ke Indonesia,” ujarnya.

“Keberadaan kalian di sini harus berdampak, harus ada manfaatnya dan harus ada artinya bagi kehidupan masyarakat. Sesuai dengan 7 perintah harian saya, yang salah satunya TNI harus hadir di tengah kesulitan rakyat, apapun kesulitannya kamu harus jadi solusi,” ucap KASAD Jenderal Maruli Simanjuntak M.Sc.

Hadir dalam kegiatan tersebut KASAD Jendral TNI Maruli Simanjuntak M.Sc, Ibu Ketua Umum Persit KCK Ny. Paulina Pandjaitan, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan SE, M.M,Ibu Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr Ny. Beti Iwan Setiawan,Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto S.I.K, M.H,Bapak Tandean Rustandy (Direktur Utama PT Arwana Citramulia Tbk),Asops Kasad Mayjen TNI Dian Sundiana, S.E., M.M. beserta Istri,Aster Kasad Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P. beserta Istri,Kadispenad Brigjen TNI Kristomei Sianturi S.Sos,MS.i,Asops Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf Ferdial Lubis, MPICT,Aster Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf Ruddy Trenggono. (Pendim 1209/Bky/Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Pemuda Dayak Bengkayang Ajak Jaga Kebersamaan Pemilu Damai 2024

Published

on

Kegiatan peduli Pemuda dayak di panti asuhan Hidayatullah Kabupaten Bengkayang. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Ketua Pemuda Dayak Kabupaten Bengkayang mengunjungimu Panti Asuhan Anugerah dan Panti Asuhan Hidayatullah 17 Januari 2024 Rabu.

Kunjungan Organisasi Pemuda dayak yang di lakukan langsung Ketua Pemuda Dayak Bengkayang Ryan ini ,Sebagai ajang membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama generasi penerus anak bangsa terutama bagi anak-anak yang ada di panti asuhan harus supaya mendapat perhatian dari semua pihak.

Ketua Pemuda Dayak Ryan memberikan motifasi terhadap anak panti asuhan agar giat dalam balajar, tidak melakukan hal-hal yang negatif atau yang dapat berdampak buruk bagi diri sendiri dan lingkungan agar menjadi anak-anak yang dapat berguna bagi bangsa tanah air.

Ryan menyatakan membangun kebersamaan dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas sangat penting d sebagai bentuk kepedulian menjadi warga negara yang baik untuk menyukseskan Pemilu 2024

“Saya sangat berkomitmen dalam mendukung dan menyukseskan Pemilu 2024. Tugas bersama kita dalam menjaga dan menciptakan situasi yang harmonis jelang hingga perhelatan Pemilu yang akan digelar Februari 2024 dan saat ini sudah memasuki berbagai tahapan,” ujar Ryan.

Untuk itu ia juga mengajak semua elemen masyarakat di Bumi Sebalo dalam mensukseskan ajang pesta demokrasi tersebut. Semua elemen dan pihak memiliki peranan penting untuk mewujudkan Pemilu sesuai tujuan dan harapan bersama.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat keberagaman yang saat ini dinilai sudah terpelihara dengan sangat baik,” papar dia.

Ryan juga mengajak kepada seluruh organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Bengkayang, untuk bersama-sama menjaga netralitas menuju Pemilu 2024, yang tentunya dengan berpedoman pada aturan masing-masing organisasi yang berlaku.

Menurutnya jangan sampai sebagai pemuda malah terprovokasi akan isu-isu yang dapat memecah belah persatuan kesatuan masyarakat Kab. Bengkayang.

“Kita juga berharap agar seluruh tahapan Pemilu 2024 berjalan lancar, aman, dan kondusif. Sehingga, hasil dari Pemilu yang dilakukan dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas dalam membangun Indonesia, maupun daerah-daerah yang ada,” tegas Ryan. (Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Tingkatkan Partisipasi Pemilih KPU Bengkayang Gelar Nobar Film : Kejarlah Janji

Published

on

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkayang goes to campus, gelar nonton bareng (nobar) film: Kejarlah Janji. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkayang goes to campus, gelar nonton bareng (nobar) film: Kejarlah Janji, bersama mahasiswa di Akper Serukam, Kecamatan Samalantan. Nobar tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu 2024.

“Kami menindaklanjuti Surat Dinas KPU RI Nomor 1015/PP.06-SD/09/2023 tertanggal 21 September 2023 dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dan mendukung tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024,” ucap Mujidi, Anggota KPU Bengkayang.

Mujidi menyatakan, KPU juga telah melakukan Nonton Bareng Film Kejarlah Janji di Pondok Pesantren An Nur Sungai Duri Kecamatan Sungai Raya, Minggu (22/10/2023) lalu dalam rangka hal yang sama sekaligus memperingati Hari Santri.

“Terimakasih kepada Manajemen Akper Bethesda Serukam dan Pondok Pesantren An Nur Sungai Duri karena mengizinkan kami melakukan sosialisasi,” ucapnya.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Bengkayang, Yopi Cahyono, juga menyatakan, bahwa nobar yang digelar KPU tersebut bagian dari sosialisasi pemilih bagi kaum milenial, dan berharap akan ada peran aktif dalam mensukseskan pemilu 2024 di Bengkayang.

Dikatakan Yopi-Sapaan akrabnya, para santri dan mahasiswa merupakan generasi z. Dimana mereka sebagai pemilih pemula dan pemilih muda pada Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang. Tentunya membutuhkan informasi yang banyak terkait Pemilu.

“Salah satu tugas kami ialah memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait Pemilu terutama kepada generasi muda dan pemilih muda,” ucapnya. (Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Jaga KAMTIBMAS dan Kondusifitas Lewat Pembinaan Cabor Bela Diri

Published

on

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan kepolisian Polres Bengkayang Melakukan Pembinaan terhadap Cabang olahraga khususnya Bagi Cabor Bela diri. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan kepolisian Polres Bengkayang Melakukan Pembinaan terhadap Cabang olahraga khususnya Bagi Cabor Bela diri bertempat di sebuah Cafe Jalan Bambang Ismoyo Kelurahan Bumi Emas Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (22/7/2023) pagi.

Kegiatan Pembinaan Cabor Bela Diri ini salah satunya nya upaya dan strategi dalam rangka Memelihara Kondusifitas Kamtibmas di Kabupaten Bengkayang Tahun 2023.

kegiatan pembinaan Cabor Bela diri di hadiri Kapolres Bengkayang diwakili oleh Kabagops Polres Bengkayang, AKP Jami’ad, S.H.,Ketua KONI Kabupaten Bengkayang, Mardiansyah Herman S.Pd. Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Konu, Para Pengurus / Anggota KONI Kabupaten Bengkayang Cabor Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bengkayang ,Cabor Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Para Ketua Perguruan Silat Se-Kab. Bengkayang beserta anggota dan Para Ketua Perguruan Karate Se-Kab. Bengkayang beserta anggota.

“Terima kasih untuk kita semua yang telah hadir dalam Kegiatan Pembinaan Cabor Bela Diri dalam rangka Memelihara Kondusifitas Kamtibmas di Bengkayang Tahun 2023,” ucap Ketua KONI Kabupaten Bengkayang Mardiansyah Herman

Ketua Koni Herman Mardiansyah menjelaskan Organisasi KONI merupakan organisasi yang berwenang dan bertanggung jawab mengelola, membina, mengembangkan dan mengkoordinasikan seluruh pelaksanaan kegiatan olahraga prestasi setiap anggotanya di Indonesia.

“Khusus di Kabupaten Bengkayang Koni telah berperan aktif mendukung dan membina atlet olahraga mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA yang tersalur dalam kegiatan O2SN dan FLS2N hingga telah selesai bergulir,” Jelas Mardiansyah Herman

Komite Olahraga Nasional Indonesia berharap dengan adanya pembinaan Cabor Beladiri ini dapat menjalin kerjasama yang baik bersama pihak kepolisian khususnya Polres Bengkayang maupun pihak-pihak terkait agar setiap event pertandingan olahraga yang akan berlangsung dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.

“Terdapat 6 Perguruan Pencak Silat di Kabupaten Bengkayang diantaranya Rajawali Putih, Bandar Garima, Benteng Mukmin, IKSPI (Kera Sakti), Susun Sirih dan PSHT, serta terdapat 9 Perguruan / Dojo Karate diantaranya KKI, Aski, Gokasi, Inkai, GojuAs, Siruite, Inkanas, Lemkari dan Inkado.
Namun Keterbatasan anggaran berpengaruh pada pelaksanaan event olahraga Terkait Cabor Beladiri IPSI dan Forki Kabupaten Bengkayang, mari kita tetap semangat dalam mendukung dan membina atlet-atlet agar lebih berprestasi dengan menjunjung tinggi sportivitas,” harap Herman

Sementara itu, Kabagops Polres Bengkayang, AKP Jami’ad, S.H. menyampaikan
Permohonan maaf dari Kapolres Bengkayang yang belum bisa hadir karena ada kegiatan penting yang tidak bisa ditinggal sebelumnya.

“Beliau dalam hal ini yaitu Kapolres Bengkayan berharap agar ada beberapa Cabor Olahraga yang dapat melaksanakan latihan di Halaman Polres Bengkayang, sebelumnya sudah ada Saka Bhayangkara Pramuka yang aktif melaksanakan latihan,” ungkap Kabag ops Polres Bengkayang AKP. Jami’ad

Menurut nya Olahraga sangat penting guna meningkatkan mental, fisik, spiritual dan soliditas.

“Perlu meningkatkan event-event pertandingan olahraga di Kabupaten Bengkayang guna mengarahkan kalangan anak-anak dan dewasa agar mempunyai interaksi yang positif pada lingkungan sosial.
Polres Bengkayang dan Cabor Olahraga di Kabupaten Bengkayang dapat bersama sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tutup Kabag Ops Polres Bengkayang AKP Jami’ad. (Robin/Ril)

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer